Οι πρώτες 71 γραμμές.
Mahabharata 2014 Episode 202
Maafkan aku, anakku jika Kurawa nanti menjadi pemenangnya
maka seluruh peradaban akan mengalami malapetaka
dan menegakkan kebenaran akan menjadi hal yang tidak mungkin
Dan
salah satu cara untuk mengalahkan Kurawa
yaitu kamu berpura - pura menjadi bentengnya
tetapi seandainya kamu bersumpah untuk mundur dari perang ini
maka aku akan melepaskan mu
dari semua janji - janjimu
Keputusan ada ditanganmu
Apakah mundur dari perang ini
atau serahkanlah perlindungan yang kamu peroleh dari baju perangmu itu
Argh!
Argh!
Terimalah amalku, Dewa Indra
Demi kemenangan anakmu
Anda sampai terlibat
dalam suatu kecurangan yang serius dengan ku, Dewa Indra
Hanya dengan melihat ini
telah memberikanku kenikmatan akan kemenangan
Apa yang telah engkau lakukan, Dewa Indra?
Kamu meminta Baju Perang dan Anting - Anting dari Karna Raja Anga!
Ya, Arjuna
Sekarang, tidak akan ada halangan dalam jalan mu untuk mencapai kemenangan - Tetapi mengapa kamu bertindak tidak adil, Ayah?
Dengan menunjukkan kelemahan musuhku
maka engkau telah menunjukkan kelemahanku juga
jika tidak ada tantangan
lalu bagaimana akan diketahui tingkat kekuatan seseorang?
Pohon yang tumbuh di bebatuan akan sangat kuat, Dewa Indra.
Tetapi batang pohon teratai yang tumbuh di sebuah kolam
tidaklah kuat.
Hari ini, engkau telah menodai nama baik ku, Dewa Indra
Ibu jari Ekalavya yang putus
hingga saat ini telah membuat semangatku turun
Bahkan saat ini, dimanapun seseorang menghargai panahanku
Aku teringat akan Ekalavya
Aku mulai ragu
seandainya Ekalavya tida mengorbankan ibu jarinya
akankah dia lebih kuat dariku?
Karena ibu jari Ekalavya yang putus
kemampuanku telah sungguh - sungguh ternoda, Ayah.
Dengan meminta Baju Perang dan Anting - Anting Raja Karna dari Anga
engkau telah menodai nama baikku lebih jauh lagi, Ayah.
Karena aku engkau telah membebankan penderitaan kepada Raja Anga.
Apakah
kamu tidak mempunyai keyakinan akan kemampuan anakmu?
Apakah engkau tidak yakin akan Gandiva ini?
Ataukah kamu tidak yakin akan restumu sendiri, ayah?
Pertanyaannya bukanlah soal kemampuanmu, Arjuna.
Baju Perang Karna
bukanlah senjata berasal dari langit
yang diberikan oleh Tuhan tetapi merupakan bagian dari Dewa Surya itu sendiri
Setelah kelahirannya
Karna telah dikaruniai dengan nya
sangatlah perlu untuk melepaskannya
Dalam sebuah perang antar manusia
tidak boleh ada bagian dari Tuhan yang ikut serta di dalamnya
Baik untuk perlindungan
ataupun untuk menyerang
Itulah mengapa, Hanuman akan hadir dalam benderamu
dan bukannya di keretamu
Tetapi engkau telah mengutuk ku, Ayah!
Aku tetap mampu membunuh Raja Karna dari Anga
dengan keberadaan Baju Perang dan Anting - Antingnya itu
Bagaimanapun, karena aku telah bersumpah
Aku akan tetap membubuh Raja Karna dari Anga
Aku akan tetap membunuh Raja Karna dari Anga!
Bagaimanapun
dengan meminta Baju Perang dan Anting - Anting Raja Karna dari Anga
kamu
No comments yet. Be the first to leave one.