Die ersten 193 Zeilen.
ZainuddinAri
mempersembahkan
ZainuddinAri
mempersembahkan
menghitung bersama pas langkahi garis akhir
issee noo se de fumikomu Goal Line
kita masih saja tak tahu apa-apa
bokura wa nanimo nanimo mada shiranu
lampaui garis itu tapi hilang pas kita toleh ke belakang
issen koete furikaeru to mou nai
kita masih saja tak tahu apa-apa
bokura wa nanimo nanimo mada shiranu
silaunya, silaunya, silaunya
udatte udatte udatteku
keringat berkilauan yang mau kita cucurkan
kirameku ase ga koboreru no sa
mungkin ada banyak hal yang tak kita ingat
oboetenai koto mo takusan unatta darou
semua orang, bahkan dia pun adalah bayangan hitam
daremo kare mo Silhouette
sambil genggam erat sesuatu yang berharga, kita 'kan dewasa
daiji ni shitai mono motte otona ni narunda
melindunginya setiap saat
donna toki mo hanasazu ni mamoritsudzukeyou
maka suatu hari nanti
soshitara itsu no hi ni ka
kita 'kan bisa tertawakan itu semua
nanimokamo waraeru sa
dengan gemulai juga gesitnya menari-nari
hirari to hirari to matteru
dedaunan itu terbang ke kejauhan sana
konoha ga tondeyuku
Teman Pertamaku
Dia tak akan pernah menyerah pada mimpinya maupun kenyataan.
Orang seperti itulah dia.
Dan caranya melangkah maju membuat orang tertarik padanya.
Dia buatmu ingin membantu saat dia akan terjatuh.
Dan semakin banyak bantuannya,
impiannya akan semakin dekat.
Jalan Naruto...
Rasakan ini!
大玉螺旋手裏剣
Oodama
Oodama
Oodama
Rasen
Shuriken
Rasen
Rasen
Shuriken
Shuriken
Kalau kau memercayai teman-teman yang ada di sisimu,
harapanmu akan terbantu dan kau mungkin akan bisa melihatnya.
Itulah yang kupercayai, Obito.
Mungkin.
Naga kayu ini menyerap chakra-mu!
Dengan begini, Ninjutsu yang kaugunakan untuk menyerap chakra tak akan bekerja.
Dengan kata lain, kau takkan bisa bergerak
ataupun gunakan Ninjutsu penyerap chakra lainnya.
Waktu yang tepat, putra Hokage Keempat!
Begitu ada kesempatan, dia akan langsung kusegel.
Kalau Naruto melemparnya ke sana, berarti Madara juga ada di sana.
Naruto, naiklah!
Ayo!
Sai, terima kasih!
Jangan buang-buang waktu!
Sekarang kesempatan kita untuk menyegelnya!
Kita tak boleh biarkan serangan Naruto jadi sia-sia!
Baik!
Tanpa perintah apa pun, dan tanpa berkata-kata,
semuanya tergerak dengan sendirinya.
Naruto.
Dan aku merupakan salah satu dari mereka.
Shukaku,
aku butuhkan kekuatan pasirmu untuk menyegel Madara.
Maksudmu Sabaku Taisou?
Benar, beserta kekuatanmu!
Sekarang aku sudah tak terikat lagi dengan Jinchuriki.
Kenapa aku harus turuti perintahmu?
Aku tak memerintahmu, tapi minta bantuanmu!
Kalau tak mau, tak apa.
Aku akan minta bantuan yang lainnya!
Naruto Uzumaki, ya?
Sepertinya kau sudah berteman dengan anak rubah itu, Gaara.
Kalau kau tak ingin membantu, nanti saja bicaranya.
Aku akan pergi!
Cara bicaramu itu membuatku jengkel.
Kalau rubah bisa berubah wujud 7 kali, maka rakun bisa berubah 8 kali.
Dan aku takkan kalah dengan rubah bodoh itu!
Aku lakukan ini bukan karena turuti perintahmu!
Aku lakukan ini karena kemauanku sendiri!
Tunjukkan jalannya!
Ikuti aku!
Baiklah.
Tunggu dulu!
Hm?
Kami juga akan membantu!
Karena itulah aku juga ingin menolongmu!
Tak perlu khawatir! Kami bukan hanya sekadar ingin melakukan ini.
Tapi kami ingin bantu Naruto!
Terima kasih!
Manusia dari Shinobi pasir, apa kau temannya Naruto juga?
Monster!
Pergi!
Gunakan bangunan sebagai tempat berlindung!
Tapi jangan masuk ke dalamnya!
Kalau bangunannya runtuh, kalian akan terkubur hidup-hidup!
Kau baik-baik saja?
Ya!
Itu adik laki-lakiku?
To-Tolonglah dia!
Halo!
Halo!
Halo!
Lari!
Tu-Tunggu!
Tolong aku!
Jangan tinggalkan aku sendiri!
Aku benci... Aku benci seperti ini!
Orang-orang menyakiti orang lain dan orang lain menyakitinya,
begitulah cara mereka untuk belajar bertahan hidup.
Tapi tidaklah mudah bagi seseorang untuk benci orang lain.
Tak ada darah,
tapi rasanya benar-benar menyakitkan di sini.
Itu adalah luka hati!
Luka yang hanya bisa disembuhkan oleh cinta.
Cinta?
Cinta adalah perasaan
untuk penuhi apa pun permintaan dari orang yang berharga bagi kita,
serta mencintai dan menjaga orang itu.
Matilah!
Jangan dekat-dekat dengannya!
Bodoh!
Jangan melihatnya!
Biarkan dia!
Namamu adalah Gaara!
Iblis yang hanya mencintai dirinya sendiri.
Salah satu orang yang hanya mencintai dan berjuang untuk dirinya sendiri.
Karena tak ada yang pernah mencintaimu!
Dia monster!
A-Apa kau tak merasakan apa-apa?
Kankuro.
Mereka adalah teman kita!
Kau telah membunuh teman-teman dari desa kita!
Apa kau tak merasakan apa-apa
di sini?
Tidakkah hatimu merasa sakit?
Kalau kau tak diam, akan kubunuh kau!
Aku sudah jadi mesin pembunuh sejak dilahirkan.
Seorang monster yang tak terkendali.
Ibuku meninggal karena telah melahirkanku.
Desaku mengabaikanku, dan saudara-saudaraku menghindariku.
Aku telah jadi target pembunuhan dari ayahku.
Aku selalu sendirian.
Dan sebuah senjata sepertiku tak butuhkan hati.
Kemudian aku dikirim sebagai senjata untuk hancurkan Konoha.
Di sanalah aku bertemu dengannya!
Ayo pergi!
Hoi, kau yang di sana.
Siapa namamu?
Sabaku no Gaara!
Aku juga tertarik denganmu.
Siapa namamu?
Sasuke Uchiha!
Hoi! Hoi! Bagaimana denganku?
Aku tak tertarik!
Naruto Uzumaki.
Pertemuan pertamaku dengannya tidaklah menarik.
Tapi...
Aku pasti akan menang!
Tapi dengan setiap kejadian kecil yang terjadi,
kata-kata dan tindakannya terhadap teman-temannya
mulai masuk ke dalam hatiku.
Kau...
Apa yang kaulakukan pada si alis tebal?
Aku ingin membunuhnya!
Kalau kalian menggangguku, aku juga akan membunuh kalian!
Seseorang sepertimu takkan bisa membunuhku!
Hentikan omongan besarmu itu!
Orang ini punya kekuatan seperti monster!
Aku punya monster yang asli di dalam tubuhku!
Aku takkan kalah dari orang seperti dia!
Dan lagi, dia mulai memengaruhiku.
Dia tak seperti yang lainnya, yang selalu menaruh kebencian padaku.
Apa arti mereka bagimu?
Dia adalah temanku!
Kalau kau berani melukainya, aku akan menghajarmu!
Teman?
Jangan membuatku tertawa.
Aku hanya bertarung
demi diriku sendiri!
Karena dia sama denganku.
Karena dia melalui hidup
No comments yet. Be the first to leave one.