Men with Guns

Men with Guns

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

This is England 90 S01E01 Bluray x264-pahe in
ناشر Kapten Kooky

برچسب‌ها

BluRay
x264
تاریخ انتشار: 2020-12-08
تعداد دانلود: 45
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

IDFL™ SubsCrew

- Sosis atau sayur rebus? - Sayur rebus saja.

- Keripik atau kentang? - Keripik saja.

Mau apa, Sobat?

Boleh minta chocolate renyah yang dilumuri puding mint?

Ya, coklat renyah ada. Tapi puding mint-nya habis.

Lol, puding mint-nya masih ada?

Jika tak ada di depanmu, Aku tak mungkin ke belakang sini.

Kalau Coffee Whip (ditabur krim) ada.

Kami punya Coffee Whip. / Cofee Whip (Cambuk)?

Aku tahu.

Lol, apa puding mint itu yang kucium baunya? / Keluar!

- Maaf, maaf. - Keluar, keluar!

Apa maumu? / Hanya sedikit makan malam.

- Sedikit puding mint itu jika boleh. - Tidak, tak ada yang tersisa!

Kopi tabur krim (Whip) ada. / Apaan sih Kopi Cambuk itu?

Kopi. Whipped (dicambuk).

Astaga, Lol! Setidaknya bisa beri keripik hari ini?

Masih ada keripiknya, Lol? / Sudah habis.

Apa? Astaga, Lol. Kenapa selalu kehabisan keripik?

Semua orang suka keripik. Bikin saja yang banyak.

Buat orang² senang. Buat lebih banyak keripik. Tolonglah, Lol.

Buat lagi.

Sudah selesai?

Apa yang bisa dimakan?

Sandwich isi jari tangan jika kau mau, Gadget.

Kubuatkan kentang. Aku tak suka kentang.

Keluar! Terima saja yang diberikan. Sekarang pergi dan tunggu di belakang!

Astaga tempat ini.

Ini dia.

Bagaimana tampilan kami, Gadge? / Tak terlalu keren, Sobat.

Ada apa? / Ya, hanya dapat kentang...

...tanpa keripik.

Dan untuk hidangan penutup, kita punya kopi “cambuk”.

Ooh, Cofee Whip, bagus.

Kau bercanda? / Tidak, itu bagus.

Ibuku bisa minum seharian. Sangat bagus.

Apa yang kau risaukan? Ini ‘kan gratis.

Ini bukan tentang uang, ‘kan, Milk?

Ini tentang nostalgia, bukan? Seperti, itulah kenapa kita kemari.

Aku bahkan tak tahu maksudmu apa?

Artinya makanan yang dulu kita bahagia mendapatkannya, ketika kecil.

Kapan kau pernah makan kentang dan merasa bahagia?

"Oh, ini sepiring besar kentang."

"Ya, berbahagialah, Bu."

Jangan khawatir, Gadge, Nasib baik pasti datang lagi.

Akankah begitu? Benarkah?

Diterjemahkan oleh Kapten Kooky IDFL™ SubsCrew

Selamat pagi, Manchester!

Hadirin sekalian,

kami meninggalkan Downing Street untuk terakhir kalinya...

...setelah sebelas setengah tahun yang indah.

Dan kami sangat senang meninggalkan Inggris...

...dalam keadaan yang... sangat jauh lebih baik,

dibanding ketika kami datang ke sini sebelas setengah tahun yang lalu.

Terima kasih banyak. Selamat tinggal.

Musim Semi

Hai, bocah ganteng.

Halo.

Oh, halo, Tina Teaspoon dan Ny. Spoon.

Dan Tuan Spoon.

Oh, Ini dia. Kemana saja kau?

Oh, tak kemana². Kau tahu, seperti biasa.

Gadget si “FBI” menginterogasiku tentang makan malam sekolah.

Sumpah, dia menyebalkan.

Apa dia benar begitu? / Ya.

Terus, apa yang terjadi?

Begini, soal makan malam.

Bagian yang dia dapatkan. Itulah yang didapat.

Apa yang dia cari? / Dia tahu tahu...

...apa yang ada di tas kami tak ada dalam tasnya.

Aku sudah bilang. / Bagaimana dia tahu?

Bagaimana dia tahu? Tak mungkin tahu, Milk, jika ada dalam tas.

Belum benar² terlihat di tas karena aku menampiknya sampai sekarang.

Anak baik. / Tapi dia bisa menciumnya.

Pria itu seperti anjing pelacak untuk datang ke sesuatu yang digoreng.

Jadi apa sebenarnya... Apa yang dia datangi?

Begini masalahnya, Woods, aku sebenarnya kasihan padanya.

Dia hari ini cuma dapat kentang dan kopi cambuk.

Oh, sial. / Maksudku, aku harus pura² suka kopi cambuk.

Tapi aku benci itu.

Aku tak bisa menerima tekanan ini lagi.

Kau tak bisa menerima tekanan ini? Itu juga salahmu, bukan? Karena...

Bagaimana bisa? / Kau harus lebih baik dengan tugasmu!

Baiklah, kalau begitu, inilah solusinya. Solusi yang sangat bagus.

Aku menjaga anak² besok. / Oh tidak.

Kau pergi dan berurusan dengannya. / Tidak.

Istilahnya “tak mungkin menukar kuda di tengah jalannya balapan”, bukan?

Kapan pernah begitu?

Jika mau cepat diperbaiki, keluarkan saja dia!

Benar. / Itulah yang perlu terjadi.

Keluarkan dia. / Dengar, apa yang akan terjadi jika kutarik keluar?

Dia manipulatif dalam soal makanan. Apa yang akan dia lakukan?

Dia langsung menuju Tuan Skipper, itulah yang akan dilakukannya.

Dia akan pergi ke kantor itu. Lalu kacaukan semuanya.

Entahlah. Apa lagi yang harus kusampaikan padamu?

Dia selalu bego dalam hal apapun selama hidupnya kecuali untuk makanan.

Makanan. Aku tahu.

Tidak, tak seharusnya aku berpikir begitu.

Sulit bagi seorang turis habiskan waktunya untuk temukan pier seharga 40 pence.

Itu tak benar. / Apanya, Ibuku Sayang?

Mengambil makanan dari anak². / Aku tak mengambil dari anak².

Jika kita tak memakannya, pasti masuk tong sampah. Ini dari deretan terakhir.

Di sini ‘kan banyak makanan di lemari.

Tak masuk akal jika harus jalan sejauh 2mil untuk mendapatkannya.

Tapi rasanya beda, ‘kan? Ibu tak pernah bikin makan malam sekolah yang enak.

Itu salah. / Apa? Sosis dan keripik?

Kenapa dengan sosis dan keripik buatan Ibu? / Tak apa², hanya saja, entahlah.

Tak ada yang tahu, kan? Hanya saja...

...makan malam buatan sekolah lebih nyos dari biasanya.

Sosisnya pasti sudah lama.

Terlihat kusam.

Dia di desa itu selama 5 menit dan dia sudah terlihat di ambang kematian.

Gosip, Maggie. Gosip.

Bumbu kehidupan.

Shaun, apa sekarang waktu tepat untuk ngobrol soal kuliah?

Tidak. Tak mau.

Tak ada saat yang tepat untuk ngobrol kuliah.

Kau tahu harus lakukan sesuatu tentang itu.

Tak mau kembali ke perguruan tinggi! Aku sudah bilang.

Kenapa tidak, Sayang? / Sudah jutaan kali kubilang itu sampah.

Mereka hanya urus diri sendiri. Aku tak cocok di sana.

Ini bukan keinginanku. Aku tak mau pergi. / Kau hebat di sekolah itu.

Oh, kembali bahas ini lagi, ‘kan?

Jika tetap di sana, pikirkan saja sudah ada di mana kau sekarang.

Ibu, aku benci kampus itu. Ibu tahu persis.

Shaun, itu bukan hal yang kau benci.

Karena kau sudah terperangkap di antara selangkangan gadis itu.

Entah apa yang kau pikirkan. / Sungguh memalukan!

Ini kebenaran mutlak.

Aku tak mau bahas lagi, Bu. / Ibu mengenalmu.

Aku tak mau membicarakannya. / Ibu tahu kau kesal soal Michelle.

Ibu tahu kau begitu. Ibu paham.

Bu! / Tapi kau tak bisa habiskan hidupmu dengan duduk² saja.

Dan kau tak perlu bertemu wanita muda, duduk di flat itu,

sambil “merokok” banyak². / Bu!

Satu, aku tak merindukan Smell. Dan dua, aku keluar malam ini jika iya.

Mau ke mana? / Ke balaikota.

Ada tempat Madchester.

Apa yang dimaksud dengan Madchester jika ada di rumah?

Ini seperti disko. Pernah dengar tentang The Roses, Happy Monday, atau Owt?

Ya, tentu pernah.

Percuma, kau tak bisa dengar sepatah kata pun yang mereka katakan.

Mereka terlihat perlu mandi dan cukup tidur serta potong rambut.

Apa benar² susah untuk meminta setengah batang atau...

...menemukan setengah batang saja jika harus jujur padamu, Sobat.

Apa bisa dicampur? / Ini. Masih tiga perempat.

Mantap, Bung. Terima kasih banyak.

Pertunjukan macam apa ini?

Itu? Yang harus disebut... "Bummy, bummy, bumb box televisi".

Ini Wrestle Mania, Kel. Olahraga.

Maho banget. / Ini olahraga.

Lihat para atlet ini, bermain olahraga. / Petarung.

Petarung katanya. Tak terlihat di sana. Bahkan terlihat bohong.

Mereka petarung, terlatih. Tubuh mereka dilatih untuk saling berduel.

Jadi kau yang jawab. Perhatianmu itu...

...takkan membuat celana kecil mereka bisa dikemas dalam vakum.

Ya, itulah yang kumaksud. Kenapa harus lihat celana mereka?

Lihat saja tetesan keringatnya. Terlihat dari area "bedil"-nya.

Dia bekerja keras, bukan? / Dan berkeringat sepanjang waktu...

...demi kemasan “bedil” besarnya itu.

Orang² ini berkeringat karena mereka gladiator zaman modern.

Ini bukan duel antara singa melawan seorang pria atau seperti ini.

Aku berani taruhan kau pasti...

...punya bedil yang mini sekali. / Gobloooog.

Suara berisik apa itu? / Sebodo amat.

Itu tak nyata, Bung. / Tapi benar² membuat telingaku sakit.

Itu pelecehan terhadap telinga.

Mana suaranya hilang?

Jangan bergerak!

Hanya bercanda. Kami bukan polisi.

Flip dan Higgy. / Senang melihatmu.

Aku juga. / Kau terlihat beda, Bung.

Kalian berdua terlihat keren. Mirip. / Terima kasih.

Cerialah. Itu bukan kebetulan.

Yang tadi musikmu, ‘kan? / Benar sekali.

Parah, Bung. Suaranya menyakitkan. / Ayolah.

Memangnya apa musikmu? Roses dan sampah itu? / Betul.

Itu maho. / Maho?

Ya. Cocok banget. / Dan penipu.

Ya. / Benar, ‘kan?

Elizabeth My Dear. Ten Second. Apa yang kau lakukan dengan itu?

Kau tak bisa “menusuk” jauh.

Tak dalam sepuluh detik.

Tapi itu bagus. Bung. / Sepuluh detik “menggarap”.

Mau apa kalian? Kenapa kemari?

Lucu sekali kau bilang begitu, Harv.

Aku mencari... “dopas mopas, por favor?”

Apa? / Ayolah, Harv.

Kau tahu apa yang dia maksud. / Tidak tahu, aslinya gelap.

Sedikit “Pat Cash”. / Apa?

Semacam barang lama, “Wacktoria Backtoria”.

Kalian menganggapku pengedar narkoba atau “barang” seperti itukah?

Astaga! Jangan ucapkan kata² itu, Harvey.

Di sini aman, Bung, jujur saja.

Kau tahu, istilah jalanan, Kau Pablo Escobar dalam properti ini.

Ya? / Kami baru saja datang menemuimu.

Baik, kalian perlu apa?

Yang harganya satu pound. / Satu pound?

Hanya untuk malam ini. Kubayar besok pagi. Kau bahkan takkan tahu sudah habis.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left