200 ensimmäistä riviä.
Oh, Tuhan! Ini Kothoga.
Kapten! Kapten!
Kapten, petiku. Apakah Anda memuat petiku?
Mereka tak boleh dimuat. Mereka harus ditinggal.
Siapa kau? - Namaku John Whitney.
Petinya, mereka harus diserahkan pada Museum Natural History di Chicago.
Katakan padaku apa petinya ada di atas kapal. - Semua peti kita ada di atas kapal, Tuan.
Tidak, mereka harus diturunkan. Ini benar-benar penting.
Tak biasanya menurunkan sesuatu yang sudah ada di atas kapal, Tuan.
Itu yang lebih penting. - Dengar. Dengar, aku akan membayarmu, oke?
Jika Anda bisa mengabulkannya. Museum Natural History di Chicago.
Kumohon, Pak. - Aku tak ada waktu untuk ini.
Aku harus mengeluarkan kapal dari pelabuhan. Aku terlambat delapan jam...
dan ada cuaca buruk datang.
Jangan kuatir, Tuan. Kami akan menjaga peti-petimu.
Selamat pagi. Letnan. Penjaga Pantai menemukannya pagi ini.
Tak tahu berapa lama atau bagaimana bisa berada di sana.
Apa itu? - Terowongan batubara tua.
Ada waktu saat 30 batubara dalam sehari akan masuk ke kapal ini.
Aku tersentuh. Siapa yang ada di atas kapal?
Hollingsworth. - Hebat.
Selamat pagi, Letnan. Baru saja berkunjung ke depan perahu.
Ada sesuatu yang akan kutunjukkan.
Ini kapal, Hollingsworth, bukan perahu. Dan ujung runcing adalah haluannya.
Sidang hak asuhnya berakhir buruk?
Aku tak mau membahas hal itu.
Dia mendapatkan hak asuh Jerry?
Apa kalimat "Aku tak ingin membahas hal itu" kurang jelas?
Oh, sial. - Mantan istrinya mendapat hak asuh anaknya?
Anjingnya. - Anjingnya?
Yah, dia benar-benar menyayangi anjing itu.
Kapal ini terdaftar keluar dari Brasil. Datang melalui terusan laut.
Dokumennya tampak resmi.
Itu darah. Laboratorium sedang mengecek tipenya.
Ada mayat? - Tak ada satu pun.
Ketika Penjaga Pantai menemukannya...
itu mengapung di tengah Danau Michigan.
Jadi mereka mendereknya ke dalam, dan tak ada yang tahu berapa lama sudah seperti itu.
Kau sudah memeriksa muatannya? - Kami sedang melakukannya.
Membawa anjing? - Unit narkoba sudah memeriksa semuanya.
Kukatakan pada mereka itu buang-buang waktu. Maksudku, ini jelas berhubungan dengan narkoba.
Apapun yang mereka cari, mereka temukan.
Sekarang, kupikir mereka naik ke kapal di malam hari, mereka membunuh semua orang...
dan mereka melempar mayatnya ke laut.
Kau menduga semuanya dengan pikiranmu sendiri?
Sialan! - Apa?
Apa? - Kucing. Hampir membuatku kena serangan jantung.
Apa itu kucing hitam? - Bukan.
Bau apa ini?
Apakah lambung kapal yang ada di bawah sini? - Kukira begitu.
Berikan itu padaku.
Bantu aku di sini.
Bau busuk!
Yesus Kristus.
Ayo kita harus tetap bersama.
Jalanlah! Jalan! Jalan, nak. Jalan!
Jalan. Ayo, jalan. Jalan. Ayo kita harus tetap bersama.
Kubilang kita pergi. - Tunggu. Biar kujelaskan.
Kita akhirnya membolos dan kau ingin pergi ke museum.
Mungkin setelah itu kita bisa pergi ke perpustakaan.
Mereka punya mumi di sana, bola mata dalam toples, benda-benda mati.
Lihat, kan, aku tak mengerti tentang hal ini.
Lihat, kita bisa masuk bersama mereka, memeriksanya, berpisah.
Maksudku, kita bahkan belum pergi ke atap juga.
Kita akan dimarahi.
Jadi, apa kau takut? - Tidak, aku tak takut!
Hei, apa orang tuamu tidak mengajarimu untuk tidak melotot?
Apa orang tuamu tidak mengajarimu untuk tidak berpakaian di jalan?
Selamat pagi, Dr. Green. - Selamat pagi.
Dokter? - Anda dokter apa?
Aku seorang ahli biologi evolusioner.
Apa itu?
Seseorang yang mencoba mencari tahu di mana ekor kita menghilang.
Gurumu akan mencarimu.
Oh, yah. Ayo, Eugene.
Anak-anak, jangan berlari. Jalan. Jalan. Santai. Jangan berlari, jalan saja.
Berjalan, anak-anak. Berjalan.
Berjalan. - Selamat pagi, Dr. Green.
Selamat pagi, Fred. - Anak-anak ini membuatku gila.
Hati-hati. Mereka donatur masa depan kita.
Margo, aku perlu bicara denganmu tentang dana bantuanmu.
Kau sudah mendengarnya? - Aku mendengar sesuatu.
Aku tak mengerti. - Tidak. Tak seburuk itu.
Hanya saja Yayasan Blaisedales telah memutuskan untuk menunda keputusan mereka.
Menunda? Kenapa? - Greg Lee sedang mengajukan permohonan yang sama.
Greg?
Kupikir dia punya dana bantuan sendiri. - Nah, dia sedang mengejar yang lain.
Bisakah dia melakukannya? Yang lain?
Maksudku, apa dia tak sadar bahwa aku harus menutup pekerjaanku...
kalau aku tak mendapatkan uang itu? - Kurasa dia tak berpikir tentang itu.
Slimy. - Margo, yakinlah pada dirimu sendiri.
Kau lebih baik dari dia. - Yakin?
Ayolah. Ini bukan akhir dari dunia. Ini hanya persaingan kecil.
Kau punya acara besar di malam berikutnya.
Dan Blaisedales akan ada di sini.
Kau tahu? Blaisedales. - Ya.
Jadi pakailah gaun pestamu, dan aku akan mengenalkanmu.
Dan tunjukkan pada mereka betapa cerdas dirimu.
Aku hanya ingin melakukan pekerjaanku.
Kau tahu, Greg akan ada di sana.
Menempelkan dirinya ke Blaisedales seperti Crustacea.
Donna, kau sudah memasukkan contoh tokek dan kadal?
Itu melalui replikator. Kita punya contoh yang besar.
Bagus. Hei, Charlie. Apa database kita online kembali?
Ya online, tapi tak tahu berapa lama. - Bagus.
Halo, Greg. Senang bertemu denganmu! - Margo.
Bagaimana kabarnya penelitian lama? - Baik. Aku hanya sedikit sibuk.
Mungkin ada hal khusus yang ingin kau katakan padaku?
Tentu saja tidak. Karena jika ada, kau akan keluar dan mengatakannya padaku.
Aku berhak mengajukan permohonan dana bantuan apapun.
Jadi kau menyelinap di belakangku dan mengajukan permohonan untuk dana bantuanku?
Tak ada yang salah dengan hal itu. - Itu bukan dana bantuanmu sampai kau mendapatkannya.
Kalau aku tak mendapatkannya, aku keluar dari pekerjaan. Stafku keluar dari pekerjaan.
Jangan diambil hati. - Kau memang brengsek.
Margo. Baiklah, ini adalah kejutan.
Aku hanya... Kupikir... - Aku minta Margo bergabung dengan kita, Ann.
Kuharap kau tak keberatan. - Oh, tidak. Tentu saja tidak.
Belum ada kabar dari John, tapi peti-peti ini tiba pagi ini.
Mereka seharusnya berada di kapal kecuali ada kekacauan di Brasil.
Dan mereka tak pernah berhasil. Mereka dikirim dengan angkutan udara.
Kemari, kemari. Lihat ini.
Kothoga. - Mungkin.
Dan apa spesialnya dewa ini?
Suku Amerika Selatan, Zenzera, sudah lama dianggap punah.
Mereka membuat perjanjian dengan setan untuk menaklukkan musuh mereka.
Jadi, Kothoga lahir, anak setan. Kau harus melihat itu lagi, Margo.
Kenapa kita tetap mendanai ekspedisi John Whitney...
seakan takhayul adalah hal yang sama seperti ilmu pengetahuan?
Ahli antropologi diizinkan percaya pada mitos. Ini bagian dari pekerjaan mereka.
Dalam hal apapun, pameran takhayul kita adalah box office yang luar biasa untuk museum ini.
Dan itu juga menguntungkanmu.
Menggunakan takhayul untuk membawa orang ke museum...
adalah seperti mempekerjakan penerima tamu bertelanjang dada untuk Balet Bolshoi.
Nah, jika mereka lakukan itu, aku mungkin ikut balet.
Apa kau benar-benar berpikir departemen pemulihan dapat melakukan sesuatu dengan ini?
Tentu. Bahkan mungkin untuk pembukaannya.
Apa yang ada di peti lainnya?
Selain daun pembungkus, itu kosong.
Kosong? Nah, apa itu daftar kemasan? Harusnya ada sesuatu di sini.
Petinya dipaku rapat ketika mereka tiba.
Aneh. - Apa?
Apa menurutmu ini adalah telur?
Lebih mirip jamur. Mungkin parasit. Sebaiknya tak mengambil risiko.
Benar. Mari kita bakar daun dan petinya.
Tentu saja bisa, Margo.
Mohon perhatian. Museum akan tutup dalam 15 menit. Terima kasih.
Hei, sobat, ini sangat keren.
Kupikir kita seharusnya tidak berada di sini. - Jangan menjadi seperti pengecut, Eugene.
Mohon perhatian. Museum sekarang sudah ditutup.
Mohon perhatian. Museum sekarang sudah ditutup.
Kita akan dapat masalah besar.
Apa yang kau pikir akan mereka lakukan? Menempatkan kita di penjara museum?
Johnson? Davis? Itu kalian?
Dr. Green, aku bekerja keras untuk tulang ini.
Izinkan aku pulang. Aku perlu istirahat.
Baiklah, kalian semua. Kalian bisa menyelesaikannya besok pagi.
Pergilah. Mendakilah.
Kenapa kita tidak mulai berteriak? Seseorang akan menunjukkan kita jalan keluar dari sini.
Dan telepon ibu kita dan beri tahu mereka bahwa kita membolos.
Ide bagus, pembersih pantat.
Hei, sobat, ada tangga yang benar-benar keren di belakang sini.
Tidak, ayo kita pergi dari sini. - Kenapa kau, takut?
Halo? Siapa di sana?
Josh? Josh, di mana kau?
Josh.
Josh, ayolah. Ini tidak lucu.
Kau payah. Kau hampir ngompol di celana. - Josh.
Diam. Apa kau mendengar sesuatu?
Apa itu? - Aku tak tahu.
Ayo pergi. - Ya.
Kau mencium sesuatu? - Kau kentut, kan?
Bukan, bukan yang terakhir ini.
Ayo pergi dari sini.
Itu hebat.
Bertahanlah pada topi Anda, Letnan.
Aku ingin mewawancarai semua karyawan apakah mereka bekerja atau tidak kemarin.
Jika mereka bekerja, aku ingin waktunya, bagian mana dari gedung itu.
Jika mereka melihat korbannya, kapan dan di mana.
Siapa orang terakhir yang meninggalkan gedung kemarin?
Dr. Green. - Bagus. Aku ingin bicara padanya.
Kau dengar? - Tidak.
Kukira kau akan memberitahuku. - Ada yang tewas.
Pembunuhan. - Oh, Tuhan.
Mereka tak memberitahu kita siapa. Yang kutahu mereka memotong seluruh tingkat bawah tanah.
Dibunuh?
Aku berani bertaruh itu Kolonel Mustard dengan tempat lilin.
Apa? Apa yang kau pikirkan? Kau pikir aku brengsek, kan? Ya kan?
Apa Anda Dr. Green? - Ya, benar.
Bisakah kau ikut denganku?
Tidak apa-apa, Sayang. - Aku mengerti...
Ini akan baik-baik saja. - Baiklah, itu bagus. Baiklah.
Bawa mereka berdua ke lantai 15. Aku ingin laporan rinciannya...
di hadapan psikolog.
Keamanan museum ingin tahu apakah mereka bisa membuka pintu.
Tidak. Periksalah untuk melihat apakah mereka mendapatkan sesuatu di video.
Sudah kulakukan, Pak. Mereka tak punya kamera pengawas di bawah sini.
Bisa kubantu? - Letnan D'Agosta ingin bertemu denganku.
Oh ya? - Ini Dr. Green.
Ya. Dr. Green, aku Letnan D'Agosta. Aku ingin menanyakan beberapa hal.
Tapi aku baru tiba di lokasi ini. Bisakah aku bertemu denganmu nanti?
No comments yet. Be the first to leave one.