Spartacus

Spartacus

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 2

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Spartacus Vengeance S02E06 2012 720p BluRay x264-mRS
ناشر enjumpz
Resynced for BluRay dari terjemahannya IKANG. All Credits and Thanks to IKANG as Owner.

برچسب‌ها

BluRay
x264
720p
720
تاریخ انتشار: 2013-04-29
تعداد دانلود: 165
مخصوص ناشنوایان: Yes

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Minta persetujuan ayahmu atas perceraianmu...

Dan saksikanlah hasratku yang akan sama seperti dirimu sekarang.

Tunjukkan hasratmu terhadap putri kesayanganku.

Singkirkan "beban" itu segera.

Kau tak menginginkan bayi itu lahir?/ Sesuatu yg harus dilakukan.

Botol merah. Tukar isinya dengan air ramuan yg berasa pahit.

Budak istrimu menyelinap di malam hari. Memegang sesuatu yg kukenali.

Aku tahu apa yg kupegang. Dan untuk apa tujuannya.

Mereka tak perlu mati malam ini. Tapi di gelanggang.

Kita akan menuju gelanggang di Capua./ Aku persembahkan Gannicus!

Akhirnya kita berhadapan juga di gelanggang.

Seperti yg selalu dikhawatirkan Melitta.

Kau tidur dengannya?/ Oenomaus.

Kita akan kepung Roma hingga berantakan seperti batang penghias alis.

Spartacus.

Gaius, mana ayahku?/ Tolong aku!

Dia tewas ditangan Spartacus.

SPARTACUS "PEMBALASAN"

"JALAN YANG DIPILIH"

Mereka selamat!

Ambil obat-obatan./ Cari kain untuk menutup lukanya!

Ada berita apa?!/ Gelanggang dibakar habis.

Dan banyak orang-orang Romawi yg terkubur disana!

Bagaimana dengan Rhaskos?/ Dia juga tewas.

Dengan pedang ditanganya dan ceceran darah.

Kau tak terluka?

Dewa masih baik padaku, orang kecil.

Sebut lagi seperti itu, maka kau yg akan menjadi orang kecil.

Dia bisa disembuhkan?

Nasir hanya terluka kecil.

Orang ini terluka sangat parah.

Namanya Oenomaus. Dan dia bukan orang biasa.

Mari berdoa semoga dia bisa selamat.

Apakah aku bermimpi?

Jika benar, aku takkan membangunkanmu.

Lalu mulai rubuh kembali.

Mereka berteriak dan pontang-panting seperti anak kecil saat gelanggang terbakar.

Mereka menghirup asap kematian yg terbawa angin dari jantung Roma!

Buang kegundahanmu.

Oenomaus memang kuat seperti titan.

Dia pasti akan sanggup mengangkat pedang lagi.

Bertarung bersamamu?

Jika dia ingin menentang kehendak orang-orang Romawi.

Kehendak? Kau sendiri berani melawan Jupiter sekalipun.

Seperti sekumpulan lalat yg berkumpul dipantat banteng.

Apa dia lupa saat kita merobohkan gelanggang di atas kepalanya?

Roma tidak hanya dibangun dengan balok kayu.

Jika kau memang ingin segera mati, maka sebentar lagi kau akan mendapatkannya.

Kenapa kau memihak kami, jika kau berfikir seperti itu?

Kau salah dalam memilih cara untuk menebus kesalahanmu.

Seperti halnya aku pada Oenomaus.

Jika dia tak ada.

Kita tak perlu bicara lagi.

Dia benar. Kita yang salah.

Percaya pada ucapannya.

Nasir pernah ingin membunuhku, tapi kini dia menjadi orang yang kita percaya.

Mungkin Gannicus juga bisa begitu.

Atau mungkin kau seharusnya membunuhnya di gelanggang.

Kejadian di Roma akan membuat dia terpaksa menyetujui keluarganya....

...tinggal di Roma dan villa di Capua.

Termasuk kebun anggur di Atella, 40 domba dibukit Pompeii, 20 lembu...

Berapa nilai dari semuanya?

9000 Dinar, tergantung harga jualnya.

Pergilah ke pasar.

Dan umumkan hadiah bagi mereka yang bisa memberi petunjuk keberadaan Spartacus.

Maaf, Praetor, tapi UU menyatakan Anda tak berwenang atas aset tersebut.

Anda akan patuh pada Senator Albinius hingga pewarisnya cukup umur.

Hukum harus diabaikan demi kepentingan yang lebih besar.

Agar Spartacus segera membayar semua perbuatanya.

Praetor.../ Mendebatku akan semakin membuatku kesal.

Maaf.

Kenangan atas ayahmu takkan mudah dilupakan.

Seluruh Republik berduka atas kepergiannya .

Tinggalkan kami.

Apa yang paling kau ratapi?

Kepergian seorang ayah untuk selamanya?

Atau karena lidahnya yang belum sempat memerintahkan perceraian kita demi Varinius?

Aku telah membuat kesalahan besar dan dewa menghukumku dengan mengambil ayahku.

Itu belum cukup./ Gaius...

Satu-satunya alasan kau tak menyusul ayahmu adalah karena janin yang kau kandung.

Anakku. Pewarisku.

Jaga dia dengan nyawamu. Atau nyawamu yang jadi gantinya.

Kita harus tetap menunjukkan rasa duka kita dalam beberapa hari kedepan.

Aku tak mau melihat sedikitpun duka itu hilang dari wajahmu.

Sekarang mandilah.

Berikan laporannya./ Seratus jasad lagi ditemukan di gelanggang.

Ini ditemukan direruntuhan.

Kenapa jumlah kita belum bertambah?

Ada banyak yang ditarik dari Neapolis, baru akan tiba nanti malam.

Tapi ada beberapa yang menghilang.

Mereka mengingkari sumpahnya pada Roma?

Rasa takut dan panik telah menjangkiti legiun dan orang-orang kita.

Banyak yang percaya Spartacus telah melepaskan amarah laksana para dewa.

Omong kosong. Para Legiun seharusnya membuat kita semakin kuat.

Tapi nyatanya mereka takluk di hadapan Spartacus dan orang-orangnya.

Maaf, tapi aku telah memperingatkan Marcus sebelum dia tewas.

Bahwa para gladiator bukanlah budak biasa.

Pasukanmu akan kalah jika berhadapan langsung dengan Spartacus.

Untuk sekedar pertunjukan di vila ini.

Dan hasil kontesnya?

Tidak semua bertarung seperti Spartacus.

Kebanyakan dari mereka merupakan bagian dari ikatan Persaudaraan.

Tiga anak buahmu tak sepadan dengan satu gladiator terlatih.

Sekalipun mereka yang tak takut mati./ Tidak.

Apa kau tak pernah berdampingan dengan saudaramu di atas gelanggang?

Dahulu sekali.

Memberiku banyak pelajaran./ Buktikan itu.

Praetor, Aku...

Cepat. Aku sudah tidak tahan dengan cuaca panas ini.

Orang Syria itu ingin merasakan darahnya sendiri.

Ayo!

Mulai.

Ayo!

Dulu aku adalah yang paling lemah diantara mereka.

Andai saja orangku seperti dirimu.

Ada hal lain yang menggambarkan diriku sesungguhnya.

Manusia hanya berbalut sebuah nama, untuk menutupi sifat alami binatangnya.

Akan kujadikan mereka lebih berguna untuk menghadapi saat-saat seperti ini.

Para Senat tidak akan menyetujui menurunkan standar menjadi serendah ini.

Seperti halnya mereka menolak banyak hal bahwa manusia yang berambisi harus diterima.

Kau akan meninggalkan tempat ini?

Atas permintaan Sang Praetor. Dia sedang bermurah hati pada Ashur.

Dengan bantuan yang sangat layak.

Andai saja dia berlaku serupa untuk istrinya yang malang.

Tidak mudah menerima kenyataan ditinggal ayah selamanya.

Aku tak pernah merasakannya.

Meskipun aku kadang memikirkannya.

Bagaimana Glaber bisa tahu tentang silphium yang ada di kamar Ilithyia'?

Mungkin dewa sendiri yang memberitahunya.

Kau lupa dengan posisimu./ Tidak Aku justru memperkuatnya.

Kau takkan mendapatkan apapun tanpa diriku orang Syria keparat.

Kalau kau membantah perintahku lagi.....

Persetan dengan perintahmu. Aku sekarang adalah anak buah Glaber.

Jika aku buka mulut bahwa kau mengetahui..

Tentang niat istrinya untuk menggugurkan anaknya?

Atau bagaimana sebenarnya para dewa tak ada kaitannya dengan penangkapan Oenomaus?

Kau masih hidup karena aku tak membisikkan rahasiamu ke telinga Sang Praetor.

Jangan, Ashur.

Anggap saja aku sedang berbaik hati.

Yang kelak akan kutagih imbalannya.

Sakit?

Hanya sedikit luka dan goresan. Sebentar juga terlupakan.

Apa semua bekas luka bisa mudah dihapus.

Aku tak melihat bekas luka apapun.

Kau mempertaruhkan semua.

Untuk bayangan masa lalu wanita yang kau cintai.

Mari kita nyalakan lentera matahari. Dan terangi kegelapan dengan kehangatannya.

Hentikan!/ Naevia?

Mereka telah mengambil semuanya dariku.

Termasuk belaianmu.

Aku pernah dengar cerita tentang kehebatanmu di gelanggang.

Sudah lama berlalu.

Mira bilang kau berdiri diatas tanahnya. Sebagai algojo orang-orang Romawi.

Aku berdiri demi saudaraku.

Mengantar mereka ke kematian yang terhormat.

Dan Rhaskos?

Apa dia juga termasuk?

Apa dia berarti dimatamu?

Dia memberiku keamanan. Aku memberikan kesenangan.

Sepertinya hal itu sdh berakhir.

Aku akan mencari yang lain.

Seseorang yang lebih terhormat.

Aku tak masuk dalam golongan itu. Ataupun ingin mencapainya.

Tapi nyatanya kau ada diantara mereka.

Aku hanya ingin berbincang dengan kawan lama. Tak lebih.

Kita disini, ditutupi bayangan gunung Vesuvius.

Siapapun yang ada dipuncaknya bisa melihat bermil-mil jauhnya ke segala penjuru arah.

Menguntungkan untuk memantau orang-orang Romawi.

Ada jalan menuju puncaknya?/ Ada satu jalan.

Sempit, tapi mudah dilalui. Selebihnya hanya bebatuan.

Mudah dilalui tanpa harus terbang.

Kita bawa tiga orang yang telah berpengalaman. Masing-masing mengawasi arah yang berbeda.

Hanya ada satu jalan menuju kuil. Mereka akan mudah menjebak kita di situ.

Gunakan celah di bawah.

Kita bisa menggali dari dindingnya.

Beberapa pemanah bisa memperlambat orang-orang Romawi, sehingga kita punya waktu yang cukup.

Ada berapa yang bisa memanah dengan baik?

Hal seperti itu jarang ada di gelanggang.

Kau bukan akan bertarung di gelanggang. Atau membuat pedang dari pepohonan.

Kita akan membiasakan diri menggunakannya.

Dengan dilatih oleh orang yang ahli.

Berlatih selama apapun, tapi budak rumahan bukanlah gladiator.

Yang mana saat ini kita sedang kekurangan.

Kita butuh petarung.

Mungkin ini saatnya mengunjungi Neapolis.

Dan kapal pengangkut budak dari daerah jajahan.

Kau ingin menyerang pelabuhan? Dengan jumlah yang sedkit ini?

Kita menghancurkan gelanggang dengan orang yang lebih sedikit.

Bawa dua orang dan liat keberuntungan kita.

Bersiap ke Neapolis dan segera serang kapalnya begitu merapat.

Lakukan dengan hati-hati.

Aku tidak ingin tujuan kita diketahui.

Maaf, aku tak bermaksud mengganggu perbincangan kalian.

Kecuali aku bisa meminumnya, maka itu tak ada artinya bagiku.

Aku hanya mencari anggur./ Kami tak punya anggur.

Artinya aku benar-benar ada diantara orang-orang yang terkutuk.

Untuk kalian berdua? Aku pelacur. Bukan orang tolol.

Aku ingin bicara./ Persetan.

Aku bukan ingin bicara denganmu.

Ada tawaran yang ingin kubicarakan.

More Indonesian subtitles for Spartacus

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left