Οι πρώτες 200 γραμμές.
Ya, namun sisa barang di bagasi mereka sudah tiba semua.
Ya.
Penghubung pesawat?
2 hari, mungkin 3 hari.
Aku paham.
Baiklah, tentu saja.
Aku akan menunggu panggilanmu.
- Warnanya abu-abu dengan tali selempang. / - Bukan.
Warnanya perak keabu-abuan dengan tali selempang berwarna merah.
- Kau membelinya untukku. - Sayang, jangan ngambek begitu.
Kita akan menemukannya.
Kau harus mendapatkannya demi diriku!
Itu mungkin saja tertinggal di kota Amsterdam.
Tidak.
Mengapa bisa tertinggal
di kota Amsterdam?
Mengapa bisa tertinggal di kota Amsterdam...
Mungkin sebaiknya kita lampirkan juga email kita.
Mengapa bisa tertinggal di kota Amsterdam?
Aku haus.
Aku tadi melihat botol alkoholmu hampir terjatuh dari tasmu.
Bukankah menurutmu terlalu cepat meminum itu?
Aku haus dan tasku tidak ada disini.
2 tenggak saja, jangan lebih.
Terima kasih, Mama.
Ini lebih buruk dari yang kelihatannya.
- Bisakah dikirimkan pada kami? - Tentu saja.
Siapa namanya tadi?
Sarah, sungguh?
Aku tak bisa tidur sekejap saja saat di penerbangan tadi.
Malas sekali rasanya kalau kita memerlukan pemandu tur.
Namanya Jennifer.
Dia ialah istri dari Kolonel Poythress.
Semoga saja dia tak berbasa-basi
selama perjalanan menuju markas.
Logat bicaranya sungguh membuatku pusing.
Kolonel!
Hei, Jennifer.
Senang sekali rasanya kita bertemu.
Senang bertemu kamu juga.
Terima kasih!
Kau pasti yang bernama Fraser.
Apa kau bernama Maggie?
Istrinya Sarah.
Istrinya.
Tentu saja, aku sudah...
Aku sudah diberitahu, boleh kita langsung pergi?
Sayang.
Jenny bertanya, kau ingin masuk kelas yang mana?
Siswa baru.
Puteriku, Caitlin, juga dikelas siswa baru.
Danny juga ada dikelas 11.
Apa bintang Zodiac dia?
Zodiac -nya Libra.
Tidak berkomitmen, tidak meyakinkan, tidak punya keberanian.
Ilmu Astrologi-mu itu...
Aku tak mempercayai semua itu.
Fraser terobsesi dengan ilmu ramalan Zodiac .
Benar 'kan, sayang?
Markas ini didirikan
cukup jauh dari tepi lautan.
Kita sebenarnya terhubung langsung lewat sisi samping jalan.
Jika kalian suka berkunjung ke kota Venice,
ada kapal pesiar di kota Chioggia yang bisa mengantarkan kalian kesana.
Sebaiknya kita berkunjung kesana dihari minggu.
Ingat saat kita berada di hotel Cannaregio?
Saat itu ada pria yang tidak mau berhenti mengoceh?
Jadi, ini bukan pertama kalinya kalian di negara Italia?
Kami pernah kesini saat berbulan madu.
Maggie senang berada disini.
Benar 'kan, sayangku?
- Kalau Caitlin bagaimana? - Mohon maaf?
- Apa Zodiac -nya Caitlin? - Aries.
Apa ramalannya lebih baik?
Aku membawa komandan baru...
Semua tergantung dengan ramalan kebangkitannya.
Fraser sedikit punya sisi itu tanpa ada hentinya.
- Semoga harimu indah. - Kau juga.
Ini dia. Rumah kalian.
Lewat sini.
Ini ialah rumah paling modern di markas ini.
Bukankah terlihat bergaya kota New York?
Rumah ini ialah yang terbaik yang bisa ditawarkan,
namun jika kalian tak menyukainya, segera beritahu diriku.
Butuh waktu bagi kita kalau rumah ini memang sudah cocok.
Tidak, ini sempurna. Sudah sempurna.
Yang itu ialah rumah kami.
Berapa orang yang sudah pergi dari markas ini?
Beberapa petugas teknis dan juga para tentara.
- Dibelakang sana, tolong. - Mereka sudah memperbaiki jendelanya.
Rumah disini perlu perbaikan yang rutin.
Kolonel McAunty cukup serius...
- ... perihal kerapihan. - Sayang.
Bukankah ini keren?
Kita ada di Italia, negara tempat lahirnya sebuah karya seni.
Kolonel McAunty juga punya apartement di pusat kota,
seharusnya kalian akan tertarik dengan itu.
Seharusnya seorang komandan selalu bersama anak buahnya, Jennifer.
Itulah yang selalu dikatakan oleh suamiku.
Ini ada formulir yang harus kau tanda-tangani.
- Coba kulihat dulu. - Maafkan aku.
Hanya sponsor yang boleh tanda-tangan.
Dalam hal ini ialah Sarah.
Semua nama di formulir ini hanya tertera nama dia.
Tentu saja.
Terima kasih.
Ini sama seperti diriku dan suamiku.
- Kau yang menyediakan semua ini? / - Ya.
Aku juga membeli pamflet dari wilayah sekitar,
serta aku memanggang kue buat kalian.
- Terima kasih. - Kau tak usah repot-repot.
Ayo kita lihat kamar mandinya.
Jangan, Fraser seharusnya yang memilih dulu.
Dia tak akan peduli. Kita yang seharusnya memilih kamar mandi duluan.
Hai, Ayah!
Tidak, aku tidak sedang jenuh, hanya kelelahan saja.
Ibu, kami tidak sedang di kota Venice. Kami berada di kota Chioggia.
Ya, tentunya kami akan ke Biennale.
Aku paham kau menganggap ini norak, namun aku tidak sedang liburan.
Aku punya tugas di markas ini.
Dia sehat.
Dia bahagia, kuberi dia rasa cintamu.
Kau bisa menggulingkannya, tidak masalah.
Letakkan itu dibalik kursi ini.
Hei!
Brengsek.
Aku tak sabar mendengar presentasi Kolonel.
Stuart McAunty ialah pria busuk yang tak bertanggung jawab.
Dia juga tidak punya biji penis.
- Bangsat. / - Kau terlahir untuk memerintah.
- Benda tolol! - Aku seharusnya paham itu.
Ada yang menarik diluar sana?
Tak ada yang bisa dilihat diluar sana.
- Sini, biar aku saja. - Aku bisa.
- Apa yang terjadi? - Ada sedikit darah.
Tidak masalah.
Kau melukai dirimu sendiri?
Kau tak apa-apa?
Mabuk pesawat sungguh membunuhku!
Kau sudah minum obat tidur Melatonin ?
Aku yakin nantinya akan sama seperti yang sebelumnya,
saat kita masih muda dan aku lalai bertugas di markas.
Ini sudah siap!
Mandilah bersamaku.
- Tapi bak mandinya tak muat untuk kita. - Bukankah itu lebih baik?
"Dia telanjang kecuali saat pelanginya...
... sendal..."
Mark, jadi aku sudah menyelesaikan penelitianku,
dan 8.000 ton bahan peledak telah mengubur benteng bawah tanahnya.
Namun dari permukaan tanah, semua terlihat menjanjikan.
Aku mencintaimu.
1, 2, 3, 4!
Mengapa mereka membangun gereja khusus militer
tepat disamping asrama tentara?
- Sama sekali tak masuk akal. - Aku juga setuju.
Ini penyimpangan besar teruntuk tempat
yang seharusnya punya banyak penganut agama.
Kebanyakan orang disini ialah beragama Kristen.
Sudah kewajiban kita untuk menghormati yang bukan Kristen.
Kami banyak menyederhanakan formulirnya.
Aku yakin kau akan kagum.
Pegang tanganku.
Tolong duduk dulu. Siapa nama mereka?
- Mengapa kami disini? - Membuat kartu ID.
Selamat datang, Kolonel.
Senang rasanya kau telah bergabung ke markas ini.
Aku punya formulir untuk pembuatan kartu ID.
Oke.
Untuk stasiun bensin di markas.
- Juga untuk supermarket PX. - Baguslah.
Terima kasih.
Apa ada masalah?
"Annabel." Salah satu anugerah dari ayahku.
Lepas kacamatanya.
Lepas kacamatanya.
Kau bisa melihat mataku.
Ini pertama kalinya kau di markas militer?
Aturannya ialah tak boleh pakai kacamata.
Tunjukkan rasa hormatmu, bocah.
Lepas kacamatanya
dan diamlah sebentar.
Hei! Minggir dari lapangan!
Dasar bocah tengik!
- Ya! - Operan yang bagus!
Lakukan! Ambil bolanya!
Oh, Tuhan! Mustahil.
Ya Tuhan. Dia begitu menatap tajam kearahku hari ini.
- Sungguh? - Ya, aku sangat yakin.
Dia nampak jelas sekali begitu.
Aku sungguh tak begitu paham akhirnya. Yang penting akhirnya itu tak bagus.
- Aku suka film Star Wars versi lama ketimbang versi baru. / - Iya, sama.
- Madison! - Apa-apaan ini?
Kau tak bisa melihatnya? Ini adalah seekor kuda.
Apa kabar?!
50% milik orangtua
tidak terkirim ke hak otorisasi mereka.
Registrasi elektronik seharusnya mempermudah pekerjaan kami.
Kita harus memberi peringatan kepada tim pelatih anti-terorisme.
- Apa bisa selesai minggu depan? - Oh, iya.
Apa kau ingat kalau kau sudah mencatat hal ini?
No comments yet. Be the first to leave one.