Only Lovers Left Alive

Only Lovers Left Alive

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Only Lovers Left Alive 2013 720p BluRay x264 YIFY ind
ناشر cindos
Just re-resync

برچسب‌ها

BluRay
x264
720p
720
تاریخ انتشار: 2014-08-17
تعداد دانلود: 99
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

- Ian - Adam, apa kabar?

- Hei. Ini Supra? - Yeah. Ini gitar yang cantik.

Kuharap kau suka,

Supra ini semakin sulit didapat, mengerti maksudku?

Kau menemukan satu tapi ada kekurangannya

dan kemudian bagian lehernya bermasalah.

Sial! Adam, kau ingin aku melepas sepatuku?

Kurasa aku menginjak lumpur.

- Tak perlu. - Baiklah.

- Supra. - Tahun 1959.

- Bagus sekali, Ian. Terima kasih. - Keren.

Semuanya masih asli.

Aku yang memasangnya, bisa dimainkan dengan baik.

Seperti yang diinginkan dokter. Kata mereka.

Aku akan menamakan ini William Lawes.

Nama lelaki?

Yang ini, yeah.

Siapa itu William Lawes?

Hanya seorang Inggris dari abad 17.

Menulis sejumlah musik pemakaman yang bagus.

Waktu terjadi perang saudara Inggris dia ditembak mati oleh Parlementarian.

Itu menyedihkan.

Adam, coba lihat yang ini.

- Yang ini... - Hagstrom yang sangat aneh, dari tahun 1960.

- Swedia. - Yeah.

Lihat ini.

Lihat bagian belakangnya.

Induk dari dudukan toilet.

Yang benar saja.

Dan ini... Lihat yang ini.

Ini Silvertone, awal tahun 1960-an. Dengan ampli yang pas dimasukkan di wadahnya.

- Fantastis. - Benar, kan?

- Yeah. - Dan...

Oh, ini Gretsch Chet Atkins yang cantik.

6120. Lekukan ganda.

Aku pernah melihat Eddie Cochran memainkannya.

Tapi bagian depannya dimodifikasi jadi Gibson P-90.

Tunggu. Kau pernah melihat Eddie Cochran main?

Yeah, di YouTube.

Benar, tentu saja.

Hei, aku punya barang spesial untukmu.

Kami punya yang kau butuhkan.

Aku tahu kau tak ingin tampil langsung, Kau ingin tetap tak dikenal.

Tapi, kau menjadi reklusif, dan semua ini...

...mungkin akan membuat orang-orang semakin tertarik dengan musikmu.

Yeah...

menyebalkan.

Dengar, Ian

Aku ingin minta bantuanmu.

Apa saja. Apa saja, apa itu?

Aku butuh sebutir peluru.

Sebutir peluru yang sangat spesial.

Sungguh? Tahun lalu aku sudah membawakan amunisi kaliber 38.

Aku tahu. Aku butuh peluru kaliber 38.

- Tapi yang terbuat dari kayu. - Apa? Peluru kayu, serius?

Terbuat dari kayu terkeras dan terpadat yang bisa kau temukan.

Aku menyarankan kayu besi, Lignum Vitae, mungkin Snakewood, Piratinera Guianensis,

atau mungkin African Blackwood, Dalbergia Melanoxylon.

Kau bisa menemukan orang yang bisa membuatnya?

Yeah, tapi... bisa ulangi lagi.

Kayu besi, Lignum Vitae, Snakewood, Piratinera Guianensis,

African Blackwood, Dalbergia Melanoxylon.

Oke. Yeah, sepertinya aku kenal seseorang tapi...

untuk apa peluru itu?

Untuk...

sebuah proyek.

- Proyek seni rahasia. - Oke, keren.

Baik, akan kuusahakan.

Terima kasih, Adam.

Selongsongnya boleh terbuat dari logam, tapi pelurunya harus dari kayu.

- Hanya sebutir? - Ya, hanya sebutir.

Oke.

Ada lagi barang aneh... barang menarik yang kau butuhkan?

Ada sebuah gudang yang menjual semacam ampli Sovtek

konduktor Jerman, tabung-tabung Soviet. Mungkin kau mau pergi ke sana untuk melihatnya.

Tidak, itu saja. Terima kasih.

Oke. Boleh aku memakai kamar mandi sebelum pergi?

Ah... Kurasa masih belum bisa digunakan.

Masih belum bisa? Akan kupanggilkan seseorang...

- Tidak, tak perlu repot-repot. - Sama sekali tak merepotkan...

Tidak!

Dengar, Ian... aku akan membetulkannya sendiri hanya saja aku belum ada waktu.

Silahkan kencing di halamanku.

Bilal.

Kau terlihat cantik sekali, madame Eve.

Terima kasih.

Katakan padaku, bagaimana kondisinya? Sejujurnya.

Keadaan guruku sedang rentan. Tapi tekadnya kuat.

Dia ada di tangan yang tepat.

Dia keluargaku.

Dan aku melindungi...

Melindungi rahasianya.

Dan juga rahasiamu.

Permaisuriku.

Satu jam sebelum matahari terbit.

Aku tahu itu, sayangku.

Itu benar-benar barang bagus?

Ya, Eve.

Dari si dokter Prancis?

Tepat sekali.

Jadi...

Bagaimana kabar Christopher Marlowe yang agung malam ini?

Sudah kubilang! Jangan pernah memanggilku begitu di tempat umum.

Kau gila.

Aku bisa jaga rahasia! Seharusnya kau tahu itu.

Tapi aku heran, apa skandal sastra terbesar dalam sejarah?

Eve, itu terjadi 4 abad yang lalu.

Kau sudah mengenakan mantel itu selama 4 abad.

Aku diberi mantel ini tahun 1585. Ini salah satu pakaian kesukaanku.

Maksudmu, kau tak pernah ingin mengungkapkan rahasia itu?

Tak bisakah kita... meninggalkan petunjuk acak?

Itu akan menimbulkan kekacauan besar.

Kurasa dunia ini sudah cukup kacau

untuk mempertahankan keberlangsungannya.

Perusak kesenangan orang.

Astaga! Kau membuatku takut.

Entah kenapa aku baru saja mengharapkan kedatanganmu, Dokter...

- Dokter Faust. - Senang bertemu lagi denganmu...

Dokter...

Watson.

Kau tahu, uh...

Semua ini membuatku sedikit khawatir.

Besok lagi maukah kau menemuiku di luar rumah sakit saja?

Daripada muncul tiba-tiba, seperti...

hantu.

Itu butuh pengaturan yang cermat.

Yeah, dan lebih aman untukku.

Aku ingin datang langsung ke sumbernya. Selain itu, aku merasa lebih aman menempuh resiko ini.

Sekarang, langsung saja. Aku tak punya banyak waktu.

Baiklah kalau begitu, akan kuambil barang yang kau inginkan.

Dokter... Strangelove?

Tipe O negatif.

Omong-omong, stetoskop milikmu itu...

digunakan sebagai alat peraga, sudah ketinggalan jaman.

Itu dari tahun 1970-an.

- Bahkan mungkin 1960-an. - Benarkah?

Orang itu pasti dari Cleveland.

- Yeah? - Adam.

- Eve. - Hei, sayang.

- Sebentar, aku ingin melihatmu. - Oh, aku juga ingin melihatmu.

Apa itu? Kau sedang merangkai kabel-kabelnya, orang kuno?

Yeah, sebentar...

- Halo. - Sudah terlihat.

Halo sayang.

Ada apa? Kau tampak lelah.

Benarkah?

Kurasa begitu...

Ada masalah persediaan?

Tidak.

Jadi, ada masalah apa?

Tak bisakah kau mengatakan masalahmu pada istrimu ini?

Ini persoalan zombieisme. Cara mereka memperlakukan dunia ini.

Aku merasa seperti berada di bagian bawah jam pasir.

Kalau begitu waktunya untuk membaliknya.

Oh, tuanku...

Kita pernah membahas ini... Ingat?

Dan kau melewatkan kesenangan seperti abad pertengahan, kaum Tartar, inkuisisi...

banjir, wabah...

Bagaimana dengan musikmu?

Sepertinya aku banyak menulis musik pemakaman.

Oh, sayangku, kenapa kau tak datang ke sini saja dan menciumku?

Dulu kau menyukai Tangier. Kau suka musiknya.

Oh, sial.

Baiklah, aku akan datang ke sana.

Aku tak percaya kau berbuat ini lagi padaku.

Perjalanannya yang membuat ini menyebalkan.

Eve...

Aku sangat mencintaimu.

Aku akan mengingatnya, sebagai bekal perjalanan.

Fucking Hell!

Ya. Apa ada penerbangan malam dari Tangier ke Paris?

Ya, itu bisa. Dan penerbangan pada esok malamnya dari Paris ke Detroit?

Benar? Bagus.

Atas nama Fibonacci.

Hei, kuharap ini waktu yang tepat.

Aku langsung datang ke sini karena aku punya sesuatu untukmu.

Peluru kayu. Kaliber 38.

Ini Cocobolo.

Dalbergia Retusa.

Untuk proyek senimu!

Orang yang membuatnya tak pernah bertanya. Katanya kayu ini sangat padat

sampai tenggelam di air. Kurasa mereka juga membuat gitar dari kayu ini.

Dua-duanya benar, yeah.

Sempurna. Terima kasih, Ian.

Tak masalah.

Kau tahu, untuk seorang zombie...

kau lumayan.

Terima kasih.

Duduklah.

Oh, tidak. Kemarin kau membayarku sangat banyak. Tak perlu.

Ian, terimalah.

Membelikan aku mobil dan semuanya.

Terima kasih, Adam.

Ada lagi yang kau butuhkan? Apa saja?

Kemarin malam ada anak-anak rock 'n roll datang. Memencet bel.

- Benarkah? - Yeah.

Bagaimana mereka tahu tempat tinggalmu? Tak ada yang tinggal di sini.

Entah, tapi itu tak bagus. Kita pernah membahas ini.

Memang. Sama sekali tak bagus.

Kacau sekali. Bagaimana mereka...?

More Indonesian subtitles for Only Lovers Left Alive

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left