200 ensimmäistä riviä.
English Subtitles by xyvilles Diterjemahkan oleh aurorabore98
--- Diterjemahkan oleh aurorabore98 --- Resynced to BRRip by tHemAx09
Ini akan sulit.
Saudariku sangat berharga bagiku.
Aku merasa sangat beruntung dan bersyukur memilikimu
bukan hanya sebagai anak tapi juga teman terbaikku.
Oh.
Disaat Devery tumbuh besar, banyak yang ragu
kalau kata "Devery" dan "pernikahan"...
... akan digunakan secara ppbersamaan.
Jika ada pelajaran penting yang orangtuaku ajarkan
untuk memiliki hidup baik dan pernikahan bahagia,
adalah dengan selalu siap minuman digenggamanmu.
Sejak Seth adalah salah satu teman terbaikku
dan kau hanya mempermalukan Seth,
Aku berada dipihaknya, dan aku mau mempermalukan Jilian.
Dan aku lihat Camille tertawa, lalu aku tahu kaulah orangnya.
Semoga kalian diberkati. Aku menyayangimu.
Aku mau kita semua bersulang.
- Angkat gelas kalian. - Bersulang.
Bersulang.
Bersulang.
Jadi...
kau di sini... menikah.
Kau selalu bilang aku yang lebih dulu menikah,
tapi.. kurasa ini masuk akal.
Ini seperti acara menginap yang dulu kita lakukan.
Kita masih muda...
- tapi kitalah rajanya. - Ben.
Sekelompok pria berusaha untuk terjaga sebisa mungkin.
Tak ada yang bisa membuat kita menyerah pada kebebasan.
- Ben. - Ya. Alice.
Maaf, tapi aku punya pertanyaan.
Kenapa semua ini soal anak yang tidur?
Ini sebuah kiasan. Bisakah aku menyelesaikannya?
Oh! Baiklah. Sebagai sebuah kiasan, ini luar biasa.
Kau sudah janji akan mendukungku.
Memang! Aku baru saja bilang ini luar biasa.
Lanjutkan.
Lihat, ada beberapa fase untuk setiap menginap.
Pertama, pada awal malam hari,
saat semuanya terasa sempurna
dan terlihat seperti tak ada yang akan tidur.
Lalu beberapa orang pingsan, dan semua orang mengejek mereka
karena sudah jadi orang yang lemah.
- Lemah? - Baiklah.
Tapi perlahan, seluruhnya pingsan, dan sebelum kau mengetahuinya,
hanya tinggal kau dan satu orang lainnya.
Akan selalu aku dan Matt.
Saudara seperjuangan.
Itu tadi sangat aneh.
Baiklah. Pidatonya bagus.
- Kau menyebalkan. - Maafkan aku, Ben.
Kau tahu pidatonya pengiring pengantin pria?
Pidato yang tulus dari pria di depan umum
yang kebetulan menikah
dan meninggalkanku selamanya.
- Eesh. - Aku tak apa.
- Sungguh? - Aku tahu bagaimana.
Aku tak apa. Aku ikut senang untuk Matt.
- Jelas sekali. - Tidak, aku sungguh.
Dan juga, aku punya seseorang yang kutunggu.
Jess Ramsey akan datang malam ini.
Siapa?
Jess Ramsey. Kau tahu siapa dia.
Kau ingat dia datang ke asrama kita tahun pertama?
Dia hampir bermalam di kamarku.
Kita ikut pentas di SMA dan kita harus berciuman,
kemudian, di pesta, kita sungguh berciuman.
Aku sungguh minta maaf, Ben.
Aku mungkin melupakannya di pikiranku
untuk mengingat sesuatu yang lebih baik.
- Baiklah. Ini menyenangkan. - Aku setuju.
Tapi kurasa ini waktunya untukmu kembali ke kamar.
Aku tidak suka kamarku.
Aku harus selesaikan tugas sebagai penggiring pengantin.
- Ayolah. - Tugas? Tugas apa?
Memotret, berinteraksi. Ada banyak interaksi terjadi.
- Aku tidak punya tugas. - Ayolah.
Ben, aku berusaha membantumu, oke?
Pidato pernikahan hanya akan membuat orang tertawa.
Si Ramsey ini tidak mau mendengar
pidato aneh dan cemburu pada Matt.
Aku tidak cemburu.
Kau sedikit cemburu.
Kau si pencemburu kecil. Boop-boop-beep.
Baiklah. Dah, Alice.
Oke. Dah.
Pidatomu payah.
Ceritakan saja mereka hal lucu.
Kau akan berterimakasih padaku nanti.
Sialan.
Tapi entah kenapa Amanda masih berpikir Matt menarik.
Jadi aku ingin bersulang.
...untuk Matt dan Amanda.
Aku sangat menyayangi kalian. Selamat.
- Pidato yang bagus. - Terima kasih. Kuhargai itu.
Kawan, kemarilah. Itu tadi luar biasa.
- Terima kasih! - Kau menyukainya? Kau suka?
- Sangat suka. - Oh, bagus.
Itu tadi sangat bagus, Ben!
- Terima kasih. - Oh, astaga. Tentu saja.
Oh, itu tadi sangat bagus.
Aku tak percaya kau bercerita soal hot-dog.
Aku harus menceritakannya.
Aku yakin nenek sangat suka cerita soal hot dog.
- Kurasa dia memang suka. - Dia harus dengar itu.
- Mungkin? - Baiklah.
Mari kita ajak pengantin pria dan wanita ke lantai dansa.
Sampai nanti.
Ya. Pergilah. Bersenang-senanglah.
- Oh. Terima kasih. - Kawan, pidato yang bagus.
Terima kasih. Terima kasih.
Itu dia. Pidato terbaik malam ini.
Ya. Terima kasih, sungguh.
Oh!
Kelihatannya itu bukan pidato yang buruk.
Kau mengubah semuanya karena aku.
Aku bantu selamatkan pidatonya.
Aku seorang pahlawan. Mm.
Apa pikiranmu kabur saat di atas sana?
Apa pikiranmu kabur saat di atas sana?
Sialan. Fucking hell.
Ben, itu tadi sangat bagus.
Oh, astaga. Terima kasih, Kelly.
- Sangat manis. - Sungguh?
Baiklah.
Whoo. Awas.
Alice.
Kau berdansa sendirian di sini.
Itu nama bukuku yang baru.
Hey. Hey. Aku tahu.
Aku sudah benar-benar mempersiapkan
semua kebutuhan pernikahan sialan ini.
Aku bermaksud menelfonmu. Tapi aku dengar tentang kau dan Nate.
- Aku sungguh menyesal. - Oh, baiklah.
Jangan bicarakan soal ini di sini.
Oh, astaga. Anne! Astaga!
Selamat!
Ben King!
Jess Ramsey.
Aku berusaha mengobrol denganmu semalaman ini.
Jadi begini.
Aku penggiring pengantin, jadi aku sedikit sibuk.
- Aku punya banyak tugas. - Aku sadar itu. Sungguh.
- Dan pidato itu sangat bagus. - Oh, astaga. Terima kasih.
Ya, terima kasih. Kami butuh waktu lama menulisnya.
- Oh, kau bantu menulis pidatonya? - Ya.
- Tidak. - Hanya bagian terbaiknya, sih.
Cerita soal pedofilia itu dari orang ini.
Alice, kurasa ada lantai dansa lainnya di basement.
Apa?
Ada lantai dansa lainnya di basement.
Kau harus pergi dan temukan itu.
Kau orang yang buruk.
Apa itu pacarmu?
Dia? Tidak. Tidak. Itu hanya Alice.
Dia teman kuliahku.
Kami akan memelankan musiknya sekarang.
Bersediakah?
Oh. Tentu.
Aku harus mengingatkanmu, gerakanku cukup bagus,
- Apa kabarmu? - Baik. Aku baik.
Kau tahu, sekarang musim nikah, jadi aku telah merasa--
Depresi? Tentu saja.
Aku mau bilang sibuk.
Ya. Sibuk. Maksudnya sibuk.
- Ya. - Ben!
Ben!
Oh.
Kelihatannya Alice dapat pacar baru.
Ben, sentuh tangan anak ini. Dia sangat lembut.
Dia biasanya tidak begini. Dia baru saja putus.
Apa dia tak apa? Haruskah kau pergi membantunya?
Kurasa dia tak apa.
Ben, ayo sentuh dia!
Oh, astaga. Sangat indah di luar sini.
- Ya. - Kupikir di dalam lebih bagus.
Lalu aku lihat di luar, dan aku berkata,
"Apa saja yang sudah kulakukan di dalam?"
Ini luar biasa.
Apa kau yakin Alice akan baik-baik saja?
Ya, ya. Dia naik mobil dan kembali ke hotel.
Selama dia bisa kembali ke kamarnya, seharusnya dia baik-baik saja.
Aku rasa mungkin akan sulit baginya.
Oh, dia pasti bisa mengatasinya. Ya.
Kau sungguh bisa saja menemaninya.
Aku akan naik mobil saja dan pulang.
Tidak, tidak. aku merasa seperti aku jarang bertemu denganmu.
Sudah cukup bagus bisa bertemu lagi.
- Ya. - Ya.
Alice dan aku, bahkan kami tidak begitu dekat.
Dia hanya butuh bahu untuk bersandar sekarang.
Dan kau beruntung jadi bahu bersandarnya.
Ya. aku merasa sangat, bersyukur dan terhormat.
Itu salah satu dari banyak berkah berada di meja para lajang.
Kau dapat semua lajang yang ada di sana.
Ya. Kedengarannya kau butuh meja baru.
Kau harus berpacaran untuk itu.
Itu bukan masalah bagimu.
No comments yet. Be the first to leave one.