نخستین 200 خط.
Bagaimana...
...pemandangan dari Menara Bell Tree...
...yang dibangun oleh Perusahaan Suzuki?
Luar biasa, Sonoko!
Terima kasih telah mengajak kami.
Kalian juga harus berterima kasih.
Pada upacara pembukaan ini tidak sembarangan orang diizinkan masuk!
Ya!
Ini bagus sekali!
Terima kasih!
Yang benar saja...
...jelas-jelas mereka yang berinisiatif datang kemari!
Hey!
Bukankah ini waktunya pulang?
Apa yang kau katakan, Yah?
Bukannya kita baru saja tiba?!
Kenapa aku harus ikut ke tempat tinggi ini?!
Yah, coba kemari!
Pemandangannya indah sekali!
Hmph! Apa kau bercanda?! Aku akan pulang!
Dasar...
Selain itu, hanya orang bodoh yang menyukai tempat-tempat tinggi!
Itu tidak benar! Ayah hanya takut, 'kan?
Bo.. bodoh kau! Ketinggian bukan masalah bagiku!
Coba lihat ke lantai kalau berani?
Lantai?
Lantainya tidak ada?!!!
Aku takut! Aku takut! Aku takut!
Tunggu, Yah!
Aku takut ketinggian!!!
Pak?
Lift yang kau naiki itu...
Lift ini digunakan untuk observasi.
Selamat menikmati pemandangan dari ketinggian 460 m.
Turunkan aku!!!
Dasar, Ayah!
Maaf ya, Sonoko.
Tidak usah dipikirkan.
Entah apa yang terjadi padanya.
Ini waktunya...
...menikmati pemandangan dari Menara Bell Tree!
Hey, Sonoko, bangunan apa itu?
Bangunan itu adalah Sky Court Asakusa.
Bukan bagian dari Perusahaan Suzuki.
Bagunan itu telah selesai dibangun, namun tidak akan pernah menyamai ketinggian tempat ini.
Kalau begitu, tinggi Bell Tree yang menang 'kan?
Sudah jelas 'kan?!!!
Coba lihat sungai itu, ada banyak jembatan disana!
Ah, itu Sungai Sumida..
Yang berwarna biru adalah Jembatan Magata...
yang merah, Jembatan Azuma...
dan yang di depan ini adalah Rel Kereta Api Bell Tree.
Oh! Ada kereta yang sedang lewat!
Kerennya!
Hah? Kenapa berhenti di jembatan itu?
Hanya memperlambat jalan...
...karena setelah lewat jembatan itu, mereka akan segera sampai di Stasiun Asakusa.
Itu dia! Bagaimana kalau tugas musim panas kita,...
...kita ambil dari jembatan Sungai Sumida ini, lalu kita buat miniaturnya?
Wah! Kelihatannya luar biasa!
Itu pasti menyenangkan!
Conan dan Ai juga setuju 'kan?!
Hey, bukankah mengerjakan itu agak berleb...
Lumayan bagus.
Eh?
Yay!
Kalau begitu sudah diputuskan!
Pasti jadi yang paling bagus!
Perjalanan ini jadi tidak sia-sia ya.
Kita harus banyak mengambil foto!
Aku yang akan merekam videonya
Aku akan mengamati skala dan ukuran dari Bell Tree...
...sepertinya, ada seseorang yang sama sekali tidak tertarik mengerjakan tugas musim panas ini.
Ngomong apa sih.
Lihat! Bangunan kuning itu!
Oh, wow! Itu menakjubkan!
Ooh! Aku melihatnya! Bangunan yang indah!
Bangunan itu telah dibangun 30 tahun yang lalu, dan sekarang setelah menara Bell Tree selesai.
Pemandangannya sendiri berbintang empat!
Bangunannya berbintang lima.
Wow!
Apanya yang 30 tahun, bukannya itu terlalu lama?
Aku jadi ingin menanam saham!
Aku juga!
Ada apa?
Tidak, bukan apa-apa.
Itu sniper! Semuanya tiarap!
Berat sekali.
Sial! Semuanya jadi panik!
Sudah ku duga, dari tempat itu.
Ran..
Yosh.
Professor!
Berikan kunci mobilmu!
Kunci mobil?
Aku mau mengambil skateboard.
Prof, berat sekali.
Tunggu!
Conan..
Subtitle by Henry Jovinski Purwokerto, 4 Desember 2014
Detektif Conan The Sniper From Another Dimensions
Aku adalah detektif SMA, Shinichi Kudou.
Saat aku pergi ke taman bermain berasama teman masa kecilku, Ran Mouri...
...aku melihat beberapa orang berapakain serba hitam, melakukan sebuah transaksi yang mencurigakan...
...karena terlalu fokus melihat transaksi yang mereka lakukan...
...aku sampai tak sadar ada anggota lainnya yang menyerangku dari belakang...
...saat itu, aku diberi obat aneh oleh mereka...
...dan saat aku terbangun...
...tubuhku mengecil!
Jika mereka tahu Shinichi Kudou masih hidup...
...mereka akan mencariku dan membahayakan orang di sekelilingku...
...atas saran Profesor Agasa, aku menyembunyikan identitasku...
...saat Ran menanyai namaku...
...spontan aku jawab Conan Edogawa.
Untuk menggali informasi lebih dalam tentang mereka...
...aku tinggal bersama Ran, yang Ayahnya adalah seorang detektif swasta.
Ketika mencari informasi Organisasi Hitam...
...selain aku, ada juga pihak yang ikut menyelidiki.
Mereka adalah FBI.
pukules Black.
Andre Camel.
Jodie Sterling.
Dan Shuichi Akai.
Mereka semua anggota FBI...
...dan salah seorang dari mereka adalah sniper yang handal...
...sayangnya, dia tertembak oleh anggota CIA yang menyusup.
Ada karakter baru di antara kami...
...Masumi Sera...
...dia juga seorang detektif...
...dia adalah murid pindahan dan juga teman sekelas Ran.
Lalu, Subaru Okiya...
...mahasiswa dari sebuah Universitas ternama di Jepang...
...saat ini, tinggal di rumahku...
...siapakah identitas sebenarnya.
Walau tubuhku mengecil, kecerdasanku tetap sama.
Seorang detektif ternama.
Kebenaran...
...hanya...
...ada satu!
Sepertinya, dia seorang Sniper yang handal.
Mungkinkah...
...mereka dibalik semua ini?
Aku harus memastikannya!
Kalau tak salah, posisi bangunan tadi..
Gawat!
Apa itu?
Ada anak yang terjatuh!
Aku harus cepat ke bangunan itu.
Itu bangunannya!
Yosh!
Dia seharusnya masih berada di sekitar sini.
Kemacetan ini pasti menyulitkan dia kabur...
...dimana?...
...mungkinkah.. yang naik sepeda motor itu?
Apakah?
Dari ukuran dan ketebalannya..
Tak salah lagi! Ada senjata laras panjang di dalam tasnya!
Haibara, kau dengar aku?
Sial, jaringannya terganggu.
Haibara! Haibara!
Jawab aku, Haibara!
Kenapa?
Aku tidak terlalu jelas mendengarmu, memangnya kamu sedang dimana?
Aku sedang mengejar motor yang mungkin pelakunya!
Prof! Cepat lapor polisi!
Huh? Ya.
Plat nomornya adalah "Shinjuku SE 33-17."
Saat ini masih terjebak macet..
Dia mulai bergerak!
Sial, tak akan ku biarkan kabur!
Ada apa?
Edogawa, kau baik-baik saja?
Ya, sekarang aku berada di Jembatan di atas Sungai Sumida.
Sial!
Jarak penerima dari alat ini sudah melewati batasnya!
Gawat, aku berada di jalur yang salah!
Kemana orang itu?!
Dia melewati jalur pejalan kaki?
Jangan-jangan!
Berbahaya!
Dia seperti Kamen Yaiba!
Sial, ternyata dia memang sudah menyadari keberadaanku!
Kenapa kau...
...apa yang kau lakukan disini, Sera-neechan?
Nanti saja penjelasannya!
Pegangan yang erat!
Plat nomor pelaku adalah "Shinjuku SE 33-17."
Menurut kesaksian warga, dia terakhir terlihat...
...melewati Jembatan Kototoi sepanjang Sungai Sumida.
Perbanyak kendaraan patroli di TKP!
Pastikan kalian menangkapnya!
Jadi..
Kau juga berada di menara Bell Tree?
Aku sedang mengawasi orang yang tertembak.
Sebagai detektif.
Jadi, pada saat itu kau juga lihat 'kan?
Ya.
Aku tidak menyangka dia akan terbunuh.
Aku melihatnya!
Pegangan yang erat!
No comments yet. Be the first to leave one.