Οι πρώτες 200 γραμμές.
Ibu.
Aku minta maaf.
Semua barang sudah dikemas?
Ellie, Elle!
Hei, kau tidak apa-apa?
Ya, ya, aku baik-baik saja.
Apa kau yakin tak ingin aku
ikut denganmu?
Aku yakin, aku hanya merasa bersalah.
Aku tak pamit pada Samantha sebelum pergi.
Dia akan baik-baik saja.
Tapi akulah yang selalu
mengantarnya sekolah dan segalanya.
Ellie, Ellie, dia akan baik-baik saja.
Kita akan baik-baik saja, benar?
Ini hanya beberapa hari.
Kemari, kemari.
Jacob.
Ya?
- Apa menurutmu orang jahat bisa masuk surga?
Entahlah.
Kurasa, kurasa mungkin beberapa orang jahat
punya sisi baik dalam beberapa hal.
Jangan pesan pizza tiap malam.
Paham?
Tak ada janji.
Aku akan kabari saat aku sampai.
Baiklah.
Hei, Elle?
Ya?
Tolong jaga diri.
Paham?
Baiklah, akan kulakukan.
Sayang kau.
Sayang kau juga.
Aku ingat waktu itu,
sepertinya kelas tiga atau semacamnya.
Aku jadi kupu-kupu di pementasan sekolah,
dan aku begadang membuat sayap kecil ini
dari gantungan kawat, koran, dan lain-lain.
Aku takkan lupa kau tersenyum
saat aku menari dan mengepakkan sayap kecilku di panggung.
Aku ingat melambai padamu
dan kau malah menatap lurus melewati ku.
Kau bahkan tak melihatku.
Selama ini kupikir kau tersenyum padaku,
tapi ternyata tidak.
Mungkin kau melihat si hidung merah Rachel.
Dia mendapat peran bunga cantik
yang tumbuh dari taman.
Dia selalu mendapat peran terbaik.
Kurasa aku tak pernah melihatmu bahagia.
Tahu tidak?
Sejak Ayah meninggal,
kau menjadi sosok yang tak berjiwa.
Dan astaga, kau benar-benar memastikan membuatku
menderita sama sepertimu.
Dan aku membencimu karena melakukan itu padaku.
Aku membencimu karena itu.
Sudahlah, itu tak penting lagi.
Yang penting adalah aku takkan pernah,
selamanya memperlakukan putriku seperti caramu memperlakukanku.
Dia akan selalu tahu rasanya disayangi.
Sampai kita bertemu lagi, di mana pun itu nantinya.
Halo, ada yang bisa kubantu?
Oh, hei, apa kabar?
Maaf.
Aku John.
Stewart berhalangan hadir,
jadi dia menyuruhku membawakan ini untukmu.
Baiklah, baguslah.
Ya.
Dan ini milikmu juga.
Terima kasih.
Sama-sama.
Tunggu.
Ada yang salah?
Ada berkas yang kurang.
Sertifikat dan akta rumah seharusnya ada di sini,
tapi aku tidak melihatnya.
- Oh, kata Stewart kau mungkin harus kembali
ke kantor untuk menandatangani beberapa hal lagi
sebelum semuanya rampung.
Apa?
Tidak, bukan itu yang kita diskusikan.
Agen properti akan datang
untuk memasarkan rumah ini lusa.
A-aku paham.
Hal seperti ini butuh waktu.
Begini, aku akan beri tahu Stewart kalau kau sedang terburu-buru.
Memberitahunya?
Dia sudah tahu.
Dan aku tidak sedang terburu-buru.
Hanya saja aku menyusun semua rencanaku
berdasarkan apa yang dia katakan.
Tahu tidak?
Dia sedang rapat.
- Halo, Anda telah tersambung dengan Stewart-
Dia sedang rapat.
Silakan tinggalkan nama dan nomor Anda.
Tentu saja.
Apa dia tidak mengatakan
berapa lama prosesnya atau semacamnya?
Tidak, tidak, dia tidak bilang.
Maksudku, apa kau yakin
itu tidak jatuh dari lipatan map di mobilmu atau apa?
A-aku yakin itu sudah semuanya.
Tapi dengar, aku mau kembali ke kantor sekarang.
Aku akan menemui Stewart sebelum hari berakhir
dan memastikan dia meneleponmu.
- Maksudku, pilihan apa lagi yang kumiliki?
Benar.
Dengar, aku tahu ini berat bagimu,
berat bagi keluargamu,
dan aku pastikan,
kami ingin membuat ini sesederhana mungkin untuk kalian.
Aku menghargainya.
Ya, tak masalah.
Aku akan beri tahu Stewart begitu aku melihatnya.
Baiklah, terima kasih.
Tapi kenapa, Ibu? - Karena kubilang begitu.
Itu alasannya.
- Tapi yang lain pada pergi, ini tidak adil.
Tak ada yang bilang hidup ini adil.
Apa kau pikir hidupku adil?
Kau cuma anak manja yang menyebalkan.
Sungguh?
Halo, namaku Ellie Keres.
K-E-R-E-S.
Jadi kalian pasti sudah memutus listrik di sini lebih awal.
Seharusnya menyala seminggu lagi,
tapi sama sekali tidak ada.
Baiklah.
Ya, ya.
Aku di sini.
Maaf.
Yah, ternyata belum.
Biar kulihat dulu.
Tunggu sebentar ya.
Oh, sekarang sudah nyala.
Tidak, cuma itu saja.
Terima kasih.
Ya, lagian ini sudah hampir pukul lima.
Benarkah?
Ya ampun.
Ya.
Sebaiknya kau segera menghubunginya
sebelum terlalu malam.
Ya, akan kulakukan.
Biar aku bicara dengan Sam sebentar.
Baiklah.
Sammy, sapa Ibu.
Halo, Ibu.
Halo, Sayang.
Bagaimana sekolahnya?
Ibu tidak menjemputku.
Ya, aku tahu.
Maafkan aku.
Ayah yang akan datang menjemputmu selama beberapa hari.
Dia masuk antrean mobil yang salah.
Benarkah?
- Tidak, itu bukan antrean mobil yang salah.
Hanya antrean mobil yang berbeda.
Yah, Ayah masih belajar.
Aku tak sabar ingin segera menemuimu
dan mendapat pelukan erat dari Sammy.
Aku juga.
Aku sayang Ibu.
Ibu sayang kau juga, Sammy.
Dah.
Dah.
- Halo, Anda telah tersambung dengan Stewart Mitchell
dari J&R-
Uh.
Hei, apa katanya?
Dia tidak mengangkat, tapi dengar,
aku menemukan kotak ini di loteng,
dan bentuknya sudah sangat, sangat tua.
Apa isinya?
Entahlah.
Tertutup rapat semacam lilin atau apa gitu.
Itu punya Ibumu?
Maksudku, ya, itu ada di lotengnya,
tapi aku belum pernah melihatnya.
- Hei, bagaimana kalau isinya penuh uang atau semacamnya?
Menurutmu sebaiknya kubuka?
Maksudku, apa, bagaimana menurutmu?
Entahlah.
Telepon Rick.
Mungkin dia tahu sesuatu.
Uh, aku malas menelepon Rick.
Ya?
Halo Paman Rick, ini Ellie.
Wah, wah, sudah lama ya, Ellie.
Ya, aku tahu.
Aku akhir-akhir ini sangat sibuk.
- Jadi aku sedang berada di rumah Ibu sekarang
dan aku menemukan kotak kayu ini di loteng.
Bentuknya sangat tua dan ada segel lilin atau semacamnya di atasnya.
Aku ingin tahu apakah Paman tahu sesuatu tentang ini.
No comments yet. Be the first to leave one.