La unuaj 175 linioj.
Minus 15...
ke minus 10, 9, 8, 7, 6,
5, 4, 3, 2, 1, 0.
Terkadang aku berharap memiliki pesawat luar angkasa.
Berjalan-jalan di luar angkasa yang sunyi..
dan tak seorang pun yang menggangguku.
Bahkan saat ku bermimpi, Aku bermimpi sedang dikejar-kejar.
Aku tak pernah berkelahi sesungguhnya.
Itu karena Aku selalu jadi yang tercepat.
Ibuku bilang jika tubuhmu kecil seperti aku,
kau harus hati-hati pada dirimu sendiri.
Aku tak'kan berbohong.
Anak-anak di sekolah selalu mencari masalah denganku.
Menertawai sepatuku
Betapa miskinnya aku.
Aku tak memberitahu ibuku, karena aku tak ingin ia kecewa.
Aku pernah mendengar sebuah tokoh komik terkenal
yang lebih memilih memakai sandal jepit
berkata, "Aku berharap Aku tidak dikejar-kejar hari ini."
Itulah kenapa aku tak'kan pernah memakai sandal jepit.
K I C K S Manual Translated by tHe-mAx
Aku berasal dari East Bay,
Richmond, California.
Cheeszits, tempat dimana dimulainya cerita ini.
Mereka berdua sahabatku.
Cheez-its? Kita makan Cheez-its--
Berikan Cheez-its ku-- Apa kabar, sobat?
Kelihatannya seorang anak gadis baru turun ke jalan.
Kami melakukan apapun bersama.
Dengar, kita sedang santai makan Cheez-its.
Entah bagaimana, dia langsung mem- blow job ku. serius.
Itu Rico.
Dia tak pernah merampas barang orang lain.
Yang dia lakukan hanya duduk dan merokok...
tapi dia tetap santai.
Tak ada yang mengganggunya...
tapi tidak dengan para gadis.
Dia tak bisa berikan padamu apapun seperti yang aku bisa, sayang.
Itu Albert.
Kau sialan. Kelak aku juga akan kurus.
Yang dia bicarakan hanya tentang memek.
Tapi menurutku dia tak pernah melihatnya sekalipun.
Dia bilang dia adalah si jenius R&B.
Hei, bro. Hei, putar sekali lagi musiknya.
Jadikan Auto-Tune semuanya.
Jalang, diamlah. Kau tak melihatku sedang di studio?
Nigga, sialan kau,
kau sedang di WC dengan pantat gemukmu itu, sialan.
Terbaik sepanjang masa.
Hei, bro, Mix Tape Memek, bro. Album ter-hot, volume 4, bro.
Tidak ada yang mau membeli albumku, cuk.
Karena kau aneh.
Cuk, sialan kau, Aku menciptakannya, nigga.
Setiap hari kami melakukan hal yang sama.
Entahlah, cuk, yang warna merah...
Kami membicarakan hal yang sama.
Semua sepatu itu tidak hanya keren.
Semua itu sepatu Jordan.
Kau tahu berapa banyak yang bisa aku dapatkan--
Albert punya yang keenam.
Rico punya yang ketiga.
Yang kesebelas juga?
Itu dia, ada di sana.
Kakimu kelihatan segar. Respek donk, nigga.
"Balls deep", nigga.
Benar.
Kau benar? Kau tak tahu lagunya?
"Fresh feet equals balls deep". Aku tahu itu.
Ooh! Hei!
Tahan.
Ayo lanjutkan. Ayolah, cuk.
Ayo, cuk.
Terkadang ini terasa yang lain lebih keren daripada aku.
Rico, kau seharusnya mendorongku berikutnya.
Hei, kau ingin lebih santai, B?
Pastinya. Kau punya pemantik? Ya.
Mungkin karena aku kecil.
Pergi dari sini!
Entahlah.
Kau lihat temanku di sana?
Itu, yang di sana.
Apa yang kau tertawakan? Bicaralah padanya.
Seperti di sekolah.
Tak bisa bermain.
Tak bisa kencing.
Tak ada yang bisa diajak keluar.
Boo, nigga. Ada yang bisa ku bantu?
Bro, dia punya bijinya di mulutnya dan semuanya.
Sial. Aku juga senang,
jika gadis itu melakukan itu padaku, nigga.
Diamlah.
Kau tak'kan bisa menghangatkan burungmu.
Nigga, sialan kau.
Sial B, anak itu kelihatan seperti kau
cuma dia tak punya sepatu dari sekolah menengah.
Sepatu Hit-rah.
Sepatu Hitam dan Merah.
Sepatu yang asli.
Sepatu Jordan pertama yang pernah dibuat, cuk.
Sial.
Jika aku punya sepatu itu.
Persimi (eh permisi).
Kau punya ukuran 7?
Tidak, mereka tak membuat ukuran anak-anak.
Berapa harganya?
Uh, 350 Dollar.
Ibu selalu menyembunyikan uang ultah-ku.
Dia bilang aku harus menabung jika ada kondisi darurat.
Hei anak kecil. Hei, kamu.
Anak berambut ikal, kemari.
Ya kamu, kemari. Aku bicara padamu.
Apa yang kau lakukan?
Anak Ol' Will Smith sedang melihat anak kecil.
Ada apa denganmu, cuk?
Lihat ini, cuk, lihat apa yang ku punya untukmu.
Bagaimana? Jangan lukai matamu sekarang, cuk.
Aku akan menunjukkan barang yang belum pernah kau lihat.
Dimana kau mendapatkan semua ini? Ada lah, jangan kuatirkan itu.
Kenapa sepatumu seperti itu? Aku punya yang cocok untukmu.
Aku Daryl. Siapa namamu?
Brandon.
Gimana kabarmu, nak?
Biar ku tunjukkan padamu, cuk.
Kau pasti ingin beberapa barang ini.
Kakimu adalah segalanya di dunia ini, cuk.
Ku perlihatkan kau ini. Kau lihat sepatu ini?
Keren, baru, kau paham?
Itu keren. Kau menyukainya, bukan?
Aku punya lagi yang lebih keren untukmu.
Di toko-nya saja tidak punya barang ini, nak. Ini eksklusif.
Kau lihat, tapi sepatu ini...
harganya lebih mahal dari hidupmu.
Sial!
Blood, kau tak mungkin membelinya. Ibu mu yang belikan?
Aku membelinya sendiri.
Nigga, ku mohon.
Itu Jordan Hit-rah? Yeah.
Nigga, ini ori?
Cuk, kelihatan keren seperti di internet.
Bagaimana kau mendapatkannya? Tunggu dulu. Lihat.
Sumpah, aku membelinya sendiri. Dengan uangku sendiri.
Dengar, aku sedang berjalan pulang lalu aku melihat Crazy Daryl di jalan No.23
Jadi aku berkata,
"Yo, Daryl." Dan dia bilang,
"Ada yang bisa ku bantu, nigga?" Jadi kau tahu aku ngobrol--
Tidak mungkin.
Cuk, aku lalu bertanya, "Apa yang kau punya?"
Dan dia bilang, "Hei, Blood, lihat barang-barangku ini.
Nigga, kau tak'kan menemukan semua ini dimana pun.
Harganya lebih mahal dari seluruh hidupmu."
Ketika aku melihatnya, kelihatan keren sekali.
Aku harus menahannya.
Jadi aku bertanya, "Berapa harganya?"
Dia bilang, "$200, bro."
Jadi, aku berbalik pergi dan berpikir orang ini pasti mempermainkanku.
Dan dia lalu bilang, "Tunggu. Untukmu, $150 saja."
Dan aku bilang, "Ya, nigga.
Seharusnya segitu."
Dan aku bilang, "Peace."
Begitulah ceritanya.
Terserah, nigga.
Burungmu jadi besar juga, tidak?
Jangan bawa-bawa burungnya, cuk.
Aku cuma bilang, cuk.
Kau merasa lebih besar.
Burungmu sudah lebih panjang sekarang?
Kau suka burungku, cuk?
Huh. Kena kau.
Anak ini memang menyebalkan.
Aku akan beritahu bibi, pantat gemukmu itu,
mengendarai sepeda seperti Mr. Kool-Aid.
Seseorang panggilkan kapten penyelamat!
Anak sialan.
Aku harus punya sepatu seperti mereka...
Hei B.
No comments yet. Be the first to leave one.