نخستین 121 خط.
"MALAM ITU"
DARI NOVEL JURASSIC PARK MICHAEL CRICHTON
Sammy.
Baik. Jadi, mari kita...
Sekarang apa?
Ini saatnya.
Sabuk pengamanku macet!
Hei! Kau aman, Sammy.
Kita pasti bisa, tapi kau harus mendengarkanku. Paham?
Bagus. Kita harus...
Tidak!
Terima kasih
sudah menolong kami, Pak.
Ya. Hanya itu yang kubisa.
Tunggu. Apa kita pernah bertemu?
Kenji?
Kenji!
Kenji.
Kenji!
- Kenji, kau tak apa? - Me...
Menepi.
Menepi. Sekarang!
Tidak akan!
Tahu akhir dari pria itu?
Menepi!
Dia tak apa?
"Pria" itu ayahnya.
Maaf. Aku tak tahu.
Dia...
Dia tiada.
Dia sudah tiada.
Aku tahu.
Aku tahu.
Maaf...
Aku tahu ini bukan... Dengar, jika tak ingin seperti...
Kau...
Maksudku, kita harus pergi.
Wanita itu dan raptornya bisa muncul kapan saja, ayo pergi.
Wah! Tunggu. Kau dari DSLP.
Kau ada saat Brooklynn tewas!
Apa?
- Tunggu! Hei! - Kau pelakunya?
Pertama Brooklynn, lalu ayahku. Lalu, kami?
Tolong, jangan sakiti aku! Aku Mateo.
Aku bersumpah tak terkait dengan kematian ayahmu!
Lalu, Brooklyn?
Tidak! Aku yang mati jika bukan karena dia! Lepaskan aku.
Aku bisa memberi tahu.
Allosaurus liar membunuhnya.
Itu bukan liar! Sengaja di sana!
Apa?
Nanti saja, kita pergi dulu
sebelum para raptor itu muncul.
Kumohon.
Dia baru saja menyelamatkan kita.
Terima kasih.
Begitulah caramu agar tetap bernapas!
Sammy! Tolong!
Aku akan kehilangan karavan Ben yang basah!
Baik.
Kita tak diikuti. Ceritakan tentang malam itu.
Baik.
Aku seorang sopir truk DSLP.
Mengangkut dinosaurus dari titik A ke B.
Gajinya tak besar, tapi cukup.
Putriku harus kunafkahi.
Lalu, seseorang dari DLSP mengabari
jika aku bisa kerja "lembur".
Aku tak tahu siapa orang itu.
Tugasnya sama.
Bawa dinosaurus yang dibius,
turunkan ke truk tak bertanda.
Dibayar di gaji berikutnya.
Uang mudah.
Aku diam, tak bodoh.
Aku tahu semua penurunan itu ilegal.
Namun, kupikir apa ruginya?
Dinosaurus dibawa, aku bisa menabung kuliah Hiraya,
dan tak ada yang luka.
Sampai malam itu.
Tak ada truk lain.
DEPARTEMEN SATWA LIAR PRASEJARAH
Dinosaurus itu tak dibius seperti biasanya.
Plus, kunci truknya?
Sangat mewah.
Aku baru pertama lihat.
Lalu, itu terjadi.
Aku menunggu di semak-semak.
BOCAH PENGGEMAR DINO
Hei!
Lihat temanku? Dia...
Dia seharusnya...
Apa...
Aku panik saat polisi tiba.
Aku dikira menangkap dinosaurus
dan tak kukoreksi.
Aku tetap bekerja di DSLP, tapi tak lama.
Aku tak sanggup lagi. Tidak tahu apa yang terjadi.
Aku tak mau menyakiti orang. Teman kalian...
Dengar, aku harus memperbaikinya walau hal kecil,
jadi kulacak kalian meski sangat buruk.
Maaf butuh waktu lama. Aku tak pandai menyelidiki internet.
Kata putriku, "menguntit internet"?
Hiraya yang membantuku.
Anak-anak pandai memakai ponselnya.
Ini tak menyelesaikan masalahnya,
tapi simpan ini.
Untuk yang peduli dengannya.
Oh.
Kau tadi hebat.
Bagaimana kau bisa tenang?
Kau butuh aku.
Kurasa, kita saling butuh, ya?
Sayangku!
Dah, Sayang.
Aku takjub ini ponsel Brooklynn.
Malam itu, kalian berjanji.
Dia memberitahumu mau ke mana atau kenapa?
Dia mau menunjukkan sesuatu.
- Ada peta? - Astaga!
Apa? Lihat mereka?
No comments yet. Be the first to leave one.