What Maisie Knew

What Maisie Knew

Laadige alla Indonesian subtiiter

Väljalaske info

What Maisie Know (2012) all BLURAY
Kommenteerib nurdin tajuddin
300mblinks.com

Sildid

BluRay
Avaldatud: 2013-07-26
Allalaadimised: 45
Kuulmispuudega: Yes

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

Kau ingin tidur dengan ibu malam ini?

He'em./Di tempat tidur ibu?

He'em.

Kau janji tidak menendang ibu?

Aku janji./Ya, baiklah.

Haruskah ibu bernyanyi untukmu?/Ya.

Ya?/He'em.

Lagu apa?

Salah satu lagu ciptaan ibu.

Oh ya, semuanya tidak dimaksudkan sebagai lagu pengantar tidur.

Apa yang ibu nyanyikan waktu aku masih kecil?

Yah, seperti lagu Rock a bye Baby.

Itu untuk bayi.

Lalu?

Kau mengantuk?/Sedikit.

Kenapa tidak tutup saja matamu cobalah, mau?

Oke./Oke.

Tutuplah matamu. Tutuplah matamu.

Ibu akan menuntunmu tidur.

Alih Bahasa: Aforisme Dua Alif

--=( Words of Wisdom in the Movies )=-- facebook .com/ w ords. w isdom.the. m ovies

Abang pizza.

Hai.

Hai. Bisa tanda tangani ini?

Tentu./Tunggu aku.

Abang pizza di sini.

Kau tak punya kreativitas dalam hidupmu.

Apa yang sudah kau lakukan dalam 5 tahun terakhir?

Betapa cemburunya dirimu./Aku cemburu?

Ini bonusnya./Terima kasih.

Sama-sama./Selamat malam.

Aku sudah melewati masa krisis setengah hidupku.

Kau harus bisa memahami anakmu./Apa?

Jangan bicara seperti itu padaku.

Tante mau bermain Tic-tac-toe?

Tentu.

Bagaimana kalau kita makan di luar?

Boleh.

Jalan-jalan seperti yg selalu kau lakukan.

Hei, boleh minta pizzanya?

Tentu./Hmm.

Terimakasih.

Tic-tac-toe. Lihat, aku menang.

Ayolah Maisie, tante belum sempat main.

Lihat ayah.

Kau curang.

Maisie...

Apa menurutmu tante Margo berpikir tentang kita

di balik penampilan luarnya yang tenang?

Oke. Selamat menikmati.

Tante ingin jadi "Xes" atau "Os"?

Tante ingin jadi "Os".

Semut-semut berbaris satu per satu.

Hurrah, hurrah.

Semut-semut berbaris satu per satu.

Yang kecil berhenti mengisap ibu jarinya.

Kau pembohong dan pencuri.

Kolosal ini buang-buang waktu saja./ Baik, pergilah.

Hei./Hai.

Susanna.

Apa itu ayah?

Ssst, tidurlah lagi.

Buka pintunya.

Buka pintunya./Sial.

Berhentilah membuat gaduh.

Mereka membenciku di gedung ini.

Oh, di situ rupanya.

Akhirnya.

Buka pintunya.

Susanna./Pergilah.

Buka pintunya.

Tidak.

Buka pintunya.

Tidak kali ini. Sudah kubilang itu akan terjadi jika kau pergi.

Apa? Kau serius?

Ya, aku serius. Ini apartemenku.

Buka pintunya./Tidak.

Dasar kepala batu./F*ck you!

Sekarang, ingat tanah kalian harus lembab,

...bukan direndam.

Ayahmu di sini.

Mungkin anjingmu mati.

Aku tak punya anjing.

Kau takkan pernah kehilangan uang

untuk seni kecuali jika kau bayar lebih.

Ini harga yang pantas.

Aku perlu tahu jika kau ingin lukisan,

Aku perlu tahu ASAP. Sebentar aku tahan dulu panggilan ini.

Sebentar.

Ini jadwal bulanan.

Kami lebih suka jika anda mau menunggu lebih lama.

Sampai hari akhir sekolah

Agar kita tidak mengganggu kelas.

Oke. Oke, akan kupastikan.

Itu takkan terjadi lagi.

Dengar, bagaimana kalau kau dan ayah keluar dan mencari espresso dobel yg manis?

Dengan ibu?

Tidak, cuma kau dan ayah saat ini. Menyenangkan, ya?

Hei, jadi mereka memberikan contoh...

Kau bercanda? Apa yg akan kau lakukan? Membawanya ke Argentina?

Kutelepon lagi nanti./Permisi, ada yang bisa kubantu?

Tidak. Ini bukan permainan, Beale. Ayo, sayang.

Ayah takkan menjemputmu lagi.

Cuma ibu yg akan menjemputmu, mengerti?

Tak apa. Aku cuma ayahnya.

Wow Pooh, kau punya TV sendiri?

Ya, kita bisa menontonnya nanti.

Hei, keren. Seekor monyet kecil.

Kamar yang indah./Terima kasih.

Ada yang diperlukan lagi sebelum aku pergi?

Tidak, aku siap, terima kasih./ Sampai jumpa.

Zoey, ibu minta kau patuhi ibu Maisie, jika tidak, ibu akan kembali.

Dan takkan ada menginap, oke?

Oke./Lihat.

Oke, di atas mahkota.

Lapisan gula. Sangat panas. Kalian menangkapnya?

Kalian dapat lapisannya?

Permen./Oh, permen.

Woo!

Lihat yang bergeser. Bergerak lambat.

Sekarang tempatkan...

...yang keempat padaku.

Ups, maaf.

Lihat. Warnanya merah, putih dan hijau.

Wow.

Ayo ke dalam lagi.

Hei, dengarkan ini. Kalian dengar itu?

Aku sangat suka cara dia memainkan ulang saat tempo.

Ya, cuma ingin turun.

Itu ibu.

Ya, itu bagus./Ya.

Aku akan cari wiski.

Zoey.

Jangan menangis, Zoey.

Oh.

Ini garis hati.

Dan kau akan bertemu seorang pria yang sangat menarik.

Luar Biasa.

Oh, hei. Kau kembali.

Sayang, kau seharusnya berada di tempat tidur.

Zoey menangis.

Aku benar-benar menyesal.

Hei, pada usia ini...

Ya, pada usia ini mereka tidak...

Baiklah.

Terima kasih sudah datang.

Selamat malam.

Sampai jumpa, Zoey. Sampai jumpa.

Sampai jumpa, Zoey.

Kembalilah ke tempat tidur, sayang, oke?

Begitu banyak mereka menyaksikanku.

Masa bodoh.

Ibu yang sangat Nazi.

Oke Maisie, yang mana?

Yang itu.

Kau sudah dandan?

Kita tak punya waktu untuk itu. Kita sudah terlambat.

Ini. Pakai ini.

Oke.

Kau pasti bisa menyebutkan saat dia melemparmu.

Ayah melakukannya?/Oh, Tuhan, ya.

Dia melemparmu ke seberang ruangan

sampai ke sofa, berteriak di depanmu.

Ya ampun. Kau tak ingat?

Rasanya seperti saat bumi sedang hancur.

Maisie?

Apa kau dan ibu pernah bernyanyi bersama?

Kadang-kadang.

Apa itu menyenangkan?

Kuharap kau mengerti lelucon ini.

Ini konyol. Kami bahkan belum menikah.

Dan dengar, apapun yg dia katakan...

Pastikan untuk faktor dalam 30 tahun penyalahgunaan obat.

Kau mau ayam?/Ho'oh.

Oke. Mungkin agak pedas.

Bagaimana bisa?

Ini pegang.

Halo?

Jika menurutmu tak apa-apa.

Ayahmu datang.

Hei.

Oh, Gadis favorit keenamku.

Siapa gadis yang lain?

Oh, ayah tak bisa memberitahumu tentang mereka.

Kenapa tidak?/Itu rahasia.

Ayah ingin ayam Mandarin?

Hmm, kedengarannya bagus./Hai.

Menurutku dia segera kembali./ Aku tahu.

Aku mau mengambil beberapa barang dan kemudian kita akan...

Kita akan menjaga rahasia kecil ini.

Tak mau tante Margo dipenggal kan?

Ho'oh.

Oke.

Oke, ayah harus bergegas.

Tapi jangan khawatir. Ayah memperbaiki semuanya, oke?

Dan, terima kasih.

Kau adalah satu dari sejuta.

Hei.

Oke, terima kasih. Kau memang pangeran.

Itu Byron di lantai bawah. Dia dalam perjalanan ke atas.

More Indonesian subtitles for What Maisie Knew

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left