Die ersten 179 Zeilen.
Ayo, cepat lakukan!
Takkan kubiarkan!
神威
Kamui
Kamui
Kamui
saat datang kesempatan yang bergulir, ku harus jadi yang pertama
dondengaeshi deta toko shoubu nerau ha ittoushou
kubisa rasakan dan percaya pada cahaya itu kapan pun
I Can Feel it donna toki datte hikari o shinjiteru
ZainuddinAri
mempersembahkan
ZainuddinAri
mempersembahkan
ku teringat saat mimpi yang kupeluk erat terasa mungkin kan jatuh
nigirishimeta yume ga koboreochisou na toki ni kagitte omoidasu no
senyuman baiknya itu terasa bisa jadi kuat di dalam hatiku
aitsu no ano yasashii kao mune no oku ga mata tsuyokunareru no
di hatiku yang kasar, api tiba-tiba datang dan ingin jejal hari esok
bukkirabou no kokoro ni fire gutto kuru ashita o tsukamitainda
yang belum terlihat tidaklah menakutkan, kau percaya masa depan, 'kan? ayo coba!
mada minu sekai ha kowakunai shinjita mirai deshou hora Let's try !
air mata yang tak terhitung jumlahnya itu kan jadi pelangi
kazoekirenai ano namida ha sou sa niji ni kawaru darou
akankah suatu hari nanti
osaekirenai kanashimi mo
ku dapat hadapi kesedihan yang tak bisa kukendalikan
itsuka ha dakishimerareru kana
bila hatiku yang lemah ini mulai sakit
yawa na Heart ga uzukidashitara
ku kan berikan ciuman pada hari esok dengan segalanya
arittake asu ni Kiss shiteageyou
dan genggam erat lagi kepalan tangan kecilku yang gemetar
furueta mama no chiisa na kobushi o tsuyoku mata nigitte
saat datang kesempatan yang bergulir, ku harus jadi yang pertama
dondengaeshi deta toko shoubu nerau ha ittoushou
kubisa rasakan dan percaya pada cahaya itu kapan pun
I Can Feel it donna toki datte hikari o shinjiteru
Mimpi Tiada Batas
Sakura!
Guru Kakashi.
Sasuke?
Kenapa kau ada di sini, Sakura?
Dia harusnya ada di dimensi lain.
Sakura, apa yang sedang terjadi di sana?
Guru Kakashi, mata kirimu...
Kejadiannya sangat cepat.
Tapi, sepertinya Madara sudah curi Sharingan-ku.
Biar kuperiksa, Guru!
Terima kasih.
Bagaimana dengan Obito?
Aku yakin Madara gunakan Kamui untuk pindahkan dirinya ke sana!
Tiba-tiba saja aku kembali ke tempat ini.
Madara...
Aku ingin kau hancurkan mata kiriku,
mata Rinnegan-ku.
Saat ini tubuhku tak bisa bergerak.
Kalau aku lengah sebentar saja,
Zetsu hitam akan ambil alih tubuh dan Rinnegan-ku.
Lalu, dia akan gunakan kekuatan mata kananku untuk keluar dari sini,
dan Rinnegan ini akan jatuh ke tangan Madara.
Kalau dia berhasil dapatkan keduanya, hal yang buruk akan terjadi.
Hal yang buruk?
Seberapa buruk? Apa kekuatannya yang sekarang masih belum cukup?
Aku tak bisa tanamkan Rinnegan di kedua mataku.
Bahkan hanya dengan Rinnegan di mata kiriku saja,
chakra dan kekuatan matanya terlalu kuat
sampai-sampai aku tak bisa kendalikan diriku sendiri.
Aku memang bukan pemilik asli mata ini,
tapi aku bisa lakukan semua ini hanya dengan satu mata saja.
Kalau kedua Rinnegan kembali ke pemilik aslinya,
aku takut tak ada yang bisa melawannya.
Mustahil!
Dengan punya kedua mata itu,
dia bisa lepaskan kekuatan sejati dari Rinnegan.
Kita tak boleh buang-buang waktu lagi. Cepat hancurkan mata kiriku!
Ada apa, Sakura?
Kita dalam masalah besar!
Obito sudah capai batasnya dan tak bisa bergerak.
Berarti Madara akan rebut Rinnegan milik Obito!
Segel kutukan yang kupasang di jantungmu sudah hilang.
Bagaimana caramu melepaskannya?
Kau sendiri tak mungkin bisa merusaknya.
Aku minta Kakashi untuk menusukku, lalu merusak segel itu.
Hanya ini yang bisa kulakukan sekarang.
Karena segel itu halangiku untuk jadi Jinchuriki Juubi.
Aku pertaruhkan nyawaku untuk lakukan itu.
Tapi, aku tak mau ikuti perintahmu lagi!
Sebenarnya, kau sudah lakukan sesuatu yang kuinginkan.
Bahkan, kau sudah lebihi harapanku.
Apanya yang lucu?
Segel kutukan akan mengubahmu jadi boneka.
Segel itu akan batasi pergerakanmu,
jadi kau harus lepaskan segel itu dari dalam tubuhmu sendiri.
Sepertinya kau sudah tahu hal itu, Obito.
Karena segel kutukan ini kupasang di tubuh kalian berdua.
Seharusnya, kau tak bisa bunuh dirimu sendiri.
Karena kalian berdua adalah pionku yang paling berharga.
"Kalian berdua"?
Kebetulan macam apa ini?
Kalian berdua lepaskan segel itu dengan metode yang sama.
Rin!
Benar.
Rencana untuk jadikan gadis itu sebagai Jinchuriki Sanbi
lalu mengamuk di Konoha adalah ideku.
Bukan ide Kirigakure!
Gadis itu manfaatkan serangan Kakashi
untuk hentikan rencana itu dengan korbankan nyawanya sendiri.
Tapi, itu juga bagian dari rencanaku.
Untuk menarikmu ke sisi kegelapan
dan jadikan dirimu sebagai pionku.
Kurang ajar, kau sengaja perlihatkan semuanya padaku!
Aku sudah tunggu kesempatan ini,
saat Minato pergi jalankan misi yang lain.
Lalu, memanipulasi Shinobi Kirigakure agar menculik Rin,
dan buat Kakashi mengejarnya.
Tujuan lain dari hal itu,
agar aku bisa lihat sejauh mana kekuatanmu.
Apa menurutmu Zetsu putih yang beri tahu dirimu
dan kau bisa keluar dari bawah tanah tepat waktu hanya sebuah kebetulan saja?
Aku baru saja keluar!
Temanmu, Rin dan Kakashi bodoh sedang dalam masalah!
Apa yang terjadi?
Mereka sudah dikepung oleh Shinobi Kirigakure!
Bagaimana keadaan Rin dan Kakashi sekarang?
Menurut informasi, sepertinya mereka berdua dalam masalah.
Mereka bicarakan soal misi dari Desa Kirigakure,
tapi aku kurang begitu mengerti.
Misi?
Yang penting, sepertinya saat ini Rin dan Kakashi benar-benar terkepung.
Dan mereka bilang kalau mereka sepertinya seorang Jonin atau Anbu.
Apa yang guru Minato lakukan?
Siapa itu?
Aku tanya padamu apa yang dilakukan oleh Si Kilat Kuning!
Sepertinya dia sedang lakukan misi lain.
Di saat seperti ini?
Fakta kalau gadis itu mati di tangan Kakashi,
benar-benar lebih dari yang kuharapkan.
Di sisi lain, aku ingin dia dibunuh oleh Shinobi bonekaku.
Aku mengajarimu untuk kendalikan kegelapan di dalam hati seseorang
agar bisa kendalikan mereka, 'kan, Obito?
Kalau tak ada kegelapan, maka kau takkan bisa menciptakannya.
Bukankah sedikit ceroboh kalau aku tak melakukannya padamu?
Kenapa? Kenapa harus aku?
Kau begitu baik dan peduli terhadap semua orang dari dalam lubuk hatimu.
Ingatkah saat kau begitu peduli pada orang tua itu?
Perasaanmu terhadap Rin, terhadap teman-temanmu,
terhadap Hokage dan Shinobi-shinobi lainnya.
Sekali kau jatuh ke dalam kegelapan, maka sepenuhnya kau akan berubah
jadi benci terhadap dunia ini.
Seperti itulah dirimu.
Agar rencanaku berjalan dengan sempurna,
aku hanya perlu satu hal lagi.
Akan kuambil kembali mata kirimu.
Selesai sudah!
Kau takkan bisa bergerak lagi.
Kuserahkan dia padamu!
Baik!
Kau bisa memercayakannya padaku!
Sepertinya Madara muncul di sana.
Begitu, ya. Jadi, itu yang dikatakan Obito.
Kita tak tahu kapan Madara akan menyerang.
Jangan lengah.
Bagaimana dengan bayangannya?
Aku menghalanginya dengan Kage Bunshin dan Tongkat Sennin!
Naruto?
Oh, Sakura.
Serahkan padaku!
Apa yang akan kaulakukan, Naruto?
Hoi!
Sudah, tak apa.
Guru Kakashi, cobalah buka matamu.
Tak mungkin! Bagaimana kau melakukannya?
Anu, aku sulit menjelaskannya, sih.
Tapi, rasanya seperti, kuambil bagian dari guru Kakashi...
Lalu aku... Anu...
Hoi, sudah kubilang jangan lengah, Naruto!
Ha?
Tapi, baru sekarang aku dengar hal itu!
No comments yet. Be the first to leave one.