123 ensimmäistä riviä.
Kalian tahu ada harta karun luar biasa di ujung laut ini?
Dan yang mendapatkannya bisa jadi Raja Bajak Laut! Menarik, bukan?
Petualangan yang belum pernah ada tengah menanti!
Benteng tak tertembus, G-8!
Bajak laut tak bisa mendekatinya!
Dengan 108 meriamnya menonjol keluar
Ini adalah landak Yang melindungi perdamaian!
MARINIR
Kebanggaan kita, G-8!
Kudengar benteng kita tak terlalu populer belakangan ini di kalangan Marinir.
Kudengar banyak orang
menyebut kita lembek karena di sini selalu damai.
Tapi pikirkanlah, kapan kalian terakhir menguji keahlian melawan bajak laut?
Apa katamu?
Bukan aku yang bilang!
Itu rumor! Hanya rumor!
Apa masalah mereka? Damai itu indah!
Apa salahnya jika damai?
Benteng tak tertembus, G-8!
Hari yang indah lagi.
Astaga, mereka menghancurkan kapal ini!
Setidaknya butuh seminggu untuk menyelesaikan.
Waktu kita tiga hari.
Tak mungkin!
Apa kapal ini habis memanjat gunung?
Ternyata kau, Mekao.
Itu ucapan yang bagus!
Ya, kapal ini pasti habis memanjat gunung hingga rusak begini!
Kau tahu, mungkin habis jatuh dari langit.
Mungkin tersangkut di gerbang laut saat memasuki dermaga.
Ya, area itu sangat sempit, sulit dilewati
bahkan bagi navigator pengalaman.
Berhenti bercanda dan mulai bekerja!
Baik.
Pelaut zaman sekarang kurang mencintai kapalnya.
D. JELLY
Ada apa, Mekao?
MARINIR
"Keadaan Darurat Diumumkan! Kapal Bajak Laut Terkenal Menyusup!"
Kita dapat masalah!
Tampaknya kita diserang oleh benda raksasa yang jatuh dari langit!
Serangan dari langit? Dari langit, katamu?
KEADILAN
Benda tak dikenal menyusupi markas!
Cepat! Jaga gerbang laut!
Kalian jaga di pantai!
Unit Penembak Jitu! Cepat!
Tapi aku mengantuk…
Tutup gerbang laut!
Di sana! Di arah jam empat!
Di arah jam empat! Semua lampu soroti target!
Kapal bajak laut…
Di bendera bajak lautnya, ada gambar tengkorak dengan topi jerami!
Bajak Laut Topi Jerami?
Apa?
Siap!
Bidik kapal Bajak Laut Topi Jerami!
Ada yang bilang "Topi Jerami"?
Letnan Komandan Drake!
Yang menyerang markas adalah kapal Bajak Laut Topi Jerami!
Topi Jerami, katamu? Di mana Komandan Jonathan?
Yah, kami tak bisa menemukan dia.
Astaga, pria itu…
Mengejutkan… Memikirkan seseorang menyerang kami dari langit…
Percuma melawan! Kami sudah mengepung kalian!
KARBOHIDRAT ITU TENAGA! AULA MAKAN MARINIR
Tidakkah menurut kalian di luar sangat ribut?
Ya, aku mau tahu apa ada penyusup.
Jangan mengobrol!
Dengar! Kita harus menyiapkan makanan untuk seribu orang!
Dua jam lagi, sekelompok bocah dari sif malam akan datang!
Tak ada waktu untuk bersantai!
- Tapi… - Sirene tadi…
Jangan cemas, Teman-Teman!
Hari saat benteng ini jatuh adalah harinya kiamat dunia.
Selain itu, saat Jessica mengamuk, dia jauh lebih menakutkan dari…
Jessica…
Ada apa?
Komandan! Dari mana saja kau?
Aku tak menangkap apa pun hari ini.
Lagi?
Tapi dapat tangkapan besar kemarin!
Bukan itu masalahnya! Komandan, jika kau selalu absen…
Apa masalahnya? Memancing malam tak sepenuhnya sia-sia, tahu?
Komandan, aku mau melapor! Menurut penjaga,
juga para petugas pemeliharaan di dok yang melihat kapal mendekat…
Menurut mereka…
Ada apa?
Cepat katakan!
Ya… Begini…
Mereka bilang mereka melihat hantu.
Seperti kubilang, sesuatu mendadak jatuh dari langit!
Monster berbulu muncul. Dia lompat, lalu menghilang.
Tangannya…
Kenapa tangannya?
Tangan tumbuh dari tubuhku, lalu semuanya jadi hitam!
Benar, itu tangan lembut wanita.
Itu pasti…
Kapal hantu!
- Jangan konyol! - Ya…
Tak diragukan, itu kapal Topi Jerami!
Itu tak mungkin kapal hantu!
Terlebih lagi, yang paling aneh, kapalnya jatuh dari langit?
Yah… Bagian soal datangnya dari langit, setidaknya itu benar.
Sudah kubilang itu tak sia-sia, 'kan?
Benar, Letnan Komandan?
DILARANG MASUK
KEADILAN
Begitu…
Kapal hantu, ya?
Wanginya enak.
Komandan! Kutemukan ini di salah satu ruangan!
Emas batangan dan mahkota emas. Itu sangat tua.
Mereka pasti mencurinya dari reruntuhan kuno.
- Kirim ke Lab Forensik! - Ya!
Kalau begitu, ayo kita periksa dalamnya?
- Kicauan burung? - Itu burungnya.
Hanya burung South biasa. Tak perlu takut.
- Burung South? - Ya.
Burung aneh yang dihargai pelaut kuno karena selalu menghadap selatan.
Hei, hentikan!
Baik-baik saja, Pak?
Mengejutkan, mereka ternyata ganas.
No comments yet. Be the first to leave one.