Cheese in the Trap

Cheese in the Trap (치즈인더트랩)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Cheese in the Trap 2017 1080p FHDRip H264 AAC-NonDRM [ID]
ناشر miss_p1nky
🎀 RETAIL. Dari Viki. Re-sync utk HDRip. Fix common errors, typo, break long lines, etc. Bukan terjemahan sendiri. Jangan lupa rate, yaa! 🎀

برچسب‌ها

hdrip
HDRip
1080
HD
تاریخ انتشار: 2020-01-04
تعداد دانلود: 38
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Maaf.

Karena itu kau harus berhati-hati.

Park Hae Jin

Oh Yeon Seo

Park Ki Woong Yoo In Young

Cheese In The Trap

Seol?

Aku sudah pesan yang baru.

Sebenarnya tidak perlu. Terima kasih.

Kita selesaikan saja sampai sini malam ini.

Kau sudah siap, jadi seharusnya tidak perlu waktu lama.

Senyumnya, suaranya, kebaikan hatinya

Kau lihat apa?

Dia menarik perhatian semua orang.

Terima kasih sudah mengantarku pulang.

Sampai jumpa besok.

Dia memperlakukan aku dengan baik, tapi aku merasa tidak nyaman.

Aku yakin dia punya sisi yang tidak diketahui siapapun.

Kalau dia baik padamu, nikmati saja.

Tapi ada yang salah. Ingat semester lalu?

Mungkin dia lebih ramah sekarang.

Ooh! Bagaimana kalau dia menyukaimu?

Apa kau gila?

Hei! Memangnya apa yang salah dengan Seol? Dia cantik, pintar dan baik hati!

Tapi apa kau tidak dengar? Ada rumor kalau Yoo Jeong hanya kencan dengan para selebriti.

Seol juga selebriti!

Hei! Itu berlebihan.

Hei, kalian.

- Hai. - Hai.

Ketemu setelah kelas selesai?

Apa? Kenapa?

Tugas itu. Kita sudah sepakat melihat apa yang sudah kita kerjakan.

O... ya.

Sampai ketemu nanti.

Mungkin aku terlalu sensitif,

tapi Sunbae Yoo Jeong berbeda dari tahun lalu.

Seorang senior yang meragukan tiba-tiba menjadi Tuan Baik Hati.

Bab 1: Senior yang Meragukan

Setahun lalu, pada saat pesta orientasi

Seol! Apa kau sudah mengajukan untuk tinggal di asrama?

- Hei, Seol. - Hei, Eun Taek.

Aku harus menunggu sampai semester depan.

Uang hasil kerja yang aku tabung hanya untuk kebutuhan keluargaku.

Tapi kau harus menempuh 4 jam perjalanan setiap hari.

Tidak apa-apa. Tidak apa-apa. Ayo makan!

Seol!

Kau kembali ke sekolah?

Hai. Ya. Halo Sunbae.

Senang jumpa lagi. Lanjutkan makan!

Kenapa suaranya begitu keras? Mulutnya seperti megaphone.

Yoo Jeong! Sini!

Hei!

- Maaf, aku telat. - Tidak apa-apa.

Seol! Ini Yoo Jeong! Apa kalian pernah bertemu?

Kita di kelas yang sama.

- Ah... halo. - Jadi...

kau sudah dengar tentang tugas kerja?

Aku yang seharusnya bertanya tentang itu, benar?

- Aku akan cari tahu tentang itu. - Baiklah.

- Sunbae. Selamat! - Terima kasih.

Kita masih ada waktu.

Yoo Jeong! izinkan aku menuangkan segelas untukmu.

Aku sedang bicara dengan Sang Cheol.

Satu gelas saja. Satu gelas saja, aku mohon.

- Tidak perlu. - Satu gelas...

- Apa kau tidak apa-apa? - Maafkan aku.

Hei! Kau ini kenapa? Kami sedang bicara!

Tidak, tidak apa-apa. Bersihkan dirimu.

Maaf. Sungguh, maaf.

- Yoo Jeong, apa kau baik-baik saja? - Ya, aku baik-baik saja.

Bagus. Bukankah itu... mahal?

Ya ampun.

Dia menggunakan serbet orang lain untuk mengelap meja, tapi punyanya sendiri untuk membersihkan tangannya?

Apa memang dia tidak apa-apa? Sepertinya tidak begitu.

Aku seharusnya tidak minum-minum.

Aku minum-minum.

Apa aku harus lapor semuanya padamu?

Atau pada ayahku?

Apa itu pacarnya?

Aku akan segera pergi.

Apa mereka bertengkar?

Beberapa mahasiswa mulai kembali.

Apa mereka bicara tentang aku?

Mereka lemah,

seperti kalian.

Ini baru. Aku akan berikan ini pada Bora.

Oh, kau mengejutkan aku!

Ini...

Kenapa? Jangan terlalu sensitif tentang itu.

Hanya saja tidak nyaman. Apa aku butuh alasan?

Memangnya kau bisa merasa tidak nyaman tanpa alasan?

Aku tidak merasa tidak nyaman.

Hari... itu...

Sudahlah.

Sudahlah! Aku hanya merasa tidak nyaman dan aneh di sekitar Yoo Jeong.

Yoo Jeong, apa kau menyinggung perasaan Seol?

Dia bilang dia merasa tidak nyaman di sekitarmu.

Aneh. Kenapa dia merasa seperti itu?

Maaf.

Itu sebabnya kau harus berhati-hati.

Orang ini yang...

Bagus.

Aku akan menyerahkan ini bersama dengan yang lainnya.

Baik. Bagus.

- Seol? - Ya?

Mau pergi makan denganku?

Makan?

Selamat makan!

Apa ini tidak masalah? Aku ingin membeli sesuatu yang lezat.

Ini tidak apa-apa. Lezat dan mudah.

Jadi kau merasa tidak nyaman di sekitarku?

Bukan tidak nyaman, hanya saja... aku masih belum tahu.

Sungguh tidak nyaman.

Aku belum pernah makan ini.

Terima kasih untuk makanannya.

Aku akan mentraktirmu makan enak lain kali.

L-Lain... kali?

Sampai jumpa besok.

Jangan sampai robek. Pelan-pelan. Sisi baliknya juga.

Bungkus nasinya dengan hati-hati-hati.

Mudah, bukan?

Kau mau pergi?

Kapan kau akan kembali?

Saat aku merindukanmu.

Berhenti menangis. Kau laki-laki dewasa.

Kau mau ke mana?

Seoul.

Sampai jumpa!

Bab 2: Tamu Tak Diundang

Selanjutnya, kita akan selesaikan dengan serumnya.

Ayo kita buka.

Seperti yang kalian lihat, ini hitam dan berisi glitter yang bagus.

Serum ini akan membantu mencerahkan warna kulit kalian.

Juga, paket masker ini direndam dalam esensi yang baik...

Apa kurir pengantar ini gila?

Letakkan saja...

Lama tak bertemu... Kak.

Wow... tempat yang bagus.

Dan kursi ini...

Tapi sungguh berantakan untuk seorang wanita... tidak untuk seorang manusia, bukan?

Kalau kau membiarkan makanan di luar, itu akan bau, bodoh!

Aku hampir lupa wajahmu, lalu kau muncul di depan pintuku.

Pengemis.

Aku harus memeriksa keadaanmu.

Proses Data untuk Akunting

Akunting?

Presdir mau aku bersertifikasi, jadi aku bisa kerja di perusahaan.

Pekerjaan?

Lucu, kan?

Aku tertawa keras dan dia mengambil alih kartu kreditku.

Sekarang dia mau kau berhenti mengikuti dia seperti seorang pecundang, pecundang.

Kau pikir dia benar-benar berharap kau mendapatkan sertifikat?

Itu hanyalah caranya untuk membuatmu enyah.

Apa? Kau brengsek gila...

Kau hanya marah karena dia memperlakukan aku seperti anaknya sendiri.

Anaknya sendiri?

Hei. Apa kau masih percaya itu?

Kau lihat aku masih hidup.

Sekarang enyahlah. Aku sudah muak denganmu.

Kita berdua bagaikan anak-anak anjing yang ditemukan oleh ayahnya Yoo Jeong.

Kita sudah memenuhi tujuannya, dan dibuang keluar.

Tidak ada lagi serpihan makanan di mejanya!

Temukan jalanmu sendiri untuk mencari nafkah!

Dan berhenti mengikuti dia seperti seekor anjing!

Aku bilang enyahlah!

Berhenti!

Apa kau gila? Kau mau bunuh aku?

Apa? Apa kau mau memukulku?

Lakukanlah! Lakukan saja seperti masa lalu!

- Kau gadis bengal! - Pukul aku!

Pukul aku! Lagi! Pukul aku!

Kau anak kecil gila!

- Kau membantah bibimu? - Hah?!

Lepaskan! Lepaskan!

Kau tidak mau patuh?

Pukul aku lagi!

Kau anak nakal! Siapa yang mengajarimu?

Seharusnya aku mengirimmu ke panti asuhan!

Kau mau jawab tidak?

Hei! Jawab aku!

- Tuan! - Apa?!

Tuan, bantu kami!

Sejak kakek kami meninggal, dia memukuli kami setiap hari!

Lihat! Dia mau membunuh kami!

Tolong, ambil kami pergi! Tolong!

Baiklah. Ikutlah denganku.

Ini nomorku.

telepon kalau kau butuh sesuatu.

Brengsek gila...

Terima kasih.

Konsentrasilah! Ya?

$200.

Di mana dia? Biasanya dia tidak bolos kelas.

Aku harus mengambil materi tugas darinya.

Yoo Jeong: Aku punya materinya. Naiklah ke lantai 3 setelah selesai kelas.

Ke mana arah Bagian Administrasi Bisnis?

Sangat... tampan.

Hei! Ke mana arah Admistrasi Bisnis?

Maafkan saya!

Apa ini?

Cheese in the Trap subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Cheese in the Trap

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left