Die ersten 200 Zeilen.
Butuh bantuan?
Ya ampun.
Aku mengerjaimu.
Ya, ya.
Ada keberuntungan?
Tidak.
Apa yang akan kita lakukan?
Aku tidak tahu.
Haruskah kita menumpang?
Kurasa kita tidak akan dapat tumpangan dari siapa pun.
Kenapa tidak?
Kita dua rubah batu.
Kurasa tak akan ada orang yang lewat.
Kita di antah berantah.
Penduduk...
Kita.
Wow.
Mungkin orang tuaku benar.
Aku kacau.
Persetan dengan yang mereka bilang.
Aku akan mengantarmu ke sana.
Aku berjanji.
Pasti ada sesuatu di jalan ini.
Di sini panas sekali.
Masih pagi pun.
Bayangkan betapa panasnya nanti.
Yah, semoga saja Sunshine punya makeup yang tidak luntur karena keringat.
Aku masih tidak percaya itu nama aslinya.
Kupikir itu nama panggilan karena dia selalu begitu positif dan bahagia.
Ya, mudah bersikap seperti itu jika tidak dinilai berdasarkan penampilan.
Dia cantik kok.
Dia bisa menjadi model.
Masak?
Ya.
Aku tidak melihatnya begitu, tapi oke.
Aku melihat beberapa mobil di depan.
Ya ampun.
Ya.
- Ugh! - Oh Tuhan, panas sekali.
Aku melihat beberapa mobil di depan.
Ya ampun.
Mobil rongsokan.
Hebat sekali. Haleluya. Kita selamat.
Tidak membantu.
Oke, aku perlu duduk dan mencari tempat teduh.
Kakiku sakit sekali.
Ikuti aku.
Oke.
Aku tidak akan masuk.
Kenapa tidak?
Itu berbahaya.
Ayolah, hiduplah sedikit.
Tidak. Aku tak mau.
Di sana terlalu gelap.
Ini tidak mungkin berhasil.
Hanya ada satu cara mengetahuinya.
June?
June!
June?
June!
June, berhentilah main-main.
Kau menemukanku.
Ya ampun.
Kau mendengarnya?
Tidak, aku tidak mendengar apa pun.
Berhenti.
Kenapa?
Aku mendengar sesuatu.
Oh sial. Sial.
Ada seseorang yang datang.
Oke, eh, apa yang harus kita lakukan?
Katakan saja yang sebenarnya.
Apa? Pacarku sangek dan ingin ngentot?
Ya Tuhan, tidak.
Mobil kita mogok dan kita mencari tempat berteduh.
Oh, lalu kau memutuskan melepas pakaian untuk mendinginkan diri?
Kau boleh ambil bajuku.
Persetan.
- Tidak. - Ayo!
Mereka ada di dekat sini.
Baik.
Oke. Cepatlah.
Tolong!
Tolong!
June. June.
Lari, lari.
- June. - Lari.
Tolong!
Tolong!
Tolong!
Oh, sial.
Tolong!
Tolong!
Tolong!
A L I H B A H A S A K U D A L U M P I N G
Di mana harus kita siapkan?
Di sana.
Aye, aye, kapten.
Bagaimana, kau suka?
Sempurna.
Apa yang kau lakukan hebat.
Aku merasakan sampai ke lubang kacangku.
Di mana kau menemukan Charlie?
Siapa Charlie?
Sopir.
Oh, aku menemukan iklan di kamar mandi bar.
Ah! Dia tampak sedikit berbeda.
Siapa berikutnya?
Bagaimana denganmu Foxy Brown?
Ini Roxy, dan aku tak butuh.
Kau rugi.
Terima kasih sudah datang.
Kau teman yang baik.
Kau tahu aku selalu ada untukmu.
Aku heran bosmu bersikap santai saja.
Tentang itu...
Apa dia memecatmu?
Ya.
Kau bilang dia memberimu libur.
Secara teknis dia memberiku libur.
Maafkan aku.
Oh, wow!
Hey.
Hey.
Hei, apa, uh...
Apa dia...
Aku tidak tahu.
Ada masalah jika dia begitu?
Cinta adalah hal yang indah.
Hadir dalam berbagai bentuk.
Siapa pun yang menemukannya itu luar biasa menurutku.
Kenapa kau tanya?
Dia terus menatap selangkanganku.
Kau tahu di mana kau kan?
Gurun.
Ya.
Tapi kau tahu apa sebutannya, kan?
Aku tidak tahu.
Kematian.
Kita tidak di Death Valley .
Aku tidak bilang kita di Death Valley.
Kematian adalah julukan tempat ini.
Kau tahu kenapa?
Orang-orang hilang di sini.
Ingat film tentang gergaji mesin yang dirilis beberapa tahun lalu?
The Texas Chainsaw Massacre?
Aku suka film itu.
Aku melihatnya sekitar lima kali.
Itu berdasarkan kisah nyata.
Tapi itu tidak terjadi di Texas.
Terjadinya di sini.
Suatu keluarga yang kawin sedarah membunuh dan memakan orang di sini.
Dan orang bilang sebagian dari mereka masih ada di sini,
menunggu orang lain datang.
Film itu berdasarkan kisah Ed Gein.
Dia dari Wisconsin.
Jauh dari sini.
Itu yang mereka ingin kau pikirkan!
Tapi aku tahu faktanya.
Mereka ada di sana.
Di bukit-bukit itu.
Menunggu.
Itu sebabnya kau membawaku.
Tidak ada orang waras lain yang berani keluar ke sini.
Aku mungkin tidak terlihat seperti itu,
tapi aku salah satu bajingan paling tangguh yang pernah kau temui.
Maaf.
Aku hanya ambil minum.
Usaha yang bagus.
Kalian sudah menyiapkannya?
Ya.
Luar biasa.
Haruskah aku mulai menyiapkan Roxy?
Benar sekali. Hmm.
Hei, jam berapa Raquel seharusnya sampai?
Seharusnya sekarang sudah sampai.
Tolong!
Siapa pun tolong aku!
Aku di sini!
Tolong aku!
Tolong!
Tolong!
Selamat pagi.
Kenapa kau melakukan ini?
Di mana June?
June?
Oh, temanmu.
Kita akan membahasnya.
Tolong!
Tolong!
Siapa pun tolong!
Tolong!
Kau pasti sangat senang.
Ya.
Itu hal besar.
Itu majalah yang bagus.
Ya.
Tapi aku lebih tertarik karena maknanya.
Apa maksudmu?
Mereka belum pernah menampilkan perempuan kulit hitam sebelumnya.
No comments yet. Be the first to leave one.