9

9

Laadige alla Indonesian subtiiter

Väljalaske info

9 2009
Kommenteerib jutex_malay

Sildid

other
Avaldatud: 2009-12-19
Allalaadimised: 93
Kuulmispuudega: Yes

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 179 rida.

Diterjemahkan oleh OneD - Diedit Oleh Nokhara

Kita punya potensi. Begitu menjanjikan

Tapi kita sia-siakan karunia yang kita miliki, kecerdasan kita.

Pengejaran buta kita akan teknologi

hanya mempercepat kita menuju kehancuran.

Dunia kita berakhir

tetapi hidup harus terus berjalan.

Tunggu, aku teman mu.

Ya. Aku selalu berharap ...

begitu banyak pikiran ...

Rinciannya, kayu yang diukir.

Tembaga yang dicairkan.

kau tak bisa bicara?

Ikuti aku.

Kemari. Berhenti!

Beberapa hal di dunia ini ...

Lebih baik dibiarkan dimana mereka berada.

tapi jika kau tahu dimana mencarinya ...

reruntuhan ini penuh dengan kekayaan.

Tunggu, tunggu.

Hampir selesai.

Teman ... teman?

- Teman. - Teman.

Apa ini?

kau telah menemukannya.

Dia ... Dia selalu menggambar ini.

Apa ... kita sendirian?

Tidak, tidak ...

Pergi.

Masuklah kedalam kaleng itu, ayo.

Mengapa tidak kau selesaikan, apa yang telah kau mulai ...

denganku.

Santai saja.

Aku tidak akan menyakitimu.

Kau aman sekarang.

Di mana aku?

Bersama kami. Aku tak pernah berharap untuk melihat yang lain.

Disana, ini akan menahannya.

Kalau saja dua ada di sini, tentu dia akan melakukan pekerjaan ini lebih baik.

- Aku ingin tahu kemana dia pergi? - Aku tadi bersamanya.

Dua? Di mana, di luar sana?

- Apa yang dia ...? - Menjaga rahasia dariku, aku rasa?

Aku baru akan memberi tahumu.

Apa ini?

Aku menemukannya, dalam kekosongan.

Apa yang kau lakukan di luar sana?

kau tahu binatang buas.

Berapa kali telah kukatakan?

Binatang buas? Itu yang mengambil, dua. Jika kita cepat, kita bisa menyelamatkannya.

- Bila beast membawanya? Berarti akhir dari semua ini. - Tapi ia masih hidup.

Tidak! Kami punya aturan!

Tampaknya tamu baru kita bingung.

Mungkin aku bisa membantu mendapatkan penjelasan.

- Binatang buas tidak membunuhnya? - Diam.

Pegangan.

Ketika kita bangun di dunia ini ...

semua kacau.

Manusia dan mesin, menyerang satu sama lain, dengan api dan logam.

Aku menemukan yang lain.

Ada celah di depan.

Ikuti aku.

Gas.. membunuh semuanya.

Aku memimpin mereka ke sini ...

ke tempat perlindungan.

dan di sini kami menunggu perang berakhir.

Perlahan-lahan dunia, menjadi sunyi.

Satu-satunya yang tersisa sekarang ...

Hanyalah, binatang buas.

Jadi, kita tetap sembunyi dan kita menunggunya, tidur.

Tapi dari mana datangnya mereka? Mengapa mereka memburu kita?

Pertanyaan seperti itu, tidak ada gunanya.

Kita perlu untuk melindungi diri kita sendiri. Jauhkan diri dari bahaya.

Terlalu banyak dari kita sudah hilang.

Tapi dia tidak hilang.

- Mengapa kau tidak dengarkan aku? - Dua, memilih jalannya sendiri!

Aku sarankan kau hindari membuat kesalahan yang sama.

Pergi ke menara pengawas

dan bawa tamu kita, denganmu.

Ini adalah benda pertama hal yang kita buat bersama.

- Kita masih bisa pergi mencari dia? - Kita?

Tapi ia bisa di mana saja di luar sana.

Itu tempat beast membawanya. Ditempat tiga bentuk tinggi itu.

Oh tidak! Kita tidak bisa! Tidak disana.

Kami punya aturan.

- Kenapa kau mendengarkan satu? - Kelompok harus memiliki seorang pemimpin.

Tapi bagaimana kalau dia salah?

Ikutlah denganku.

Aku tidak bisa melakukannya sendiri.

Aku ..

Aku .. Aku tidak bisa.

Tapi ...

Bukankah ia telah datang untuk dirimu?

Tunggu.

Kita akan membutuhkan peta.

Sebenarnya, aku tidak keberatan punya satu mata.

Lebih mudah bagiku. Aku dapat berkonsentrasi pada satu hal saja dalam satu waktu. Kau tahu?

Mengapa ia di luar sini sendirian?

- Di mana terowongan ini? - Aku tidak tahu.

Tunggu!

Kita harus kembali.

Kita tidak bisa.

Binatang.. buas.

Disana terlalu gelap.

Kita bisa gunakan itu.

Tunggu.

Dua, akan terkesan.

Kita akan menemukannya.

Kau tahu, kau seperti dia. Kamu lupa cara untuk takut.

Boleh aku tunggu disini?

Mengapa ia membawanya ke sini?

Dua!

Dua!

Aku tahu kau akan datang.

aku pikir ...

Benda kotor!

- Tujuh? - Aku tak percaya.

- kau sudah kembali. - Aku tak pernah pergi.

kamu akhirnya memutuskan untuk bergabung untuk berperang.

kamu menjatuhkan ini.

Dimana saja kau bersembunyi selama ini?

Tumpukan besi berkarat!

Tunggu. Apa yang kau lakukan?

kau bahkan tak tahu apa itu.

Tidak! Dua!

Loncat!

Cepat, cepat.

Apa yang kalian tunggu?

Tetaplah berlari

Ayo.

Aku tahu kita seharusnya tidak datang. Kenapa? Kenapa kau lakukan itu?

Aku tidak tahu. Maaf.

Maafkan aku.

Apa yang kau pikirkan?

Apa yang akan kita lakukan?

Aku tahu di mana kita dapat menemukan jawaban.

Apakah ini, mirip dengan apa?

Ayo terus.

Oh, mereka berada di sini selama ini, sepanjang waktu?

Si Kembar.

Mereka sudah bersembunyi di sini, hilang di masa lalu.

Mencari jawaban.

Mereka mengkatalogkan.

Kami butuh bantuanmu.

- Kami membangunkan sesuatu. - Tidak, aku yang membangunkan sesuatu.

Sesuatu yang mengerikan.

Itu dia!

Hari ini,, kanselir menyajikan kemajuan terbaru ...

sihir teknologi kepada publik.

Teman-teman!

Hari ini era baru dimulai.

Mari kita puji teknologi baru ini.

Selamat datang, era mesin.

Ia akan membuat mesin baru, dengan gambarnya sendiri.

Mesin perdamaian. Mari kita mulai era baru kejayaan...

kekayaan dan kemakmuran bagi negara.

Gubernur disarankan untuk berhenti sementara, untuk alamat publik.

Ilmu pengetahuan telah menunjukkan mata jahatnya kepada kita.

Orang-orang dari negara kita yang perkasa.

Bergabunglah dengan saya dalam melawan tangan besi mesin.

Tetapi benda yang membangunkannya, bulat dan

diukir dengan bentuk-bentuk aneh.

Tanda-tanda itu bereaksi.

Pas dengan sempurna, ke dalam mesin.

Saya pikir benda itu memang dibuat untuk itu.

Itulah yang selalu enam gambar.

Enam?

Dua, telah mengumpulkan gambar-gambarnya.

Ia selalu mempelajarinya.

- Aku harus melihat nya. - Apa?

Kembali ke, satu?

Agar ia bisa mengurung kita, saat mimpi buruk ini terbangun?

Tak kan pernah.

Baik ... baik dimana ia menempatkan nya?

Disini di suatu tempat.

Di sini. Di sini.

Ini dia.

Benar?

kau membangunkan apa?

kau bodoh.

More Indonesian subtitles for 9

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left