Las primeras 200 líneas.
Pengawal, beri hormat.
Angkat senjata!
Tahun 1819. Seorang anak lahir di istana London.
Terperangkap di antara dua kerajaan pamannya Raja Inggris dan Raja Belgia
Dia ditakdirkan untuk menjadi ratu dan memerintah kerajaan yang besar.
kecuali dia terpaksa melepaskan kekuatannya dan menandatangani "surat perwalian"
Seorang wali ditunjuk untuk memerintah sebagai pengganti Raja yang tidak mampu, cacat...
atau terlalu muda
Beberapa orang dilahirkan lebih beruntung dari yang lain.
Seperti diriku.
Tapi saat masih kecil, Aku merasakan sebaliknya.
Gadis kecil mana yang tak ingin dibesarkan sebagai seorang putri?
Tapi beberapa istana tak seperti yang kalian pikirkan.
Bahkan istana pun bisa menjadi penjara.
Mama tak pernah menjelaskan kenapa ia selalu menyuruh seseorang untuk mencicipi makananku,
kenapa aku tak bisa ke sekolah seperti anak-anak yang lain,
atau membaca buku yang terkenal.
Saat ayahku meninggal, Mama dan penasihatnya Sir John Conroy membuat peraturan.
Katanya untuk melindungiku.
Dan ia meyebutnya The Kensington System.
Aku tak boleh tidur sendirian tanpa Mama,
atau bahkan menuruni tangga tanpa memegang tangan orang dewasa.
Aku mempelajari alasan untuk semua ini ketika berusia 11 tahun.
Pamanku William merupakan Raja Inggris,
tapi ia dan ketiga saudaranya hanya mempunyai satu keturunan.
Dan itu aku.
Keinginan Sir John adalah Raja akan mati
dan akan terjadi penyerahan kekuasaan
dimana Ibuku akan memerintah Inggris, dan dia akan memerintah Ibuku.
Jadi aku mulai memimpikan hari di mana hidupku akan berubah
dan aku mungkin bisa bebas.
Dan aku berdoa meminta kekuatan untuk menghadapi takdirku.
Aku akan baik-baik saja.
subtitle : sadoks
God save the Queen! God save the Queen! God save the Queen!
subtitle : sadoks
Tanda tangani ini./ Kau yakin...
...kita sudah melakukan hal yang benar?/ Kita sudah menunggu terlalu lama.
Sekarang, untuk terakhir kalinya, kau akan menandatangani orde ini.
Aku takkan menandatanganinya.
Kubilang tanda tangani!/ Kubilang aku tak mau!
Beraninya kau, kau.../ Sir John.
Kami hanya.../ Waktunya Putri untuk meminum obat.
Boleh aku lakukan?/ Akan kulakukan.
Baiklah kalau begitu.
Selamat malam, mein Liebling./ Selamat malam, Mama.
Bagaimana kabarmu, sayangku?
subtitle : sadoks
Aku menerima surat dari Inggris.
Kakakku bilang Victoria tak mau menandatangani ordo untuk penyerahan kekuasaan.
Dan kenapa harus ia tanda tangani?
Putri hampir berumur 18 tahun. Kenapa ia harus menyerahkan kekuasaannya?
Karena dia putri yang bodoh.
Karena ia butuh bimbingan dan waktu untuk mempersiapkan dirinya sebagai seorang Ratu.
Sampai hal itu terjadi, kakakku akan menggantikan tempatnya sebagai pengawas.
Sir John Conroy yang akan menjadi pengawas.
Sayangnya, Duchess dikendalikan oleh kekuasaannya.
Mungkin Yang Mulia tertarik...
...untuk memikirkan meninggalkan Conroy dan kakakmu...
...sebelum terlambat, dan mendukung calon Ratu.
Tentu saja, the Duchess tak akan suka.
Baron, aku dilahirkan sebagai anak bungsu dari bangsawan miskin.
Sekarang aku Raja Belgia.
Perjalanan seperti itu tak dapat dicapai tanpa keputusan yang sulit.
Lagipula, siapa yang paling bisa mengendalikan gadis kecil?
Sekarang pergi ke jerman dan selesaikan latihan keponakanku.
Albert!
Kau ingin jalan-jalan denganku sore ini.
Benarkah? Hanya kita berdua? Apa kata Mama nanti?
Jangan bergerak atau aku tak bisa menggambar hidungmu dengan baik.
Aku menyerah.
Kau luar biasa.
Kau luar biasa.
Victoria? Ibumu menunggumu.
Ayo. Dash!
Di mana the Duchess?/ Di ruang gambar Yang Mulia.
Butuh tiga hari untuk sampai dari Coburg.
Dashy.
Bagaimana kau turun?/ Aku jalan.
Tak sendirian?/ Tak sendirian. Lehzen mendampingiku.
Dan dia memegang tanganmu?/ Ya.
Entah kenapa ia masih harus melakukannya.../ Dia harus tetap melakukannya,
karena tak semua orang di Inggris menginginkanmu baik-baik saja.
Letakan bukunya.
Dashy.
Inggris merupakan kunci perdamaian di Eropa.
Kepemimpinan pamanmu enam tahun dan lahir dari perang saudara.
Dia memilih memimpin Belgia karena Inggris berjanji akan mendukungnya.
Dan jika ia berhasil, ia harus menjanjikan kekuatan untuk pasukan Inggris.
Novel favorit?
Bahasa Inggris. Selalu Bahasa Inggris.
Dia belum membaca banyak novel. Novel dilarang sampai tahun lalu.
Tapi ia menyukai.../ The Bride of Lammermoor.
Oleh?/ Sir Walter Scott.
Hal lain yang di sukai?/ Menggambar. Boneka yang terkenal, tentunya.
Piano. Musik, secara umum.
Walaupun sulit dipercaya dia tahu sedikit tentang Schubert.
Jangan pikirkan Schubert. Dia menyukai modern composer.
Apa ia diizinkan ke theater?
Hanya Opera dan Ballet./ Opera mana yang paling ia sukai?
Norma?
I Puritani!
Agar bisa mengendalikan putri Victoria,
Sir John dan the Duchess menjauhkannya dari istana Raja Williams.
Jadi, ketika ia tampil di publik,
kehadirannya cukup menggegerkan.
Kau harus merebut hatinya sebelum orang lain melakukannya.
Kau tampak masih belum sehat. Mungkin kita bisa pergi ke tempat lain bulan Agustus.
Tidak, Mama.
Apa maksudmu, "tidak"?
Kita sudah melewatkan ulang tahun Ratu. Kita tak boleh melewatkan ulang tahun Raja.
Kita sudah menerimannya. Kita akan datang.
Victoria, jangan memerintahku. Aku bukan pelayan.
Kau sudah melanggar peraturan tentang ruangan tambahan. Itu sudah cukup.
Kau ingin hidup kita seperti kelinci, tinggal berdempetan di sebuah kandang?
Kita tinggal di istana Mama. Kita masih lebih beruntung dari sebagian orang.
Ruangan yang kuambil sudah tak dipakai.
Mengasingkan kita dari mereka hampir tak bermoral.
Begitulah kata John./ Aku tahu ia punya peran di situ.
Anakku sayang, dia cuma ingin kau mendapatkan yang terbaik.
Kuharap kau bisa mempercayainya.
Aku mengundang Coburg bersaudara untuk datang dan menginap.
Kau harus lebih mengenal mereka./ Kenapa?
Karena memang sudah seharusnya.
Paman Leopold pikir itu ide yang bagus.
Jika kau menusuk satu pin lagi di kepalaku, Sumpah akan kupanggil penjaga.
Kunjungan pertamamu akan sangat penting. Kita tak boleh melakukan kesalahan.
Dan ingat selalu, kau adalah Coburg pertama.
Raja Belgia berasal dari Coburg.
Raja Portugal berasal dari Coburg.
Ibu dari Ratu Inggris seorang Coburg, dan kau adalah bagian dari semua ini.
Sekarang pergi ke Inggris dan buat dia tersenyum.
Apa ini semua barang bawaannya?
Bagaimana kalau ia ingin berdansa?/ Ini kunjungan pertamamu. Dia takkan memintamu.
Bawa masuk.
Yang Mulia, kuucapkan selamat datang di Inggris.
Terima kasih.
Aku Sir John Conroy, pengelola rumah the Duchess.
Lewat sini, silahkan.
The Duchess berada di ruang gambar.
Kuperkenalkan Yang Mulia.../ Hello.
Aku Ernest. Ini adikku Albert.
Kuharap kami tak mengganggu belajarmu.
Tidak juga. Bagaimana perjalanannya?
Panjang, tapi tak terlalu buruk.
Dan kami punya banyak buku untuk dibaca agar tidak bosan.
Aku menghabiskan waktu membaca The Bride of Lammermoor.
Oleh Sir Walter Scoot.
Ya.
Kalian ingin bertemu Mama?
Dari modern composer, Kupikir Vicenzo Bellini merupakan kesukaanku.
Kebetulan sekali. Sama sepertiku. Opera mana yang paling kau sukai?
Tunggu, biar kutebak. I Purritani?
Sejujurnya, ya./ Aku juga menyukainya dulu. Sekarang aku lebih suka Norma.
Dashy, ayo ambil. Ambil itu, Dash.
Apa aku menyinggungmu?
Tidak.
Dan Schubert.
Aku suka Schubert.
Mungkin kau tak menyukainya. Tapi aku iya.
Aku tak keberatan dengan Schubert.
Bagus.
Apa kau pernah merasa seperti buah catur?
Dimainkan dalam suatu permainan?
Kau merasa seperti itu?/ Terus-menerus.
Kulihat mereka bersandar dan menggerakanku ke sekitar papan.
The Duchess dan Sir John?
Bukan mereka saja. Paman Leopold.
Raja. Aku yakin separuh dari politisi sudah siap untuk menarik rok-ku
dan membawaku dari satu kotak ke kotak yang lain.
Kalau begitu kau harus mempelajari aturan permainannya...
...sampai kau bisa bermain lebih baik dari mereka.
Kau tidak menyarankanku untuk mencari suami yang mau memainkannya untukku?
Harus kucari yang bisa bermain denganmu, bukan bermain untukmu.
Bagaimana kalau kita memutar musik dan kemudian kita bisa berdansa?
Baru-baru ini aku mempelajari waltz dan cukup menyukainya.
Berdansa Waltz bukan merupakan keahlianku.
Oh, dear.
Sayang sekali.
Kau tahu Raja menginginkanku menikahi sepupuku George.
Seperti apa dia kalau dibandingkan di catur?
Victoria.
Tak apa-apa, Lehzen. Albert bisa menemaniku ke atas.
Kau harus memegang tanganku. Kuharap kau tak keberatan.
Tidak sama sekali.
Apa yang ingin kau katakan?
Aku mengerti apa yang kau alami.
Benarkah?
Masa kecilku juga tak semudah itu. Aku kehilangan ibuku saat masih kecil.
Aku tahu. Dia meninggal./ Bukan. Dia memang benar meninggal.
Tapi dia diusir lama sebelum itu.
Ada beberapa masalah...
Semuanya ditutup-tutupi dan tak seorang pun membicarakannya sekarang.
Tapi aku tahu bagaimana rasanya hidup sendirian, di dalam benakmu,
meskipun kau tak pernah menunjukan perasaanmu yang sebenarnya.
Apa Paman Leopold menyuruhmu mengatakannya?/ Tidak. Dia malah melarangku.
Ternyata hanya sedikit yang ia ketahui tentang diriku.
Boleh kukirimi surat untukmu?
Kuharap kau akan merindukan mereka ketika mereka sudah pergi.
Jangan kurang ajar.
No comments yet. Be the first to leave one.