The Faculty

The Faculty

Lataa Indonesian -tekstitys

Julkaisutiedot

The Faculty 1998 Shout Factory Edition 1080p BluRay AC3 x264-OFT
Kommentaari Chresna Aditya

Tunnisteet

bluray
Julkaistu: 2026-05-04
Lataukset: 16
Kuulovammaisille: No

Indonesian tekstityksen esikatselu

200 ensimmäistä riviä.

Bodoh!

Kau sebut itu memblok?

Kau harus atasi pemain belakangnya!

Keluar dari Lapangan, Bodoh!

Anggap saja kau mati Jumat Malam!

Kau masih mau hidup besok, Stan?

Kau harus merasakan tekanan mendekatimu!

Lalu singkirkan bolanya!

Fokus, atau keluar dari reguku!

Lupakan Saja.

Sebaiknya ini penting atau kau akan Lari sampai besok pagi.

Ada apa?

Biar kuselesaikan agar kita bisa pulang. Ini sudah larut malam.

Bu Brummel, maaf, tidak ada komputer baru.

Tapi?

Panggil tukang reparasi kemari dan perbaiki yang lama.

Pak Tate.

Takkan ada jalan-jalan ke New York.

Kau takkan mengerti.

Kau takkan keluar dari Ohio.

Dan, Terakhir Bu Olson.

Tak ada uang untuk musik.

Regu futboll pasti dapat kaos dan perlengkapan baru.

Kau sudah lihat stadion futboll pada Jumat malam Pak Tate?

Seluruh kota hadir. Kuingatkan, ini kota futboll.

Dan ya, mereka akan dapat kaos baru...

Dan pelindung lutut baru, cawat olahraga dan apapun yang mereka mau...

karena itu yang diinginkan dewan sekolah.

Karena itu yang diinginkan orangtua di kota ini.

Maaf.

Aku tak bisa berbuat apa-apa.

Kenapa kita tak boleh punya komputer baru...

agar anak-anak bisa belajar?

Bu Drake, klub drama ingin pentas "Pria dan Boneka" tahun ini.

Mereka bisa pakai perlengkapan tahun lalu dari "Kota Kita".

Aku lupa kunciku. Aku harus kembali.

Sampai besok pagi, Bu Olson.

Pelatih Willis. Ada yang bisa kubantu?

Kau tampak cantik sekali malam ini.

Kau habis minum-minum?

Maaf mengganggu, tapi...

Aku tak bisa menemukan pensil.

Kau tak butuh pensil, Kau butuh tidur malam yang nyenyak.

- Aku butuh pensil. - Tidurlah, Pelatih.

Kau punya pensil?

Ya, aku punya banyak pensil.

Kau dan pensilmu pulanglah. Ini Sudah malam.

Kau tampak cantik sekali malam ini.

Pelecehan sangat dilarang, Kau tidak baca buku panduanmu?

Aku selalu ingin melakukan itu.

Bu Drake, tolong melapor

ke kantor kepala sekolah?

Aku lupa bukuku. - Buka Pintunya! Pelatih Willis menyerangku!

Aku tak bawa kunciku.

- Biar kupanggil bantuan. - Jangan tinggalkan aku!

Dimana kuncimu?

Di kantor.

Aku akan ambil kunciku, Bu Olson.

- Biar kupanggil bantuan. - Tidak, bicara saja padaku.

Bu Drake...

Hati-hati.

Bu Drake, Dia Datang!

Cepat! Cepat!

Cepat, Bu Drake!

Cepat!

- Sial! - Tidak!

Cepat!

Bantu aku!

Sinting.

Aku selalu ingin melakukan itu.

Dasar Jalang!

Apa yang kau lakukan?

Maaf. Salahku.

Enyahlah, Casey.

Keluar dari mobil, bodoh!

Brengsek kau!

- Kau tak apa? - Mana matamu?

Kau yang menabrakku.

Dengarkan. Karena seragam kita sama,

Rambut kita harus sama.

Jangan pakai hair-spray, disisir, pokoknya elegan.

- Sederhana. Bagus. - Hei.

Awas, Stan. Ini Estee Lauder. Butuh 72 menit untuk penggunaannya.

Maaf.

- Bisa bicara? - Jangan sekarang.

Aku butuh berita untuk koran sekolah. Ini penting.

- Ini juga. - Kau pasti berpikir begitu, Sayang.

Mungkin ini berita yang kau cari.

Kau mengerti kata "kepala editor"?

Biar aku yang urus berita.

Sampai nanti.

Wanita itu memang menggoda.

- Satu, dua, tiga! - Jangan, jangan tiang!

Ya, lakukan lagi!

Permisi.

Di mana kantornya? Ini hari pertamaku.

Terima kasih. Aku Marybeth Louise Hutchinson.

Aku suka cincin hidungmu. Mendukung warna matamu.

Ini bukan aku.

Tak mirip denganku.

$50, kan?

- Apa ini mirip denganku? - Itu dirimu yang baru.

Bagaimana kami tahu KTP ini akan bekerja?

Percayalah, Aku cerdas.

Lalu kenapa kau mengulang kelas terakhirmu?

Dengar.

Kuberi kau Scat.

Resepku sendiri. Dijamin kau akan teler.

Lewat hidung, kan?

Lewat mana saja.

Permisi, Pak Tate.

Ingatlah, Harry. Proyektornya bergigi.

Gigi yang tajam.

Mestinya kita dibayar untuk kesalahan peralatan.

- Yang benar saja. - Selamat Pagi, Bu Harper.

Aku meneleponmu akhir pekan ini.

Mesinmu yang jawab, Masih flu?

- Aku tak bisa menyingkirkannya. - Bagaimana kabarmu hari ini?

Sedikit lelah, tapi aku tak mengeluh.

Biar kuambilkan.

Boleh kita ucapkan, "pensiun"?

Kau pulang saja.

Tidak, Terimakasih.

Kusimpan cutiku untuk saat aku sehat.

Mungkin aku harus menaruh pena di mataku.

Kapan dia akan nyalakan kembali penyejuk udaranya?

Bicara soal dia, Ada yang lihat Kepala Sekolah Drake?

Tidak. Mungkin dia kena sengatan matahari dan mati.

Kenapa Pelatih? Dia haus sekali.

Mungkin ritual jelang pertandingan.

Melihatnya saja aku jadi ingin buang air kecil.

Selamat pagi, Bu Olson.

Kau tampak cantik sekali hari ini.

Jadi...

Apa yang paling ditakuti oleh Crusoe?

Ada yang tahu?

Ya, Zeke.

Crusoe takut terjebak di pulau itu...

bersama tulang belulang.

Tidak, itu salah.

Yang paling ditakuti ialah terasing.

Ya, tapi...

keberadaan luarnya tak...

sebanding dengan derita kesepiannya.

Itu bagus sekali.

Seperti kataku, belulang.

Cathy bilang begini, Liz bilang begitu...

dan Jenny punya cerita sendiri.

Mana yang harus kucetak?

Cetak semuanya. Dia brengsek.

- Hei, kita perlu bicara. - Tidak, Stan, Aku sedang makan.

Bisa nanti saja?

- Aku keluar dari futbol. - Kau tak main besok?

Aku tak main tahun ini. Tolong dengarkan aku.

Aku keluar dari regu. Aku tak mau main bola lagi.

Kenapa?

Aku menimbang masa depanku dan bermain bola...

- Dan kuputuskan. - Kau putuskan begitu saja?

Tapi beasiswa futbol satu-satunya kesempatanmu.

Jika berhenti sekarang, Aku bisa belajar keras.

Mungkin meningkatkan nilaiku sedikit.

Aku ingin masuk kuliah berdasarkan kepintaranku.

Kau tak pandai belajar,

Tapi futbol. Tetaplah pada keahlianmu.

Aku pandai, futbol, bisbol, dan semua olahraga yang kucoba.

Ini waktunya kucoba sesuatu yang berbeda.

Lalu aku harus berbuat apa sementara kau mengasah otak?

Apa?

Kepala pemandu sorak harusnya kencani pemain bintang, bukan pelajar.

Jangan dangkal.

"Dangkal" Itu dua suku kata.

Bagus, kau mulai pintar.

Kabari aku soal perkembangan obat untuk kanker.

Kuharap kau mendukungku dalam hal ini.

Semua buka bab 4:

"Kebangsaan Sebuah Negara."

"Hanya lewat kecocokan diantara masa..."

"...negara dapat teratur dan aman."

Kami sudah pelajari itu minggu lalu.

Kami sedang di bab 5.

Terserah.

Mari bergabung dengan Stan di bab 5:

"Aksi Individu dalam Rakyat."

Sedang baca apa?

"Bintang Ganda." Robert Heinlein.

Kau suka fiksi ilmiah?

Kau percaya alam semesta lain dan alien?

Aku sendiri merasa asing hari ini.

Aku Marybeth Louise Hutchinson dari Atlanta. Aku baru disini.

- Aku tahu. - Siapa namamu?

Kenapa kau ingin tahu namaku?

Karena aku tak punya tempat,

Dan kurasa kau juga.

- Kupikir.. - Stokely, kau merayu murid baru lagi?

Aku Delilah.

- Senang kau bisa masuk Herrington. - Terima kasih.

Kau suka aksesoris gelap Stokely yang cocok dengan pakaiannya?

- Diam kau. - Kenapa kau berkeras...

Jadi teladan buruk untuk kaum-mu.

Kaum apa?/Kuharap kau bukan lesbian seperti teman barumu ini.

More Indonesian subtitles for The Faculty

Kommentit

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left