نخستین 200 خط.
Kawan, ada apa denganmu dan Springsteen?
Siapa yang tidak suka Springsteen?
Entahlah. Siapa pun yang di bawah 40 tahun?
Tidak, kau meremehkan
Aku tidak meremehkan apa pun.
- Permisi. Nona-nona. - Tidak, tidak.
Nona-nona,
- ini temanku Sean... - Hai, Sean.
- Hai. - dan kami sedang sedikit berdebat.
- Hai. - Hai.
Kami harap kalian bisa membantu kami menentukannya.
- Apa ini acara kuis dadakan? - Mungkin saja.
Aku sebutkan sebuah nama, kalian sebutkan hal pertama
- yang terlintas di pikiran kalian. Oke? - Oke.
Bruce Springsteen.
Bruce Springsteen?
Springsteen?
Lihat? Tidak ada.
The Boss!
- Oh, rasakan itu! - The Boss!
Yah, selamat,
- tapi itu berarti usiamu sekitar 40 tahun. - Itu tadi jebakan.
dan ini dua banding satu, jadi aku menang.
Baiklah, aku terima kekalahanku, tapi aku harus tahu namamu.
- Namaku? - Ya.
Sophie.
- Senang bertemu denganmu. Sean. - Hai.
- Sean. Sean. - Senang bertemu denganmu, Sean.
Reagan. Reagan! Kebakaran! Ada orang di atas sana.
Lihat! Tepat di sana!
Telepon 911!
Hei, Jonah, tunggu!
Hei.
Hei. Kau tidak apa-apa?
Apa masih ada orang di atas sana?
Aku dengar seseorang berteriak di atas.
Ayo gerak.
Hei, semuanya tetap tenang, oke?
Kami Kepolisian Boston. Cepat keluar!
- Halo? - Tolong!
Halo? Kepolisian Boston!
Tetap tenang, kami datang menyelamatkanmu.
Cepatlah, kawan!
- Kau tak apa? - Ya. Ayo.
Di sini! Sini, sini!
- Hei, di belakang sana! - Hei! Kita harus panggil...
...bantuan cadangan, oke? Kita ini polisi, bukan damkar.
Api tidak akan peduli soal itu.
Pergi periksa kantor-kantor itu!
Jonah! Ada orang di belakang sana, kawan!
Bu, bisa dengar saya?
Hei. Bu.
Hei, kita harus pergi. Ayo...
Sean, kita harus keluar dari sini!
Jonah!
Dia sudah mati!
Dia sudah mati! Luka tembak!
Pegang tanganku. Kemari. Tetap menunduk.
Kita harus keluar dari sini, Sean!
Kukira kita sudah sepakat, saat menginap di tempatku,
kita matikan nada dering.
Itu ponselmu, sok tahu.
Oh. Maaf.
Reagan.
Apa?
Di mana?
Ya.
Oke.
Ya, Boston General. Aku ke sana sekarang.
Ada apa?
Ini soal Sean.
Apa dia baik-baik saja?
Aku tidak tahu.
Aku harus... Aku harus ke Boston.
Ya Tuhan.
Anda pasti ayahnya Sean.
Jonah. Benar? Temannya dari akademi?
Kau bersamanya?
Luka saya tidak terlalu parah.
Hanya tertarik saat mencoba mengeluarkan Sean dari sana.
Saya sedang membantu dua wanita ini.
Lalu Sean, dia melihat satu lagi, dan...
dia sudah tewas.
Aku yakin kau sudah melakukan segala yang kau bisa untuk membantunya.
Tidak, tunggu, tunggu. Itu bukan karena kebakaran.
Dia tertembak.
Anda tahu, para dokter, mereka... mereka terus berkata
bahwa butuh keajaiban agar dia bisa bangun hari ini.
Ya.
Atau mungkin bahkan besok.
Di mana lokasi kebakarannya?
Bau sekali di sini.
Bagaimana kabarmu, O'Brian?
Detektif tiba.
Siapa itu?
Lena Silver, BPD.
Apa kau terbuat dari gula, Detektif Silver?
Ada apa, Detektif?
Kau takut sepatumu basah?
Rata-rata kebakaran gedung membakar
pada suhu 1800 derajat, ya?
Pakaian hancur di suhu sekitar 600.
Darah mendidih di 212, DNA rusak di 190.
Jadi menurutku peluang terbaik
tim forensik ini untuk menemukan DNA
atau bukti jejak ada di titik-titik
di mana api mendingin paling cepat...
genangan air yang baru saja kalian lewati itu.
Perhatikan langkah kalian.
Ya.
- Mundur. - Ya.
Mati di mejanya.
Semoga dia sangat mencintai pekerjaannya.
Kau sudah tahu apa penyebab kebakarannya?
Kilau biru kehijauan di dalam kaleng ini
menandakan minyak tanah dengan campuran terpentin.
Mungkin dari beberapa kaleng.
Luka bakarnya parah di sini,
tapi pola arangnya terlihat seperti
seseorang menyiramkan jalur akseleran melintasi kantor
dan menyalakannya di pintu.
Apa kau sudah punya teori pembunuhannya
atau kita tunggu sampai sersan detektif tiba?
Ooh. Lucu sekali.
Kukira kau punya jalur orang dalam untuk mendapatkan promosi itu.
Pasti menyakitkan dilewati begitu saja.
Sistem penyiram air dinonaktifkan.
Kunci di salah satu laci dibobol.
Seseorang sedang mencari sesuatu,
dan mereka menyulut api untuk menutupi jejak.
Lihat sudut tembakannya.
Penembak berjalan tepat ke arahnya,
menembak dari jarak dekat,
sambil berdiri di atas mejanya.
Ini terasa personal.
Oh, tolong kirim laporannya ke mejaku. Terima kasih.
Ini konferensi pers standar.
Mereka menginginkan informasi terbaru dari polisi,
bukan berita utama dari jaksa wilayah.
Pers tidak menginginkan berita utama?
- Dengan siapa kau bicara, Sarah? - Jaksa Wilayah Mae Silver,
yang tak pernah melewatkan kesempatan untuk menuntut keadilan.
Tolong katakan ini bukan sesuatu
yang harus kubawa ke Komisaris.
Sayang, kaulah yang seharusnya jadi komisaris.
Ibu... Tolonglah.
Kau sudah menjenguk Jonah?
Ya.
Dia baik-baik saja.
Syukurlah.
Karena aku akan membunuhnya.
Selamat pagi.
Korban yang ditemukan dalam kebakaran Downtown Crossing semalam
adalah Andrea Decker, CEO Image-Stats Inc.,
sebuah perusahaan TI.
Sekarang, merupakan kewajiban saya untuk mengungkapkan
bahwa perusahaan tersebut sedang dalam penyelidikan kantor saya,
begitu pula Andrea Decker.
Satu per satu. Satu per... Carla, silakan.
Image-Stats menciptakan perangkat lunak pengenalan wajah
yang digunakan Kepolisian Boston yang dituduh bias
terhadap kaum minoritas.
Apakah pembunuhan ini akan memengaruhi penyelidikan Anda?
Tidak.
Faktanya, dengan meningkatnya sorotan
yang akan dibawa oleh pembunuhan tragis ini,
saya telah mengajukan peraturan darurat
untuk mewajibkan polisi menggunakan izin khusus
sebelum mengambil tindakan apa pun
berdasarkan analisis Image-Stats.
- Nona Silver! - Itu pertama kalinya saya mendengar
tentang peraturan kota itu.
Terima kasih, Jaksa Wilayah Silver.
Saya akan mengambil alih dari sini hingga Kepolisian Boston bersiap
terkait persyaratan baru ini.
Dengan ini, saya serahkan Anda
di tangan inspektur yang cakap ini.
Nona Silver, pertanyaan!
Pertanyaan! Nona Silver! Nona Silver!
Satu per satu, satu per satu. Silakan.
Gila juga ya yang terjadi?
Kau bekerja di gedung sana?
Cuma melihat-lihat sama seperti orang lain.
Kecuali semua orang yang melihat sedang melihat polisi.
Mungkin untuk melihat mayat yang diangkut.
Tapi kau tidak.
Kau benar-benar fokus pada kantor di atas sana.
Kenapa?
Hei!
Kemari! Polisi!
Berhenti!
Polisi! Berhenti!
Minggir!
Kepolisian Boston! Berhenti!
Berhenti di tempatmu.
Turun dari pagar itu.
Kenapa kau lari dari TKP-ku?
Aku sedang mengejar tersangka.
Dan aku pasti sudah menangkapnya
kalau kau tidak menghentikanku, Detektif...
No comments yet. Be the first to leave one.