Origin: Spirits of the Past

Origin: Spirits of the Past (銀色の髪のアギト)

Laadige alla Indonesian subtiiter

Väljalaske info

Origin Spirits of the Past Gin-iro no kami no Agito 2006 BRrip
Kommenteerib why_hyde
Manual Translate. Ditunggu Vote dan Comment-nya

Sildid

brrip
TS
Avaldatud: 2012-03-14
Allalaadimised: 53
Kuulmispuudega: Yes

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

Dahulu kala, ada sebuah benih, yang mengguncang hati Hutan.

Seekor Naga Hutan terjatuh dari bulan.

Manusia gemetar takut akan nafas merah sang Naga Hutan.

Manusia gemetar takut akan air mata hijau sang Naga Hutan.

Sekarang, ketika air mata sang Naga Hutan mengering.

Manusia menajamkan telinga mereka untuk mendengar suara dari Hutan.

Dalam keheningan, sebuah benih terjatuh.

Riaknya menjalar, memukul-mukul di dasar perigi.

Oh, angin dingin yang menggetarkan hutan dalam hatiku yang gelisah.

Jika kita tidak bisa hidup dan dibiarkan hidup, biarlah mengalir apa adanya.

Semua orang yang mendengar suara hening dari hutan yang menangisi kegaduhan.

Suara teriakan dalam hutan terus berkelanjutan, sekalipun tetap tenang.

Memberikan kembali kedamaian dalam hatiku yang galau.

Suara teriakan dalam hutan terus berkelanjutan, sekalipun tetap tenang.

Memberikan kembali kedamaian dalam hatiku yang galau.

Suara teriakan dalam hutan terus berkelanjutan, sekalipun tetap tenang.

Memberikan kembali kedamaian dalam hatiku yang galau.

Agito, kau sedang apa?

Cepatlah, atau aku pergi tanpamu!

Oh, mereka pergi untuk mengambil air lagi!

Hari ini penjaganya kakek Nabe! Semoga berhasil!

Hari ini, kita akan turun hingga kita mencapai dasar sumur!

Aww!

Hah?

Aku duluan!

Baiklah...

Aku yang menang, kau tahu.

Aku sampai sini lebih cepat.

Dengan ini aku bisa memuaskan dahaga ayah.

Agito...

Apa yang akan kau rencanakan bila ayahmu meninggal?

Aku akan pergi meninggalkan kota ini.

Diluar sana pasti masih ada kota-kota yang tertimbun

Disisi lain gurun, atau di kedalaman hutan...

Suatu saat nanti aku juga ingin mencoba mengukir kota, seperti yang ayah lakukan.

Saat kau meninggalkan kota, Minka pasti akan kehilangan dirimu.

Kau tahu, setiap hari dia selalu melihat ke arah rumahmu saat sedang memetik sayuran.

Cukup tentang itu...

Ayo bergegas dan pulang.

Jika Zruids memergoki kita, bisa jadi masalah besar.

Zruids , kami mengembalikan airnya...

Cain, Aku pergi dari sini!

Hah? Hei!

Itu para Zruids ! Anak-anak itu melakukan hal buruk lagi!

Lagi-lagi!

Apa yang telah mereka perbuat sekarang?!

Kali ini mereka berbuat kekacauan!

Apa itu?

Cain, jadi ini perbuatan kalian lagi, hah?

Gadis ini masih hidup!

Jangan tinggalkan aku sendiri! JANGAN!!

Airnya mulai menyusut.

Cuma karena ulah anak-anak yang bermain-main?

Bukan itu penyebabnya. Pasti ada alasan lain.

Anu...

Kita ada dimana?

Ini, minum air dulu.

Minumlah seteguk air. Ini akan membuatmu tenang.

Terima kasih.

Apa yang sedang kau lakukan ditempat seperti ini?

Apa kau ditangkap Zruids ?

Kita pergi dari sini! Para Zruids mulai mengosongkan airnya!

Ini tidak bagus! Disini terlalu berbahaya! Kita harus bergerak ketempat lain...

Bisakah kau berenang ke sana?

Sekarang!

Naiklah!

Maaf.

Ini adalah Ruang Kontrol Stayfield ke-3.

Apa yang harus kita lakukan?! Untuk memasuki area ini, silakan set 'Raban' milikmu ke mode layar,

Ini! dan masukan kedalam panel di sisi pintu.

Ini adalah Ruang Kontrol Stayfield ke-3.

Untuk memasuki...

Ini adalah Ruang Kontrol Stayfield ke-3.

Pasir yang mengeras menutupinya! Untuk memasuki area ini, silakan set 'Raban' milikmu ke mode layar,

Gelombang datang! Untuk memasuki area ini, silakan set 'Raban' milikmu ke mode layar,

Ini buruk! dan masukan kedalam panel di sisi pintu.

Ini adalah...

- Pintunya terbuka! - Kau duluan!

Terima kasih.

Terima kasih. Aku Toola.

Aku Agito. Ayo, kita kepermukaan.

Sepertinya disekitar sini aman.

Disana Kota Netral. Itu kota kami.

Apa yang telah terjadi?

Aku pikir mereka sekarang jera.

- Iya, Aku terkejut mereka masih bisa hidup. - Kami pamit.

- Hei, tunggu! - Agito, Kakak, bagaimana keputusannya?

Ibu bilang padaku, kalian berdua harus menemuinya di bawah untuk menjelaskan apa yang terjadi.

Mereka benar-benar marah kepada kita.

Sebagai hukuman, mereka bilang kita harus kerja bakti mencari barang besok.

Toola!

Mereka memintamu masuk.

Baik.

Maafkan aku.

Apakah kau orang yang berasal dari dunia lampau?

Namaku Yolda. Aku mengabdi sebagai perwakilan kota ini.

Dari yang Agito ceritakan padaku,

Kau tertidur didalam kotak berpendar jauh didalam hutan, benarkah?

Kotak... berpendar?

Mungkin maksud anda Stayfield .

Sebenarnya berapa lama aku tertidur?

Tidak ada lagi catatan rinci yang tersisa.

Lima tahun yang lalu, ada seorang pemuda yang juga terbangun dari tidurnya.

Dia pergi ke negara militer Ragna.

Penampilanmu agak sedikit berbeda dengan dia.

Pasti kau sangat terkejut saat terbangun, dan menemukan dunia seperti ini, kan?

Iya.

Di wilayah ini, Hutan telah mengancam kehidupan kami.

Hutan?

Kenapa?

Jika kami tidak memperoleh air yang Hutan simpan, kami tidak bisa hidup.

Tidak seperti jaman dimana kau hidup,

manusia tidak ramah dengan Hutan.

Walau begitu, kami tidak akan menyerah kepada Hutan,

kami meraba-raba dalam menjalani hidup ini bersama-sama.

Tapi Ragna cenderung menggunakan kekuatan militer untuk mengendalikan Hutan.

Jadi, sementara harus mengatur dan memelihara kerukunan hubungan dengan Ragna,

kami bisa hidup dalam kedamaian yang semu, dalam Kota Netral.

Agito, Cain, kalian mendengarkannya juga, kan?

Minka disini juga? Bagus. Aku mohon jagalah Toola.

Cain, mintalah persetujuan ayahmu juga.

Baiklah, Aku akan mengizinkanmu untuk tinggal bersama kami di kota ini.

Hal pertama yang harus kau lakukan adalah istirahat yang banyak.

Terima kasih banyak.

Bagus! Orang ini mungkin sudah memiliki Minka, tapi aku sedang mencari seorang pacar, jadi...

Namaku Minka. Salam kenal.

Panas! Panas!

Ayah, ada banyak hal terjadi hari ini.

Apakah kau sudah menemukan gadis itu?

TIdak, belum.

Cepat temukan dia, aku akan berurusan dengannya.

Ayah, sinar matahari pagi tidak bagus untuk ayah, jadi aku tutup atapnya.

Agito!

Sudah waktunya kita pergi melakukan pencarian barang.

Baik.

Cepatlah!

Hei, dimana Toola?

Minka membawa dia ke pasar. Ayo, kita pergi.

Dulu, tempat ini hanyalah reruntuhan biasa.

Lalu ayahku, Yolda, dan ayahnya Agito, - ketiganya memiliki rambut perak -

membangun tempat ini sehingga orang-orang bisa tinggal disini.

Rambut perak?

Ayah dan yang lainnya adalah manusia yang di sempurna kan.

Mereka memiliki kekuatan luar biasa.

Ayo!

Kami menukar air dengan bermacam-macam barang disini, di pasar ini.

Menukar?

Orang baru yah? Pertama kalinya aku melihatmu.

Selamat siang.

Dia seorang prajurit Ragna.

Orang dari banyak tempat datang bersama-sama ke pasar ini.

Minka berteman dengan mereka semua.

Dadah!

Yaa, sampai jumpa lagi.

Mereka bilang kita tidak boleh mendekati orang dari Ragna, tapi sebenarnya mereka orangnya baik.

Minka sering membantu di kafetaria sebelah sana. Setiap hari selalu sibuk dan kerja keras.

Kenapa kalian masih menyusutkan air dari sumber mata air?

Tindakan yang dilakukan Hutan berdasarkan keinginan Hutan.

Kami tidak melanggar perjanjian, kan?

Panas. Hutannya panas.

Kami tidak bisa memberikan. Kami tidak bisa memberikan air lagi.

Belakangan ini kami tidak memperoleh air yang cukup.

Orang yang akan naik ke atas harus membawa air bersama mereka.

Toola, kau hanya harus bawa satu saja.

- Hei, kau tahu... Tentang Agito... - Hah?

Hmm-mm, sudahlah.

Ada seseorang yang mencoba melepas segel kekuatan.

Siapa yang kalian maksud? Shunack?

Orang itu sudah diluar pengetahuan kami.

Lagipula, kita berdua bersalah atas apa yang telah dia lakukan.

Gadis itu tersangkanya.

Maksud kalian Toola?

Gadis itu akan membawa malapetaka kepada Hutan.

Serahkan gadis itu kepada Hutan.

Kalau tidak...

...Hutan akan menghentikan semua airnya.

Tebak siapa!

Jangan!

Tadikan aku cuma bercanda.

Seseorang mungkin saja sedang mencoba menghubungi aku.

Hei, bagaimana caranya benda ini mengeluarkan cahaya yang indah seperti barusan?

Maaf, tapi Raban hanya bisa digunakan oleh pemiliknya saja.

Ah, gak seru.

Suatu saat aku akan menjadi istrinya Agito, mengerti?

Agito! sebelah sini, sebelah sini!

Aku akan kesana.

Hati-hati dengan kacanya.

Agito, kerja bagus!

Aku pikir kita bisa menggunakan barang-barang dari gedung ini! Cari lagi!

Hah? Beri aku waktu untuk istirahat!

Toola...

Dia berjalan menuju hutan.

Lari!

Maaf. Seharusnya aku memberitahukan mu kalau hutan itu berbahaya.

Mm-mm, yang tadi itu salahku.

Seharusnya aku tertidur saja seperti sebelumnya, selamanya.

Toola...

Apa yang harus... aku lakukan?

Ayahku dan yang lainnya yang telah membuat kota ini.

Yolda,dan ayahnya Cain.

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left