Las primeras 87 líneas.
PERPUSTAKAAN FILM JERMAN MUSIUM FILM dan TV
BATTLESHIP POTEMKIN Film dari serial "The Year 1905"
Diproduksi oleh: Studio Pertama GOSKINO
Konsultan : J. M. BLIOKH
Skenario oleh : N. F. AGADZHANOVA-SHUTKO
Sutradara : S. M. EISENSTEIN Asisten Sutradara : G. ALEKSANDROV
Sinematografer : EDUARD TISSE
Asisten Sutradara : A. ANTONOV A. LEVSHIN M. GOMOROV M. SHTRAUKH
Administrator : A. P. KRYUKOV A. KOTOSHEV
Bagian Pertama. "MANUSIA DAN BELATUNG."
Semangat Revolusi membumbung tinggi di seantero Rusia.
Semangat luar biasa dan rahasia itu terdapat di hati jutaan rakyat Rusia.
Tiap individu...
...melebur dalam aliran massa, yang kemudian melebur dalam Gerakan Revolusioner Elan.
Kelasi Matyushenko dan Vakulinchuk.
"Kita sebagai Kelasi Kapal Potemkin, harus mendukung para pekerja, saudara kita...
...dan bersama-sama memperjuangkan Revolusi!"
Bagian tersulit dalam masa istirahat adalah ketika tidur.
Penuh perhatian, tapi canggung.
Dia lampiaskan amarahnya pada Kelasi muda.
"Sakit..."
Vakulinchuk
Saudaraku semua! Saatnya kita menyuarakan aspirasi kita.
"Kenapa harus menunggu?"
"Semua rakyat Rusia telah bangkit! Apa kita mau menjadi yang terakhir?"
Pagi hari.
"Sudah cukup bagi kami memakan daging busuk!"
"Anjing pun tak akan mau memakannya!"
Dokter Kapal Smirnov.
"Cacing itu bisa berkeliaran di kapal ini!"
"Ini bukan cacing."
"Ini hanya jentik-jentik mati. Bisa dibersihkan dengan air garam!"
"Makanan Tawanan Perang Rusia di Jepang masih lebih baik dari ini!"
"Sudah cukup bagi kami memakan daging busuk!"
"Itu daging yang bagus. Titik!"
Perwira Tinggi Giliarovsky
Semangat kegusaran tadi telah meluap.
Kantin Kapal.
"Para Kelasi menolak makan Borsch."
Borsch : Sup Sayuran dari Eropa Timur
"BERIKAN KAMI PADA HARI INI MAKANAN KAMI YANG SECUKUPNYA"
Bagian Kedua. "TRAGEDI DI ATAS GELADAK KAPAL."
Komandan Golikov
"Barang siapa yang puas dengan Borsch...
...harap maju dua langkah!"
Para Bintara.
"Kalian boleh pergi!"
"Sisanya akan kugantung di atas!"
"Panggil para Pengawal!"
Matyushenko, berkedok sebagai pemberontak,...
...menyuruh para Kelasi untuk pergi ke bawah meriam.
"Pergi ke bawah meriam."
"Ke bawah meriam!"
"Ke bawah meriam!"
"Semuanya!"
"Sekarang."
Sebagian besar Kelasi berkumpul di bawah meriam.
"Berhenti! Jangan bergerak!"
Mereka mencoba menyelinap melalui ruangan Laksamana.
"Kembali, brengsek! Itu bukan ruangan kalian!"
"Akan kutembak kalian semua!"
"Tutupi mereka dengan kain!"
"Dimengerti!"
"Tutupi mereka!"
"Perhatian!"
"Ya, Tuhan! Sadarkanlah orang berdosa inii!"
"Tembak tepat ke arah kain!"
Vakulinchuk mengambil keputusan.
"Tembak!"
"SOBAT!"
"Siapa yang mau kalian tembak?!"
Senapan pun bergetar.
"Tembak!"
"Semuanya, tembak!"
"Tembak, brengsek!"
"Saudaraku, ambil senapan!"
"Hancurkan para penindas! Hancurkan mereka!"
"Hancurkan mereka semua!"
"Takutlah akan Tuhan!"
"Hentikan, dasar penyihir!"
"Pergilah ke bawah laut untuk menjadi makanan cacing!"
"Saudara-saudaraku! Kita menang!"
Vakulinchuk berusaha lari dari Giliarovsky yang gusar.
"Vakulinchuk ada di luar kapal!"
"Selamatkan Vakulinchuk!"
Vakulinchuk, orang pertama yang menyerukan pemberontakan menjadi orang pertama yang mati di tangan penindas.
Menuju tepi laut.
No comments yet. Be the first to leave one.