Οι πρώτες 200 γραμμές.
Sebelumnya di Homeland...
Sialan, mereka ternyata CIA.
Dia sedang menyerang kita.
Matikan. Matikan, matikan!
Data kita dijebol di Berlin.
Hari ini aku mendapat sebuah surel dari seorang hacker.
Isinya ternyata adalah dokumen sangat rahasia.
- Siapa sumber yang membocorkannya? - Aku tak tahu.
dan aku akan hargai kepercayaan mereka, apapun yang akan terjadi padaku.
Dia meminta sisa dokumennya.
Kau kirim itu,
pasti akan di-intersepsi, dan bisa-bisa kita ketahuan.
Baru saja meeting dengan petinggi BND.
Kau punya 24 jam untuk pulang ke AS.
Tapi Jerman mau kambing hitam.
Berikan mereka Saul.
Selamat datang ke Beirut.
Ini enak.
Sayang aku tidak bisa menawarkan ini kepadamu.
Besok sudah 9 bulan aku tidak minum alkohol.
Hezbollah bekerjasama.
Yah, situasi di lapangan
tidak bisa diprediksi, mudahnya begitu.
Lindungi dia. Lindungi dia.
Dengar.
Targetnya adalah wanita CIA itu.
Dia adalah targetnya.
Enam jam kita interogasi dia.
Siapapun yang bayar dia, dia lebih takut kepada mereka daripada mati.
Ada yang mau kau mati.
Aku ingin pastikan bahwa kau mengerti.
Yang kau dapatkan hanyalah kunci, calon targetmu di kotak,
dan uang operasi menunggu di situ
sewaktu kau membawa kembali bukti kematian mereka.
Taruh nama mereka di kotak,
akan kuhabisi siapapun yang kau taruh di situ.
Aku benar-benar berpikir sudah meninggalkan semua ini.
Negara Islam ISIS memproklamasikan diri mereka
menjadi sebuah kekhalifahan dunia dengan kekuasaan yang luas...
...meliputi Timur Tengah.
Tentaranya adalah pada hacker, medan peperangannya online,
dan itu tak ada kaitannya dengan...
Edward Snowden seorang pengecut.
...sangat mengecewakan bahwa pemerintah Rusia
akan mengambil langkah ini.
Ini melanggar hukum, ini melanggar hukum.
Semua penderitaan itu, dan tidak ada perubahan.
Apakah strategi kita berhasil?
Aku meyakinkan diri sendiri kita akan mengubah dunia.
Carrie takkan pernah bebas.
Menghabiskan hidupku di pelarian, menyerahkan putriku?
Aku tak tahu bagaimana kau hidup sendirian.
Aku akan melawanmu selamanya.
Siapa mengejarku?
Banyak orang, tanganmu begitu berlumuran darah.
Homeland - 5x03 "Super Powers"
Aku tidak tahu apa aku dapat menaruh dia di pesawat itu besok.
Kenapa kau tidak ikut saja dengannya?
Dia tidak akan aman bila tinggal denganku.
Ya Tuhan, aku pikir aku sudah meninggalkan hidup ini.
Sewaktu dia sudah tiba di AS,
aku akan bisa berpikir lebih jernih dan menyelesaikan ini.
Mungkin saja orang Lebanon itu berbohong?
Sudah coba pikirkan itu?
Bagaimana jika sebenarnya tidak ada yang mengejarmu?
Dia tidak berbohong.
Bagaimana kau tahu?
Tidak di sini.
Kau sudah bersembunyi selama 4 hari,
jarang makan atau tidur, jarang berbicara.
Kau harus berbicara denganku.
Dia disiksa, okay?
Dia akhirnya mengaku kalau aku target sebenarnya,
tapi dia terlalu takut untuk mengungkapkan siapa yang membayarnya.
Aku tidak mengerti.
Orang yang sedang disiksa bisa ngomong apa saja kan?
Dia memiliki dua rahasia - yang satu bisa dia ungkapkan,
dan yang satu lagi, dia rela mati menjaganya.
Apakah dia mati?
Mati?
Yeah, dia dieksekusi.
Dia ditembak di mukanya.
Itu yang membuat aku percaya.
Jesus.
Kau yang mau tahu.
Bajumu keluar.
Aku tahu.
Hi.
Hi.
Kau mau Frau Stiegler terkena serangan jantung lagi?
Uang makan siang?
Ibu sayang kau.
Mr. Berenson.
Herr Düring.
Kau ingin sesuatu?
Air, kopi, apapun?
Tidak, terima kasih.
Tidak setiap hari seorang pejabat tinggi CIA
mengunjungiku di sini.
Tidak setiap hari seorang industrialis Jerman
menjadi target pembunuhan.
Mmm.
Aku memiliki sebuah Yayasan,
dan aku sendiri adalah seorang filantrofis.
Silakan duduk.
Tetapi perusahaanmu tetap sedang berjalan sukses.
Benar.
Bisnis baja, entah kenapa,
sedang menanjak.
Mengapa kau menjadi target pembunuhan di Lebanon?
Tidak tahu.
Mungkinkah ini berhubungan dengan
pertemuan antara Kepala Keamanan-mu
dengan Hezbollah?
Kau harus tanya Carrie untuk itu.
Aku tidak tahu dia di mana, karena itu kutanya kau.
Sudah kubilang.
Aku tidak tahu.
Kalau iya, bukan pertama kalinya keluargamu
berkolaborasi dengan pihak yang salah dalam sejarah.
Mr. Berenson, bukan sebuah rahasia
kalau kakekku adalah seorang Nazi garis keras.
Seumur hidupku aku selalu mencoba membayar kesalahan itu.
Yayasanmu telah mendonasikan puluhan juta dolar
ke yayasan amal Muslim di seluruh Eropa.
Itu juga bukan rahasia.
Pastinya kau tahu, batasan tujuan sosial dan
tujuan terorisme terkadang kabur.
Tidak dalam hal ini.
Semua dana itu bisa dipertanggungjawabkan.
Aku bertanggungjawab secara pribadi dalam hal ini.
Mungkin kau tidak menganggap Hezbollah
adalah sebuah organisasi teroris.
Apakah itu sebuah pertanyaan?
Betul. Jadi?
Aku membenci kekerasan, tapi orang harus bisa
membedakan antara perjuangan demi kebebasan dari penjajah
dan terorisme murni.
Apakah menembakkan roket kepada warga sipil valid,
menurut pendapatmu?
Aku tidak akan tersudutkan hanya karena kau bisa
membelokkan pembicaraan ini ke topik Israel.
Sebenarnya, aku penasaran dengan pemikiranmu.
Menurutku—
dalam 15 tahun ini, tidak ada yang lebih berbahaya
dari politik luar negeri Amerika Serikat.
Aku bukan negarawan, Herr Düring.
Aku seorang mata-mata.
Yah, kalian semua adalah humanis yang hebat,
sewaktu orang lain yang sedang diadili.
Aku tidak ke sini untuk mengadili siapapun.
Aku ke sini untuk mencari tahu di mana Carrie Mathison.
Aku tidak bisa membantumu.
Tidak bisa atau tidak mau?
Aku tidak mencatat pergerakan dia.
Setahu aku, dia sedang pergi berlibur
setelah apa yang terjadi.
Penting bagiku untuk berbicara dengannya.
Dia tidak bekerja denganmu lagi.
Aku tahu betapa mengesalkannya itu.
Dia orang yang hebat.
Mommy?
Hey, sayang.
Hi.
Kita harus pergi.
Saatnya kau pergi dalam petualangan besarmu.
Aku baru saja mulai cemas.
Tadi kita beli es krim dulu.
Lalu donat.
Yay!
Lenya!
Dia terlihat baik-baik saja.
Iya, aku yang malah cemas sekali.
Kau sudah bicara pada kakakku?
Yeah, sudah.
Sudah kujelaskan semuanya.
Dia akan jemput Franny di Davis Airfield di Manassas.
Dia menyampaikan salamnya.
Aku tidak tahu caranya berterimakasih padamu.
Selesaikan saja masalah ini.
Lalu kerja lagi padaku.
Pasti, percayalah.
Saul Berenson datang kepadaku pagi ini.
Oh ya?
Mau apa dia?
Dia ingin berbicara padamu.
Dan juga menakut-nakutiku.
Aku tidak beritahu dia apa-apa.
Maaf kau berbohong untukku, Otto.
Tidak susah kok.
Aku tidak begitu suka dia.
Dia tampak arogan dan sombong.
Yeah.
Sekarang dia begitu.
Dulunya tidak.
Oke, mari.
Saatnya mengatakan selamat tinggal.
Franny-lein, Ibu akan kangen padamu.
Lenya akan menemanimu.
Nanti Tante Maggie akan menjemput
No comments yet. Be the first to leave one.