Orange

Orange

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

(オレンジ)Orange E07-Rmihawk
ناشر 4rthurPendragon
Rmihawk <><><> Dramaindo,com /\ www.oploverz.net /\ www.oplss-team.com Cocok untuk versi Horriblesubs

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2016-09-09
تعداد دانلود: 37
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Tenang saja.

Tak usah khawatir.

Apa kamu sudah mendapatkannya,

suratnya?

Hiroto Suwa

Ini surat yang kudapatkan.

Kamu boleh membacanya.

Tuan Hiroto Suwa, Bagaimana kabarmu, diriku yang berumur 16 tahun? Aku menulis surat ini dari masa depanmu. Sebenarnya, aku punya permintaan penting untukmu. Aku ingin kau menghapus penyesalan yang menghantuiku. Aku tak ingin kau mendapatkan penyesalan yang sama dan melalui jalan yang sama sepertiku.

"Penyesalan."

Aku diperingatkan untuk tak mengajak Kakeru pulang bersama kita,

dan menyuruhku untuk mengajaknya bergabung ke ekskul sepak bola.

Tapi aku tak membaca suratnya sampai pulang

saat upacara pembukaan,

makanya aku terlanjur mengajaknya pulang.

Apa kamu mendapatkan suratnya saat upacara pembukaan?

Ya.

Amplopnya juga sama sepertiku.

Benarkah?

Apa kamu hanya disuruh seperti ini?

Tidak.

Aku juga disuruh untuk menyalamatkan Kakeru.

Tuan Hiroto Suwa, Bagaimana kabarmu, diriku yang berumur 16 tahun? Aku menulis surat ini dari masa depanmu. Sebenarnya, aku punya permintaan penting untukmu. Aku ingin kau menghapus penyesalan yang menghantuiku. Aku tak ingin kau mendapatkan penyesalan yang sama dan melalui jalan yang sama sepertiku.

Penyesalanku hanya satu,

aku tak bisa menyelamatkan Kakeru.

Akhirnya aku akan memberitahumu alasan nomor satuku menulis surat in untukmu. Diumurku yang sudah ke 26, aku memiliki banyak penyesalan. Aku menulis ini karena aku tak ingin kau, diriku yang berumur 16 tahun, membawa penyesalan ini seumur hidupmu.

Diriku yang di masa depan dan Suwa yang di masa depan pasti

membicarakan hal yang sama.

Kamu tak usah khawatir, ya.

Kita pasti akan menyelamatkan Kakeru.

Ya.

Kalau begitu, kuserahkan ini padamu.

"Tanggal 14 September, ulang tahun Kakeru.

Aku ingin kau menanyakan tanggal ulang tahunnya dan tanya apa yang dia mau untuk hadiah ulang tahunnya."

Diri kita yang di masa depan mengetahui ulang tahunnya Kakeru saat tanggalnya sudah lewat,

jadi kita tak bisa merayakannya.

Sebelum hari itu tiba, aku ingin kau menanyakan tanggal ulang tahunnya dan tanya apa yang dia mau untuk hadiah ulang tahunnya. Dan juga, saat kau ....

Lanjutannya mana?

Maaf, kutinggal di rumah.

Jangan khawatir.

Sisanya tak ada yang penting,

mungkin.

Huh, kok gak yakin?!

Kakeru, kapan ulang tahunmu?

Kenapa tiba-tiba nanyain?

Ulang tahunku tanggal 27 November.

Sudah saatnya aku mengingatkannya.

Kecepatan!

Itu kan dua bulan lagi.

Nanti aku lupa.

Kalau aku tanggal 14 September.

Sebentar lagi, dong.

Itu minggu depan.

Semuanya dengar tidak?!

He-Heh?!

Kalau begitu, ayo kita rayakan bersama.

Benarkah?

Aku bakalan senang.

Nanti kubawakan kue buatan sendiri dari rumah.

Keren!

Kamu bisa membuat kue?

Ya, ibuku yang bisa.

Jadi ibumu, ya!

Ibuku yang membuatkan kuenya.

Kalau roti kari yang buat ayah.

Kalau roti apel cinnamon?

Tentu saja ayahku.

Kalau roti kacang hijau?

Yang itu enak.

Kuenya siapa yang buat?

Udah dibilang, ibunya yang buat.

Ibumu?

Kakeru!

Apa ada yang kamu inginkan?

Aku tak begitu ingin hadiah juga.

Kami gak bilang hadiah.

Kami cuma tanya.

Tapi kalau yang kuinginkan ada.

Apa?

Aku ingin melihat pertandingan sepak bola yang dibicarakan teman-teman sebelumnya.

Matsumoto ... apa lagi sisanya?

Matsumoto Yamaga!

Ya, itu!

Oke, nanti kami belikan tiketnya untukmu.

Bagaimana kabarmu belakangan ini?

Apa ada yang kau inginkan?

Aku tak perlu hadiah.

Bodoh.

Yang kumaksud bukan hadiah.

Kalau begitu, aku mau ngebaca komik yang kemarin kau bilang lucu.

Sorigerisu?

Oke.

Komik, 'kan?

Volume pertamanya saja sudah cukup.

Itu bukan hadiah, bodoh.

Dah, Naho.

Oh, Kakeru!

Apa ada yang kamu inginkan?

Oh, tak usah.

Kalau hadiah, Azu, Takako dan Hagita sudah menyiapkannya.

Kakeru, apa kamu punya tas olahraga?

Dulu punya.

Ibu, di mana tas sepak bolaku dan spike sepatuku?

Ibu sudah membuangnya.

Huh?

Kamu sudah berjanji takkan bergabung dengan ekskul apa pun di sekolah barumu, 'kan?

Kamu tak memerlukannya.

Saat pindahan, tasku dibuang.

Harganya mahal, jadi tak usah, ya.

Aku tak membicarakan hadiah juga.

Kalau begitu, dadah!

Pasti bakal dibeliin.

Aku akan memberikannya tas.

Aku yang akan memberikannya.

Kau itu tidak cocok dengan Kakeru.

Menyerah saja.

Berhenti mengganggunya.

Kau itu sudah diputusin, jadinya yang harus menyerah itu kau.

Baru pacaran sudah diputusin?

Aku tak bisa menerimanya.

Kakeru jauh lebih bahagia saat bersama Naho daripada kau.

Bisa diulang, wanita jalang?

Karena aku wanita jalang, akan kuberitahu semua anak di sekolah,

kalau Miss Azalea yang mereka kagumi mengganggu adik kelasnya.

Lagian, kalau bukan Kakeru juga tak masalah.

Kita menang!

Cewek serem banget.

Maaf ya, aku menyebab- kan masalah bagi kalian.

Tidak apa, lagian kami juga cuma meluapkan perasaan stres kami.

Kalau dia mengganggumu lagi, beritahu aku, ya.

Terima kasih.

Naho, ikut denganku sebentar.

Maaf.

Kami tak menghentikan Kakeru untuk pacaran dengan Senior.

Malahan, kami juga mendukungnya.

Naho, kamu menyukai Kakeru, 'kan?

Maaf kami tak menyadarinya sebelumnya.

Kita ini teman, jadi beritahu kami yang sebenarnya, ya.

Tak ada sembunyi-sembunyian!

Maaf, terima kasih!

Kami akan membantumu!

Tidak usah!

Sudah kuduga, kamu akan bilang begitu.

Huh?

Naho memang begitu.

Iya.

Huh?

Aku belum memberikan apa pun pada Naho.

Menurutmu apa yang harus kuberikan padanya?

Ajak dia pacaran.

Kau gimana?

Tidak akan.

Apaan itu?

Gak adil.

Apa ada yang kau inginkan?

Tidak ada.

Lagian, teman-teman sudah bertanya,

jadi tak ada yang tersisa lagi.

Pasti ada sesuatu yang kau inginkan.

Pikirkanlah, Kakeru.

Meski kau bilang begitu ....

Kalau begitu, ya sudah.

Berikan aku karangan bunga.

Sorigerisu

Kau yakin itu saja?

Ya, aku yakin.

Oi Suwa, ayo cepat berikan.

Sudah telat buat ngerasa malu.

Kakeru, selamat untuk ulang tahunmu yang ke 18.

Tunggu.

Ini.

Dari Kakeru.

Jika aku mendapatkannya, akan kuberikan langsung pada Naho.

Itu yang Kakeru bilang.

Kenapa dikasih padaku?

Kenapa, ya ....

Naho.

Saat Kakeru masih hidup, harusnya kita lebih banyak membantunya.

Maaf, ya.

Kalau kami memberitahu perasan Kakeru, itu pasti akan memberi beban yang lebih berat padamu.

Kakeru selalu mencintaimu, Naho.

Orang yang menarik perhatian Kakeru ....

Aku selalu penasaran siapa orangnya.

Padahal dia sudah tak ada lagi.

Padahal aku tak bisa menanyakannya lagi.

Tapi dia tetap memberikanku bunga.

Jika Kakeru masih ada,

dia akan bilang apa, ya?

Selamat ulang tahun!

Terima kasih.

Ini dari kami.

Silakan diterima!

Tiket sepak bola?

Terima kasih!

Ah, kok kau bisa tahu?

Ini hadiah dariku.

Jangan terkejut, ya.

Komik?

Terima kasih.

Wah, keren sekali.

Pasti sangat mahal, maaf.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left