Esimesed 200 rida.
Sial.
Sial!
Molly?
- Molly! - Aku sedang mendengarkannya.
Perhatian. Kau lupa hari ini Rosemary pindah kemari?
Memang kau membiarkanku lupa?
Kau tak akan melakukan hal gila, bukan?
Kau tahu aku menyayangimu, Mollster,
tapi ada hal-hal yang belum bisa kau pahami.
Namun, aku tahu apa yang kulakukan, ya?
- Percayalah. - Poppy!
Baiklah, mari kita beri pacar ayahku sambutan Malibu yang sempurna.
Semuanya, silakan ambil sesukanya!
Kalian bisa simpan atau membuangnya! Ayo. Kalian bisa menyimpannya.
- Aku mau bola besarnya! - Ambil, kami tak membutuhkannya.
- Baiklah, mari kita singkirkan! - Baju itu sangat seksi!
Poppy, kali ini kau sungguh keterlaluan.
Hei, Teman-teman! Lihat ini!
Poppy!
- Dia ke mana? - Dia tak apa-apa?
- Dia masih di bawah? - Masih tenggelam.
- Mungkin ada hiu. - Lakukan sesuatu.
Selamat datang di Malibu, Jalang!
Permisi.
Permisi.
Naik, sekarang juga!
Tolong, pulanglah.
Perusak suasana.
- Ayo, pergi. - Ayah yang payah.
- Pecundang. - Ayo, keluar.
Kesabaran ayah habis, Poppy! Kau akan pergi ke Inggris.
- Ayo, pergi. - Astaga, ancaman sekolah asrama lagi!
Ayah tak mengenalimu lagi. Semua ini harus berhenti sekarang!
Lalu apa? Itu tak penting!
Ayah bisa menukarku dengan versi yang lebih baru dan murahan,
seperti yang dialami Ibu!
Kau masuk ke sekolah asrama di Inggris, itu keputusan terakhir.
Apa? Ayah pikir karena Ibu masuk sekolah asrama di Inggris,
tiba-tiba aku akan berubah baik?
Apa Ayah bahkan masih ingat Ibu?
Hai, Molly.
Menurutku, kali ini kau keterlaluan kepada Ayah.
Aku tahu.
Tapi Inggris sangat jauh.
Setidaknya mereka bicara bahasa Amerika di sana, bukan?
Siapa yang akan memotong pinggiran sandwich?
Kau akan baik-baik saja, Mol.
Aku berjanji.
Di Inggris, hujan turun 200 hari dalam setahun.
- Kau pasti akan terkena GAM. - Dia memang sedih.
Gangguan afektif musiman.
Depresi karena kurang cahaya matahari menyebabkan jerawat dan berat badan naik.
- Apa? - Apa? Aku melihatnya di Dr. 90210.
Jangan pakai sepatu ini.
Bisa rusak terkena hujan.
Ambil saja.
Kau janji kita akan mengobrol tiap hari? Kau bersumpah?
Siapa yang menyayangimu? Semuanya tak menyenangkan tanpa dirimu.
Ruby, kau sahabatku. Aku akan sangat merindukanmu.
Mari lihat situs web mereka.
- Astaga! - Astaga!
SEKOLAH ABBEY MOUNT
"Sekolah Abbey Mount adalah sekolah asrama independen
- bagi gadis usia 11 sampai 17 tahun." - Astaga.
"Didirikan tahun 1797,
sekolah ini salah satu lembaga terbaik di Inggris bagi gadis muda."
Bangunannya dari batu bata! Semoga lokasinya bukan di perdesaan.
Permisi.
Halo. Apa kabar?
- Kau baik, Kate? - Ya, terima kasih.
Baik sekali.
Pak Moore? Aku Bu Kingsley.
Panggil aku Gerry. Terima kasih. Aku sangat berterima kasih.
Aku senang kami bisa membantu.
Dia mengalami masa yang agak sulit.
Serahkan kepadaku, Pak Moore. Aku punya dua gelar di bidang kesulitan.
- Halo, apa kabar? - Hai.
- Liburanmu menyenangkan? - Ya.
Bagus.
Halo, selamat datang di Abbey Mount. Aku Bu Kingsley, kepala sekolahmu.
Begini, aku mengerti kau baru...
Pelajaran nomor satu, Poppy. Bagiku, negosiasi bagaikan kelab malam.
Bukan sesuatu yang ingin kumasuki. Ikutlah denganku.
- Halo. - Hai.
Apa kabar?
Wah.
- Siapa dia? - Astaga.
Dia murid baru?
- Wah. - Lihat sepatunya.
Lihat dia.
Poppy, ini Kate. Dia akan menjadi kakakmu di Abbey Mount.
Kau akan segera betah di sini.
- Hai, apa kabarmu? - Aku sudah punya saudari.
Itu istilah sekolah. Aku akan membantu dan menjadi temanmu.
Baiklah, tapi aku memilih temanku dan sekadar info, kau tak memenuhi syarat.
Aku yakin komentarmu lebih menyakitkan jika aku tahu arti kata-katamu.
Namun, untuk saat ini, kita anggap saja komentarmu memang menyakitkan, setuju?
Bersiaplah, Teman-teman. Kita kedatangan gadis nakal.
Bu Kingsley, hadiah.
Satu untukmu dan satu untuk Freddie.
- Terima kasih. - Aku sendiri yang menembaknya.
Aku tak meragukannya.
Mungkin kau mau menyimpannya sementara aku menyambut para murid baru.
Kau sungguh perhatian.
Halo, Murid Baru.
Harriet. Ketua Siswi.
Kau menjabat tangan Ketua Siswi karena menghormatinya.
Saat Ketua Siswinya pantas kuberi hormat,
baru kujabat tangannya, Jalang.
- Maaf? - Permintaan maaf diterima.
Ego mengerikan yang perlu diberi pelajaran.
Apa perlu kita bantu? Kurasa bisa.
Kami pikir juga begitu.
Ayah akan meneleponmu besok pagi, setelah mendarat di LA.
Kuharap penerbangan Ayah lama tertunda.
Kuharap tas Ayah tiba di Kazakhstan.
Ayah akan menjemputmu pada akhir semester, ya?
Sayang.
Kau tahu ayah menyayangimu.
Dah.
Aku harus menemukan CD agar bisa kuputar untuk kalian. Ini dia.
Kalian boleh pinjam, tapi jangan dibawa keluar.
Ya, ibuku tak membiarkanku memakai sepatu berhak tinggi.
Aku harus siap sedia karena tak bisa datang setiap saat.
Aku mendengarnya di radio.
- Terima kasih. - Tangkapan bagus.
Permisi.
Hai.
Aku ditempatkan di kamar ini.
Kalian harus pergi.
Kamar bersama.
Kau di tempat tidur nomor lima atau koridor. Silakan pilih, Teman.
Singkirkan kaus kaki baumu, Drippy.
Jorok.
Kau menyembunyikan cokelatmu?
Informasi penting, jika harus memilih antara Wagon Wheel dan Rolex,
Wagon Wheel selalu menang.
- Apa itu Wagon Wheel? - Ya ampun, kau harus mencicipinya!
Ini berkarbohidrat dan gula.
Mengejutkan. Tadinya aku tak tahu.
- Bunyi apa itu? - Bukan urusanmu.
Itu iPhone.
Selamat mencari sinyal. Cuma ada dua tempat dengan sinyal di sini.
Mungkin kau harus mencoba hidup di abad ke-21, Buck Rogers.
Tempat ini kuno. Aku harus bisa menelepon.
Percuma saja. Kita hanya boleh menelepon pada akhir pekan.
Bagaimana caraku menelepon terapisku?
Dia bercanda, bukan?
Sayang, ini bukan Beverly Hills, 90210.
Singkirkan sebelum Ibu Asrama melihatmu.
- Di mana kopermu? - Belum diantar.
Tidak.
Tidak.
Tidak.
Jangan sepatu Gucci musim baru. Sepatu Choo. Tidak!
Semua ini hanya bisa dicuci dengan tangan. Ini menggelikan.
- Kenapa... - Apa? Aku mungkin haus.
Di Inggris kami punya sesuatu yang mengagumkan. Namanya air keran.
Selamat datang kembali, Anak-anak.
Bagus, ada staf. Seberapa cepat kau bisa membersihkan ini semua?
- Apa dia... - Orang Amerika.
Ya, pernah ada satu di tahun 1997. Tidak bagus.
Beri tahu dia aturannya.
Sebagai awalan, dia harus memakai seragam yang benar.
Berikan ponsel, Anak-anak.
Terima kasih, Kiki, Josie, Kate.
Tunggu! Jangan menyentuhnya. Kataku, jangan menyentuhnya.
Kau orang Spanyol atau Italia?
Aku orang Skotlandia, Bodoh.
Bagus, maka kau paham. Jemur, setrika, tanpa pelicin, tanpa kusut.
Beraninya kau. Tak ada baju pribadi selama satu pekan.
Baik. Mungkin kau suka baju pribadi, tapi aku tidak.
- Maksudnya, berseragam selama satu pekan. - Aku tak peduli.
- Satu pekan lagi aku pulang. - Jaga ucapanmu!
Dua hari Minggu dihukum, untuk semua penghuni kamar.
Akan kuurus ini. Dengar. Hei.
Ini 100 dolar. Keluar dan belilah...
Apa saja. Apa pun yang kau beli akan membuatmu lebih baik.
Tiga hari Minggu.
Untuk semuanya.
- Terima kasih banyak, Bodoh. - Apa kau gila?
Apa? Dia orang sangat berengsek dengan sikap sangat tak sopan.
Bel akan berbunyi sebentar lagi. Kenakan saja seragammu.
Sekarang!
Pertama, kau tak akan boleh memakai seragam seperti itu.
Lalu sekadar info, minuman, rokok, dan alkohol dilarang.
Tak boleh ada petasan, senjata berbahaya, narkotika.
Jika kesal dengan seseorang, jangan mengomel. Sampaikan dengan logika.
Tak boleh bermain internet atau merisak.
Jika sikapmu menyebalkan, kami dihukum, jadi, jangan melibatkan kami
- atau kami akan membuatmu sengsara. - Aku takut.
- Hai, Kate. Apa kabar? - Halo.
Kau siapa, semacam ratu pesta?
Kate punya penyakit mengerikan.
Kau beruntung tak memilikinya, namanya popularitas.
Berdiri. Tunggu Bu Kingsley dan para ketua kelas.
Aku tak peduli.
Itu penyiksaan fisik! Aku akan menelepon pengacaraku!
Dengan apa?
Halo, Freddie.
No comments yet. Be the first to leave one.