نخستین 200 خط.
'Persembahan bagi mereka yang masih percaya bahwa musik rock belumlah mati' - monkbhodi -
Mirip rumah boneka.
Sedikit mirip rumah boneka.
Ini di buat longgar, jadi kau bisa berada di baliknya.
- Lebarnya 5'9''. - Kenapa?
Jadi para Kru dan musisi pendukung bisa keluar masuk dari sana.
Lihat balkon itu.
Sepertinya akan bagus sekali jika mereka keluar dari sana, di ambil dengan melebar.
Tahu maksudku kan, Bob? Kamera panggul.
Sepertinya bisa di lakukan.
Aku tak tahu.
Aku tak mengerti kenapa Panggungnya di buat seperti ini.
Mungkin ada semacam puisi atau alasan di dalamnya.
- Bagian yg mananya? - Semuanya.
- Kau yg menginginkannya. - Aku tak pernah meminta seperti itu.
Pasti Marty yg menginginkan semua ini.
Ku rasa dia ingin seperti itu.
Jadi kita membuatkannya. Ku harap dia menyukainya.
Aku tak tahu apa yg terjadi.
Aku sudah melakukan ratusan hal disana, Tapi tak satupun yg sesuai dengan keinginanku.
Aku masih belum mendapat jawaban.
Semuanya masih berantakan.
Itu tata panggungnya.
Apa ini?
Lengan Kamera.
Mereka bisa datang bersama-sama minggu depan
Tidak, Panggungnya harus di buat sekarang.
Mereka sedang membuatnya.
Hal terburuk yg semakin memburuk, kita merubahnya.
Kita memisahnya lalu memotongnya. Kita bahkan menggergajinya menjadi dua.
Kita bisa melekatkannya menjadi bentuk yg berbeda...
Hingga semua berada di tempat yg sama,...
Kita bahkan tak akan bisa mencapai keputusan akhir.
Ulangi lagi.
Kekuatiranku lainnya soal kameranya adalah,
Marty, mereka berputar terus sepanjang waktu.
Itu sangat membuat jengkel penonton.
dan orang-orang yg di atas pentas.
Dan ini berbahaya.
Memang bagus ada kamera yg bergerak,
yg bisa menyapu kebawah, mendekat dan menjauh.
dan mengikuti kita, kau mengerti. kadang selalu bersama kita
Hanya itu?
Ku rasa begitu.
Baiklah, kawan. Senang bisa berbincang.
Ini daftar lagu yg ku siapkan, yg katanya sangat ingin ia bawakan.
Ini daftar lagu yg kemungkinannya sangat kuat dibawakan.
dan yg ini daftar yg baru mereka latih.
Tapi waktu kita tinggal enam hari, dan dia masih tidak memberitahu aku
Bagaimana susunan lagunya nanti.
Loving Cup sudah siap.
Shine A Light, Some Girls, As Tears Go By.
Too Much Blood , ingin ia bawakan. She Was Hot.
Ini daftar laguku untuk Austin dan the Beacon.
Sedikit lagi selesai.
First Time I Met the Blues , mungkin.
Meramu susunan terbaik, lalu lagu-lagu yg disukai semuanya,
juga lagu-lagu yg kurang di kenal,
dan lagu yg cocok di bawakan untuk theater dan yg tidak.
Mencoba memilahnya.
Factory Girl , ia ingin bawakan. I'm Free , ia ingin bawakan.
Pengkatagorian dan keinginan.
Semua selesai, Marty.
Malam nanti, satu jam sebelum show.
malah membuat bersih sinusku.
Setelah selesai gladi bersih, Aku akan melakukan sesuatu dengan Bob.
Kau mulai bergerak masuk.
Kami hanya akan pemanasan dan merasakan suasana dan bersiap-siap.
Jadi kau ingin berbincang secara khusus dengann Marty
soal arah kamera saat dia mengatakan "pindah" di lagu tertentu,
Karena dia pemikirannya sangat terukur.
Pat harus mengambil lebar keseluruhan tempat ini, kalau bisa.
kalau bisa gunakan crane-nya.
Pat Capone, kau harus mengambil lebar keseluruhan tempatnya.
Bolehkah kami tahu, jika memungkinkan apa yg akan mereka bawakan?
Dan... tak harus menunggu perintah
Jika kami tahu, dan memang sebaiknya kami tahu...
Jika Mick berdiri di depan lampu lebih dari 18 detik, Dia bisa terbakar.
- Apa maksudmu ''terbakar''? - Dia akan terbakar Karena terlalu panas.
Maksudmu, seperti api?
- Bisa saja dia terbakar sungguhan. - Tak boleh sampai begitu.
Kita tak boleh membakar Mick Jagger. sederhana saja.
Kita ingin mendapat tampilan tapi kita tak boleh membakar dia.
- Untuk apa itu? - Kita akan melakukan tes tata cahaya.
- Untuk apa itu? - Kita akan melakukan tes tata cahaya.
Itu benda yg biasa untuk film, kan?
Bagaimana menurutmu?
Aku suka film... suka melihatnya.
Itu satu yg terbaik.
Aku harus menunjukkan padamu satu lagi.
Jika kau bisa menaruh kamera disini.
Mana Charlie Watts? atau siapa saja cobalah untuk menginjaknya .
Ini hanya menurut pandanganku
Tak seorangpun melihat itu kecuali aku.
Akan sangat bagus disini saat kita mengambil penonton dari sini,
ketika kita mengambil keriuhan suasananya.
Dan susunan lagunya. Aku tak sabar menunggu akhirnya akan seperti apa.
Ada masalah apa, Joe?
Banyak hal harus kita lakukan.
Komunikasi, itu yg sedang kulakukan sekarang, Bob.
Sistem komunikasi.
Give me a champagne when I get Thirsty.
Give me a reeter when I want to get high
Lalu kita masuk ke...
Apapun nanti susunan lagunya,
Dua yg pertama akan sangat menentukan.
Baik, lalu masalahnya adalah...
Aku sangat ingin tahu bagaimana nanti lagu pertamanya.
Karena jika lagu pertamanya di buka dengan suara guitar, intro gitar,
Kita harus yakin kita akan mengambil gitar yg mana.
Biasanya Keith. Kita harus tahu itu.
Atau jika keyboard mulai lalu kemudian Mick mulai menyanyi,
Kamera harus terarah pada Mick. Itu yg kuminta, cari tahu semua ini.
- Clinton akan kemari. - Apa ini? Sebuah konser amal?
Untuk yayasannya?
Terima kasih.
Senang bertemu denganmu.
Keponakanku ikut datang. Umurnya sekitar 10-11 tahun .
Dan aku membawa beberapa teman dengan keluarganya.
Dan mereka sangat terkesan.
Ada orang-orang dari generasi '60, menelpon dan memohon tiket padaku.
Jadi bagaimana posisi penonton dengan semua kamera disini?
Kalian akan berada di balkon pertama ini.
Ini Presiden Kwasniewski. Dia baru selesai dari menjadi Presiden Polandia.
Ini musik rock and roll, ok?
Jangan gugup pada apapun.
Jadi para tamu tidak di jadwalkan kesini hingga pukul 6:00 atau 6:05.
Tamu yg mana?
Tamu kehormatan. rombongan Mr. Clinton.
-Kita baru ketemu. -Kau bertemu dan memberi salam pada presiden.
Tapi dia punya 30 tamu undangan.
Jadi kita akan mulai setelah pukul 6:05.
Hei, Clinton, Aku bushed (Lelah).
Katanya, "Aku menunggu ibunya Hillary."
Anda baik sekali menunggu dirinya.
Hai, Mom.
The Rolling Stones sudah menunggumu.
Hallo. Aku Ronnie. senang bertemu denganmu.
Hallo. Senang bertemu denganmu.
Hai, Dorothy.
- Dan ini Charlie. - Charlielah yg menjaga selama ini.
- Dan beberapa tampilan insert tangan dan wajah. - Benar. Ya, ya, ya.
Ini salah satu hadiah ulang tahun saya.
Membuka konser The Rolling Stones.
Saya ingin mengucapkan terima kasih tak terhingga
atas nama Hillary dan CheIsea serta saya sendiri.
pada The Rolling Stones atas kesediaanya.
Sebenarnya saya pernah sekali membuka konser The Rolling Stones sebelumnya.
Saat mereka melakukan konser di Los AngeIes tahun 2001
untuk dana kepedulian pada pengendalian perubahan iklim.
Mereka tahu sebanyak yg kita tahu
Mereka sama pedulinya dengan kita.
Itulah kenapa mereka memberi kita malam yg luar biasa ini.
Terima kasih dan Tuhan memberkati kita semua.
Kita bersiap-siap. Semuanya, bersiap-siap
Dan kini, untuk kedua dan terakhir mereka tampil...
di Beacon Theatre, Sambutlah The Rolling Stones!
-Susunan lagunya. -Ok, lagu pertama.
Terima kasih.
Apa kabar? Oke?
Kau sudah melakukan ini selama berapa tahun?
Dua tahun.
Dan berapa lama kau akan melakukan ini,
- Berkeliling, menjadi semacam... - Aku tak tahu.
Aku bahkan tak pernah berpikir bisa selama dua tahun.
Saat kami memulai, lagian aku tak pernah berpikir kami menjadi semakin besar.
Dan sekarang kami sudah membuat rekaman dalam waktu dua tahun ini.
dan semua orang masih menganggap kami grup pendatang baru.
Sejujurnya, aku tak tahu.
Ku pikir kita sedang di persiapkan paling tidak untuk beberapa tahun.
Jika kau bukan pencipta lagu, kau akan menjadi apa?
- Tukang desain. - Desain apa?
Seorang designer, hanya itu.
Aku menyebut diriku sendiri designer karena aku tak bisa menjadi pelukis.
karena aku tak cukup mahir dalam membuat lukisan.
Aku tak punya cukup bakat.
Kau butuh bakat, dan disiplin pastinya.
Tidak, kau butuh banyak bakat.
Bakat semacam apa?
Bakat untuk mengetahui.
Tapi "tahu" datang dari disiplin.
Tidak mesti.
Jadi bakat adalah harus memiliki imajinasi?
Ya.
Jadi apa kau pikir kau cukup imajinatif dengan pekerjaanmu?
Ya.
Mungkin hanya sindrom rendah diri yg kumiliki.
Mungkin aku sebenarnya besar.
- Kau pikir siapa dirimu ini? - Mick Jagger.
Kau sedang melakukan tour ke dua di Amerika selama dua minggu.
- Bagaimana rasanya? - Sangat menikmati. Menikmati sekali.
Sangat sukses, juga
Jadi, tidak seperti saat kedatangan pertama, begitu?
Oh, bukan. Tapi kita sekedar datang kesini saat pertama dulu.
Jadi kita membiarkan diri kita tahu, untuk mengatakannya.
Dan ketika kami kembali, Sesuatu mulai terjadi pada kami.
Jadi, kenapa itu mulai terjadi?
Aku tak tahu pasti. Kadang seperti reaksi kimia,
kadang, memang harus terjadi.
Apa maksudnya dengan terjadi?
No comments yet. Be the first to leave one.