192 ensimmäistä riviä.
Legenda mengatakan bahwa itu ditulis oleh Mahkluk Gelap.
Necronomican ex Mortis...
kira-kira terjemahannya, Buku Orang Mati.
Kitab itu berfungsi sebagai jalan menuju dunia jahat di alam baka.
Ditulis dahulu kala...
ketika lautan memerah karena darah.
Darah inilah yang digunakan untuk menulis Kitab itu.
Pada tahun 1300 M, Kitab itu menghilang.
Sungguh Jahat II
Jadi seperti apa tempat ini?
Tempatnya sedikit rusak, tapi itu tepat di pegunungan.
- Kau yakin itu kosong? - Oh ya.
Kurasa begitu.
Jadi bagaimana menurutmu, nak?
Aku menyukainya, Ash.
Aku merasa lucu berada di sini.
Bagaimana jika pemilik rumah ini pulang?
Mereka takkan kembali.
Kalau pun pulang, kita akan beritahu mereka mobilnya mogok atau semacamnya.
Dengan mobilmu, mereka akan percaya.
Hei, bagaimana kalau kita minum sampanye, sayang?
Tentu.
Lagi pula, aku pria, dan kau wanita, setidaknya terakhir kali yang kutahu.
Baik.
Hei!
Ada tape recorder di sini.
Coba kau periksa.
Ini Profesor Raymond Knowby, departemen Sejarah Kuno...
entri log nomor dua.
Aku percaya aku telah mendapat temuan yang signifikan di Kastil Kandar...
melakukan perjalanan ke sana bersama istriku, Henrietta...
putriku, Annie dan Rekan Profesor Ed Getly.
Di ruang belakang kastil itulah kami menemukan sesuatu yang luar biasa.
Naturom Demonto...
Kitab Orang Mati.
Aku dan istriku membawa kitab itu ke pondok ini...
di mana aku bisa tenang mempelajarinya.
Di sinilah aku memulai terjemahan.
Kitab ini berbicara tentang kehadiran spiritual...
sesuatu yang jahat yang berkeliaran di hutan...
dan kekuatan gelap dari wilayah manusia.
Melalui pembacaan bagian-bagian kitab...
bahwa roh gelap ini diberikan lisensi...
untuk merasuki yang hidup.
Termasuk di sini adalah pengucapan fonetis dari bagian-bagian itu.
Linda?
Hei, Lin–
Linda!
Linda.
Ia hilang.
Matahari mengusirnya.
Ya.
Untuk sekarang.
Haru...
Harus keluar dari sini sekarang.
Bergabunglah bersama kami.
Ya Tuhan.
Tidak.
Tidak!
Oh tidak.
Tidak.
Tidak!
Aku harus...
Aku harus menguasai diriku di sini.
Terima kasih.
- Annie! - Hai.
- Bagaimana ekspedisinya? - Bagus.
Aku menemukan halaman-halaman Kitab Orang Mati .
Ya, aku terima telegram-mu. Terima kasih.
Jadi, bagaimana kondisinya?
Lihatlah.
Mereka tak menua seharipun dalam 3.000 tahun./ Mungkin lebih lama.
- Kapan kita memulai terjemahan? - Malam ini.
Apa semuanya siap bersama ayahku?
Seharusnya, tapi aku belum bicara dengannya seminggu ini.
Tak ada telepon di kabin.
Kita akan pakai mobilku.
Butuh sekitar satu jam untuk sampai ke sana.
Annie, kau mengisyaratkan di telegram jika ayahmu sedang melakukan sesuatu...
dengan bagian pertama dari terjemahannya.
- Dia temukan apa di Kitab Orang Mati? - Mungkin bukan apa-apa.
Tapi mungkin saja, pintu menuju dunia lain.
Ya, ampun.
Berdansalah denganku.
Ya, hanya–
Halo, kekasih
Gudang kerja.
Bahkan sekarang, kami memiliki jiwa kekasihmu Linda.
Dia menderita siksaan.
Kau akan mati.
Gergaji mesin.
Jangan!
Kumohon, Ash.
Kumohon, jangan sakiti aku.
Kau bersumpah bahwa kita akan selalu bersama.
Aku mencintaimu.
Tidak!
Ya!
Kekasihmu adalah milikku, dan kini dia terbakar di neraka!
Ya? Baiklah. Oke!
Aku baik saja.
Aku baik saja.
Kurasa tidak.
Kita baru saja membelah pacar kita dengan gergaji mesin.
Apa itu terdengar baik?
Dasar bajingan.
Kau bajingan kotor!
Kembalikan tanganku.
Kembalikan tanganku!
Permisi.
Permisi.
Apa ini jalan menuju kabin Knowby?
Betul. Dan kau tak akan pergi ke sana.
Kenapa tidak?
Pasti ada jalan lain.
Pasti ada jalan atau sesuatu.
Tentunya tak ada jalan.
Lagipula kau mau apa pergi ke sana?
Bukan urusanmu.
Hei.
Aku baru ingat. Ya itu benar.
Ada jalan kecil.
Kau bisa mengikuti Bobby Joe dan aku.
Kedengarannya bagus.
Tapi ada biayanya.
Berapa?
Empat puluh li...
Seratus dolar.
Baik. Kau bawa barang-barangku dan kau dapatkan kesepakatan.
Tentu.
Bajingan. Kau patahkan gigiku.
Dasar bangsat.
Benar.
Siapa yang tertawa sekarang?
Siapa yang tertawa sekarang?
Sialan.
Kukira dia bicara soal dua tas kecilnya.
Ini rumah barumu.
Sebuah Perpisahan Pada Senjata (Lengan)
Bajingan!
- Kau bajingan. - Kau bajing...
Kena, kan? Dasar bajingan kecil.
Laras ganda tua ini meledakkan pantatmu sampai kiamat!
Lihat saja.
Pukul dia.
Dasar bajingan kotor.
Kau baik-baik saja, sayang?
Entahlah, kurasa begitu.
Kau duduk tenanglah sebentar.
Kau tahu bajingan ini?
Tidak. Kami kira ayahnya akan ada di sini.
- Itu sebabnya kami memutuskan... - Ya, Tuhan.
Dimana orang tuaku?
Apa yang kau lakukan pada mereka?
- Apa yang kau lakukan pada mereka? - Annie, kemarilah.
Annie, kemarilah. Annie! Kemari.
Kemari.
Kita akan melemparkannya ke sana.
Rusa gila pergi mencari darah.
Tidak, tunggu.
Aku membuat kesalahan.
- Tunggu. Tidak, tunggu, tunggu. - Bawa dia ke sini.
- Aku membuat kesalahan. - Benar sekali.
Bajingan bercongor hitam!
Kuharap kau membusuk di sana.
Oh, sial!
Aku tahu ini sakit, sayang, tapi semuanya akan baik-baik saja.
Lima menit lagi aku akan pergi menjemput sheriff dan membawanya...
Semua kamar lain sudah diperiksa.
Orang-orang tak ada di sini.
Mungkin mereka tak pernah kemari.
Tapi ini barang ayahku.
Hanya beberapa jam sejak aku menerjemahkan dan membacanya dengan keras...
lembar pertama dari bagian kebangkitan iblis dari Kitab Orang Mati.
Dengarkan. Ini suara ayahku.
Dan sekarang aku takut jika istriku telah menjadi media bagi setan Kandarian
Semoga Tuhan mengampuniku atas apa yang telah kulepaskan ke dunia ini.
Tadi malam Henrietta mencoba membunuhku.
Tidak.
Sekarang 1 Oktober, 16:33
Henrietta sudah mati.
Aku tak bisa memaksa diri untuk memotong-motong mayatnya.
Tapi aku menyeretnya menuruni tangga...
dan aku menguburkannya.
Aku menguburkannya di ruang bawah tanah.
Tuhan tolong aku.
Aku menguburkannya di lantai tanah gudang buah.
- Apa itu tadi? - Seseorang di sana bersamanya.
- Tidak. Tak mungkin. - Ayo pergi dari sini.
Seseorang ada di gudang buahku.
Seseorang dengan jiwa segar.
Keluarkan aku! Ada sesuatu di sini!
No comments yet. Be the first to leave one.