Release Info

Beyond the Boundary: I'll Be Here - Future
Ein Kommentar von Black Hole

Tags

bluray
Veröffentlicht am: 2025-10-29
Downloads: 35
Hörgeschädigt: No

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 200 Zeilen.

Terbesit suatu bayangan dalam ingatanku.

Bayangan yang dengan samarnya menghilang di balik kabut.

Seharusnya aku masih bisa mengingatnya,

tapi begitu sadar, seketika ingatan itu pun lenyap.

Sekuat apa pun kucoba mengingatnya,

semakin kuat ingatan itu berlari menuju ufuk kelenyapan.

Contohnya, ada seorang teman sepermainanmu sewaktu kecil ...

... dengan asyiknya dia bermain sendiri ...

... saat sore hari setelah sekolah usai,

dan hanya berfokus pada koleksinya saja.

Ingatan yang begitu jelas terbayang ...

... mulai redup seiring berjalannya waktu,

lalu lenyap begitu saja seakan tidak pernah terjadi.

Kira-kira ada berapa ingatan yang dibutuhkan seseorang untuk tetap menjalani hidupnya?

Sejauh ini, kita sudah melewati ribuan hari.

Dari sini, masih ada puluhan ribu hari yang akan berdatangan.

Kita akan merasakan sesuatu.

Kita akan melupakan sesuatu.

Jika dalam luasnya hidup ini terdapat banyak ingatan samar yang saling terkumpul,

dan mengubah diri kita kelak,

maka bentukan jati diri kita hanya akan berisi kekosongan samar.

Untuk itu, aku tetap menjadi diriku sendiri.

Di saat aku hidup sebagai diriku sendiri,

aku pasti akan mengatakan ini ...,

"Maukah kau ...."

"Maukah kamu ...."

Di Balik Batas

Kisah Masa Depan

Klub Sastra

Pada zaman dahulu kala, hiduplah sepasang kakek dan nenek.

Sang kakek pergi ke gunung untuk mengumpulkan kayu bakar.

Sebentar.

Apa?

Buat apa mengumpulkan kayu bakar?

Mungkin memang itu kerjaannya.

Mau menjual kayu untuk mendirikan bangunan?

Dia bekerja di perusahaan konstruksi?

Bisa juga sebagai tambahan pakan ternak.

Berarti, di rumahnya juga sekalian berbisnis susu ternak?

Bisa jadi.

Sang nenek pergi ke sungai untuk mencuci-

Sebentar.

Apa lagi?

Kenapa si nenek pergi mencuci di sungai?

Pasti karena itu kerjaannya, 'kan?

Aneh sekali ....

Bukannya tadi sudah dibahas ...

... kalau kita sepakat di sana juga ada bisnis susu ternak?

Tadinya sih, tidak ada niatan ke sana ....

Lagian, yang dibahas di sini cuma pekerjaan rumah sehari-hari, 'kan?

Berarti, si nenek bekerja seharian sebagai ibu rumah tangga?

Bisa jadi.

Mati sana.

Lah, kenapa?!

Soalnya, membunuh emansipasi wanita.

Kalau maunya memang begitu,

harusnya ditambahkan latar zaman dulu di mana tugas seorang wanita adalah menyelesaikan pekerjaan rumah.

Lah, malah diputar-putar!

Lagian dari awal, dongeng ini kan latarnya "zaman dahulu kala"!

Makanya, si nenek pergi mencucinya di sungai!

Tapi, tidak selalu begitu, kok.

Misalnya, ada peperangan galaksi besar-besaran yang sudah terjadi selama 30.000 tahun terakhir.

Lalu, setiap teknologi yang ada di alam semesta pun sudah dicuri,

apa tidak bisa dibuat cerita kalau latarnya ada di planet tertentu?

Skalanya kegedean.

Ya sudah, apa salam jumpanya bisa kucukupkan sampai di sini?

Jadi, semua tadi cuma salam doang?!

Kamu tidak bisa jujur bilang "halo" atau "selamat pagi",

makanya aku rela melakukan hal tadi demi Akihito yang menyandang segala jenis cacat.

Berterimakasihlah padaku.

Memangnya siapa yang tidak bisa jujur, sih?

Apaan coba? Kau tidak pantas bilang begitu.

Iya, iya.

Sudah beberapa bulan berlalu sejak kejadian itu.

Di Balik Batas pun kembali lagi ke dalam tubuhku.

Dan dunia kembali ke bentuk semulanya.

Kuriyama pun berhasil keluar dari sana.

Mitsuki jadi satu-satunya anggota klub sastra,

dan terus melempar tanggung jawab untuk menyelesaikan Shibahime padaku.

Nona Ayaka dan Ai tetap melanjutkan aktivitas penaksiran batu siluman di studio foto.

Nona Nino yang tidak ada habisnya ditolak para cowok,

m 0 0 l 270 0 l 270 90 l 0 90 l 0 0

Bu Ninomiya habis diputusi semalam

melampiaskan segala emosi dalam hatinya ...

... untuk memburu siluman dengan membabi buta.

Lalu, setelah Hiroomi lulus dari SMA,

ia menggantikan tugas Kak Izumi yang menghilang,

sebagai kepala keluarga Nase.

Siapapun beranggapan bahwa semuanya sudah kembali seperti sedia kala,

namun ada satu perubahan besar yang terjadi.

Anu ....

Jadi ....

Kalau bisa berhenti ....

Kalau aku bisa berhenti, pasti sudah kulakukan sejak lama!

Senior!

Tidak sopan ...!

Senior ....

Senior, kenapa kamu selalu baik kepadaku?

Jadi ...,

siapa kamu?

Apakah itu ...

... perlawanan terakhir dari Di Balik Batas?

Ataukah pengorbanan yang harus dilakukan demi menyelamatkan nyawa Kuriyama?

Aku masih belum mengerti.

Tapi, satu hal yang pasti,

ingatan Kuriyama lenyap tanpa sisa.

Baik tentang dirinya yang merupakan keturunan klan darah terkutuk,

ataupun tentang perjuangannya saat melawan Di Balik Batas.

Dan juga ...,

hari-hari yang dijalaninya bersamaku.

Tidak ada perubahan?

Iya, pertumbuhan setiap batang maupun tingginya tetap sama.

Bukan itu.

Maksudku, tentang Kuriyama.

Tidak ada perubahan.

Setidaknya, sampai ke hal terburuk.

Oh.

Berarti, kondisi sekaranglah yang paling buruk, ya.

Mirai.

I-Inami?!

Panggil aku Sakura.

Oh, maaf.

Kamu sedang apa?

Eng, ini ....

Aku membuat kliping tentang hal-hal yang menurutku cantik dan indah ....

Bon ...

... cel?

Aku sudah tidak mau melupakannya lagi,

baik tentang hal ataupun seseorang yang kusukai.

Makanya, aku mengumpulkannya menjadi kliping.

Tapi, kalau nantinya lupa, berarti percuma saja, ya.

Oh, kalau yang ini?

Eh, yang ini ...!

Apa?

Eh, itu ....

Apa?

Tidak ....

Apa?

I-Iya, aku kasih tahu!

Terus, yang ini apa?

Ini ....

Menurutku, ini pemandangan yang cantik.

Dan aku berharap bisa ke sana bersama dengan orang yang kusayangi ....

Mirai-

Mirai!

Sakura!

Kenapa aku dibawa ke sini?

Eh, habisnya Sakura ....

Aku kira kamu suka main tenis ....

Latihan Perkenalan

Tim Tenis Putri!

Ayo berlatih bersama!

Te-Terima kasih buat ajakannya, tapi aku kurang suka bidang ini ....

Nah, ayo yang berikutnya!

Baik!

Aku mulai, ya.

Ini.

Pengembalian yang bagus! Kamu hebat juga, ya!

Tidak juga, kok, Ai cuma sedang amat sangat bersungguh-sung-

A-Aku juga harus ikutan?!

Aku mulai, ya.

Ini.

Ya!

Kamu bisa, kamu bisa!

Mana bisa!

Kalau begitu, latihan perkenalannya kita cukupkan sampai di sini.

Kami tunggu pendaftaran kalian, ya!

Baik!

Selama ini, kamu bermain tenis di mana?

Eh, Ai sendiri agak kurang mengerti ....

Dia benar-benar langsung dibidik, ya.

Ayo ikut bersamanya, Mirai.

Aku mana mungkin bisa.

Lagian, kenapa baru bergabung tim tenis pas kelas sebelas?

Terus, ekskul mana yang kamu mau?

Ya-Yah, aku juga tidak ada niat khusus buat bergabung di mana pun, sih ....

Kecuali sama klub sastra ....

Klub drama, klub kultur SF, klub film indie.

Terus, sama klub sastra juga ....

Tidak ada ekskul begitu.

Ada, kok! Jelas-jelas tertulis di depan pintunya!

Kenapa harus klub sastra?

Kamu sendiri juga tidak terlalu hobi membaca.

Oh, soalnya di sana lumayan enak, sepi begitu.

Aku juga mulai tertarik membaca karya sastra.

Serius?

Dua rius!

Pokoknya, tidak ada hubungannya sama Kak Kanbara!

Ah!

Aku ... mau minum ... dulu, ya ....

Aduh!

Sebelumnya aku pernah bilang.

Akihito Kanbara cuma seorang penjahat kelamin kelas teri.

Ta-Tadi kan sudah kubilang ini tidak ada hubungannya sama dia!

Di luar sekolah pun kepribadiannya jelek,

dia juga ada di urutan paling bawah "cowok yang ingin dijadikan pacar".

Informasi macam apa itu?

Jadi ..., lebih baik jangan dekat-dekat sama dia.

Tapi, pas pertama aku sadar, cuma ada satu orang yang bersamaku.

Dan orang itu adalah senior.

Beyond the Boundary: I'll Be Here - Future subtitles in other languages

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left