Die ersten 187 Zeilen.
Keenam bintang ini pernah terjatuh ke bumi.
Ke enamnya membelah diri dan melahirkan enam bulan.
Semua makhluk hidup lari ke dalam laut, di pantai yang hampa...
Muncul makhluk yang dapat bertahan di tanah tandus.
Di antara mereka ada yang berhasil. Mereka yang terlambat melarikan diri tenggelam ke dasar laut.
Mereka dimakan oleh mikroorganisme.
Terlahir kembali menjadi zat anorganik,
dan selama rentang waktu yang panjang, mereka disusun secara sistematis, membentuk batu permata.
Untuk sekali lagi mereka dibangkitkan di pantai.
Mereka adalah...
nemuri no te tojikomerareteita netsu ga nemuri no te tojikomerareteita netsu ga Semangat terkunci di dalam tangan tidur Semangat terkunci di dalam tangan tidur
mizugiwa ni tadayotta sono iro mizugiwa ni tadayotta sono iro Warna semangat itu melayang di pantai Warna semangat itu melayang di pantai
yukisaki wo wasurete hibi ni toketa musuu no tsubu ga yukisaki wo wasurete hibi ni toketa musuu no tsubu ga Aku lupa tujuanku yang telah bercampur dengan hari-hari yang tak terhitung ini Aku lupa tujuanku yang telah bercampur dengan hari-hari yang tak terhitung ini
yotsuyu uketomeru utsuwa kaketa hitokakera sagashiteru yotsuyu uketomeru utsuwa kaketa hitokakera sagashiteru Aku mencari percikan embun malam yang tertangkap ke dalam bejana Aku mencari percikan embun malam yang tertangkap ke dalam bejana
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
Negeri Permata
yuudachi ga nazukerareta sekai wo hagashita toki yuudachi ga nazukerareta sekai wo hagashita toki Saat aku melepaskan diri dari dunia untuk memberikan nama hujan malam Saat aku melepaskan diri dari dunia untuk memberikan nama hujan malam
sore wa nami no you ni yubi no sukima wo surinukete kiete sore wa nami no you ni yubi no sukima wo surinukete kiete Itu seperti ombak yang menyelemuti jariku dan kemudian menghilang Itu seperti ombak yang menyelemuti jariku dan kemudian menghilang
katachi wo kae kurikaesu yume dake ga katachi wo kae kurikaesu yume dake ga Hanya mimpi yang berulang-ulang inilah Hanya mimpi yang berulang-ulang inilah
watashi wo tsunaideiru watashi wo tsunaideiru yang menghubungkanku yang menghubungkanku
Diamond
Selesai sudah.
Bubar.
Baiklah, ayo pergi, Nepti.
Ya.
Yellow-senpai, saya ingin melapor!
Pembicara, kerja bagus hari ini.
Terima kasih, Euclase.
Kau harus melapor pada Sensei...
Tidak, nanti saja.
Sesaat yang lalu dia sedang meditasi.
Membangunkan Sensei ketika dia sedang tidur itu...
Se-Sensei...
Anu, Sensei...?
Sensei...
Sen...
...sei!
SEN-SEI!
Tanganku!
Lebih sulit daripada bertarung dengan Penduduk Bulan.
Akan kulaporkan nanti malam saja.
Sedang mengamati ubur-ubur, ya?
Berjuanglah untuk ensiklopedianya, ya.
Bukan, aku hanya merasa diriku yang terpantul di air itu cantik juga.
Bercanda!
Bukankah sudah jelas? Aku sedang kebingungan!
Bodoh, bahaya!
Gawat nih, aku tak dapat memikirkan apapun, Pembicara Jade.
Aku sedang menunggu ide...
Ide apa?
Aku nggak bisa bilang.
Kalau gitu mana aku bisa tahu?
Ah, karena terlalu banyak berpikir aku merasa akan jadi gila.
Makanya, apaan?!
Seharusnya aku tak mengatakannya...
Bantu aku! Aku mohon.
Aku pasti akan menemukan pekerjaan yang hanya bisa kau lakukan selain penjaga malam!
Berhentilah mengatakan ingin pergi ke bulan!
Hei!
Sulit dipercaya, tapi bisakah Anda mengembalikanku menjadi lembaran putih kosong?
Makanya, kalau begitu mana bisa aku ta-
Ah! Jika aku memikirkannya lagi aku akan menjadi membencinya.
Kunci penemuan adalah ketekunan.
Sensei...
Aku akan berada di ruang utama.
Jika ada sesuatu cepatlah laporkan padaku.
Baik!
Sensei, Anda mau tidur siang?
Sebutlah meditasi.
Janganlah melakukan hal-hal yang gegabah.
Mengerti?
Baik...
Sekarang, kembalilah bekerja.
Ada apa?
Makanya, ada apa?!
Ah, intinya karena tak mendapatkan ide sekarang kau dalam masalah, 'kan.
Ya.
Apa maksudmu?
Hanya tes dampak.
Aku sedang melakukan 100 tahun inspeksi ketahanan.
Tingkat kekerasan bisa diketahui hanya dengan disentuh,
daya tahan tergantung pada sistem faktor seperti struktur dan pembelahan permata.
Aku ingin menjadikanmu sebagai bahan referensi-
Setidaknya tanya dulu!
Ah, maaf.
Aku nggak begitu mengerti...
Dimohon kerjasamanya.
Seperti yang diharapkan, Jade si kokoh!
Suaranya berbeda.
Tak diragukan lagi kau kelas atas.
Dasar dukun...
Me-Menyerah!
Kau memang kelas atas.
Oh, kau tak perlu.
Aku sudah tahu kau kelas rendah.
Kau baik-baik saja?
Sial, apa-apaan sih?!
Oh, benar, aku baru ingat.
Jika bicara tentang ide, akhir-akhir ini Diamond sering latihan teknik bertarung yang baru.
Aku terkesan dia bisa melakukan itu.
Teknik bertarung yang baru?
Jika dia memukulmu kau pasti keluar, 'kan.
Aku ingat bukan karena itu!
Benar juga, yang lebih baik dari Jade pastilah Dia, 'kan.
Aku bertanya pada orang yang salah.
Makasih!
Aku ingatkan kau, aku ini kekerasannya berada pada peringkat kedua!
Tapi, dibandingkan ketahanan, kemampuan tempur lebih keren.
Intinya...
Kelompok Diamond itu kelompok penjaga siang.
Jangan ganggu mereka.
Dia!
Ada apa, sih, Phos?
Bahaya, tahu?
Phos?
Keberadaanmu menyilaukan.
Aku merasa sakit karena tak punya ide serasa aku akan pecah berkeping-keping.
Tolong berilah aku beberapa saran.
Ide tentang apa?
Aku nggak bisa bilang.
Intinya, ajari aku cara untuk mendapatkan ide.
Aduh, wah, itu sulit.
Apa ya...
Bagaimana dengan perubahan yang besar?
Tidak ada salahnya mencoba sesuatu yang belum pernah kau coba, 'kan?
Aku rasa lebih baik aku terlahir kembali daripada berubah.
Karena mustahil, makanya aku meminta bantuan, tahu!
Kau pikir berapa lama aku bermalas-malasan?
Tingkat kekerasan 10 itu hebat, ya. Tak pernah bisa sejajar denganku.
Phos...
Aku kecawa, loh, Dia.
Gak nyambung sama pembicaraan, sama sekali tak ada gunanya!
Tak berguna, ya? Maaf, ya...
Karena aku sudah membuat Phos marah...
Aku memiliki banyak sisi buruk.
Hei, maafkan aku.
Phos.
Aku mohon.
No comments yet. Be the first to leave one.