Omar

Omar (عمر)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Omar 2013 480p BluRay x264-mSD
ناشر maspri007
Credit to Sugijo, thanks bro

برچسب‌ها

BluRay
x264
480p
480
تاریخ انتشار: 2015-09-17
تعداد دانلود: 73
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Dimana Tarek?

Kau ke sini naik apa?

Aku ikut penerbangan siang, yang pagi sudah penuh.

Dinding Qalandia / Bisnis atau kelas ekonomi?

Ekonomi. Susah.

Main di luar... dan kau, belajar.

Mengapa tidak melompati dinding Ram? / Terlalu banyak orang

Kuberikan kopi jika kau menirukan Marlon Brando.

Apa tidak bisa kita lewatkan saja? / Tidak bisa

Ayolah. / Tidak bisa

Ayolah!

Oke, Ini dia kopimu.

Mau Brando di Prancis? / Tidak usah.

Baik kalau begitu.

Ayo, habiskan, kita berangkat.

Aku ikut. / Kemana?

Kau terlalu banyak bicara. Masuk ke dalam.

Ke dalam, aku bilang!

Kita siap, kawan.

Aku akan menginformasikan ke brigade.

Tarik nafas dalam-dalam...

Lihatlah ke arah matanya..., rebut pistolnya dan serang dengan cepat!

Beli satu bungkus lagi!.

Memang buat aku sendiri? kau yang pergi.

Kau mulai memberontak sekarang? / Ada apa denganmu?

Aku punya tujuh saudara perempuan, semuanya belum menikah.

Aku harus memberi mereka makan.

Jangan salah paham. Kedengarannya bagus, syukurlah,

Namun tak satupun yang cantik.

Kau tak pernah cerita lelucon? / Lupakan. Itu tidak lucu.

Sebuah lelucon, ayolah.

Kami berjanji tidak akan menertawaimu. / Aku sungguh tidak tahu, sumpah.

Hanya untuk aku dan Omar.

- OK, untukmu. - Bukan Omar?

Ini hanya untukmu.

Baiklah. Seorang pria mau beli rokok.

Di bungkusnya ada tulisan...

Bunyinya : "Merokok dapat mengganggu keperkasaan seksual lelaki."

Lalu dia kembali dan bilang: "Tukar dengan yang dapat menyebabkan kanker saja."

Keperkasaan seksual, bro!

Keparat...

Pertama aku pukul perutnya.

Kedua kepala dengan sikuku dan ketiga bogem mentah di wajahnya!

Gigi-giginya merobek jemariku!

Goresan yang begitu dalam, kau bisa menanam bawang ke dalamnya.

Mungkin saudara-saudara perempuanku jadi monyet semua

jika aku tak bertindak sama sekali

Apa kau menyukai Nadia?

Apa kau ingin aku mati?

Aku tergila-gila padanya. Ujung kepala sampai kaki, aku tak tahu harus apa.

Kalau begitu tutup mulut. kalau Tarek sampai dengar... dia akan marah besar.

Dia juga suka padaku. Tapi aku tidak akan berbuat apa-apa .

Sumpah atas nama saudarimu yang cantik-cantik. / Sialan.

Aku punya bukti surat-surat cinta.

Apa yang kau lakukan di sini?

Apakah kau mencintaiku?

Apakah ada yang lain?

Bagaimana denganmu? Siapa lagi?

Ah... Brad Pitt!

Sebenarnya, aku datang untuk memberimu ini.

Temui aku besok sepulang sekolah. Aku sendiri.

Nadia. Nadia!

Aku merindukanmu.

Berhenti di tempat!

Berdiri di tempat!

Tangan di atas kepala! Jangan bergerak!

Berdiri dan berbalik perlahan, naikkan kausmu.

Tangan di atas kepala!

Ke sini!

Berhenti, berhenti.

Kau mau ke mana? / Kerja.

Habis dari mana kau?

Dari kasino . "Yah, kita ketemu badut di sini".

Paspormu.

Dari mana saja kau? / Dari rumah pacarku.

Ah, anak ini sedang jatuh cinta rupanya!

Apa ini?

Apakah kau menggoresnya?

Berbalik, berbalik.

Apa kau lihat batu di sebelah sana? Berdiri di atasnya.

Di atas batu itu, aku bilang.

Bukan hanya ini permainannya?

Jika kalian benar laki-laki,

Turunkan senjata... dan bertarung denganku. / Tetap di situ!

Kau lihat batu itu?

Berdiri di atasnya, tapi kali ini dengan satu kaki

Ini dia. Terima kasih.

Hati-hatilah. / Kau juga.

Mengapa malam ini?

Setiap hari lewat setiap kali ada pencaplokan wilayah.

Benar.

Kenapa hidungmu?

Jatuh dari sepeda.

Mungkin dia benar Diarra digantikan Karin Benzema.

Tapi mengeluarkan Marcello dari pertandingan adalah kesalahan serius.

Aku tak habis mengerti bagaimana dia bisa jadi pelatih,

kalau dia itu sebenarnya hanya seorang penerjemah tim.

Kau konyol. / Lihat saja nanti!

Ambilkan garam.

Ambil napas dalam-dalam, bidik dan tembak.

Kau saja yang melakukannya?

Kita sudah bahas ini.

Omar mencuri mobil, Aku merencanakan dan kau menembak.

Aku bisa melakukannya. / Jangan. Ini bukan permainan.

Kau tidak bisa menjadi seorang pejuang kebebasan hanya dengan melihat saja.

Apakah kau merasa baik?

Dimana Tarek? / Dimana Tarek?

Serius banget?

Segera. / Setiap minggu kau katakan hal yang sama?

Kali ini beda.

Aku putuskan untuk berbicara dengan Tarek hari ini.

Ke mana kau akan bawa aku berbulan madu? / Ke Mozambik?

Kenapa bukan Banglades? / Terlalu banyak bencana.

Jadi ... tidak perlu ditambah lagi. / Jangan main-main!

Sekarang kau ingin aku serius?

Kupikir sekolah tidak mengenal bulan madu. / Apa hubungan sekolah dengan ini?

Benar. Bagaimana kalau...

Paris...?

Aku belum pernah ke Paris.

Apakah kau pernah keluar dari sangkar ini?

Ke Hebron. / Nah, itu seperti Paris.

Apakah kau pernah keluar dari sangkar ini?

Tidak perlu. Di sini aku punya kau.

Kau mengolok-olokku? / Tidak akan pernah.

Aku suka surat terakhirmu. Kisah tentang orang lumpuh, apa itu nyata?

Separuhnya.

Tak penting. Aku suka itu. Kisah itu sangat menyedihkan...

Kau dulu menulis cerita-cerita bahagia. Apa aku membuat hidupmu menderita?

Ada bulu mata.

Kau tahu cara menangkap monyet di Afrika?

Para pemburu meberi mereka gula batu hingga monyet-monyet itu kecanduan.

Kemudian mereka menggali lubang sempit dan menaruh gula di dalamnya.

Monyet datang, mencium bau gula dan memasukkan tangan mereka.

Tapi lubang itu begitu ketat hingga genggamannya tak bisa keluar,

Monyet tidak dapat mengeluarkan tangannya tanpa menjatuhkan gula itu.

Lalu si pemburu datang mendekat.

Dan monyet itu melihat mereka datang.

Jala dilempar dan monyet sial itu tetap tidak mau melepaskan gulanya.

Tapi buat apa mereka menangkap monyet?

Mereka membawanya ke para ilmuwan di Swedia.

Kau bodoh.

Bagaimana aku tahu untuk apa mereka ditangkap?

Tarek ... / Ya ?

Apa? / Rotinya keburu dingin.

Tidak "fresh from the oven" kesukaanmu.

Aku pikir aku akan menetap. / Dan dari mana kau akan mencari uang ?

Aku sudah menabung untuk membangun rumah.

/ Polisi Rahasia! Polisi Rahasia!

Siapa yang bersamamu?

Siapa yang bersamamu ?

Siapa yang menembak tentara itu?

Siapa yang bersamamu?

Siapa yang menembak tentara itu?

Siapa yang menembak tentara itu?

Siapa yang bersamamu?

Hidung...

Apa?

Hidungmu...

Aku tak bisa mendengarmu.

Aku tidak bisa mendengarmu.

Bersihkan hidungmu.

Aku juga.

Mereka akan segera membebaskanku. Mereka tak punya bukti.

Bertahanlah dan kita akan bersama lagi.

Ehab Abdallah, Hamas. Kau ikut mana? Kelompok apa?

Asalamuallaikum

Hassan Ismail, Brigade Al-Aqsa

Darimana kamu?

Atas tuduhan apa?

Aku hanya ingin memperingatkanmu, berhati-hatilah.

Beberapa hari ke depan sangat menentukan. Aku yakin kau tahu itu.

Pertama kau akan dikirimi mata-mata.

Seorang tahanan yang bekerja untuk mereka. Untuk menjadi temanmu.

Dia akan memberitahu semua rahasianya.

Dan kau akan mempercayainya dan memberitahu rahasiamu.

Tapi ia dipasangi alat untuk merekam pengakuanmu.

Hati-hati. Jangan bilang siapa-siapa apa yang kau lakukan.

Selama kau tak bicara, mereka tidak bisa menghukummu.

Dengarkan baik-baik:

Jika kau mengaku...

mereka akan membuatmu putus asa, dan selalu tergantung pada mereka,

Dan akan membuatmu sebagai kolaborator. Jadi, berhati-hatilah.

Jangan pernah jadi kolaborator.

Tidak ada jalan untuk kembali.

Tidak ada jalan keluar...

dan tidak ada akhirnya.

Aku tidak akan pernah mengaku.

Benar.

Benar.

"Aku tidak akan pernah mengaku."

Ini sudah pengakuan, sebagaimana yang dipahami oleh hakim-hakim kami.

Aku tidak tahu apa yang kau maksud . / Ya, kau tahu.

Bicaralah dengan pengacaramu.

Dengar, aku tak bisa berbuat apa-apa untukmu.

Kecuali...

... kau mau kerja sama dengan kita.

Pikirkan itu. Santai saja.

Di sini adalah wilayah kekuasaan pengadilan militer,

Ini akan dianggap sebagai pengakuan.

Apa konsekuensinya?

More Indonesian subtitles for Omar

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left