Die ersten 200 Zeilen.
jangan kembali, pergilah temui istrimu
terserah kau, tidak ada lagi bercinta
ayolah, dasar bajingan.
Bu,
semua baik-baik saja
ya
semua baik-baik saja
terima kasih untuk makan malamnya
sama-sama
Ibu yakin dia tidak menyakitimu
pergi tidur
Selamat malam
aku cinta kau
Lihat apa pun yang menyenangkan tadi malam
well, tidak juga
kau mau ikut ke gereja dengan keluargaku besok
Tidak, terima kasih.
kau yakin kita bisa menjemputmu
Aku baik-baik saja
Bisakah kau berikan boby makan siangnya, aku mau istirahat.
Ya
Oke, terima kasih.
Ini dia,
kau siap.
oh, ya. Aku bahkan mandi.
hai beer
ya nona
Kau pernah ke San Francisko?
tentu
apa itu bagus.
sama saja.
jadi kapan kau akan kembali
Secepatnya.
ya, lebih baik begitu.
Kau tahu kebiasanku.
ini dia sayang
terimak kasih
sama-sama
tetap cantik
ya tentu saja
baik
Mau mencuci./ ya
Maaf./ tidak apa-apa.
Bukankah ibumu mencari kerja apa pun di sini.
Tidak, tidak ada lowongan pekejaan. Kebanyakan berhenti mencarinya.
Dia..dia tetap butuh pekerjaan, 'kan?
Tidak, tidak ada pekerjaan.
jadi kau tahu, kau membiayayi semuanya.
tidak, kita masih punya simpanan.
tidak, aku bertaruh...
kau tahu maksudku.../ ya
itu tidak apa-apa.
dia hanya butuh sedikit bantuan sekarang, itu saja.
Terkadang aku merasa aneh tentang itu./ jangan.
kau tidak serius.
sebenarnya aku serius.
maaf..aku minta maaf.
biar aku cuci untukmu.
ya./ oke
Bye, dale
Bruno.
kemari
hai, Mr. daniel.
hai, katie.
Isi bensin./ ya
Kau ingin menumpang.
ya, tentu.
akan membuatku cepat, jangan khawatir...
tentu
Boleh kutanya sesuatu?
Apa?
ini tentang anakmu, apa itu baik...
ya jadi pelayan.
tidak masalah.
berapa aku harus bayar?
Bagaimana dengan 10 dolar.
aku hanya punya 9 dolar.
9 dolar tidak apa-apa, terima kasih.
terima kasih Mr. daniel./ sama-sama.
Bu.
ya
Ibu percaya dengan pandangan pertama?
Tidak.
Aku percaya.
Kau ingat memberiku...
ya.
Bagaimana kelihatannya?
kau cantik.
ya./ ya.
gina.
pergi ambil beberapa makanan.
hai sayang.
Terima kasih untuk tinggal ayah.
Aku harap aku benar hari ini dan kau akan melihatku suatu hari dan membuatmu banggga.
selamat malam.
ini dia
jadi kau punya karyawan baru.
bruno
ya, dia berasal dari mana?
kenapa?
kau naksir?
aku tidak tahu, mungkin...
apa pendapatmu?
aku tidak tahu?
aku pikir dia baru keluar dari penjara atau seperi itu.
Kau fuck dia?
aku tidak tahu, bahkan tidak kenal.
ya.
ya kau sudah fuck dia.
kau punya langganan./ hentikan
katie.
jadi apa yang membawamu kesini? ke kota ini?
untukku, aku disini selama hidupuku.
bruno
mungkin kita keluar sewaktu-waktu.
mungkin seperti...
makan malam sewaktu-waktu.
mungkin seperti kencan
hai
hallo
seharurnya jangan bermain di sini.
ayolah, kau tahu itu.
siapa yang disana kecuali ibumu.
well, itu bukan urusanmu
apa yang kau lakukan?
aku coba mencoba lompat ke jendela, tapi aku kira di kunci.
kau tahu aku serius tentang suara
suaranya seperti lucu, kan
ya./ ya.
Hanya harus bersabar, bu. itu saja.
Seorang pria datang dari jauh dan membasuh kakimu.
memeriksa anggur dari rumah yang selalu kau inginkan.
Apa seperti itu?/ ya, seperti itu.
willy, kau percaya pada cinta?
Ya
bagus
pernah merasakan cinta?
tidak, aku tidak tahu
Kau akan merasakannya.
apa yang kau lakuakan
kita merayakan, aku akan kencan besok.
aku tidak ingin anakku bersama kalian.
terakhir bersama kalian, aku khawatir juga.
seharusnya kau bersyukur karena anakku mengasuhnya.
aku akan bersyukur kalau kau berhenti membawa anakku.
Terserah dirimu.
Bu.
apa yang kau lakukan?
selamat malam willy.
Willy cepat masuk rumah./ selamat malam rosa.
masuk sekarang
Dia ganteng./ sangat ganteng, yang tidak pernah aku lihat.
ini dia doll
Katie bisakah kau...
tentu, kau ingin...
Dia punya senyum
aku tidak tahu, aku telah berikan senyumanku yang dia lihat.
hati-hati dengan pria yang punya senyum, dia tidak bisa dipercaya.
aku sangat yakin, dia bisa dipercaya.
aku bilang padamu
kau bisa lihat pria dari matanya yang sedih, pria sedih membuat...
kau bisa mempercayainya tapi tidak dengan pria punya senyum
Kau tidak perlu khawatir.
ayolah boss.
aku percaya yang punya hati
hai bruno
ini mobilmu
bukan, aku sedang mengerjakannya.
aku tidak pernah naik mobil bagus
untuk dijual
tidak menurunkan harganya
bukankah ini luar biasa
apa?
bukankah ini luar biasa
oh ya
jadi kau dari phonix
Tempi.
aku tidak pernah ke sana, apa itu bagus?
Biasa saja.
Terima kasih minumannya.
sama-sama
kau mau lihat tempat yang lebih bagus.
tentu
boleh aku bertanya?
ya.
apa kau sering senyum.
apa maksudmu?
aku tidak tahu, maksudku kau sering senyum.
aku kira tidak
apa itu baik?
ya
tentu, dalam senyum cukup untuk kita
maaf?
kau pernah lihat laut?
tidak.
dari lahir aku tidak pernah lihat.
ke mana kau pergi
meksiko
kau suka minuman kaleng.
ibukku selalu suka minuman kaleng.
No comments yet. Be the first to leave one.