Die ersten 195 Zeilen.
Bagaimana situasi evakuasi para warga?
Penduduk 80 persen telah berlindung
"EPISODE 9: PEPERANGAN DI HIDRAT" di tempat perlindungan bawah tanah,
Nona Toara.
Segera selesaikan.
Apakah kau menemukan orang yang selamat dari kastel?
Belum ada informasi baru.
Tolong lanjut cari.
"PUTRI MAHKOTA KERAJAAN HIDEN, TOARA MORT ANZETA" Anakku, Hidelias,
pewaris ke-6, masih hidup.
Aku mengerti perasaanmu.
Tapi setelah sang raja mati,
yang bisa mempersatukan negeri ini hanya tinggal Nona Toara saja.
Segeralah evakuasi ke tempat yang lebih aman.
Aku tak akan lari.
Mana mungkin aku sebagai seorang ibu melarikan diri
sedangkan aku tahu bahwa anakku masih hidup.
Maaf, tapi kenapa kau begitu yakin?
Tentu saja karena aku sudah melihatnya.
Bagian dalam dari tungku api kerajaan.
Tungkunya merah menyala.
Saat raja tidak ada,
perapian itu harusnya tertidur sampai raja berikutnya muncul.
Karena menyala,
berarti di dunia ini ada orang yang pantas menjadi raja.
Berarti, anakku satu-satunya yang punya darah kerajaan itu masih hidup.
Temukan anakku yang memiliki kekuatan untuk mengaktifkan tungku
dan lindungi dia.
Selama tungku itu masih dimiliki keturunan raja,
Hiden bisa beroperasi seperti biasanya.
Sampai anakku ketemu,
aku tidak akan bergerak dari sini.
Padahal sebelum semua ini terjadi, kami ingin pergi dari sini berdua.
Jadi, maksudmu?
Aku sudah punya firasat.
Firasat semua akan menjadi begini.
Pahlawan yang sekarang tidak punya kekuatan untuk mengalahkan Monster Iblis.
Seandainya tugasku tidak ditunda waktu upacara itu...
Kami baru saja kembali, Yang Mulia.
Fabio, bagaimana hasilnya?
Ya.
"PENJAGA KERAJAAN HIDEN, FABIO PHILIP" 50.000 pasukan Dorel terlibat
dalam pertempuran dengan 6.000 pasukan gerilya Eslinn di Sungai Mareru.
Meski perlawanan hebat,
mereka tak sebanding sihir luar biasa Jenderal Dorel.
Mereka dikalahkan, ya?
Pasukan Komandan Rod?
Ya.
Tapi masalahnya ada di selanjutnya.
Segera setelah pertempuran antara dua pasukan,
Raja Monster Iblis Clevatess muncul dan menyerang pasukan Dorel.
Dalam sekejap, pasukan Dorel berkurang hingga kurang dari setengahnya,
tetapi saat berikutnya
Clevatess tertelan dalam sebuah benda yang dibuat oleh sang jenderal,
dan dalam keadaan terdiam.
Salah satu dari empat Raja Monster Iblis?
Jenderal Dorel membawa 20.000 pasukannya yang tersisa
dan lanjut maju menuju kemari.
Sulit dipercaya.
Seorang prajurit yang bahkan bukan pahlawan dapat mengalahkan sosok
yang tidak terkalahkan oleh siapa pun dalam seribu tahun ini?
Tidak masuk akal.
Tidak seharusnya terjadi.
Itu terlalu bertentangan dengan tradisi yang ada.
Maafkan aku, Yang Mulia.
Jenderal Dorel adalah mantan pahlawan yang memiliki harta.
Jadi, bisa dibilang dia pantas.
Tidak.
Aku sama sekali tidak bisa menerimanya.
Memimpin pasukan dan menyerang suatu negeri adalah
tindakan tak pantas dilakukan pahlawan.
Fabio, ambil zirahku.
Sebagai anggota keluarga kerajaan,
aku punya kewajiban hancurkan hartanya.
Hancurkan harta?
Hal seperti itu seharusnya mustahil.
Bisa.
Selama ada palu kerajaan yang hanya ada satu
dan tidak ada duanya.
Tidak boleh, Nona Toara.
Itu adalah harta yang hanya raja yang boleh memakainya.
Sampai anakku naik kembali ke takhtanya,
aku akan menjadi perwakilannya.
Kami sudah menunggumu, Yang Mulia.
Kerja bagus.
Palu raja yang digambarkan dalam lambang kerajaan.
Raja-raja masa lalu, berikan aku kekuatan.
Sampaikan pesan untuk semua panglima perang.
Kita akan bertarung dengan pasukan Dorel di kota.
GERBANG LUAR, IBU KOTA HIDRAT
CLEVATESS
Aku membawanya, Kakak Pahlawan.
Jangan memanggilku kakak begitu.
Kemungkinan aku justru lebih muda darimu.
Hebat sekali.
Kau habisi sekumpulan serangga dalam satu tebasan,
padahal kau kena banyak serangan,
tapi kini kau sudah terlihat baik saja.
Aku akan melakukan apa pun untuk Kakak selama ada di kota ini,
bilang saja apa maumu, ya.
Kalau begitu, selanjutnya bawa Neruru kemari.
Baik, Kakak Pahlawan.
Yahu!
Syukurlah.
Sepertinya kau juga sekarang memiliki budak, ya.
Jangan menghinaku.
Aku juga kaget dengan perubahan sikapnya.
Meski begitu, kau ini masih kotor dipenuhi cairan serangga.
Ganti pakaian, sana. Nanti cairannya nempel padaku.
Aku juga ingin ganti pakaian.
Ada apa? Mau apa kau membawaku kemari?
Sungguh menyakitkan jika harus dengar percakapan panjang yang tidak ada gunanya.
Lututku juga mulai sakit.
Bolehkah aku pulang sekarang?
Dia ini siapa?
Naie Chiffonlitz.
Dia salah satu penyihir yang datang untuk menangkap Luna.
Kau itu katanya bisa menggunakan kekuatan magnet, ya?
Tapi malah tertangkap dengan mudahnya.
Kalau musuhnya menggunakan senjata,
aku tidak akan sampai dalam keadaan memalukan begini.
Aku lemah.
Kalau diserang pakai kekuatan fisik, tidak bisa menghentikan mereka.
Lagi pula, penjaga yang ikut bersamaku saja dapat mudah dikalahkan.
Bagaimana itu?
Begitu, ya.
Yang ingin kuketahui adalah soal Dorel.
Jawab dengan jujur.
Ada hubungan apa dia dengan Raja Monster Iblis lain selain Clevatess?
Hah?
Maaf, kau sedang mengigau, ya?
Kenapa kau tiba-tiba?
Jawab saja pertanyaanku.
Kau pernah melihat darah iblis miliknya?
Darah iblis?
Darah itu, ya darah.
Darah merah yang keluar dari tubuh dan bergerak dengan sendirinya.
Kalau darah bergerak bebas begitu kan menjijikkan,
lagi pula, aku baru pertama kali dengar.
Begitu katanya.
Jadi sebenarnya apa?
Tapi darah iblis yang digunakan olehnya itu,
hanya bisa dikeluarkan oleh Raja Monster Iblis.
Makanya, aku kembali ke sini.
Lain ceritanya jika Dorel itu
hanya pion saja dan di baliknya ada Raja Monster Iblis lain yang bergerak.
- Apa ini semacam tes? - Kita perlu mencari tahu tujuannya.
Selain dirimu, ada Zavtier dari barat,
- Hei. Hei! - Rasvel dari timur, Bodhin dari utara.
Pasti salah satu dari mereka.
Mereka harus membayar karena sudah berani menantangku.
Meskipun begitu, kau membiarkan tubuh utamamu, dan kembali
dengan tubuhmu yang sekarang itu memang ada pengaruhnya?
- Hei, eng... - Yang kutinggalkan itu bukan tubuh utamaku,
tapi bagian yang tersembunyi di balik bayanganku.
Halo?
Kalau mereka berpikir bahwa aku terkalahkan,
maka keberadaanku tidak akan diketahui.
Hei.
Aku bisa pergi ke mana pun, dan ini bisa menjadi cara untuk memojokkan musuh juga.
- Hei. - Bahkan kalau aku habisi Dorel sekalipun,
musuh yang bergerak di belakangnya tak akan munculkan dirinya, 'kan?
Hei, kubilang!
Dari tadi aku sama sekali tidak melihat pembicaraan darimu.
Kami datang hanya untuk mengambil alih tungku Kerajaan Hiden.
Untuk itu kami membutuhkan anak dari raja.
Jadi, aku datang hanya untuk menangkapnya.
Aku sudah boleh pulang, 'kan?
Sebenarnya lenganku saja sudah sangat kurus.
Lalu sarung tangan ini,
tentu saja terbuat dari besi.
Kekuatanku ini tidak efektif saat menyentuhnya,
jadi aku harus melepaskannya setiap kali,
tapi inilah senjata rahasiaku.
Cepat mundur.
Ya.
Terima kasih, sudah mengizinkan kami naik.
Itu karena dia ingin populer saja, 'kan, Kak?
Berisik.
Itu, anak raja, dan wanita kuat.
Untung sekali mereka mengendarai kereta beroda besi.
Permisi.
Kau...
Kalian mengganggu saja.
Pit! Phil!
Kalau aku pulang dengan tangan kosong, aku akan dimarahi,
jadi aku akan membawa kalian sampai Hidrat.
Hati-hati terhadap guncangan.
Kalau jatuh, mungkin kau akan mati.
Hei.
Tunggu!
Aku bukan orang baik yang cukup bodoh
untuk menunggu saat disuruh seperti itu.
Aku akan segera ke Hidrat.
Ya, segeralah terbang.
No comments yet. Be the first to leave one.