Die ersten 200 Zeilen.
Sip!
Bang Ketua, aku sudah siap berangkat.
Mewah banget, tuh!
Mantap, 'kan, Pipa?
Makan yang banyak.
Pipa, kami titip tempat ini, ya!
Sampai jumpa.
Babat!
Mas Kabu, kamu dan Natsume hendak melakukan apa?
Aku juga ingin—
Kau takkan bisa.
Maaf.
Aku tak bisa membeberkannya.
Kamu selalu saja membisu kalau bahas masalah serius.
Tapi, aura misteriusmu itu ...
... bikin cinta!
Aku akan menyudahi penderitaan ini.
Tunggulah aku dalam kondisi sehat.
Dari semua prajurit yang kutemui ...
... kaulah prajurit wanita terkuat!
Aku akan jadi lebih kuat lagi!
Mas Kabu, aku padamu!
Sip, sudah lewat.
Aku pamit.
Aku pernah bilang sebelumnya,
kalau ada sensor transparan yang bisa mendeteksi cip.
Kalau ada avatar masuk, ia akan dipaksa logout.
Kalau Telabang yang masuk, ia langsung terbunuh.
Tapi, karena Kaburagi dan temannya itu cipnya sudah tak ada, harusnya aman.
Yakinkah bakal berhasil?
Kayaknya bakal tetap terdeteksi dan membunuh kalian!
Sudah ngocehnya?
Selepas kalian masuk ke pabrik Gadoll ...,
... aktifkanlah fitur GGS.
Sesuai namanya, seluruh Gadoll yang ada akan dilenyapkan.
Tinggal pencet doang langsung berhasil? Gampang banget, elah.
Kita juga bisa bernasib sama, tahu.
Untungnya, sistem membiarkan kita tetap hidup.
Lanjut.
Langkah terakhir, hancurkan reaktornya.
Dengan demikian, mustahil mereka bisa membuat Gadoll lagi.
Lah? Ternyata memang gampang, ya!
Gampang dari mana?
Sesaat memasuki pabrik itu,
aku yakin para penjaga bisa langsung sigap menemukan mereka.
Terus gimana? Kita biarkan mereka tertangkap?
Oi!
Nah, mumpung di sana adalah pabrik Gadoll, manfaatkan saja keuntungannya.
Biar aku yang mengurus bagian itu.
Kaburagi, jangan sampai lupa untuk membawa alat tempurmu.
Ya.
Tumben Jill jadi semangat 'gini!
Wadaw!
Weh, sakit!
Aduh!
Omong-omong, si manusia itu akan menyaksikan rahasia dunia ini.
Takutnya dia malah syok parah.
Bang Ketua?
Apa ada yang mengganjal?
Oh ....
Tidak ada, kok.
Kita akan berjalan menuju sana.
Wah, danaunya besar sekali!
Tunggu dulu.
Yang kita tuju—
Aku paham.
Kita menuju sumber semua Gadoll, 'kan?
Aku akan hati-hati.
O-Oi! Yang mau kubilang ....
Eh? Mau bilang apa lagi?
Masih sehat, 'kan?
Apa, sih? 'Gak jelas.
Aku tinggal saja, deh.
Kalian berhasil melewatinya, ya?
Ya.
Sekarang tinggal eksekusi rencana.
Siap.
Jangan lupa—
Biarlah.
Ayo, sudah waktunya ....
Sempat-sempatnya?!
Kamu ngapain malah main-main?
Sekarang kita harus—
Banyak omong kau!
Habis ini Gadoll akan lenyap, 'kan?
Mubazir kalau enggak dinikmati!
Sumpah, bakal kujejalin tahi ke sirkuit otaknya!
Semuanya, waktunya memulai rencana.
Para makhluk buangan, mana semangatnya?
Babat!
Akhirnya mulai!
Mari mulai. Ayo ledakkan!
Bakar! Bakar! Ayo kita makar! Rasakan bau tahinya sampai ke akar!
Bakar! Bakar! Ayo kita makar!
Rasakan bau tahinya sampai ke akar!
Santai.
Katanya mau menyelamatkan teman-teman kita?
Pahlawan?
Aku?
I-Iya!
Lo? Asap apa ini?
Bau tahi!
Apa-apaan ini?
Mereka, ya!
Cepat tutup ventilasi—
Memang berhasil, ya?
Sempurna.
Berkat sistem ventilasinya,
asap tahinya akan meluap ke danau.
Gadoll adalah makhluk hidup yang berkembang di air.
Sudah dipastikan mereka akan merasa terusik dengan polusi di air.
Situasi di atas pasti bakal jadi kacau balau, nih!
Bau!
Keluar! Jangan kemari!
Astaga, kenapa tiba-tiba jadi begini?
Kadar air danau mendadak terpolusi.
Tingkat stres Gadoll memuncak penuh!
Zona keluar tak terkendali!
Hentikan paksa kemampuan zonanya!
Laksanakan.
Polusinya sangat cepat menyebar, mungkin butuh waktu agak—
Buruan perbaiki masalahnya!
Gila!
Ini jalan masuknya.
Ayo.
O-Oke.
Anu, Bang Ketua? Ini tempat apa?
Kita mau ke sumbernya para Gadoll, 'kan?
Dengar, guna melenyapkan Gadoll, kita harus selamat mencapai tujuan.
Jangan hiraukan hal lain.
Yang penting tetap hidup dan menyelesaikan misinya.
Baik.
Zona?
Kita mulai!
Aduh, tolong bantu aku!
Hentikan zona para Gadoll!
Iya, ini diusahakan!
Kok bisa jadi begini?
Kenapa mereka mengeluarkan zona?
Lewat sini.
Sialan!
Tangkinya ditaruh di mana?
Masih lancar.
Para penjaga juga tidak terlihat.
Kita langsung saja—
A-Apa?!
Aku menanti-nantimu, Kaburagi.
Kenapa kalian di sini?
Lebih baik khawatirkan keberadaan tubuh aslimu.
Kuanjurkan kembali saja ke sana.
Aku tak perlu anjuranmu!
Jadi dia kecacatan yang dimaksud?
Sepertinya dia memang bukan bagian dari sistem.
Sudah kuulang berapa kali?
Dunia harus terbebas dari kecacatan.
Begini, begini!
Terus begini!
Makan tuh tahi!
Kalau menyangkut masalah tahi, mereka langsung gusar, ya?
Sekarang, kemenangan kita akan ditentukan oleh tangan Kaburagi.
Mereka rusuh sekali, ya.
Oi, kalian!
Jangan nontonin doang, lah!
Sini ikut bertaru—
Ada bala bantuan!
Percuma, kita pasti menang!
Palingan juga bakal langsung muntah!
Sini maju!
Lihat, woy! Hidungnya beda sama pasukan tadi!
Bukan cuma hidung.
Hah? Lo?
Berengsek!
Incar hidungnya!
Bala bantuan yang lebih kuat?
Tak kusangka mereka datang secepat ini.
Jangan-jangan ....
Ya ampun! Bukannya mereka akan diselamatkan?
Kita bahkan sampai rela mengkhianati Kaburagi dan Donatello!
Kenapa kok bawa-bawa aku?
'Kan kamu yang melaporkannya.
T-Tapi ....
Ini ....
Ini bukan yang kumau!
Dengar, ya! Kita menjaga ketertiban demi sistem.
Tidak perlu murung, kita enggak salah, kok.
T-Tapi ....
Malahan, kita menegakkan kebenaran.
Ya, 'kan?
Kau paham maksudku, bukan?
Aku ...
... menegakkan kebenaran.
Benar.
Mari kita ubah tempat ini bersamaku.
Kau adalah tangan kananku.
Oke, saudaraku?
Oi! Di mana tempat alat login-nya?
I-Iya! Biar kami antar!
Sar, ayo antar.
Siap!
Dasar dua sejoli bodoh!
No comments yet. Be the first to leave one.