Οι πρώτες 161 γραμμές.
Aku sudah selesai periksa penumpang.
Tidak ada satu pun terluka atau terinfeksi.
Dan tidak ada yang mati.
Kau punya keluarga di Tokyo, kan?
Tidak ada yang jawab teleponku.
Tokonosu Tower, JX089. Siap Lepas Landas.
JX089, Tokonosu Tower. Tahan di Landasan 3-4.
..Ada sedikit..
Ganguan.
Dia terlihat aneh.
Bukannya dia seorang aktor?
Dia ke sini tuk casting film.
Jarak tembak 450 meter
Sudut ketinggian -6
Kecepatan angin rendah
Kau diberi ijin tuk menembak.
Kerja yang bagus.
Target di landasan sudah dibersihkan.
Selesai.
Apa yang kau lakukan?
Sudah seharian aku berbaring di sini..
Dadaku keram.
Aku tidak keberatan berikan kau pijatan.
Boleh, jika kau menembak lebih baik dariku.
Salah satu penembak jitu peringkat lima besar di jepang.
Kurasa tidak mungkin.
Lupakan saja.
Sulit dipercayai mereka punya bandara di tepi lautan.
Apa tempat ini aman?
Hanya VIP..
Teknisi, Staff bandara, dan keluarga mereka.
Sebagian dari mereka sudah terinfeksi.
Saat ini, masih bisa terkendali tapi sampai kapan?
Beruntung kita berada disini karena ada misi.
Entah apa yang terjadi jika kita diluar sana.
Amunisi mulai menipis..
Mau melarikan diri dari tempat ini?
Tentu saja tidak.
Untuk saat ini.
Aku akan ke kota.
Akhirnya..
Ke kota mau bertemu dengan pacarmu?
Hanya ingin bertemu dengan teman lama.
Pertama, kita temukan tempat aman.
Keegoisan hanya akan merusak kerjasama kita.
Contohnya, kita tidak perlu mencari keluarga kita sampai tujuan tim tercapai.
Kupikir itulah yang terpenting.
Saat ini, yang terpenting bagaimana membangun kerjasama tim.
..Hirano..
Kalian mengerti?
Takagi..
Selamat pagi.
Astaga, kau masih bisa tidur siang.
Itu air liur mu..
Tapi...
Lihat itu.
Kupikir lebih baik kita pergi ke pinggiran kota.
Kau lihat itu, itu jalan keluar.
Bandara?
Seperti yang kau lihat, terlalu bahaya berada di kota.
Mungkin mereka mencoba untuk pergi ke tempat lain.
Atau suatu tempat yang aman yang di kordinir oleh militer.
Seperti Okinawa?
Tapi pasukan Amerika tidak ditempatkan disana.
SDF?
Hokkaido dan Kyushu seharusnya sudah aman jika mereka bisa menguasai keadaan.
Kupikir pesawatnya menuju ke tempat itu.
Jadi kita pergi ke tempat itu?
Sudah terlambat.
Bahkan jika SDF atau Pasukan Amerika telah menguasai keadaan pun,
Aku yakin mereka akan menjaganya dengan ketat.
Dan seluruh tempat dipenjuru dunia akan seperti itu.
Bagaimana jika zombie bisa masuk ke tempat itu apa yang kau lakukan?
Mengurung diri.
Apa yang terjadi jika semua orang berpikir seperti itu?
Mereka akan mulai membentuk komunitas untuk bertahan hidup.
Takagi, kau sungguh pintar.
Kau bicara apa!
Lihat dia. Dia orang yang kumaksud.
Aku rasa dia sudah menyadari hal itu.
Kau lihat, dia seharian dia melakukan hal itu.
Apa harus kuhentikan?
kita harus berpikir bagaimana kita bisa bertahan hidup.
Aku butuh orang yang bisa dipercaya.
Seandainya komuro ada di sini.
Takagi, kau suka dengan Komuro?
Jangan sembarang bicara..
Apa?
Aku kuatir dengan mereka berdua.
Kuharap kita bisa segera bertemu dengan mereka.
Menyenangkan, ini seperti Neraka!
Tempat ini buruk sekali, ini seperti perang.
Mungkin lebih buruk dari perang.
Di sini terlalu berbahaya.
Kita harus pergi dari tempat ini-
Hey!
Pegangan jangan sampai terjatuh.
Kenapa dengan mereka, padahal kita bukan zombie.
mungkin mereka marah.
Sama seperti kita.
Seperti kita?
Ada apa? Bukankah kita harus melewati jembatan.
Lihat itu.
Jika keadaan masih tidak berubah, kita tidak bisa melewati jembatan itu.
Kita akan lewat Jembatan Onbetsu dan bertemu lainnya di sana.
Aku ulangi..
Tetap tenang dan dengarkan instruksi dari pihak kepolisian.
Saat ini, lalu lintas kota sudah kami batasi.
Siapapun yang memaksa lewat akan mendapat hukuman berat.
dan termasuk mereka yang dipaksa lewat.
Hey kau, berhenti..
Kau lihat celana dalamnya, bukan?
Hey, minggir!
Menyedihkan..
Ayo jalan..
Perhatian, tuk murid yang ada disana.
Berhenti, dan jangan melewati jembatan.
Ini peringatan terakhir..
Coba saja..
Dasar kalian polisi brengsek..
Anak muda jaman sekarang punya peraturan sendiri.
Hide, kau keren sekali..
Tembak..
Tolong pak jangan, ini semua ide mereka.
Tembak..
Saat seperti ini,
Kita sebagai anggota Akademi Fujimi,
Harus pertahankan kehormatan almamater kita.
Demi kebanggaan kita.
Dengar baik-baik.
Siapa pun yang keluar dari bus ini bukan lagi salah satu dari kita.
Tuk bertahan hidup, kita harus tetap bersatu.
Ini semakin buruk.
iya kau benar.
Mari kita kerjasama dan melewati semua ini!
Dia terdengar seperti semacam pemujaan.
Kenyataannya memang seperti itu.
Melihat wajah mereka semua,
Kurasa mereka semua memujanya.
Ini menandai awal kelahiran dari ajaran Shido.
Melihat situasi di luar sana.
Kita harus melanjutkan perjalanan.
Kita harus melewati jembatan Onebetsu dan menuju ke kantor polisi.
Aku janji bertemu komuro di sana.
Sepertinya komuro selalu ada di pikiranmu?
Apa kau tidak kuatir dengan keluargamu?
Tentu, aku tinggal dengan ayahku.
Tapi dia sekarang sedang berada di luar kota.
Kita harus kesana. aku sudah berjanji padanya.
Ayahku bilang, janji harus ditepati.
Kalian tinggal dimana?
Komuro dan aku tinggal di area yang sama dekat dengan jembatan Onbetsu.
Orangtuaku sedang tidak ada dirumah.
Aku akan mengikuti Takagi kemana pun juga.
Menjijikan..
Hirano dimana keluargamu?
Ayahku seorang pedagang perhiasan.
Dia di Amsterdam, beli persediaan.
Ibuku perancang busana,
Dia ada di Paris.
Apa, kau kalau bicara yang benar.
No comments yet. Be the first to leave one.