Die ersten 148 Zeilen.
BUSH MEMILIH STEPHEN KING SEBAGAI DUTA TEROR
Lucu. Aku selalu ingin kolam penuh dengan Jell-O rasa ceri.
Akhirnya, aku dapat. Aku paham banyak hal untuk bisa sukses.
Wanita, dihormati, lelucon pianis 12 sentimeter.
Aku tak percaya dulu tak paham dan aku tak percaya
semua ini bermula seminggu yang lalu.
Bintang. Mereka seperti kita. Tara Reid beli segalon vodka
dan sekotak pil kontrasepsi. Aku minum segalon vodka!
Seharusnya aku jadi bintang!
Tidurku nyenyak sekali!
Aku dapat mimpi berulangku, aku mengajar telanjang
dan aku contoh kesuksesan. Sekarang beri aku ciuman.
Astaga, Francine! Akar rambutmu muncul!
Aku tahu. Penata rambutku hilang keahliannya ketika dia pilih
jadi heteroseksual. Sepertinya itu memang pilihan.
-Ya. -Tentu saja.
Penata rambut yang bagus tinggal Tuan Beauregard.
Tapi tak mungkin dapat janji temu kecuali kau kenal seseorang.
Tapi kau kenal seseorang, Francine. Kau kenal Roger.
-Tunggu, dia bukan siapa-siapa. -Jangan menangis di depan ikan.
Pagi, Steve. Ibu sudah siapkan makan siang favoritmu,
-roti selai kacang dan jeli. -Dengan pinggir roti dipotong!
Lalu Jell-O rasa ceri! Suatu hari aku ingin kolam renang
penuh dengan Jell-O rasa ceri.
Ayah, guru Bahasa Inggrisku, Pak Durban, penggemar berat Ayah.
Boleh aku minta tanda tangan Ayah untuknya?
Tentu. "Untuk Pak Durban. Tetaplah hebat.
-Salam dari Kristus." -Ayah, itu rapor Steve.
Kau gagal kelas Bahasa Inggris?
-Kau tahu? Aku dapat A semua. -Hebat, Sayang. Selamat.
Hei, sudah lama!
Steve kenapa kau bisa gagal?
Bukan salahku. Guru itu membenciku.
Membencimu, ya? Ayah rasa Ayah perlu kunjungi Pak Durban.
-Kunjungan yang menyenangkan! -Pak Durban, aku yang senang.
Terima kasih Lynn atas kue scone rasa maple ini.
-Kami boleh naik kuda poni lagi? -Tidak.
Kuda tua ini harus kembali ke kandang.
Pak Durban, aku hampir lupa. Aku ingin tanya...
Kenapa kau benci anakku? Diam! Jangan melihat! Tiarap!
Kau, ambilkan aku kue scone rasa maple lagi.
Kenapa kau gagalkan anakku? Jawab, manusia keji!
Dia minta teman Jepangnya untuk kerjakan tugas menulisnya. Lihat!
Baiklah. Selamat malam. Kau juga, Lynn. Jangan bangun anak-anak.
Aku serius, tetap tiarap dan hitung hingga seratus!
Silahkan, Eric. Jadi pahlawan. Sudah kuduga. Berandal.
Ayah sudah cari tahu dan tidak seperti itu!
-Maksud Ayah, kenapa kau bohong? -Maaf.
Bagiku menulis kreatif itu sulit. Aku tak bisa.
Tak bisa? Kita tak hidup di warga Amerika, tapi di Amerika.
Tidak, tunggu. Kita hidup di warga Amerika.
Tunggu. Kurang tepat. Kita orang Amerika.
Sampai mana pembicaraan kita?
-Kubilang menulis kreatif sulit. -Ya. Ketekunan, Steve.
Semua butuh ketekunan. Jika Ayah tak bisa mengajarimu itu,
teman Ayah ada yang bisa.
Kedengarannya bagus. Awalnya sulit, tapi akhirnya berhasil.
-Steve, ini Merpati Patriot. -Ayah tulis buku sebuah anak-anak?
Tidak, Steve. Ayah tulis 3012 buku anak-anak!
Ini cerita petualangan Merpati Patriot, melawan musuh Amerika
dengan buang kotoran keadilan warna merah, putih dan biru!
-Berapa buku yang sudah terbit? -Tak ada. Lihat itu?
Lebih dari sepuluh ribu surat penolakan dan terus bertambah.
-Astaga, aku turut sedih. -Ayah tak sedih.
Kau tahu, Steve, sukses bukan soal pengakuan atau terkenal.
Tapi tentang pantang menyerah! Bagaimana?
Ayah membuatmu terinspirasi untuk buat tugas menulismu?
-Tidak. -Sekarang bagaimana?
-Itu tangan untuk menulisku. -Itu pikiran negatif.
Bagaimana kalau cerita tentang anak laki-laki yang tangannya
menempel ke meja dan perlahan mati kelaparan? Itu menarik.
Terima kasih, Tuhan.
-Aku tak tahu harus tulis apa. -Aku tak mungkin jadi bintang!
Tak mungkin ada yang bisa lihat aku di tabloid Us,
dan bilang, "Roger juga memegang vas seperti kita."
"Roger juga jatuhkan vas mahal seperti kita. Roger"
"Roger juga mulai pingsan seperti..."
KERITING DAN CAT RAMBUT
Tn. Beauregard, aku seperti dilahirkan kembali.
Tentu saja, Sayang. Aku gunakan ari-ari manusia asli.
-Itu yang buat berkilau. -Tn. Beauregard.
Aku bersedia gunakan sisa dari rahim pada rambutku.
Jika aku jadi dirimu, aku bawa rambutmu ke belakang kandang
lalu kutembak. Jalan, Montague.
-Ada surat untukku? -Hanya kartu pos berisi
rambutmu jelek. Hei, ini dariku! Apa ini?
Penerbit P&Q. Astaga. Surat penolakan lagi.
"Dengan hormat Bapak Smith, kami dengan senang hati memutuskan
-untuk menerbitkan bukumu". -Ada apa?
Buku Ayah diterbitkan! Hari yang menyenangkan!
Bertahun-tahun menulis akhirnya punya arti.
Lalu bagaimana tentang tak perlu pengakuan?
Itu ucapan orang ketika merasa hampa.
Coba lihat buku Merpati Patriot yang mana yang akan terbit.
-Roger si Alien? -Itu cerita kelas Bahasa Inggrisku!
-Apa? -Kau tulis tentang diriku?
Biar kuambil, Yah. Pak Durban bilang akan kirim ceritaku
-ke penerbit buku. -Jadi, itu bukan Merpati Patriot
yang buang kotoran ke Planned Parenthood?
Buku tentang diriku? Aku akan jadi bintang! Steve, kau hebat!
Astaga, Stan! Seberapa kesal dirimu? Sungguh.
Dalam skala satu hingga marah? Siapa peduli? Aku bintang!
Kini aku seorang penulis. Tapi hidupku membosankan
seperti metafora atau kiasan jelek. Terserah.
-Aku bukan penulis. -Punya saran untuk penulis muda?
-Aku tak mau direkam. -Bukan. Ini musik inspiratif
untuk iringi jawabanmu.
Tulis sesuatu dan nanti akan diterbitkan. Mudah.
-Orang idiot juga bisa. -Tidak adil, Francine.
Aku tulis tiga ribu buku dan...
Aku tulis 3000 buku dan tak ada yang minta tanda tanganku.
Kau tak sadar, Stan? Kau ayah Steve.
Dia tak mungkin bisa lakukan ini tanpamu.
-Orang-orang akan sadari itu. -Ya. Mereka akan tahu itu.
Dengar semuanya! Aku ayah Steve!
Dia berasal dari benihku dan dia pupuknya!
Francine, tiap aku lihat rambutmu, aku ingin muntah banyak.
Yang datang di acara tanda tangan hari ini mengecewakan!
-Aku salahkan kau, Tn. Penerbit! -Yang benar, Publisherman.
-Bill Publisherman. -Yah, tak apa.
-Aku tak tertarik jadi penulis. -Omong kosong.
Kita akan terkenal. Sangat terkenal.
-Maksudmu seberapa terkenal? -Sangat terkenal.
Kalau begitu Steve perlu ikut Pawai Buku Kapten Monty,
pameran buku anak-anak terpopuler di Langley Falls.
-Hebat! Panggil dia! -Aku mau. Tapi untuk itu,
dia butuh buku anak-anak nomor satu di kota.
Lalu untuk dapatkan itu, dia butuh pancingan.
Baik. Kita potong salah satu tangannya.
Orang-orang suka orang kurang sempurna. Sekaligus takut.
Bukan! Pancingan, rencana, cerita bohong.
-Apa anak ini gay? -Kenapa? Bisa jadi pancingan?
Pancingan?
Pancingan.
-Tidak. -Benarkah?
Ada tujuh orang di acara tanda tangan?
-Ya. -Astaga! Ini terjadi padaku.
Aku hampir jadi bintang! Telepon selulerku bunyi.
Astaga, ini Johnny Depp! Deppster, apa kabar?
Itu bukan telepon seluler, tapi sabun batang dicat hitam.
Sebentar, J.D. Hati-hati, Klaus, atau kumasukkan ini ke bokongmu.
Anak nakal? Steve, itu dia! Kau si anak nakal di buku anak-anak.
Tentu. Media suka anak nakal. Bukumu akan cepat terjual.
-Entahlah. -Nak, kau lakukan demi Ayah
dan Ayah gunakan kuasa CIA agar kau bertemu
-Janet Gustafson. -Dia cantik!
Dia suka anak nakal.
Mulailah serangan kegelapanku hingga mencapai puncak.
No comments yet. Be the first to leave one.