Die ersten 200 Zeilen.
Kesepakatan dibuat pada 13 Oktober 2020
dan Penerbit Harper Karsay Inc., 10 East 54rd 10022.
dengan referensi terhadap judul yang masih diusahakan.
Aku janji takkan mengacau kali ini.
Dor!
Dua tersangka ditangkap di lokasi kejadian...
...dan satu berhasil kabur dari yang dilaporkan sebagai 1979...
Malam Terakhir Gypsy
PC ini terlihat bagus.
Hai, Ayah, kapan kau pulang?
Sam, dengarkan ayah. Jangan takut, oke?
Tapi rencana pelarian darurat yang sudah kita latih,
Ayah ingin kau ambil iPad,
Lalu ayah ingin kau keluar dari rumah sekarang juga.
Ayah akan menemuimu di tempat rahasia kita.
- Ayah, apa yang terjadi? - Sam! Sam, dengarkan ayah.
Tak ada waktu untuk bicara. Ayah mau kau bergerak, oke?
Cepat keluar dari rumah.
- Semua akan baik saja. - Oke.
- Kita tak apa. Sam tak apa, - Oke.
Kita baik-baik saja.
- Lebih cepat, Ralph, cepat. - Kita akan pergi.
- Semua akan baik saja. - Oke.
Maafkan aku. Aku benar-benar minta maaf.
Ayo, Moses, ayo!
- Ralph, tolong cepatlah. - Oke.
Lebih cepat, Ralph, ayo...
Oke, dia akan baik saja. Dia akan baik saja, oke?
Semua akan baik saja!
Selamat Tahun Baru!
Ralph?
Gypsy, jangan berkata apa-apa. Aku mungkin mengacau.
- Ralph, cepat. - Ada masalah akunting.
Apa yang kau lakukan sekarang? Apa yang kau lakukan?
Kau membuat masalah dengan Jack?
Kau sebodoh kelihatannya.
Bisa kau hubungi Jack dan bicara dengannya, tolong?
Aku tak bisa berbuat apa-apa dengan Jack.
Gypsy, aku mohon. Aku mau kau membantuku.
Kau satu-satunya orang yang akan dia dengarkan.
Baiklah. Oke, oke. Aku akan hubungi dia.
Terima kasih, Gypsy. Terima kasih.
Kau melewatkan jalannya! Putar arah!
Ralph?
Ralph?
Sial.
Tidak...
Astaga. Jack akan mengamuk kepada kita.
Kita harus temukan iPad itu!
- Tak ada iPad. - Aku temukan komputer. Ayo.
Ayo pergi dari sini! Cepat!
Kapan Tommy akan ke sini untuk membereskan ini?
Ini Jack. Sebentar. Hei, Jack.
Sial.
Sial.
Sam!
Lihat aku. Jangan berisik, oke? Oke?
Tolong jangan berisik.
Nak! Duduklah!
Kau akan membuat kita terbunuh, oke?
Duduk di sana!
Astaga.
Ayo kita pergi. Ayo.
Oke, ayo.
Kami sudah menggeledah rumahnya. Tak ada anak itu atau pun iPad.
Diamlah!
Jika kau temukan anak itu, kau akan temukan iPad-nya.
Beres.
Kami saat ini masih mencarinya, Jack.
Si berengsek menutup teleponku.
Itu pasti.
- Persetan dia. - Persetan dia... Persetan dia.
Mari lihat jika Gypsy melihat anak itu.
Demi Tuhan!
Gypsy!
Ya, itu kotoran anjing.
Sejak kapan Gypsy punya anjing?
Ya, itu kotoran anjing.
Kapan Gypsy pelihara anjing?
- Apa dia selalu melakukan itu? - Tidak.
Kau beruntung.
Mereka tak hanya ingin bunuh tiga orang, tapi empat orang.
Dan mereka sadar mereka tak mendapatkanmu.
Mereka akan mencarimu.
Itu sebagai contoh...
...untuk siapapun yang coba macam-macam dengan Jack.
Apa itu yang ayahku lakukan?
Ya.
Tidak.
Yang mana yang benar?
Ayahmu orang baik.
Tidurlah, oke?
Kau tahu caranya mengisi bensin?
Kemari.
Itu tugasmu mulai sekarang.
Anggap saja kita sebagai kibbutz dalam perjalanan.
Apa itu "kibbutz"?
Itu artinya kita masing-masing memiliki tugas.
Aku akan belikan kau ponsel untukmu saat di bus.
Kau takkan mengantarku?
Aku antar kau ke stasiun bus.
Aku memiliki kehidupan dan buku untuk diselesaikan.
Apa kau punya ponsel?
Apa mereka akan terlepas begitu saja dari membunuh keluargaku?
Untuk sekarang, Sam.
Mereka pembunuh profesional.
Tak ada jejak bahwa mereka membunuh keluargamu.
Masih selamat adalah kemenanganmu, oke?
Untukku yaitu selesaikan bukuku dan melanjutkan berpesiar.
Sudah berapa banyak pesiar yang kau lakukan?
Sekitar 13.
Aku dan ayahku ketiduran di Queen Mary.
Tidur terbaik yang pernah kudapatkan di laut luas itu.
Aku takkan pernah melupakannya.
- Laut mana? - Laut San Pedro.
Aku takkan bisa melakukan itu bersama ayahku.
Aku mengerti.
Apa kau juga kehilangan ayahmu?
Aku kehilangan banyak. Hanya itu yang perlu diketahui.
- Aku belikan kau ponsel. - Terima kasih.
Keluarkan iPad ayahmu.
Mari temukan pamanmu.
Ini Rabi Stein.
Hai, Tn. Stein, aku... Maaf. Rabi.
Aku tak tahu bagaimana mengatakan ini kepadamu,
Tapi saudaramu dibunuh.
Seluruh keluarga tewas kecuali Sam.
Bagaimana?
Aku tak bisa menyebutkan rinciannya sekarang.
Tapi keponakanmu bersamaku, dan aku mengirim dia kepadamu.
Aku tak tahu jika aku bisa menerima satu anak lagi.
Aku punya anakku sendiri.
Dia suka anak-anak.
Bisa tunggu sebentar?
- Jenny, hai. - Bos berpikir,
Ini akan jadi buku terlaris.
Jadi kau dimajukan dua minggu untuk kuartal pertama.
Bagaimana perkembangan penulisan ulangnya?
Bisa aku telepon balik? Berhenti.
Gypsy, dua minggu untuk kuartal pertama.
- Hei, Rabi. - Ya?
Ya, aku naikkan dia ke bus berikutnya menuju Grand Forks.
Aku akan mengabarimu saat dia sampai di sana.
Tidak. Bisa dia bersamamu dulu untuk sementara?
Untuk memberiku waktu memikirkan harus bagaimana?
Aku akan pastikan untuk menghubungimu,
Dan memberitahumu dia naik bus apa.
- Dia tak menginginkanku. - Tentu saja dia menginginkanmu.
Dengar, aku pensiunan penari burlesque, oke?
Tak tepat untuk seorang anak. Aku tak bisa memiliki anak.
Dengar, aku tak bilang tak menginginkan dia.
Aku hanya bilang jika aku butuh waktu untuk bersiap.
Kau pikir dia punya waktu untuk bersiap?
Ketika keluarganya di bantai di hadapannya?
Aku akan sms kau di naik bus apa... Bajingan!
Hei, nak! Tunggu! Tunggu!
Tunggu! Berhenti!
Lepaskan aku!
Dia tak menginginkanku.
Tak ada yang menginginkanku.
Tentu saja dia menginginkanmu. Dia bersemangat.
Dia hanya...
Dia harus duduk siwa untuk ayahmu terlebih dulu. Oke?
Dan jangan melarikan diri.
Ayo. Cobalah tetap tegar.
Bawa ini.
Tunggu!
Berhenti. Aku bisa jaga diri.
Berhenti. Lepaskan aku! Kau juga tak menginginkanku!
Naiklah.
Takkan ada yang akan temukan mayat-mayat itu sekarang.
Anak menyebalkan.
Aku tak butuh seorang anak dan seekor anjing, oke?
Aku janji akan bersikap baik.
Itu lebih aman lewat jalan belakang menuju pamanmu.
Namanya Moses.
Itu nama yang keren, Sam.
Unik. Alkitabiah.
Kau tahu, kau tak harus bohong.
Aku tak pandai dengan urusan anak-anak, oke?
Tapi kau akan baik saja. Aku janji.
Bagaimana bisa kau berkata begitu?
Bagaimana bisa kau membohongiku?
Yang orang dewasa lakukan adalah berbohong.
Kau tak mau membawaku, Pamanku tak menginginkanku.
Apa, kau mau hidup di alam liar?
Kau pasti bisa hidup mandiri.
Bagaimana kau tahu? Kau tak pernah punya anak.
Oke, Tuan Sok Tahu.
Tuhan melindungi anak-anak.
Dia melindungimu.
Apa?
Boleh aku minta?
- Tentu. - Ya!
Ini.
Itu rokok terakhirku.
Bagus.
Beruntung.
Sebenarnya, itu ide buruk.
- Kenapa kau melakukan itu? - Kau masih kecil.
No comments yet. Be the first to leave one.