Code Black

Code Black

Lataa Indonesian -tekstitys

Kausi 1

Julkaisutiedot

Code Black S01E16 Hail Mary 1080p AMZN WEB-DL DDP5 1 H265-SiGMA
Kommentaari edoe
Just resync for pahe.in. Credit to Chesapeake_Ripper

Tunnisteet

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Julkaistu: 2022-01-12
Lataukset: 31
Kuulovammaisille: No

Indonesian tekstityksen esikatselu

200 ensimmäistä riviä.

Sebelumnya di Code Black.

Larilah, Malaya! Lari!

Tidak. Jangan tarik pisau itu!

-Astaga. -Akan kubunuh wanita itu.

Tolong.

Kode Hitam: Pasien terlalu banyak hingga rumah sakit kekurangan daya.

Rata-rata IGD mengalami kode hitam lima kali dalam setahun.

RS Angels di LA mengalaminya 300 kali setahun.

Wanita berumur 22 tahun, fibrosis paru-paru.

Sesak napas akut, Tingkat kejenuhan oksigen, 70.

Ke unit trauma. Siapkan selang udara, dr. Savetti.

-Pak, siapa namanya? -Lizzie. Aku suaminya.

Lizzie, bertahanlah!

Telepon mereka.

Tidak! Kau akan baik-baik saja. Benar, 'kan? Dia akan pulih.

Satu, dua, tiga.

Lizzie, aku dr. Guthrie. Bisakah kau menghela napas yang dalam?

Sama sekali tidak ada di sebelah kiri.

-Vena leher membesar. -Paru-parunya tegang.

Cepat, kita lakukan torakostomi dengan jari.

Baiklah. Selang dada kedua.

James, tolong.

Kita tidak memerlukan mereka, Lizzie. Kau akan sembuh.

Dia memiliki 20 bekas luka di sini.

Itu bekas luka selang dada. Transplantasi paru-paru?

-Ya, dua kali. -Astaga, kasihan anak ini.

-Aku baik-baik saja. -Tidak, dia kuat.

-Sudah ada udara. -Masukkan selang dada, Dr. Savetti.

James, kumohon.

Aku tidak mau! Kau akan baik-baik saja!

Pak, ceritakan apa yang terjadi.

Aku sudah merencanakan kematian terkoordinasi jika aku mati.

-Apa artinya itu? -Dia menyewa perusahaan pembeku

untuk membekukan tubuhnya jika dia mati.

Agar aku bisa hidup kembali.

Semua akan baik-baik saja.

Hei.

Tak ada yang memberitahuku kau akan masuk hari ini.

Aku sendiri tidak yakin.

Aku senang kau datang.

Dokter Pineda.

Aku senang sekali melihatmu di sini.

Kabari aku jika kau memerlukan sesuatu.

Angus, kau ikut denganku.

-Kau baik-baik saja? -Ya.

Maksudku, setelah bertemu Malay.

-Ingat ucapanku. Kau harus tenang. -Biarkan saja, Mike.

Aku dr. Mike Leighton. Ini dr. Angus Leighton.

-Kalian pasutri atau kakak-adik? -Kakak-adik?

-Namanya juga zaman sekarang. -Apa dadamu nyeri atau kau muntah?

Kami sedang pergi saat dia membungkuk.

-Aku tak apa. Biarkan aku pulang. -Ayah, jangan keras kepala.

Perut terasa mengembang. Dokter Leighton, keadaan usus?

Tekanan darah agak rendah. Suhu 39 derajat Celsius.

Kenapa harus terjadi hari ini?

-Bagaimana menurutmu? -Kemungkinan pemblokiran.

-Kalian hendak ke mana? -Santap siang amal hari Valentine.

Acara mengenang Odell Beckham. Ayah dulu pelatihnya saat SMA.

-Anak buahnya mengirim tiket. -Dia yang mengirim tiket, Ayah.

Ayah hanya alat.

-Dokter Leighton, apa rencanamu? -Memindai perutnya lebih dulu.

Bagus, dan pemeriksaan sepsis.

Pelatih Odell Beckham. Pasti kau telah melakukan hal yang berarti.

Dia sudah mahir. Aku hanya menghitung touchdown .

Kami akan melakukan sejumlah tes dan melihat hasilnya.

Hati-hati tuksedonya. Itu sewaan.

-Hei. -Hei, juga.

Ada pasien di dalam.

Wanita yang mengantarnya menanyakanmu.

Namanya Grace Adams.

Grace? Dia di sini sekarang?

Ya. Dia memakai jaket Angels. Kurasa dia mungkin bekerja di sini.

Tidak, dulu dia bekerja di sini.

-Grace. -Neal. Hai.

Ini Rosaline.

-Halo, Rosaline. -Apa kabar?

Aku mengajak Rosaline dari Port-au-Prince.

Tahun lalu Grace bekerja bersama Operation Hope di Haiti.

-Kau hebat. -Terima kasih.

Rosaline mengidap tumor di saraf tulang belakangnya,

sehingga dia semakin sulit berjalan.

Aku membawanya dengan visa turis, dengan harapan dia bisa dioperasi.

Kau memerlukan Campbell untuk itu dan dia...

Dia sulit untuk dibujuk.

Kita mulai dengan pindai CT dan beranjak dari sana.

-Akan aku instruksikan sekarang. -Terima kasih.

Jadi, siapa Grace?

Sudah kubilang, dia dokter yang dulu bekerja di sini.

Aku tahu itu. Aku bertanya, siapa dia bagimu?

Diam. Kau pernah melihatku memakai seragam ini.

Tidak di saat jam kerja.

Entah kenapa aku menyetujui ini.

Aku seorang dokter dan bukan yang lainnya.

Kau seorang dokter, apa pun yang kau pakai.

Jika di sini, aku lebih memilih berada di unit trauma.

Apa itu? Tamale untuk sarapan?

Seperti yang dulu dikatakan oleh Anita, nenekku,

"Kau tak bisa memilih tubuhmu."

Ya, tapi apa dia juga bilang bahwa jantungmu juga harus hidup?

Ampuni dia, Nenek, karena dia tidak tahu apa-apa.

Kau tidak perlu percaya.

Kau hanya perlu setuju jika aku percaya.

Kita sudah mengalami ini 15 kali dan kau selalu berhasil pulang.

Ini tak seperti 15 kali sebelumnya. James, ini berbeda.

Apa semua baik-baik saja?

Dia ingin agar aku memanggil Randor kemari.

Perusahaan pembeku itu.

Bagaimana cara kerjanya?

Otak dan organ vitalku dibekukan.

-Obat palsu. -Itu bukan obat palsu.

Tahun lalu, aku memulai kampanye awal untuk membayarnya.

Dok, bisakah kau bilang kepadanya bahwa ini gila?

Aku tidak tahu apa-apa tentang itu.

Kau tahu peluangku untuk selamat, 'kan?

Beri tahu dia.

Kami tidak memberi nilai persentase.

Coba aku bertanya dengan cara lain. Adakah kemungkinan dia bisa hidup?

Tentu.

Namun, kau perlu meyakini bahwa kau bisa bertahan.

Aku yakin,

tapi aku punya cara alternatif siapa tahu aku salah.

Ya.

Dia baru sampai di negara ini minggu ini.

Dia akan kembali ke Haiti dan tinggal di kamp pengungsi.

Ini bukan kasus darurat.

-Kenapa kita membahasnya? -Itu sebabnya kita membahasnya.

Jika tidak, aku sudah menelepon orang untuk datang dan menjemputnya.

Kami meminta tolong.

Ini permintaan yang besar, Leanne.

Harga operasinya sendiri enam digit.

-Siapa dia? -Dia gadis cilik yang butuh bantuan kita.

Aku bisa melempar bola tenis dari atap rumah sakit ini

dan mengenai 30 gadis cilik yang membutuhkan bantuan kami.

Dia sedang sekarat dan kita bisa membantunya.

Maksudmu, aku yang bisa membantunya?

Kau mau aku mengoperasi gadis berusia 13 tahun

tanpa adanya surat referensi dokter anak.

Tanpa diagnosis praoperasi, rontgen dada, elektrokardiografi,

pemeriksaan darah, haruskah aku teruskan?

Semua tes dan surat referensi ini membutuhkan waktu berhari-hari.

Dia tidak memiliki waktu sebanyak itu. Visanya akan habis.

Itu bukan masalahku.

-Jujur, aku kaget denganmu, Leanne. -Aku yakin kau kaget.

Dia sombong, tapi dia tidak salah sepenuhnya.

Jika dia ditabrak bus dan masuk dengan ambulans,

dia sudah pasti akan dioperasi.

Aku rasa dia belum cukup mujur untuk ditabrak mobil.

Kau benar sudah datang kemari.

Namun, wajar bagi ibu baru jika merasa lelah

terutama setelah operasi caesar.

Tetap saja rasanya berbeda dari yang kukira.

Aku seorang pelari maraton. Aku berlari lima kilometer per hari

beberapa minggu sebelum aku melahirkannya.

Hasil elektrokardiografimu normal.

Aku kehabisan napas dan rasanya ada yang salah.

Aku tidak bisa menjelaskannya, ini lebih dari sekadar lelah.

Sebaiknya kita menjalani rontgen dan sejumlah tes,

memastikan tidak ada infeksi atau komplikasi lainnya.

Bolehkah aku membawanya?

Kau akan berada di mesin rontgen untuk waktu lama.

Apa ada anggota keluarga di ruang tunggu?

Tidak.

Aku seorang ibu tunggal. Tak ada yang bisa kumintai bantuan.

Kami bisa menjaganya.

Kita bisa?

Kita akan menjaganya bergiliran.

Baik.

Periksa selang dadanya. Apa paru-parunya mengembang lagi?

Tidak, ada kondensasinya. Masih berfungsi.

-Apa yang terjadi kepadanya? -Sepertinya ada cairan.

Lizzie, dengarkan aku.

Kami perlu mengambil tindakan atau kau akan mati sebentar lagi.

Tidak, biarkan saja.

Jangan lakukan apa pun! Tidak! Apa?

Dia akan melewatinya. Dia selalu melewatinya.

-James, biarkan aku pergi. -Apa? Tidak! Lizzie, jangan menyerah.

-Mereka akan menyembuhkanmu. -Sudah waktunya.

Tidak! Ini belum waktunya. Mereka akan menyembuhkanmu.

Mereka akan memulihkanmu.

James, aku tidak yakin.

Lizzie! Jangan menyerah, Sayang. Kumohon, jangan menyerah.

Kau akan selamat. Mereka akan memulihkanmu.

Mereka akan menyembuhkanmu. Kumohon.

Baiklah. Ayo.

-Apa yang terjadi? -Dia sangat kesakitan, lalu pingsan.

Dadanya sangat keras. Aku membutuhkan lebih banyak NS dan levophed.

Dia terinfeksi.

-Sudah ada hasil pemeriksaan sepsis? -Belum.

Belum? Sial, Angus.

-Bagaimana vena kafa inferiornya? -Kolaps. Isinya rendah.

-Dia diberi apa? -Vankomisin, zosyn,

dan empat liter infus NS sampai sekarang.

Angka sistoliknya 50. Tekanan arteri rata-rata 40. Jantungnya akan berhenti

Ayo bawa dia ke unit trauma.

Kemarilah.

-Kita tak bisa membiarkan Rosaline. -Kau sudah mendengar Campbell.

Leanne pun berpendapat itu mustahil. Kau mau aku berbuat apa?

Lihat di balik tirai Tuhan.

-Apa? -Itu ucapanmu dulu tentang operasi.

Ini seperti melihat di balik tirai Tuhan.

More Indonesian subtitles for Code Black

Kommentit

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left