Kung Fu Panda: Legends of Awesomeness

Kung Fu Panda: Legends of Awesomeness

Elŝuti Indonesian Subtekston

Sezono 2

Eldonaj informoj

KPLOA S02E03 - The Most Dangerous Po
Komentaĵo de LoBoM

Etikedoj

other
Publikigita je: 2012-11-11
Elŝutoj: 68
Aŭdhandikapuloj: Yes

Antaŭrigardo de Indonesian subtekstoj

La unuaj 158 linioj.

Translate By loBom

Sweet!

// THE MOST DANGEROUS PO //

Translate By loBom

Oof!

Kenapa begini jadinya?

Ha, gotcha!

Permainan ini lebih membosankan daripada cerita akupuntur bibi Chu.

Kenapa disini begitu lama rasanya?

Karena belum ada penjahat terlihat dalam beberapa minggu ini.

Yah, aku benci itu.

Aku berharap terjadi sesuatu... apapun itu.

- Po, ada apa? - Nggak ada.

Kecuali kiriman

pagi ini yang benar-benar spesial untukku.

Yang terhormat Jendral Tsin ingin bicara empat mata

dengan Dragon Warrior di Kerajaannya!

Pahlawan favoritku.

Wow, Jendral Tsin yang terkenal ingin bertemu Po?

- Apa? - Cemburu ya?

- Aku nggak cemburu. - Dia lagi dapet tuh.

Semuanya sudah siap, master Po.

Kuharap kau tahu kehormatan seperti apa ini.

Kau bercanda? Jendral Tsin salah satu idolaku.

Dia salah satu prajurit yang mengesankan dan mengagumkan

dalam sejarah China.

Pahlawan dalam pertempuran Shin Huan;

Pelindung gunung Chou Lung;

Penakluk Hun dalam perang sehingga Hun menemui ajalnya.

Tapi karena musuh tidak ada lagi, dia pensiun.

Tragisnya, dramatis,

Tidak diketahui keberadaannya.

Sampai saat ini! Oleh ku.

Po, Jendral itu dermawan nomor satu di Jade Palace.

- Kita mengandalkan dukungannya. - Aku tahu.

Aku harus membuat kesan yang baik.

Akan ku tunjukkan kalau aku pantas, membawa ini.

- Bagaimana kau melakukannya? - Ku sarankan nggak usah pergi.

Apa kau berencana memberikan gelang persahabatan padanya.

Nggak...

Nggak.

Nggak, Nggak.

Jangan khawatir.

Akan ku tunjukkan kalau aku pantas, sebab aku pahlawan di...

Celana ku?

Rencana Po, hari pertama.

Melewati lumpur, bukit scaled, semburan larva.

Berani, melangkah dengan perkasa.

Lalu aku punya kuda Charley. Ow!

Jadi ku sewa becak, makan kue, dan tertidur.

Akhirnya, aku sampai di benteng Jendral Tsin.

Takdir ku menunggu.

Menakutkan, mengancam, mengerikan.

Uh, bayarannya mana?

Oh, ya. Ma'af.

Oke, Po. Saatnya menunjukkan betapa tangguhnya dirimu.

- Apa? - Gah!

Jika waktunya kurang tepat, Aku akan kembali nanti.

Tenang, bung. Ayo perlihatkan isi tas mu.

Jendral Tsin!

Hei, ini memalukan, dan menyakitkan.

Karena suka kacang-kacangan, apa yang akan kamu lakukan?

Jendral, Aku Dragon Warrior.

Datang untuk makan malam, atau apalah, sarapan juga boleh.

Lepaskan dia.

- Terima kasih. - Jadi, kamu Dragon Warrior?

Ya, Jendral. Teman-teman ku memanggil Po.

Kamu juga boleh. Hint, hint.

Tutup mulut mu, prajurit. Berdiri.

Mata di depan. Bahu ke belakang.

Hisap itu. Hisap itu, gendut.

- Hisap, hisap, hisap! - Aku hisap, Aku hisap!

Kau bukan ksatria.

Kau lembut, cengeng, panda kecil.

- Oke, uh, itu cukup menyakitkan. - Bunuh dia.

Tunggu, aku punya undangan mu!

Undangan emas, ini... baiklah, uh...

ntah dimana.

Oof!

Wa-ta!

Ini dia. Huh?

Uh...

Itu semangat ksatria.

- Gerakan yang bagus, nak. - Ooh!

Hanya menguji saja. Ayo, kita makan bakso.

Kemudian kau bantu aku menumpas kejahatan di China.

Ya!

Aku mau bilang padamu, Dragon Warrior, China tak seperti dulu lagi.

Aku tahu. Sangat lemah akhir-akhir ini.

Mmm... ngomong-ngomong ini enak sekali.

Coba lihat. Penjahat dimana-mana. Kambing mengendalikan media.

Bahkan makanan yang kita makan dikasih racun.

Apa ini tes yang lain? mudah-mudahan dia bertanya.

Bagus.

Apa kau bisa melihat racun terbang di udara, bisa kan?

Seingatku hanya sekali dengan menteri Cho Li.

Bagus.

- Aku suka kamu, Dragon Warrior. - Aku juga, Jendral.

Kau bersemangat. Kau berapi-api.

Kau punya bau bambu yang terbakar hari sabtu.

Apa itu... bagus?

Jendral, Hundun sudah terlihat di halaman.

- Hundun si badak, disini? - Waktunya beraksi, prajurit.

Wow.

Kereeen.

Aku mengumpulkan senjata langka dari seluruh dunia.

Seperti yang ini.

Aku menyebutnya Mr. Kaboom.

Tak dapat kukatakan. Sungguh mengagumkan.

Kau pakai ini, Dragon Warrior?

Jendral, prajurit tangguh dari Jade Palace bilang...

Uh...

Ka kaw! Ka kaw... mmph.

Merunduk, Dragon Warrior. Tak terlihat adalah segalanya.

Jangan khawatir, Jendral. Dia milikku.

Um,

Ma'af, aku merusak senjata mu disana.

Bagi ksatria sejati, apapun bisa jadi senjata,

Kerja bagus, Jendral. Tapi pernahkah kamu melihat ini?

Booyah!

Atta boy. Aku tahu kau sangat cocok untuk misi ini.

Aku mencium sesuatu.

- Bau badak. - Eww.

Dia mendekat. Kupikir kau bisa menangkapnya?

Pikir? Aku tak berpikir.

Aku hanya... sedikit berpikir lalu, uh...

- Ayo tangkap badak itu! - Tangkap dia.

Ki-yah!

Kamu, dimana pastelnya?

- Aku... apa? - Pastel?

Aku dapat kupon untuk makan pastel gratis.

Aku suka pastel seperti lingkaran cinta

sambutan untuk badak atas apa yang kulakukan!

Aku nggak tahu.

Apa ini?

Cerita atau judul lagu? Berapa kata?

Badaknya datang, sembunyi.

Hei! Aku datang untuk mengambil pastel gratis ku,

yang benar-benar gratis tanpa harus bayar.

Pastelnya!

- Apa yang dikatakannya? - Aku menipunya dengan kupon palsu.

Badak sangat suka pastel.

Apa maksudmu, menipu dia? Dia melakukan kejahatan?

Kejahatan? kejahatan apa? Aku menipunya agar bisa memburunya.

Memburunya? Seperti "berburu dia" memburunya?

Laksanakan. Memburunya untuk berolahraga.

- Itulah yang kulakukan. - Um, apa ini tes yang lain lagi?

sebab jika Hundun tidak berbuat salah

lalu memburunya, apa kata dunia? Hmm... salah?!

Apa begini cara mu untuk menembaknya?

Tangkap dia, Dragon warrior.

- Tapi aku... - Ayo tangkap dia!

Ayo, teruskan, teruskan, teruskan.

Ayolah, panda.

Sekarang, sebelum dia lari ketakutan.

Tes atau bukan, Takkan ku biarkan ini terjadi.

Huh?

- Po! - Kau mengejutkannya.

More Indonesian subtitles for Kung Fu Panda: Legends of Awesomeness

Komentoj

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left