Οι πρώτες 200 γραμμές.
Hey, bangun.
Hey, man, kau harus bangun, oke?
Kau harus pergi. Ini sudah siang.
Jam berapa sekarang?
Sudah siang ini.
Dengar, pesta sudah berakhir, dan
aku sekarang mesti membersihkan ini semua.
Ini seperti
Aku kenal kalian
tapi aku tak ingat kalian, kau paham?
Kita santai,
tapi kita tak bisa santai.
Dimana Alfred?
Siapa?
Al.
Paper Boi.
Oh, dia mandi tadi.
Kau tau, kau kawan negroku,
tapi kau bukan kawan negroku.
Seperti aku kenal kalian,
tapi aku tak kenal kalian.
Dimana jaketku?
Orang orang menangis.
Seseorang menuangkan bir di kendi Brita ku.
Persetan kalian semua,
tapi tidak persetan kalian semua!
Kelihatan seperti... jaket berwarna biru.
Kau melihatnya? / Tidak.
Tapi aku melihat ketika seseorang
mencoba membakar keranjang sampahku.
Apa? / Yeah.
Terbakar semua didalamnya.
Aku akan mengambil
yang lain, tapi...
itu hal yang berbeda.
Kita seperti bocah, tapi...
Kita bukan bocah. Yeah, aku mengerti.
Pernah kau lihat... ada tambalan diluarnya.
Kau tau?
Seperti cap...
Bisa cepat dan segera beli makanan?
Aku sekarat.
Hello? /Hey apa kabar, Al?
Um, apa kau membawa jaketku kemarin?
Sial.
Tidak, Aku cuma berfikir mungkin kau yang membawanya.
Um...
Aku hanya...
Aku akan coba mencarinya,
siapa tau ketemu.
Oke?
Oke, santai.
Damai.
Hari Sandwich Ayam gratis, negro.
Hey, apa... / Dengar, kau berhutang 10 dollar padaku.
Aku disini tadi malam.
Aku pikir jaketku tertinggal disini.
Tetap harus bayar dulu.
Ayolah, kawan,
Bisa kau lihat sebentar?
Tidak. Aku tak lihat.
Aku sangat butuh jaket ini.
Tidak ada disini.
Santai.
Hey, sayang. Kau ingin berdansa?
Uh, tidak, aku disini tadi malam.
Aku mencari jaketku.
Oh, dengan Paper Boi?
Aku dengar dia ada disini.
Yeah, betul.
Aku manajernya.
Oh, benarkah?
Kalian butuh video musik?
Aku akan lakukan.
Uh, Tidak. Mungkin.
Aku akan mengingatmu.
Okay, jangan bohong padaku.
Aku tidak berbohong padamu.
Dengar,
apa ada satu gadis yang tadi malam ada disini?
Satu diantaranya mungkin membawa jaketku.
Okay, seperti apa rupanya?
Dia, pirang.
Dia berambut pirang.
Apa itu rambut pirang pendek?
Uh... tidak, itu...
sebahunya.
Tidak. Tunggu.
Dia berbadan lebar?
Dia putih kurus,
tapi tak terlalu kurus.
Okay, dia gemuk? Atau kurus?
Dia cukup gemuk.
Puting besar?
Tidak berputing besar.
Cukup cukup
mereka cukup besar, yeah.
Apa dia tinggi dengan bokong besar?
Sepertinya.
Aku tak tau. Dia...
mirip dia.
Dia... mirip dia.
Negro, yang itu putingnya tidak besar.
Terserahlah. Aku tak...
Aku tak tau rata rata puting disini.
Aku bekerja disini sudah dua tahun,
dan aku tak pernah melihat seseorang yang kau maksud.
Maaf.
Baiklah. Santai.
Terimakasih.
Uh, tunggu sebentar.
Kau hanya pergi
dan tak meminta nomor telfonku untuk video klip?
Oh.
Uh, yeah.
Dengar, kau pikir aku bercanda.
Aku sangat serius. / Aku tau.
Kau sebaiknya menghubungiku. / Okay.
Aku sudah kasih tau.
Shots gon' make this night!
Tittys and bittys and tittys.
Tittys and bittys and tittys.
Tittys and bittys and... no, not...
Aku benci shots. Kau tau kan?
Hey. /Apa yang kau lakukan?
Aku akan masuk ke Uber!
Whoo!
Aku punya. / Aku punya, negro.
Aku didepan. / Man.
/ Betul, dibelakang. / Oke. Oke.
Hey, man. Hey, siapa namamu, man?
Apa yang kau lakukan?
Sepupuku akan mengeluarkanku.
Negro ini.
Hey!
This is Beyoncé's best song.
But I stay gold!
Yeah, yeah!
What if we found out Ja Rule was just a dog?
Like, he's just... / Like
Aku ingin lihat... / Lihat yang mereka perbuat'
Hey, hey, kemari!
I said it. Look at that. Look at that. Look at that.
No. No, you don't understand. It takes your soul, man.
Yo! E-money.
Hey. /Apa kabarmu?
Hey, guys. / Sup, bro?
Sup?
Terimakasih sudah membangunkanku pagi ini.
Kami tak membangunkanmu.
Yeah, Aku tau.
Aku bangun pukul 11:30 lalu Joe meneriakiku.
Serius? / Yeah, dia cukup marah.
Kenapa?
'Karena kita mengacaukan rumahnya.
Seperti, kita membuang sebotol api atau semacamnya?
Benar. Oh, yeah, itu terjadi.
Yeah. /Yep.
Hey, cewe itu, Kim, yang membuangnya.
Dia sangat mabuk.
Karena dingin semalam./ Yeah.
Yeah, dia kencing.
Jadi apa? Persetan dengannya.
Aku bisa mengingat hal semalam.
Kau tak perlu. Kau me-Snapchat semuanya.
Uh, yup.
Bagaimana lagi kita membiarkan orang tau
bagaimana cara kita tinggal disini?
Kebanyakan rap ini
muncul, kan?
Yeah, uang segalanya.
Dengar, kita harus berhenti berpura pura pada orang lain.
Oke?
Itu yang mesti kita lakukan.
Itu semacam jebakan.
Kita seharusnya menghasilkan lebih banyak uang
sebelum kita memulai untuk pamer.
Oh, Tuhan.
Bagaimana kau mengacaukan semuanya.
Itulah masalah nomor satu
kulit hitam.
Mereka tak tau caranya bersenang senang.
Aku sangat tidak setuju
jika hal itu menjadi masalah utama.
Lihat bagaimana kita? / Kau tau apa yang kumaksud?
Kupikir jika kita menghabiskan waktu kita dengan
tidak menghabiskan uang, menghabiskan waktu
dengan uang, lebih baik waktu yang kita habiskan.
Tapi akhirnya... Kau tau,...
Sini, biar kulihat teleponmu.
Aku ingin menghubungi supir Uber semalam.
Aku pikir jaketku ada padanya.
Terimakasih.
Jangan lihat lihat teleponku.
Berikan aku sedikit.
Mm-hmm.
Yeah.
Bicara tentang uang,
menurutmu bagaimana kuaci ini bisa menghasilkan uang?
Cuma 75¢ sebungkus. / Hey.
No comments yet. Be the first to leave one.