Esimesed 200 rida.
Kau aman sekarang.
Aku ingin menanyaimu beberapa pertanyaan.
Baik.
Aku hanya ingin berusaha...
Mengingatkanmu apa yang telah terjadi.
Kau dan pacarmu memfilmkan sesuatu.
- Benar, 'kan? - Ya.
Baik. Apa... yang kalian filmkan?
Dia...
Dia yang mau.
Dia memfilmkan diriku, ...
...saat diriku sedang melukis, dan saat kami mengunjungi pertunjukan seni.
- Itu bagus. - Ya.
Dia hebat. Dia memang berbakat.
Apa kini dia baik-baik saja?
Tidak.
Apa dia terluka? Apa yang terjadi padanya?
Apa dia sedang di RS?
Apa boleh aku melihatnya?
Dimana dia?
Dia sudah meninggal.
Apa?
- Maa... - Dimana dia?
Apa yang kau maksudkan, dia sudah mati?
Dia sudah mati. Dia mati dan yang dua lainnya masih menghilang.
Astaga.
Kami menemukan kameramu.
Lihatlah betapa cantiknya ini.
Ini rendaku.
Apa?
Tak apa.
Yang itu kesukaanku.
Ini bagus.
- Jadi sebenarnya siapa dia? - Siapa dia?
Seharusnya Tiffany, ...
...tapi aku belum menyempurnakan wajahnya.
Yang ini tak bagus.
Bagus.
Tunggu dulu.
Sekarang bagaimana?
Terlihat seksi.
Terima kasih.
Bisa tolong bukakan ini?
Ya!
Berhasil.
Apa itu artinya jika aku tak bisa membuka toples acar aku tak diterima menjadi pacarmu?
Kau tak bisa membuka toples acar?
Pacarku yang lalu bisa membuka toples acar.
Pacarmu yang lalu itu brengsek.
Apa kaupikir aku pantas menjadi guru?
Guru SBK?
Bukan, guru olahraga.
- Apa yang akan kau ajarkan? - Akhir-akhirnya juga aku harus bekerja.
Beberapa orang bekerja, Adam.
Sayang, itulah kenapa aku akan menjadikanmu bintang.
- Kita akan jadi kaya. - Benarkah?
Ya.
Kau yang akan membuat kita kaya.
Kita harus membuat rencana baru.
Apa aku berbakat?
Maksudku, kau hanya harus percaya diri pada dirimu sendiri.
Jendelanya terbuka.
Kemarilah.
Kau cantik sekali.
Serius./Sekarang?/Ya.
Apa yang kau lakukan? Dasar kau gadis nakal.
Matikan.
Tak usah.
Kita rekam saat kita berhubungan. Tak apa.
Bisa saja, tapi aku tak percaya padamu.
Sekarang kau taruh itu.
Ditaruh saja? Benarkah?
Buat aku terangsang.
Karena tak pernah membuat rekaman seks sebelumnya.
Kita tak akan membuatnya.
Tunggu. Dengarkan aku.
Ini memang kedengarannya gila, tapi tolong dengarkan.
Rekaman ini akan membuat karya senimu diperhatikan.
Kau tahu, ini akan membuatmu populer, ...
...membuatmu terkenal.
Ya, yang hanya kubutuhkan hanyalah rekaman seks di Internet.
Ya.
Ini akan membuatmu terkenal.
Setelah itu kau taruh di Internet. Mungkin ada yang datang memberitahu yang lain...
Dan akan terus menyebar. Entahlah.
Bagaimana menurutmu? Ayolah? Ini akan menyenangkan.
Kurasa akan lebih enak tak direkam.
Benarkah?
Ya. Dan cumbui aku.
Kamera itu lagi.
Sayang, apa yang kau lakukan? Jangan ada di sana.
Sayang.
Jangan ada di sana, Sayang.
Apa kau akan memperlihatkan tubuhmu pada orang lewat?
Biarkan saja.
Sayang, ayolah.
Ya.
Lihat. Ada orang di bawah sana, Sayang.
- Apa dia melihatmu... - Rekam dia.
Rekam ini juga.
Dan rekamlah orang kerdil Mexico dan mobil es krimnya.
Bajingan kau.
Itu keren juga.
Kemarilah dan cumbui aku.
Astaga, aku mencintaimu.
Aku mencintaimu.
Hari ini kau mencintaiku, ya?
Ya.
Ayo kita berbelanja.
Adam, bagaimana menurutmu?
- Bagus. - Apa ini bagus?
Ya.
Kemarilah.
Apa yang terjadi di sini?
Ayo, kita pergi.
Aku mencuri kupu-kupu ini.
Kau mencurinya?
Ayo. Kita akan mendapat masalah.
Wanita itu.
Hei.
Kupikir mereka sedang putus.
Lihat. Dia dimarahi.
Berhenti merekam.
Aku akan berpura-pura aku sedang menceritakan cerita.
Dan kemudian aku bilang...
Apa kaupikir dia akan menangis?
Hanya dia yang sedih?
Ini enak sekali.
- Dia melihatku. - Hei.
Astaga. Berhentilah merekam.
Matikan.
Lebih baik? Ini dia.
Baik. Kunikmati ini, selama kameranya tetap mati.
Ya, Bu, kameranya sudah mati.
Kameranya di atas meja. Maaf.
Ini dia.Topi ini menutupinya.
- Baik. - Dia mudah sekali dibohongi.
Dia masih saja merekam.
Aku tak merekam...
- Kupikir ini memang jalan yang terbaik. - Hei.
- Jika kalian ingin ke sini lagi, silakan. - Terima kasih.
Dia memang brengsek.
Masuklah.
Ayo.
Adam, masuk.
Sempit di sini.
Ada yang datang.
Cepat, cumbu aku.
Cumbu aku. Cepat.
Astaga.
Jill, apa kau punya receh?
Ayo. Jangan beri dia uang.
Kita sudah memberinya cuplikan hubungan kita, Adam.
Lihat itu.
Maksudku, di situ seperti, apa ya, suhunya sekitar 38 °C?
- Ya, minimumnya. - Masih ada yang lebih panas lagi?
Kau tak berpikir kita berada di tengah-tengah L.A., 'kan?
Di sinilah semua bintang mati.
Kita hanya harus lurus saja.
Aku punya kejutan untukmu, Sayang.
Nanti belok kanan.
Kita mau kemana? Bagaimana kau bisa tahu tempatnya?
Kau akan membawaku kemana. Apa kita sudah sampai?
Apa kau percaya pada Tuhan?
Tuhan.
Baik, tunggu.
Jika aku tak salah, ...
...nanti belok kanan.
- Di sini? - Ya.
Ya.
Baik, tunggu.
Pelan-pelan.
Kau lihat tempatnya?
Mereka akan terus jalan. Tunggu saja.
Orang-orang itu.
Kita tak menaati aturan berlalu-lintas.
Maaf.
Baiklah. Tunggu. Pelan-pelan.
Tadi sudah kucari di google, ...
...dan itu adalah RS-nya...
...wanita-wanita nakal...
...dan yang hamil di luar nikah.
Tidak.
Mereka suka kemari karena ingin aborsi.
Jadi yang perlu kita lakukan adalah cari ruang yang pas...
...seperti di sini, dan kita bisa berhubungan.
Berhubungan yang berbau seni./Ya./ Ya, seperti yang sudah pro.
Ayo ke sana dan kita berhubungan di sana.
Bersender di dinding, melukis, seperti kita itu disuruh.
Pasti akan keren.
Berpesta, menyewa DJ, ...
...seperti tempat hiburan malam di dalam sana dan kita...
Astaga, bisa kau bayangkan?
Dengar, Sayang...
Aku mau masuk ke sana.
Terus saja menyetir.
Aku tak mau ke sana. Aku tak mau mengacaukannya.
Sayang. Baik, pelan-pelan. Menepilah.
Aku ingin merekamnya. Selesai.
Aku mau memastikan dulu.
No comments yet. Be the first to leave one.