The Wave

The Wave (Bølgen)

Lataa Indonesian -tekstitys

Julkaisutiedot

The Wave 2015 720p 1080p All-BluRay
Kommentaari xtalplanet
Manually Translated

Tunnisteet

BluRay
720p
720
1080
Julkaistu: 2015-12-07
Lataukset: 443
Kuulovammaisille: No

Indonesian tekstityksen esikatselu

200 ensimmäistä riviä.

Musibah longsor pada malam 15 Januari 1905,

mengejutkan penduduk yang sedang terlelap.

Terjadi di Lodalen, Nordfjord, sebuah gunung yang besar tiba-tiba amblas.

Menghasilkan gelombang pasang besar, yang menewaskan 63 orang.

Ketinggian gelombang pasang Danau Loenvatnet mencapai 40 meter ketika mencapai daratan.

58 tahun telah berlalu sejak bencana Tafjord di Sunnmore.

40 orang kehilangan nyawa ketika sebuah gunung besar runtuh ke laut.

Hari ini ada 300 titik bongkahan yang tidak stabil di Norwegia.

Semua orang tahu bahwa bencana selanjutnya hanya tinggal menunggu waktu.

Saat ini orang percaya bahwa Geiranger akan menjadi bencana selanjutnya di Tafjord.

Dengan strukturnya yang menggantung,

bongkahan raksasa yang tidak stabil itu suatu hari pasti runtuh.

7 juta meter kubik bongkahan batu akan langsung jatuh ke fjord,

dan menciptakan gelombang pasang yang sangat besar.

Tak ada tempat lain yang seaktif Akerneset.

Pertanyaannya adalah: Apakah bisa mengevakuasi orang sebelum bencana ini?

GELOMBANG

Apa ini? Usiaku 40 tahun! Yang benar saja!

Halo? / Hai, ayah.

Ada apa? / Ibu sedang memperbaiki westafel.

Bisa ambilkan tang?

Kenapa tak memanggil tukang ledeng saja? Ini.

Aku tak butuh tukang ledeng. Bisa ambilkan kunci pipa?

Di sana. / Ini, mama.

Kau tahu seperti apa bentuk tang? / Semua orang tahu.

Selesai.

Tak perlu melakukan ini. Kita kan mau pindah.

Rumah ini punya jiwa.

Apa itu jiwa? / Jiwa itu cuma khayalan ibumu.

Apa katamu? / Tak ada.

Apartemen yang baru. Dengan pemandangan yang bagus.

Pemandangan kota tepat di depan teras kita.

Dan semuanya dikendalikan dengan remote.

Lampu, musik, tirai..., / Bisa ambilkan brokoli?

Dan yang paling kusuka adalah...,

kau bisa membuka dan menutup pintu dengan ponselmu.

Tinggal instal aplikasinya.

Kau percaya itu? / Tidak, aku harus memastikannya.

Sepanjang hidup aku belum pernah mendengar ada aplikasi kunci.

Idun, bagaimana menurutmu? Kita buang atau apa?

Kau akan membuang kemejamu? Bukankah itu kemeja bagus?

Tempat baru, pekerjaan baru.

Baiklah, kau tahu apa?

Kau harus punya setelan. Lengkap dengan dasi.

Kau harus berdandan rapi, rambut baru, pasti kelihatan bagus.

Kenapa kita tak tinggal di sini saja? / Tidak, kita sudah memutuskannya.

Ini pasti berhasil.

Aku mungkin mendapat perhatianmu, lebih besar dari gunung itu.

Kau ingin diperhatikan?

Kau ingin kuperhatikan? / Jangan menggelitik!

Jangan di situ! Kami masih mau makan!

Makanan untuk besok akan kita siapkan di sana.

PUSAT PERSIAPAN AKERNES/GEIRANGER PUSAT PENGAWASAN AVALANCHE 102,1 meter di atas permukaan laut.

Enam ke tujuh.

Semuanya normal?

0,3 mm dalam 24 jam terakhir. Masih dalam batas normal.

Bagaimana kabarmu di kota minyak tua?

Seperti biasa, banyak pakaian.

Pakaian kapitalis klasik. / Kapan kau buat ini?

Dua hari yang lalu, langsung dibuat di kedai.

Masih layak minum.

"Terimakasih untuk semuanya" Seperti acara pemakamanmu, Kristian.

Lain kali kau saja yang membuatkan kue.

Kuharap tak akan lama. / Kelihatannya enak, Margot.

Nah...,

Kristian, sulit membayangkan ini hari terakhirmu bersama kami.

Itu tak terdengar seperti pemakaman sama sekali.

Untukmu, Jacob.

Masalahnya pegunungan bukan hanya di sini.

Ada gunung di Laut Utara juga.

Aku paham para pebisnis minyak ingin orang-orang sepertimu.

Kau terampil dan berdedikasi.

Aku berkata mewakili semua orang, kami semua akan merindukanmu.

Pasti kami akan sedih. / Terimakasih.

Namun demikian akan lebih bagus jika kau tak sering menghubungi kami.

Bersulang. / Bersulang.

Nomor 5 juga? / Sepertinya begitu.

Ada apa? / Air tanah tiba-tiba berkurang.

Itu di nomor 4 dan 5, kemudian kami kehilangan kontak.

Coba perlihatkan padaku.

Coba lihat kameranya. / Dua detik.

Coba perbesar.

Tak ada gerakan? / Tak ada, sangat tenang.

Mungkin koneksinya jelek? / Koneksi sangat stabil.

Kita harus memeriksa langsung ke sana. Bisa matikan alaramnya?

Kristian?

Gunungnya tenang. Tak apa. Berkemaslah. Semuanya terkendali.

Lihat, mama. Aku berhasil memasukkan semuanya. / Bagus sekali, sayang.

Apa ini dibawa juga? / Ya, kau bisa bawa kotak bukunya.

Bukankah dia bisa membantu? / Ya, benar.

Barangmu sudah dikemasi? / Sudah. / Baguslah.

Kerutan ini sebaiknya kau hilangkan, Kristian.

Ada yang aneh dengan air tanah hari ini.

Itu bukan tanggung jawabmu lagi.

Gunung itu telah diam selama seribu tahun, dan akan terus diam seribu tahun lagi.

Cepat bantu berkemas sekarang, kita akan berangkat besok.

Hilangkan kerutan ini. Lalu segera bantu-bantu kami.

Kau lihat ibumu mengganggu ayah? / Semua harus bantu berkemas, ayah.

Apa kabar, sobat?

Aku suka disini.

Aku tahu bahwa Geiranger bukan pusat dunia, tapi...,

tempat ini aman. Ini rumah kita.

Aku tahu ini sulit. Tapi bukan itu masalahnya.

Aku dan ibumu membuat keputusan yang menurut kami terbaik untuk kita.

Tidak mudah bagi kami untuk membuat keputusan yang sulit.

Lalu berikutnya apa?

Setelah kita tinggal di Stavanger selama dua tahun.

Lalu kita pindah lagi?

Seluruh negeri ini cuma ada batu.

Ada apa di sini? Kalian mau pindah?

Kemarilah.

Kau juga. / Aku juga.

Hei, Sondre.

Coba lihat seberapa lama kau sanggup bersama tembok dan...,

Kristian akan pakai dasi. Pasti sesuatu yang baru.

Pasti kau butuh beradaptasi. / Ya, agak ketat di leher.

Jadi kalian sudah siap? / Ya, kurasa.

Mereka akan naik kapal hari ini. Aku akan tinggal beberapa hari lagi di sini.

Jadi kau tak pergi sekarang? / Kau jangan mengusirku sekarang.

Ayah, kita giliran masuk. / Kau mau pergi atau tidak?

Tunggu di sini. Tak akan lama.

Aku sudah membeli apartemen dan isinya. / Aku ingin menunjukkan sesuatu.

HOTEL GEIRANGER. KOTA GEIRANGER. 1,7 METER DI ATAS PERMUKAAN LAUT.

Hei, Vibeke. / Oh, kau baru tiba?

Kurasa aku bisa membantu.

Selamat Datang di Geiranger. Maaf membuatmu menunggu.

Tak masalah. / Siapa namamu?

Maria dan Phillip Poulsen. / Coba kucarikan kamar kosong untukmu.

Yang lain sudah pergi? / Kurasa mereka akan segera naik kapal.

Mungkin sensornya tidak ada masalah. Bisa jadi kabel yang di bawah sana.

Kan?

Semua gunung punya lapisan. Tak terkecuali gunung kita.

Bor kita menembus semua lapisan ini.

Katamu air tanah surut ketika kau kehilangan kontak.

Air tanah lenyap begitu saja.

Air itu menemukan celah baru. Menciptakan lapisan baru. Menyebabkan gesekan.

Lalu membuat lapisan yang lain bergerak.

Dan jika pergerakannya cukup cepat, kita harus memotong kabelnya.

Kita akan bor lubang yang lain dan memindahkan sensornya. Bukan masalah besar.

Tidak.

Tapi jika tekanan dari gunung di atas lapisan ini cukup kuat...,

Pergeseran ini tak perlu melalui proses ekspansi.

Dan tak akan muncul peringatan apa-apa.

STASIUN PENGENDALI AKERNESET, STORFJORDEN. 874,1 METER DI ATAS PERMUKAAN LAUT.

Hei, hati-hati!

Geiranger ini merupakan daya tarik wisata terbesar!

Tempat ini sangat bagus, aku bisa melihat fjord.

Syukurlah. Beritahu aku jika kau butuh sesuatu. Sampai nanti.

Hi, Sondre. Apa?

Kau dimana?

Oke?

Sial!

Ada kontak?

Ada gambar? / Ya, kami bisa melihatmu.

Senang mendengarnya.

Kau periksa nomor 4, aku memeriksa nomor 5. / Siap, Bob!

Kristian?

Tak biasanya kabel itu putus. / Ada sesuatu yang sedang terjadi.

Ada banyak gerakan di gunung itu. Kau tahu?

Akan kami selidiki lagi, Kristian. Kami akan mengurusnya.

Apa maksudmu?

Mencari lebih banyak sampel. Mengebor lagi.

Mengebor lagi? Kau sinting? Kau tak paham apa yang sedang terjadi di sini?

Kita sedang membicarakan ombak setinggi 80 meter!

Setelah 10 menit, Geiranger akan lenyap!

Kami juga mengetahui hal itu. / Sepertinya kalian tak peduli!

Kau ingin kami melakukan apa?

Kau ingin aku membunyikan alaram? Menciptakan kepanikan?

Membatalkan musim turis sebelum itu dimulai?

Sejak kapan kau peduli dengan pariwisata? / Bukan itu masalahnya!

Menurutmu apa yang akan terjadi...,

jika kita selalu menangisi setiap serigala yang mati di sana?

Apa yang kita lakukan ketika pergeseran ini terjadi?

Katakan padaku apa yang harus kita lakukan.

Kode Kuning. Aku ingin semua petugas gunung bersiaga.

Ya.

Bagaimana?

Kau akan berdiri di sana dan menonton saja?

Jacob?

Kristian, dengar. Aku tahu kau marah.

Aku tahu kau menginginkan yang terbaik. Tapi sekarang kau harus tenang.

Kita cuma menemukan kabel yang putus. Tak ada hal yang perlu dikuatirkan.

Gunung ini tenang, Kristian.

Baik. Aku minta maaf.

Aku tak tahu apa yang terjadi padaku.

Aku tak akan mengganggu kalian.

Kami tak mau menunggu. Hubungi mama.

Sial. Astaga.

Astaga, aku kacau sekali.

Ada pengunjung untukmu.

Kau sudah gila?

Kau tak bisa meninggalkan anak-anak di mobil lalu kau bekerja selama beberapa jam.

Aku tahu, aku minta maaf. / Kau bahkan tak bekerja di sana lagi.

Aku sedang kacau. / Ya, kau memang kacau.

Aku punya firasat buruk kalau...,

Kau tak boleh ke Stavanger lagi hari ini.

Baik. / Baik.

Sepertinya kalian akan tidur di hotel malam ini.

Bagus. / Bagaimana menurut kalian? Bagus?

Kau bisa pergi besok? / Ya.

More Indonesian subtitles for The Wave

Kommentit

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left