Air

Air (AIR)

Lataa Indonesian -tekstitys

Julkaisutiedot

AIR 2023 WEBRip x264-ION10
Kommentaari velgor46
AIR.2023.WEBRip.x264-ION10

Tunnisteet

webrip
web
x264
BRip
Julkaistu: 2023-05-13
Lataukset: 51
Kuulovammaisille: No

Indonesian tekstityksen esikatselu

200 ensimmäistä riviä.

Lima! Empat! Tiga! Dua! Satu!

SINGAPURA - BEAVERTON - NEW YORK

Di mana dagingnya?

SEKRETARIS PERTAHANAN

Sepatu bola basket Converse All Star.

-Kalian akan ke tingkat wilayah? -Ya.

Kalian antusias.

Halo, Brandon? Aku Sonny Vaccaro dari Nike.

SONNY VACCARO PENCARI BAKAT NIKE BASKETBALL

Senang bertemu. Nanti aku datang.

-Terence. -Terima kasih sepatunya.

Bagus sekali.

Semua akan menginginkanmu. Kau akan dapat beasiswa.

-Kuharap begitu. -Jangan lupakan Nike.

Sampai jumpa di tingkat wilayah dua minggu lagi. Baik.

Baiklah. Pertandingan bagus.

Baik, pertandingan kelima malam ini.

-Enam, satunya $100. -Ya.

Magic Johnson kalah di poin, menang di operan.

James Worthy, Bob McAdoo, dan Dennis Johnson, menang di poin.

Bagaimana dengan Rambis?

-Ambil yang bawah. -Baik.

Aku mau satu lagi. Lakers di bawah, perempat ketiga.

Ini dia.

Terima kasih.

Boston Celtics unggul 3-2

di seri Kejuaraan Dunia.

Terima kasih berjudi di The Dunes, hotel, kasino, dan klub janapada.

Tekan empat dan delapan. Beri aku empat yang sulit.

Lempar dadunya.

Dadu dilempar. Empat!

-Ayo. -Empat kuat.

-Ada seribu empat ratus di sana. -Tidak, biar di situ.

Lempar dadu. Semoga berhasil.

Tujuh di atas, terbang.

PANGSA PASAR SEPATU BASKET

PRINSIP NIKE

9. TAK AKAN MUDAH.

Mau minum air, Sonny?

-Kenapa? -Napasmu berat.

-Kau masih tak bisa menembak. -Meleset lagi.

-Kapan pemainku datang? -Kuusahakan.

HOWARD WHITE WADIR HUBUNGAN ATLET NIKE BASKETBALL

Entah kenapa mereka

mau diupah lebih murah di perusahaan sepatu saingan.

Kenapa anak dari Baltimore mau pakai sepatu Jerman?

Adidas yang sedang tenar. Para penyanyi rap pakai mereka.

Para penari breakdance menari di Bronx.

Mematahkan pergelangan kaki dan siku tanpa alasan.

Mereka tak keren kalau tak pakai Adidas.

Lalu pakai setelan joging keren. Itu tak bisa kita ganggu.

Sepupuku di Korea Selatan mengirimkan dua imitasi.

Kupakai pada akhir pekan, bukan di sini.

Apa yang salah dengan Nike?

Nike perusahaan joging. Orang hitam tak joging.

Tak ada orang Hitam yang lari 40 kilometer tanpa alasan.

Bisa diberhentikan polisi karena dikira pencuri.

Anak-anak membicarakan Isiah dan Magic.

Mereka tak peduli tentang Bruce Jenner melempar Frisbee di dasalomba.

Orang tak tahu tentang Nike.

-Apa itu "Converse"? -Sepatu NBA all-star.

Main seperti Magic, dribel seperti Isiah. Itu dia.

Kau tahu RUN-DMC membuat lagu tentang Adidas?

Siapa?

RUN-DMC membuat lagu gratis di album berikutnya tentang Adidas.

Siapa yang membuatnya?

Itu mengatakan sesuatu, Sonny.

Saat mengontrak Moses, bagaimana caramu?

Mary Malone, ibunya.

Dia sangat menyukaiku.

Selalu lewat ibu mereka.

Mereka pemimpinnya, terutama di keluarga Hitam.

Kita butuh pemain lagi, Sonny.

-Carikan aku orang lain. -Kita punya Moses.

Aku tahu kita punya Moses.

Aku di kelab bersamanya pukul 03.00

untuk ajak dia pulang karena ada latihan pukul 05.00.

Kubilang tak bisa pesta semalaman lalu bermain esok paginya.

Aku tak bisa melakukan sepertimu.

Aku tahu kau tak bisa. Melakukan tugasmu sendiri saja sulit.

Kesempatan terakhir. Mau setelan Adidas dari Korea itu?

-Tidak. -Sebaiknya kau rahasiakan.

Phil sebaiknya tak bertanya soal setelan Adidas.

Aku butuh pekerjaanku. Yang serius.

-Sial, aku terlambat. -Masuk satu kali dalam 30 menit. Ayo.

Aku harus mampir di kantorku.

Punggung dan lututku kacau.

Sonny, lihat poster-poster ini.

Di atas, di departemen lari, mereka punya Picasso.

Di sini, ada kartun.

Mereka tak memedulikan kita.

Aku suka slogan barunya. Untuk seluruh perusahaan yang mereka bicarakan.

-Aku tak suka. -Apa?

-Tahu dari mana asalnya? -Tidak.

Dari napi yang akan dieksekusi

di depan skuad penembak dan mereka menanyakan kata terakhirnya.

-"Lakukan saja?" -Ya.

-Itu asalnya? -Ya.

-Bohong. -Dan Wieden yang bilang.

Untuk apa dia bohong?

Metafora yang pas untuk anggapan basket di sini.

Aku tahu. "Nike. Selesaikan sajalah."

Berarti aku seperti apa karena menyukainya?

Berarti kau pria putih paruh baya gemuk yang tak berolahraga.

Ada benarnya.

Tn. Orwell benar. 1984 tahun yang sulit.

LAPORAN PENCARI BAKAT

Penjualan dan pertumbuhan turun.

Namun, di sini intinya siapa kita saat sedang terpuruk.

ROB STRASSER WAPRES PEMASARAN NIKE BASKETBALL

Apa aku benar?

Saat roboh, kita langsung bangkit kembali.

Seperti Balboa.

Ada Eye of the Tiger. Kita tak akan memakai Mr. T.

Bodoh kasihan.

Ini dia, Olajuwon.

Tak bisa. Pilihan nomor satu tak akan pakai sepatu kita.

Sam Bowie.

Dipilih waralaba profesional lokal di nomor dua, dia ke Converse.

Lalu, nomor tiga, Jordan ke Adidas.

Kita tak mampu membayarnya.

Perkins, siapa tahu. Gigi jarangnya manis. Bagus.

Kita akan berfokus ke tiga nama

antara pilihan ke-5 dan ke-20.

Baik, ayo lempar beberapa ide.

Ada ide apa? Apa yang tampak bagus?

Ada banyak pilihan.

Jangan terburu-buru memikirkannya.

Ayolah, Kawan-kawan.

Bagaimana dengan Lancaster Gordon? Siapa pun?

Louisville.

Dia ke Louisville, Bill. Itu benar. Kutulis di sana.

Kalau Charles Barkley? Si Ahli Rebound.

-Bisa sulit untuk kita di pilihan kelima. -Masalah di ruang ganti.

Apa artinya?

Ucapan mengejek. Tak ada yang mau lihat dia di TV.

Apa ada yang dengar aku, jika aku di lembah

menyanyikan lagu pria yang dijuluki Terence "T-Bone" Stansbury?

Sepertinya bukan julukannya.

Bisa saja. Jika dia memakai Nike.

Coba pikirkan.

Bagaimana dengan ini, Vern Fleming? Nama yang sulit, J bagus.

Aku suka Melvin Turpin.

Melvin Turpin. Terima kasih, Bill. Tulis di papan.

John Stockton? Dia tangguh, seperti kita.

Gonzaga? Tentu. Apa itu? Sekolah vokasi?

Apa yang kau sukai dari Melvin Turpin?

Mel Turpin. Apa yang kau sukai dari permainannya?

Ayo, Bill.

Dia masuk empat besar tahun lalu.

Sama dengan 40 pria lain.

Dia pilihan keenam di perekrutan pemain.

Sudah lihat permainannya?

-Ya... -Apa yang kau sukai dari itu?

Dia punya indra lapangan yang bagus.

-Matanya bagus. -Punya 33 umpan matang musim lalu.

-Aku suka strateginya, dia mahir. -Baik.

Dia berkarisma, punya daya tarik.

Dia akan jadi pemain bagus di Eropa dalam empat tahun

-saat keluar liga. -Baik.

Kau suka karena dia pilihan keenam

dan tak ada yang akan mengomelimu.

Aku bodoh, Sonny.

-Tidak. -Matanya bagus.

Namun, Sonny mengusahakannya. Ini dia. Yang lain?

Mau ke toilet.

Hei, Rob.

Sonny, apa masalahmu?

-Kita dapat siapa? -Kau beri tahu aku.

Phil membawamu ke sini karena kau bagai Tn. Miyagi di dunia basket SMA.

Kau yang beri tahu siapa pemainnya.

Aku agak suka Barkley.

-Masalah rumah klub. -Barkley.

Itu hal terbodoh yang kudengar di ruangan itu.

Aku menyebutkan Barkley di sana.

Kau bisa mendukung ideku.

Yang terjadi di sana omong kosong. Kuberi tahu sekarang, bukan di rapat.

-Orang takut bicara di sana. -Kenapa?

Karena tetap akan kau omeli.

-Tidak. -Ya.

Aku tak menoleransi orang tak berwawasan,

tak bekerja, lalu bertingkah seakan-akan berhak ada di sana.

-Baik. -Mel Turpin.

Lebih baik mengontrak ibuku.

Dia tak tersedia.

Andai masih hidup pun, kita tak bisa membayarnya.

-Tak mampu bayar ibuku. -Masalah rumah klub.

Dengar, kita punya 250 ribu untuk tiga nama.

Apa ide brilianmu? Coba katakan.

Kita butuh uang lebih.

Itu tidak brilian.

Itu terjadi saat kita sukses. Sekarang, kita sedang gagal.

Jika berlanjut, Nike akan keluar dari basket dan kita jadi pengangguran.

-Butuh pemain bagus. -Ya. Pemain bagus.

Barkley, Stockton, Thorpe.

Aku sangat suka Stockton.

Apa kau tahu di mana Gonzaga?

Aku tak bilang itu ideal. Itu sebuah nama.

-Lebih baik dari yang kau beri. -Rob.

Apa?

More Indonesian subtitles for Air

Kommentit

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left