Bad Education

Bad Education

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Bad Education 2019 720p BluRay x264-Pahe in
ناشر PeanutButter
HBO GO

برچسب‌ها

BluRay
x264
720p
720
تاریخ انتشار: 2021-11-22
تعداد دانلود: 74
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Ini berdasarkan kisah nyata.

Long Island, New York, 2002

Baik, hadirin sekalian, terima kasih kepada semua...

Orang tua dan juga penasihat kota...

Yang telah hadir bersama kami di malam yang sangat istimewa ini.

Kita di sini malam ini untuk memulai...

Tahun sekolah kita yang paling ambisius.

Kita telah memenangkan angka dan suara.

Tidak ada cara yang lebih sederhana untuk mengatakannya.

Anak-anak kita makin pintar.

Harvard, dua.

Darthmouth, dua.

Yale, tiga. UPenn, tujuh.

Ya.

Peduli dengan masyarakat.

Masyarakat, orang tua, pengurus, perkumpulan guru...

Wall Street Journal pekan ini...

Mengeluarkan daftar yang aku dan rekan-rekanku...

Nantikan sepanjang tahun...

Peringkat sekolah negeri terbaik di Amerika...

Berdasarkan SAT dan tingkat penerimaan universitas.

Roslyn di peringkat empat. Empat.

Sekarang aku ingin mengenalkan orang yang berjasa.

Selama 10 tahun di sini, dia mengubah sistem pendidikan...

Dari TK sampai SMA.

Mari kita panggil ke panggung dengan tepuk tangan meriah...

Pengawas distrik kita dan temanku, Frank Tassone.

Sekolah Negeri Roslyn

SMA Roslyn

Pagi.

Hei. Pagi.

Semangat, Bulldog.

Ada kabar dari Pak Kopple?

- Istrinya lahirkan kembar. Semalam. - Kembar, bagus!

Kirimkan bunga dan buah-buahan.

- Bisa keluarkan ini dari sini? - Itu bagus untuk semangat.

Ya, akan lebih bagus jika bentuknya seperti angka satu.

Kau tahu, Doktor Tassone, seorang wanita bijaksana pernah berkata...

Bukan memiliki yang kau inginkan. Tapi menginginkan yang kau dapat.

Bu Gluckin. Aku hampir tidak mengenalimu lagi...

Dengan nama barumu, kantor baru, jabatan baru...

Bayaran yang sama. Pekerjaan berkas yang sama.

Juli dan Agustus sudah ditetapkan, pengeluaran dicatat dan diarsipkan.

Sempurna. Ada hal lain yang ingin kubicarakan denganmu...

- Gerbang keselamatan sudah diurus. - Ya.

Aku akan bertemu balai kota hari ini untuk membahas strategi.

- Astaga. Ada yang sudah minum kopi. - Ya.

- Doktor Tassone? - Ya?

Kau mau terbang ke konferensi Vegas hari Jumat...

Dari JFK atau Newark?

Terima kasih, Jenny, apa pun yang lebih murah...

Mary Ann, bisa ambilkan smoothie dietku?

- Aku terlambat... - Tentu, ada satu hal lagi.

Carol Schweitzer di ruang rapat sejak pukul 06.30.

- Dia perlu bicara denganmu. - Baiklah.

- Chad. - Chad Schweitzer.

Baiklah, aku akan mengurusnya. Terima kasih.

- Semoga berhasil. - Hentikan.

Bantu kami. Jika dia tidak keluar dalam sejam, hubungi 911.

Aku akan mengetuk pintu sampai seseorang di sini...

Mendengarkanku dengan serius. Mengerti?

Bu Militzok itu pilih kasih. Mengerti?

Dia bahkan tidak mengizinkannya ke toilet selama tes...

Dan dia punya kandung kemih yang hiperaktif.

Chad, katakan kepadanya...

Aku bawa catatan dari dokternya, mengerti?

Nyonya Schweitzer tenang, mari kita...

Tidak ada yang mau mendengarkanku.

Mengerti? Aku tidak tahu harus bagaimana lagi.

Chad, dia sama berbakatnya seperti anak lain di angkatannya.

- Tentu saja. - Dan...

Aku takut.

Doktor Tassone, karena jika dia tidak masuk OMNI...

Dan dia mulai menganggap dirinya kurang...

Tidak.

Tidak, aku akan bicara dengan Bu Militzok...

Aku akan meluruskan semua ini.

- Benarkah? - Ya.

Kami akan menjadwalkan tes perbaikan untuk Chad...

Dengan waktu untuk ke toilet.

Terima kasih, Doktor Tassone. Aku sangat menghargainya.

Tidak perlu berterima kasih.

Baik, Chad adalah anak pintar dengan masa depan cerah...

Tugas kami adalah membantunya.

Terima kasih.

Ini lucu.

Chad, saat seusiamu...

Aku bahkan tidak masuk kelas matematika cepat.

- Benarkah? - Aku tidak hafal perkalian.

Saat itu kupikir duniaku akan berakhir, tapi...

Aku bisa menyusul. Kau tahu?

Sekarang aku mengatur kurikulum Matematika.

Terima kasih, Pak Tassone

Terima kasih, Pak Tassone, karena jadi pengawas yang baik...

Dan membawakan piza ke kelas kami!

Tongkat Ajaib Hari Bersalju

Menaklukkan Penuaan dan Kematian

Ada yang bisa kubantu?

Tidak, tidak usah.

Aku di sini untuk bertemu Bu Cremona.

- Atau Gluckin. - Dia tidak ada di sini...

Tapi aku dengan senang hati menjawab pertanyaan jika...

- Benarkah? Itu akan... - Ya.

Aku tidak ingin mengganggumu...

- Jika kau sibuk... - Tidak, masuklah. Ganggu aku.

Aku sedang mengerjakan laporan. Masuklah. Duduklah.

Kurasa kita belum sempat bertemu.

- Aku Rachel. - Rachel, benar. Adik Neil.

Ya! Astaga, ingatan bagus.

Kuharap dia tidak merepotkan di Northwestern.

Ya, dia menyukainya. Dia mengambil jurusan biokimia.

Jurnalisme di sana juga bagus.

Ya.

Jadi, mereka ingin aku menulis artikel...

Tentang proposal SkyWalk dengan anggaran baru.

Aku hanya butuh kutipan dari pengurus.

Ya. Baiklah, perekam. Bagus.

Kami menanyai para siswa SMA bagaimana cara memudahkan mereka...

Jadi, kami mendapatkan ide SkyWalk ini...

Jembatan untuk menghubungkan sekolah dari hulu ke hilir.

Ini usaha besar bagi kami...

Kami tidak sabar untuk memulainya setelah rencana disetujui bulan Mei.

Bagus. Hanya itu yang kubutuhkan, terima kasih banyak.

Itu saja? Tidak ada pertanyaan lanjutan?

Tidak, ini hanya artikel kecil.

Kolom besar ditangani para senior.

Rachel.

Itu artikel kecil jika kau membiarkannya menjadi artikel kecil.

Itu yang akan mereka katakan di Northwestern.

Mengerti? Jurnalis sungguhan bisa mengubah tugas apa pun jadi cerita.

Kau sibuk? Hanya beberapa rekan yang ingin menyampaikan terima kasih.

Rachel Bhargava, staf penulis Hilltop Beacon .

Ini Bob Spicer, ketua dewan sekolah.

- Hai. Kau... - Hei.

Kau seangkatan putriku Becca, bukan?

Sampaikan salamku kepada ayahmu.

Senang bertemu denganmu, Rachel.

Jika kau mau wawancara lagi, atur waktu dengan Mary Ann.

Baiklah.

Aku akan menantikan tulisanmu.

Permintaannya gila! Meroket.

Rumah tiga kamar dijual lebih dari satu juta di Roslyn Heights...

Ya, kita tidak melihat angka itu di Syosset atau Jericho.

Benar, tapi lebih jauh dijangkau dari kota...

Manhasset dan Great Neck tidak jauh.

Ini karena sekolah negerinya. Makin baik sistem sekolahnya...

Makin tinggi harga perumahannya.

- Titik. - Firma kami telah menjual 9 lahan...

Di area itu sejak laporan dari jurnal itu terbit.

Dan ada sesuatu. Dari kami semua.

Hebat! Yang benar saja. Astaga.

- Teruskan kerja kerasmu. - Terima kasih, semuanya.

- Terima... Ya... - Doktor Tassone...

- Boleh kita berfoto... - Ya...

- Untuk dipajang di ruanganku. - Lewat sini?

- Aku sangat menghargai kalian... - Ya, merapatlah.

Datang hari ini. Terima kasih. Baiklah.

Baik. Terima kasih!

- Baiklah. - Ya, biarkan dia kembali bekerja.

- Kalian tahu pekerjaannya. - Aku sangat menghargainya.

- Terima kasih banyak. - Terima kasih.

Baiklah.

Aku tidak bisa makan ini. Tolong bawa keluar...

Agar semua orang bisa mengambilnya.

Mereka kehabisan biji rami.

Tidak apa-apa. Terima kasih.

Menurutmu berapa gaji orang seperti Bob di pekerjaan biasa?

Bob Spicer, maksudmu?

Enam digit setahun, minimum.

Mungkin tujuh digit di pasar ini. Kenapa?

Lupakan saja.

Kau tampak lelah.

Sebaiknya kau pulang lebih awal dan istirahat.

Aku harus menceritakan kisah Dickens.

Mungkin aku akan mencoba memberi hormat...

Dan memulai persiapan untuk Vegas akhir pekan ini.

- Aku tak akan tinggalkan klub buku. - Kenapa?

Para wanita itu memujamu dan tiap orang bicara dengan dua lusin lagi.

Pemungutan suara anggaran berikutnya tinggal sembilan bulan lagi.

- Benar, SkyWalk kita. - Ya, SkyWalk itu besar...

Membawa kita ke peringkat pertama. Hanya itu yang penting.

Diet bodoh ini menyiksaku.

Apa itu?

- Ada arang di dalamnya... - Ya, arang.

Aku sangat membutuhkan karbohidrat sekarang.

Aku tidak tahu di mana kau bisa menemukannya.

Dasar jalang.

Kau mau coba?

- Aku benci pastrami di gandum hitam. - Kau mau coba?

- Aku benci pastrami di gandum hitam. - Ya, aku tahu kau membencinya. Buka.

- Sial, enak sekali. - Enak, bukan?

Ayolah, kau bisa makan lagi.

- Satu lagi. Aku akan tutup mulut. - Aku akan membunuhmu.

Aku tidak akan memberi tahu siapa pun.

Kau dalam masa pertumbuhan. Ayolah.

Makan sandwich itu.

Mau mulai sekarang?

Bagaimana pendapat kalian tentang Martin Chuzzlewit ?

Baiklah.

Kau tahu, Frank, budaya bukan untuk semua orang.

More Indonesian subtitles for Bad Education

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left