Lost

Lost

Elŝuti Indonesian Subtekston

Sezono 3

Eldonaj informoj

Lost S03 E05 The Cost of Living All Blu-ray
Komentaĵo de aliffikriaulia
Budayakan Rate

Etikedoj

Blu-ray
blu-ray
Blu-Ray
Publikigita je: 2014-05-03
Elŝutoj: 47
Aŭdhandikapuloj: No

Antaŭrigardo de Indonesian subtekstoj

La unuaj 199 linioj.

Sebelumnya di Lost:

Berhenti! Aku akan menembak.

Tidak, kau takkan melakukannya, Sun.

Jack, aku butuh bantuanmu.

Itu bukan miliknya.

Dia sudah meninggal.

Pesawat itu penuh dengan heroin.

- Dimana kau menemukan ini? - Aku menemukannya di hutan.

Bawa aku kesana.

Eko? Siapa dia?

Dia adikku.

Maafkan aku. Maafkan aku.

Ini, makanlah.

Tak apa-apa, Yemi.

Eko.

Baiklah, Eko. Pergilah.

Kau mendengarku? Pergi!

Mengakulah bahwa kau mencuri.

Yemi lapar.

Itu bukan alasan. Kau telah berdosa, Eko.

Lapar bukanlah alasan.

Sekarang pergi.

Mohon ampun pada Tuhan.

Mengakulah!

Sudah berapa lama dia seperti ini?

Sudah beberapa hari.

Eko?

Kau mendengarku?

Apa yang terjadi padanya?

Sebelum atau setelah kami menyelamatkannya dari gua beruang kutub?

Ayo. Locke pasti ingin tahu kalian telah kembali.

Bertahanlah, bung. Oke?

Apa yang kau lakukan disini?

Aku datang untuk memberikan pengakuan dosaku.

- Halo, Eko. - Halo, adikku.

Aku punya beberapa barang yang ingin kubawa keluar dari negara ini.

Maksudmu narkoba.

Kau akan menjadikan kami pendeta. Kami akan menerbangkannya sendiri.

Tanda tanganku tak membuatmu menjadi seorang pendeta, Eko.

Kau tak pernah bisa menjadi seorang pendeta.

- Cukup! Berhenti! Cukup! - Yemi!

Kau baik-baik saja, Pastor?

Eko. Eko, bangun.

Ini waktunya untuk pengakuan.

Untuk dihakimi, kakak.

Aku akan menunggu.

Kau tahu dimana harus menemukanku.

Kalian mencium bau asap?

- Selamatkan dia! - Eko! Bantu aku!

- Angkat dia. - Eko. Ayo.

- Kami harus mengeluarkanmu dari sini. - Tutupi dia dengan selimut. Hati-hati.

Baringkan. Baringkan dia.

Kau baik-baik saja. Kau tak apa-apa.

Adikku.

- Adik. - Kau baik-baik saja. Tak apa-apa.

- Adikku. - Kau baik-baik saja.

Aku akan kembali.

Adikku. Yemi. Yemi.

Charlie, semuanya baik-baik saja?

- Ya, kami baik-baik saja. - Dimana Eko?

Aku dan Hurley menariknya keluar...

Tadi dia disana.

Eko?

Eko?

Selamat malam, Jack.

Selamat malam, Ben.

Aku berharap kau mau bergabung denganku untuk berjalan-jalan.

Apa?

Kau mengatakan itu seperti...

...kau takkan melemparkan tas keatas kepalaku dan menyeretku keluar dari sini jika aku bilang tidak.

Kalau begitu jangan bilang tidak.

Mengapa kau tak pakai ini.

Aku akan menunggu diluar.

Apa itu sakit?

Maaf?

Lehermu. Itu sakit?

Apa jari tangan dan jari kakimu mati rasa?

Seperti peniti dan jarum ketika kakimu menapak, tapi permanen?

Mengapa kau menanyakan pertanyaan-pertanyaan ini padaku, Jack?

Karena, Ben...

...kau memiliki tumor di tulang belakangmu. Tumor ganas...

...yang akan membunuhmu.

Aku tak tahu kapan X-ray itu diambil...

...tapi paling tidak itu baru-baru ini...

...kau takkan menahannya lebih lama lagi.

Aku tak tahu apa yang sedang kau bicarakan.

Oke. Kesalahanku kalau begitu.

Aku siap kapanpun kau butuhkan.

Tetap disini.

Seperti yang telah kita persiapkan untuk mengantarkan Colleen ke tempat peristirahatan terakhirnya,

- Aku ingin mengambil waktu sejenak untuk... - Aku benci pemakaman.

Dia membiarkanmu keluar?

Memberiku baju baru juga.

Dah, Jack.

Mengapa kau menunjukkan padanya hasil X-ray ku?

Aku tak mengatakan itu milikmu.

Tapi kurasa kau yang memberitahunya.

Kupikir aku tahu bagaimana menemukan Jack, Kate dan Sawyer.

Bolehkah aku bertanya mengapa dia dilibatkan dalam pembicaraan ini?

Apakah itu bertujuan untuk menyakiti perasaanku?

Katakan padanya apa yang kau katakan padaku.

Komputer di lubang palka bukan hanya untuk menekan tombol.

Sekarang aku cukup yakin...

...komputer itu dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan stasiun lainnya.

Ini menarik...

...tetapi kau baru saja mengatakan bahwa lubang palka itu meledak.

Salah satu dari mereka melakukannya.

Kau ingin mencoba dan berkomunikasi dengan "The Others".

Yep.

Tidak beruntung, bung. Kami sudah mencari kemana-mana.

Eko sudah pergi.

Tak ada jejak.

Bukan berarti kami tahu jejak itu seperti apa.

Saat kau menariknya keluar apa dia mengatakan sesuatu?

Tak terlalu jelas. Dia hanya bergumam.

"Adikku, adikku".

Sayid, siapkan peralatanmu. Kita akan pergi menuju komputer tersebut.

- Tunggu, bagaimana dengan Eko? - Kita akan mengejarnya.

Kita semua akan pergi ketempat yang sama.

Kau sudah sampai rumah, Pastor.

Pastor?

Oh, aku mencari Pastor Yemi.

Pastor Yemi sedang pergi.

Dia dipanggil tiba-tiba.

Panggilan darurat di sebuah kamp pengungsi di wilayah selatan.

Aku Amina. Aku bekerja di klinik.

Ini anakku, Daniel. Dia anak altar di sini.

Kau menggantikan posisinya?

Ya.

Apakah Pastor Yemi tetap akan pergi ke London?

- London? - Dia berangkat akhir pekan ini.

Dia akan melanjutkan studinya.

Aku akan menggantikannya juga.

Jangan! Tidak! Kumohon!

Tidak!

Mengakulah.

Hei semuanya, kami akan pergi ke stasiun Pearl. Disana ada komputer...

...yang mungkin bisa membantu menemukan teman-teman kita. Ada yang mau ikut?

Apa maksudmu, "Ada yang mau ikut?"

Maksudku jika kau ingin bergabung dengan kami, ini pulau yang bebas.

Ya, dengar, kalau Jack, dia akan pergi dan melakukan hal-hal itu sendirian...

...atau dia akan mengajak Sayid atau Kate.

Ya... tapi aku bukan Jack.

- Semakin ramai semakin meriah. - Aku akan ikut!

- Bagus. - Apa?

Kalau ada yang ingin ikut, bertemu di pohon tengah dalam sepuluh menit. Bawa air.

Kau tak serius.

Apa? Kau selalu merengek karena tak pernah diikutsertakan.

Sekarang kesempatan kita.

Kau keberatan jika aku menanyakanmu sesuatu, kawan?

- Silakan. - Apakah kita akan pergi menuju komputer itu...

...atau kita akan menyusul temanmu, Eko?

Sambil menyelam minum air.

Eko pergi menuju pesawat yang jatuh diatas Stasiun Pearl.

Kebetulan sekali.

Jangan samakan kebetulan dengan nasib.

Kau tak seharusnya melakukan itu. Itu air suci.

Aku membasuh dosa-dosaku.

- Pastor Yemi tak akan pernah... - Aku bukan Pastor Yemi.

Tunggu disana.

Mana Pastor Yemi?

Siapa yang ingin tahu?

Mungkin kau tak mendengarku. Dimana Pastor Yemi?

Pengirimannya terlambat.

Aku baru saja ditelepon.

- Mereka meyakinkanku barangnya akan tiba hari Jumat. - Pengiriman apa?

Kau harus menjelaskan perjanjian kita pada pendeta barumu.

Kami menerima pengiriman vaksin dari Palang Merah. Kami mendapatkan bagian 20 persen.

Sisanya kami berikan kepada Emeka dan anak buahnya.

Dengan imbalan untuk perlindungan.

Jadi kau lihat, Pastor...

...semua orang senang.

Semua orang senang.

Semua orang mendapat keuntungan.

Jadi kuharap kau akan terus menghormati perjanjian kita.

Aku tak takut padamu.

Aku akan kembali untuk mengambil vaksinnya pada hari Jumat, Pastor.

Kau tak ingin lebih hidup pada hati nuranimu.

Halo, Eko.

Kau ingin menebak apa makan siangnya?

Aku tak pandai dalam misteri.

Tentu saja tidak.

Kalian memiliki burger keju?

Kau tak tahu apa yang telah kulalui untuk membuatkan ini untukmu.

Aku membunuh sapi. Mengolah dagingnya.

Memanggang roti. Dan menggoreng...

... mencoba mengurai lemak hewaninya.

Tak ada saus tomat?

- Aku ingin berbicara dengannya. - Oke. Berbicara saja dengannya.

- Sendiri, tolong. - Aku tak masalah dengan dia ada disini..

Dan aku senang bahwa kau tak mempermasalahkannya, Jack. Tapi ini pribadi.

Kerahasiaan dokter-pasien.

Tentu.

Tentu saja.

Keberatan kalau aku makan?

Kami memiliki rencana indah untuk menaklukanmu, Jack.

Menaklukanku?

Terus menekanmu sampai kau yakin bahwa kami bukan musuhmu.

Membuatmu mempercayai kami.

More Indonesian subtitles for Lost

Komentoj

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left