200 ensimmäistä riviä.
FILM INI BERDASARKAN KISAH NYATA.
GLOUCESTER, MASSACHUSETTS MUSIM GUGUR 1991
Ayo, bawa kemari.
Bobby.
Bobby.
Tidak! Bobby!
Baik, apa kita sudah lurus?
Benarkan tali itu.
Cepat ikatkan tali buritan.
Bobby!
Hai, Sayang!
Aku merindukanmu.
Hai, Sobat, apa kabar?
- Hai, Murph! - Hai, Ethel.
Apa kabar? Selamat datang kembali.
- Kau lihat Deb dan anakku? - Tidak, maaf.
Ibu!
- Apa kabar, Cantik? - Halo, Bobby.
Pulang dengan selamat.
Siapa itu?
- Si Tua Ben. - Tidak.
Pria tua malang.
Hai, Linda.
- Hai, Bos. - Berapa angkanya?
Angka kesukaanku.
Aku kehilangan Ben Pulley. Dia meninggal di kapal.
Aku turut berduka.
Bagaimana tangkapanmu, Billy?
Tak terlalu banyak, ya?
Kita semua punya hari buruk, tapi kau seharusnya sudah melewati itu.
Kau tak dengar si wanita? Ben Pulley meninggal.
Si tua itu bunuh diri karena terus minum wiski dengan bir.
Linda, soal Ben, pertanyaannya bukan "jika", tapi "kapan".
- Akan kumakamkan dia. - Aku yang bayar.
Lihat, kau dapat yang kau inginkan.
Setorkan tangkapanmu. Tak akan makan waktu lama.
BERDASARKAN BUKU KARYA SEBASTIAN JUNGER
38 kg.
215 kg.
Wah.
Murph.
Tanda tangani bukuku.
Shatford.
Tanda tangani bukuku.
Ada apa?
$2.221. Itu agak kurang.
Kami bicarakan kemarin malam. Kukira aku akan dapat $3.000.
Kau terima $3,50 per pon dan dapat 9.525 kg. Totalnya $73.000.
Kurangi $35.000 untuk umpan, kail, bahan bakar. Jadinya $38.500.
Aku setengah. Aku pemilik kapal.
Kaptenmu terima bagian ganda, empat awak terima satu bagian per orang.
Dan awak baru sepertimu, tiga per empat bagian.
Jadi totalnya $2.221.
Begitulah.
Tanda tangani bukunya.
Moran.
Kau akan pergi lagi musim ini, Kapten?
Kenapa?
Kau ada tempat di Florida?
Pantai Bradenton.
The Cecile.
Berkemas dan pergilah.
Kau suka Florida?
Lebih baik daripada Grand Banks saat bulan Oktober.
Akan jadi susah di sini, Dougie suka matahari di sana.
Atau dia kira dapat lebih dengan kapten lain.
Aku tak mengatakan itu.
Ya, kau katakan itu.
Selamat tinggal.
Ini bagianmu. $5.923,76. Tanda tangani bukunya.
Itu pendapatan terendah untukmu, bukan?
Lain kali, ikuti Linda. Dia akan membawamu ke tempat yang ada ikan.
Kau jadi kurang ajar, tahu?
Aku suka kau, Billy. Selalu begitu.
Tapi aku lebih suka kapalku.
Jika kau tak bisa buat dia hasilkan uang, akan kucari orang yang bisa.
Apa kau mencoba membuat aku marah?
Kau sedang tak beruntung.
Aku mendorongmu untuk menangkap ikan.
Akan kubawa lebih banyak ikan dari yang kau kira.
Lain kali aku memancing di Grand Banks, itu tak akan besar lagi.
Baru saja kau tak dapat apa-apa di Grand Banks.
Aku akan pergi lebih jauh.
Jangan berani-berani. Aku mau kapalku kembali.
Dan aku ingin menangkap ikan.
Itu pekerjaanku.
Tidak akhir-akhir ini.
Kalau mau ambil tempatku, silakan saja.
- Murph. - Hai, Kapten.
Apa yang kau lakukan di luar? Masuk, ayo mabuk-mabukkan.
Menunggu mantanku...
dan anakku.
Beri dia banyak pelukan dan kecupan malam ini.
Kau tak perlu mengingatkanku soal itu, Kapten.
Nona-nona, kalian kelihatan cantik. Apa kabar?
Mau kubelikan minum? Apa?
Hei, Awak baru.
Kenapa kau senang sekali?
Kalian tidak dapat banyak di Grand Banks.
Bukannya sekarang sudah melewati waktu tidurmu?
Bugs, apa kau beruntung?
Tidak.
Aku tak tahu. Mungkin aku berbau ikan.
- Kau perlu deodoran baru. - Mungkin aku perlu wajah baru.
Dasar Alfred Pierre.
Mereka di atas, mereka turun, minum sedikit.
Sekarang mereka naik lagi.
Setengah jam lalu, mereka menggoyangkan lampu-lampu di atas bar.
Sebelum ini dia bawa adiknya. Kalian harusnya lihat lampunya waktu itu.
Bagaimana cara dia lakukan itu?
Kurasa dia memancing dengan gagang yang lebih panjang, Bugs.
Apa yang terjadi?
Ada obralan sepatu anak di Ames.
Maaf.
Tak masalah.
Hai.
Halo.
Kau mau minum?
Ayolah, Debra.
Untuk masa lalu?
Masa lalu yang membunuh hubungan kita.
Itukah masalahnya?
Ini.
Agak kurang. Tangkapannya tidak banyak.
Setengah untukmu.
Kau yakin?
Ya, aku bekerja.
Mau ikut Ayah?
Main biliar?
Minum-minum?
Ya?
- Pulangkan dia satu jam lagi. - Ya.
Tembakan bagus, Sobat.
Baik, Sully, pikirkanlah.
Baik?
Bugs.
Murph, kemarilah.
Sang pemimpin berani datang, Kapten Billy Tyne.
Aku rasa Kapten datang untuk memberi berita buruk.
Sang gadis tak hanya cantik, tapi juga pintar.
Ya, kita akan pergi lagi.
Apa kubilang?
- Kapan? - Dalam beberapa hari.
"Beberapa" artinya dua?
Dua hari itu benar.
Kapten, kita baru berlabuh.
Jika kau tak mau, aku hanya perlu menelepon pengganti.
Ikut aku, jangan ikut aku.
Ada waktu untuk pergi lagi. Andrea Gail akan memanfaatkannya.
Kali ini aku berjanji, kita akan kembali dengan ikan yang banyak sekali.
Permisi, Tuan dan Nyonya.
Apa yang akan kau lakukan?
Akan kukatakan padanya "persetan kau".
Aku mau dengar itu.
Dengar apa?
Aku mau dengar kau katakan "persetan kau" padanya.
Silakan, Bob.
Ya, begitulah caraku mengatakannya setelah kita kembali.
Kau bajingan.
Kenapa? Kenapa aku mencintaimu?
- Ayolah. - Tidak. Kenapa? Kenapa, Bobby?
Kalau kau dapat jawabannya, beri tahu aku. Bisa kupakai.
- Pergilah cari cinta, Bugsy. - Mudah untukmu.
Bob, pergilah ke sana.
Jangan buat kesalahan sama sepertiku.
Ayah akan pergi lagi?
Ya.
Ajak aku juga.
Kemarilah.
Kembalilah, Bobby.
Kembalilah ke pekerjaanmu sebelumnya.
- Mengemas ikan, perbaiki kail. - Aku sudah muak dengan itu.
Itu aman dan kau dibayar.
Tidak cukup.
Sekali lagi saja. Aku janji.
Aku harus mencobanya lagi. Kita perlu uangnya, Sayang.
Uang. Selalu soal uang.
Aku punya pengacara perceraian, utang yang menumpuk.
Dan dua anakmu. Kau harus mendapatkan mereka lagi.
Kau pikir kau akan mencintai mereka?
Mereka anakmu, bukan?
Hei, Cantik.
Ya, kau.
Mau kubelikan minum?
Karena ada dua di depanku, kurasa tidak.
Aku kurang teliti, ya?
Kupikir begitu, ya, dan juga kekurangan yang lain.
Bagaimana kalau kita mulai lagi?
Kau tahu apa yang pantas kau pakai? Aku.
Tidak bagus?
Minumlah. Tidak seburuk itu.
Terima kasih. Sulang untuk kejahatan.
Kau menyedihkan.
Kau masih mau jadi nelayan?
Siapa yang bilang aku mau jadi nelayan?
Kau mau ikut dengan Ayah.
Aku mau ikut dengan Ayah, Tapi tak mau jadi nelayan.
Kau tahu, Sobat...
suatu saat ibumu akan menemukan ayah yang baru.
Aku tak mau ayah yang baru.
No comments yet. Be the first to leave one.