نخستین 159 خط.
4rthurPendragon | Telegram : Dramaindo Web Download di Dramaindo.click
Meliodas yang terus berubah menjadi Raja Iblis.
Dan demi menghentikannya, pasukan penyerbu Merlin dan yang lainnya berhadapan dengan Zeldris.
Sementara itu, demi menyelamatkan jiwanya Maliodas,
Ban pergi sendiri ke Purgatorium.
Setelah melewati berbagai macam rintangan,
dia pun dapat bertemu kembali dengan Meliodas.
Aku sudah sepenuhnya menyerah.
Kupikir aku takkan bisa keluar dari Purgatorium dan kembali ke dunia nyata.
Kupikir aku juga takkan pernah bisa bertemu lagi denganmu dan Elizabeth.
Tapi kenapa kau bisa ada di Purgatorium?
Apa Ban-san yang abadi akhirnya mati juga?
Bukan begitu, Bodoh!
Aku datang ke sini untuk membawamu kembali.
Kalau begitu, mungkinkah kau tahu cara untuk kembali ke dunia nyata?
Kau itu bodoh sekali, ya.
Kau nekat datang ke sini tanpa tahu cara untuk kembali, ya?
Apa boleh buat, 'kan?
Mana mungkin aku bisa meninggalkanmu di tempat seperti ini.
Aku ini memang punya teman yang bodoh, ya.
Yah, waktu kita sangat banyak!
Ya!
Ayo kita pikirkan secara pelan-pelan cara untuk kembali!
Ini adalah kisah zaman dulu di mana manusia dan makhluk lain tinggal di dunia yang sama.
Perang Suci dimulai kembali.
Pertempuran penting yang akan menentukan kehidupan Britania pun
tak bisa diprediksi oleh para Dewa.
Tapi, mereka akan terus bertarung!
Demi menghancurkan kegelapan dan melindungi masa depan orang yang dicintai.
Oleh karena itulah, mereka adalah Pahlawan yang terpilih.
Julukan mereka adalah Tujuh Dosa Besar!
Pertemuan dengan Makhluk Yang Tak Dikenal
Di Purgatorium, terdapat dua spesies monster.
Yang pertama adalah jiwa yang jatuh ke Purgatorium dan berubah karena amarahnya,
sebutannya adalah spesies asing.
Seperti kau dan aku, ya?
Ya.
Mereka tak memiliki wujud yang pasti, jadi kalau mati, mereka akan menjadi debu.
Yang kedua adalah spesies asli yang terlahir di Purgatorium dan memiliki wujud.
Tubuh mereka berevolusi agar bisa bertahan di Purgatorium.
Dengan kata lain, merekalah yang akan kita incar.
Kita gunakan bahan yang kita ambil darinya untuk dijadikan pakaian!
Dalam sekekap, larinya sudah sejauh itu?!
Menarik!
Fox Hunt!
Dia lari ke arahmu, Komandan!
Sepertinya dia memahami tujuan kami.
Inikah yang dinamakan insting binatang liar?
Ternyata memang percuma.
Komandan, mana kekuatan gilamu yang biasanya?
Aku hanyalah emosinya Iblis Meliodas.
Aku seperti jiwanya.
Untuk keluar dari Purgatorium pun,
aku mungkin hanya akan membebanimu.
Kalau begitu, aku akan membawamu.
Karena kutukan ayahku,
setiap kali mati, jiwaku akan terpisah dari tubuh asliku dan terpenjara di Purgatorium.
Apa sebenarnya tujuannya?
Keinginan ayahku adalah menjadikanku penerusnya.
Demi mewujudkan hal itu, emosiku hanyalah pengganggu.
Jadi begitu.
Tapi kau hebat juga karena bisa bertahan dari siksaan di Purgatorium.
Entah sudah berapa kali aku hampir menyerah.
Tapi sekarang aku pun bisa tidur di sini.
Dapat juga!
Hei, Ban!
Kau itu hebat sekali.
Kenapa tiba-tiba ngomong begitu?
Terima kasih, ya.
Karena kata Merlin kau ditangkap oleh Raja Iblis,
jadi kupikir kau dikurung di suatu tempat.
Ya, awalnya aku diawasi oleh ayahku.
Itu karena aku mencari jalan keluar dari Purgatorium dan kembali ke tubuh asliku.
Tapi pada akhirnya aku tak menemukannya,
aku menyerah pada keputusasaan,
aku pun berubah jadi monster,
dan akhirnya dia meninggalkanku.
Setelah meninggalkanmu,
apa dia tak mempertimbangkan kau akan menemukan jalan keluarnya secara tak sengaja saat sedang berkeliaran?
Benar juga.
Jika dia meninggalkanku, artinya dia tak takut aku akan kabur.
Dengan kata lain, jalan keluar Purgatorium disimpan oleh ayahku.
Apa seperti itu, ya?
Tak ada salahnya untuk dicoba, 'kan?
Baiklah, baiklah, baiklah.
ayo kita mulai misi pelarian kita!
Hei, Komandan.
Setelah kembali ke dunia, apa yang pertama akan kaulakukan?
Aku ingin mematahkan kutukannya Elizabeth,
setelah itu, minum Bernia Ale sepuasnya!
Kalau aku sih ingin menghidupkan Elaine kembali.
Setelah itu, aku akan minum Aberdeen Ale sepuasnya!
Yah, itu bukan rencana yang buruk!
Kita itu memang sehati, ya!
Full Counter!
Tak bisa lepas!
Akan kubereskan sekaligus!
Crazy Hunt!
Sudah beres!
Sekalian yang satu lagi!
Dagingnya memang yang paling enak!
Aku yang abadi dan Komandan yang tak memiliki wujud sebenarnya tak butuh makan, tapi
saat makan, kita jadi serasa lebih hidup, ya!
Ada apa?
Sudah 500 tahun sejak kita bertemu, tapi
aku tetap heran dengan kemampuan beradaptasimu.
Apa boleh buat, 'kan?
Tak seperti Komandan, aku ini masih hidup.
Jadi aku harus beradaptasi.
Justru cara berpikirmu yang harus beradaptasi itu yang aneh.
Oh iya, lihat, deh!
Mungkin karena terbiasa di sini,
tubuhku sudah tak terbakar dan membeku lagi.
Udara yang menyengat paru-paru pun,
sekarang aku bisa bernafas dengan baik.
Ban.
Manusia yang dapat bertahan di Purga- torium dan mempertahankan kewarasannya,
sekarang dan ke depannya, mungkin hanya kau saja.
Itu karena aku abadi.
Kau takkan bisa bertahan cuma karena itu.
Mungkin karena sejak kecil aku sudah hidup di lingkungan yang keras.
Menurutku bukan karena itu.
Ban, pengalamanmu yang dapat bertahan di Purgatorium,
pasti akan memberi perubahan yang drastis pada tubuh dan jiwamu!
Begitu kembali ke sana, teman-teman pasti akan terkejut.
Aku tak terlalu merasakannya sih.
Yah, kalau kekuatanku meningkat sampai bisa bertarung seimbang dengan 10 Perintah Tuhan,
aku akan sangat bersyukur!
Sialan, kenapa kau tertawa?
Kira-kira kenapa, ya?
Sejak datang ke Purgatorium, aku jadi mengerti.
Kalau kekuatanmu itu sangat besar!
Api dan es di Purgatorium
dapat meninggalkan bekas luka
di tubuhku yang tak bisa meninggalkan bekas luka.
Komandan pun begitu kembali ke tubuh aslimu, pasti takkan ada yang bisa menandingimu.
Itu artinya, kita harus segera mencari Raja Iblis dan kembali ke dunia nyata!
Ya!
Setelah itu, aku akan mengrepe tubuhnya Elizabeth!
Aku akan mesra-mesraan dengan Elaine!
Setelah itu kita akan membuka kembali bar Topi Babi bersama anggota 7 Dosa Besar!
Ya!
Tapi kau tak boleh memasak!
Kau menyadarinya, 'kan?
Ya.
Kena kau!
Cukup sampai di situ!
Siapa kau?
Akan kukembalikan pertanyaan itu pada kalian, Makhluk Berpakaian Aneh!
Tadi kalian bilang kalau kalian
ingin kembali ke dunia nyata, 'kan?
Mungkinkah kalian adalah penjelajah dari dunia lain?
Yah, kurang lebih seperti itu.
Ternyata memang benar.
Apa kau itu suruhannya Raja Iblis?
Raja Iblis?
Oh, makhluk besar itu, ya.
Aku tahu dia di mana.
Kau tahu dia di mana?
No comments yet. Be the first to leave one.