Like Crazy

Like Crazy

Descargar subtítulo en Indonesian

Información de lanzamiento

Like Crazy (2011) Complete Bluray Retail (1080p x265 10bit Tigole)
BLURAY RETAIL
Comentario por virghozt
FB : Kolektor Film Pontianak || www.kios-film.blogspot.com - - - - - - - - - - - - - - Visit qxr.pw forum for High Quality 1080p HEVC Movies and Series - - - - - - - -

Etiquetas

BluRay
1080
x265
Publicado el: 2018-04-10
Descargas: 81
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

Terjemahan Retail IFLIX Repacked & Timing By Virghozt

Pontianak, Aprili 2018 Selamat Menikmati...

Publikasi seperti Rolling Stone dan Spare Rib...

...diciptakan untuk memenuhi kebutuhan...

...atas narasi alternatif dari surat kabar terkemuka zaman itu.

Dengan cara sama, Pauper Press tahun 1790 di Inggris dibentuk...

...untuk memenuhi kebutuhan representasi massal kelas populer.

Majalah dan publikasi penggemar tahun 1960-an dan 1970-an itu...

...juga memberi sarana mencapai tujuan di luar dari tujuan resmi.

Serta pada akhirnya, di luar kelas yang berkuasa.

Sebaliknya, Internet tak lagi menuntut adanya gagasan grup tersebut.

Kepentingannya hanya terkait dengan individu.

Dengan kebetulan yang menguntungkan, atau hanya pencitraan baik,...

...Myspace diberi nama demikian.

Penjajaran mengindikasikan tindakan individu...

...dalam mendefinisi batas dunia maya menjadi lebih penting dari isinya.

Sederhananya, hanya berupa "duniamu".

Akhir dari komunikasi massal yang menghasilkan uang...

...adalah akhir dari mandi sampanye yang diadakan oleh pers.

Terima kasih, Anna. Sangat provokatif. Bagus.

Ada lagi yang mau presentasi?

Baik. Pastikan kalian serahkan paket terakhir kepada Jacob.

Terima kasih banyak.

Hai.

Ya, aku tak perlu berikan punyaku karena aku sudah melakukannya.

- Baik. - Baik.

Jika dia datang dan mengenakan gaun sama denganku,...

- ...aku akan marah besar. - Hai.

Tak apa.

Baik saja.

Sayang, aku sangat merindukanmu.

Ibu, kau bisa...

Ibu, nanti aku bicara lagi denganmu.

Ada yang telepon.

Baik, Sayang, aku merindukanmu.

- Aku sayang kau. - Baik, selamat tinggal.

Halo?

Hai.

Tak membuatmu terkejut?

Kurasa kau takkan kemari jika terkejut.

Tidak, itu menyenangkan. Dan lucu.

Lumayan bagus. Aku tak merasa kau gila sama sekali.

Kukira lebih baik kumasukkan itu, untuk berjaga-jaga.

Itu sanggahan yang bagus.

Ya, aku hanya mau menggarisbawahi.

- "Tak ada orang gila di sini." - Ya.

Cangkir besar sekali. Seperti waduk.

Selalu lebih besar dari wajahku.

Jadi, apa jurusanmu?

Desain perabot.

Itu sebabnya kau selalu menggambar.

Ya. Kau suka menulis?

Ya.

Aku akan menggeluti jurnalisme saat lulus. Entahlah.

Entah apa yang akan kita lakukan saat pergi.

Maksudmu pergi secara permanen? Saat kita sudah mati?

Saat pergi dari planet ini.

Jadi, kau akan tetap di LA setelah lulus?

Ya, aku mau, jika bisa urus masalah visaku.

Kau tumbuh besar dengan ibu dan ayahmu?

- Ibuku. - Lalu ayahmu?

Dia meninggal saat usiaku 10.

- Itu menyedihkan. - Ya, memang menyedihkan.

Bagaimana denganmu?

Ya, aku sangat dekat dengan orang tuaku.

Aku anak satu-satunya.

Aku juga.

Jadi, aku lumayan dekat dengan mereka.

Tapi rasanya menyenangkan bisa menjauh.

Kurasa itu penting.

Menjauh dari tempat kau bertumbuh selama sebagian hidupmu.

Aku memang berniat untuk pergi sekarang juga.

Ayo pergi. Kau mau ke mana?

Kau mau naik?

Dia suka tidur cepat.

Tidak, itu mengerikan!

Aku berusaha tak berisik. Kau mau wiski?

Aku hanya mau wiski.

Ya.

Sebenarnya aku tak banyak minum.

Bersulang.

Tajam sekali.

- Kau menulis di kursi ini? - Ya.

Tak terlalu nyaman.

Tapi sudah cukup.

- Kau suka Paul Simon? - Ya.

- Kau? - Ya, aku suka.

- Sungguh? - Ya, aku suka Graceland.

- Bagus sekali. - Itu album kesukaanku.

Kau mau bacakan sesuatu kepadaku?

Kau mau kubacakan apa?

Sesuatu yang kau tulis.

Baik.

- Kau tak boleh tertawa. - Aku takkan tertawa.

Aku belum pernah bacakan keras-keras.

Kau akan menjadi orang pertama.

Yakin mau mendengarnya?

"Kukira aku memahaminya."

"Bahwa aku bisa mengerti, tapi aku tak bisa."

"Tak juga. Hanya sebagian kecil."

"Hasrat yang begitu jelas, terkurung dan sangat berharga."

"Aku tak sadar kadang bisa jauh lebih utuh."

"Bahwa keutuhannya adalah ide lumayan mewah."

"Karena paruhan yang membelahmu menjadi separuh."

"Tak tahu soal bagian yang di tengah."

"Bagian dirimu dan diriku yang menjijikkan."

Aku suka "paruhan yang membelahmu menjadi separuh."

- Agak kekanakan. - Tidak.

Tidak.

- Selamat tinggal. - Selamat jalan.

Halo, Sayang!

- Sayangku! - Aku tahu.

- Halo! - Ayo, sudah cukup.

Ayolah.

"Valentina, ayo! Tunggu!"

Dia pembuat roti. Bahkan...

Kau bawakan roti untukku?

- Ya. - Dia bawa!

- Dia bawa di kopernya. - Sangat nikmat.

Ya.

- Dia memanggang kemarin. - Langsung dari oven.

Mungkin membuat semua bajuku hangat.

Kalian tetap...

Demi Tuhan!

Bernard, hentikan. Aku harus tanyakan ini. Maaf.

Kami sangat terbuka di rumah kami.

- Tak perlu. Kita tak terlalu terbuka. - Kami membahas segalanya.

- Kita terbuka! - Tidak.

Kau mungkin tak terbuka, tapi Anna dan aku terbuka.

Kami membahas semuanya. Maaf. Aku perlu katakan ini sekarang.

Jangan malu.

Kalian bersikap dewasa?

- Kalian tak perlu jawab. - Ya.

Terima kasih. Hanya itu yang perlu kutahu. Itu sempurna.

Jacob, kau suka wiski? Langsung saja ubah topiknya.

- Ide bagus. - Ya, aku sedang belajar.

Anna mengajariku.

Dia ahli. Tentunya, dia memang belajar dari master.

Apa kesukaanmu yang sudah kami coba?

- La... Laphroaig. - Laphroaig!

- Ya. - Aku suka Laphroaig.

- Itu kesukaanku. - Dia memang suka.

- Bagus. - Itu sangat canggih.

- Baik, hati-hati mengemudi. - Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

- Baik, tutup matamu. - Kenapa?

Pokoknya tutup saja.

Tutup matamu.

Hitung sampai 60.

Baik, 58 Mississippi, 57 Mississippi, 56 Mississippi.

Lalu 54 Mississippi, 53 Mississippi.

Sudah 38 Mississippi.

Lalu 31 Mississippi, 32 Mississippi, 31 Mississippi.

Sudah 35 Mississippi. Boleh kubuka sekarang?

Aku bisa merasakan kau membawa sesuatu.

Terima kasih.

Ini kursiku.

Lihat di bawahnya.

Ini yang pertama.

Aku mencintaimu...

...sampai tergila-gila.

Apa yang akan kita lakukan setelah lulus?

Kita akan cari solusi.

Jangan pikirkan itu sekarang.

Aku akan kembali dan mendapat visa kerja.

Aku benci memikirkannya.

Aku takkan pergi.

- Berjanji. - Baik.

Ya.

- Sayang kau sudah berkemas. - Ya.

Aku tak percaya saja tinggal besok. Waktu berjalan begitu cepat.

Kau memang tunda sampai detik terakhir.

Ini sulit karena aku takkan bertemu Jacob...

- ...selama seluruh musim panas. - Bagaimana keadaannya?

Baik. Dia sedang mandi.

Situs webnya sudah beroperasi. Itu membuatnya senang.

Sayang, aku tahu kau akan merindukan dia.

Ya, andaikan aku bisa tetap di sini lebih lama, itu saja.

Anna, Ayah sudah sampaikan pesan pengacara...

...soal menetap lebih lama dari batas visa.

Ini penting. Kau tahu itu.

Ya, aku tahu. Itu aturannya.

Kita akan atur selama musim panas.

Lalu kau bisa kembali ke LA setelah pernikahan Sarah.

Ya, aku tahu.

Sampai jumpa besok, Ibu. Sebaiknya aku pergi.

Ya, kami sudah tak sabar!

Ya, sampai jumpa, Ibu.

Mereka senang kau akan kembali?

Ya, mereka tak sabar lagi. Ibuku sangat senang.

Aku senang kita bisa pergi selama semalam.

Tapi kita akan kemari saat kembali...

- ...sebelum aku pergi ke bandara? - Ya.

- Pukul berapa jadwal perahunya? - Pukul 10.30.

- Waktu kita tak banyak. - Jangan cemas. Tak apa.

Aku tak cemas.

- Apa yang terjadi? Kau tak apa? - Aduh! Ya.

- Jariku tersangkut. - Coba kulihat.

- Tak apa. - Biar kulihat.

Tak apa. Tak ada yang perlu dilihat. Hanya terjepit.

More Indonesian subtitles for Like Crazy

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left