Die ersten 200 Zeilen.
diterjemahkan oleh: D A N D E R
Banjarmasin, 19 Oktober 2014
Cepat masuk!
Spyglass, ini cobra 1. Bergerak ke selatan. Ganti.
Keparat! Dasar penjahat!
Sekalian saja bunuh kami!
Kau menyiksaku... Aku menyiksamu!
Selama 12 jam.
Pengawasan bunuh diri setiap 3 menit.
Jangan sampai kejadian itu membuat kalian lengah.
Itulah yang mereka inginkan.
Kalian harus ingat...
... sebagian dari mereka sudah dikurung selama 8 tahun.
Mereka bahkan sudah di sini sebelum kalian masuk SMA.
Mereka lebih tahu prosedurnya daripada kalian.
Mereka akan menguji kalian, dan mereka akan mempermainkan kalian.
Dan jangan buat meremehkan ini... ini medan perang.
Bedanya, mereka tak menggunakan ranjau, dan kita tak melawannya menggunakan F-16.
Namun tetap saja ini medan perang.
Sekarang... sebagian dari kalian berpikir bahwa tugas kalian di sini adalah mencegah mereka untuk kabur.
Bukan itu.
Tembok itu sudah melakukannya.
Kalian di sini untuk mencegah kematian mereka.
Ya?
Uh, seberapa sering kita memindah para tahanan?
Narapidana. / Apa?
Kalian sebut mereka narapidana. Bukan tahanan.
Kalian paham?
Tak ada tapi-tapian. Na-ra-pi-da-na.
Kenapa tak boleh disebut tahanan?
Tahanan merupakan bagian dari konvensi Jenewa... narapidana bukan.
Halaman rek ada di sana.
Di sampingnya ada kamar mandi.
Kecuali jika mereka sedang sakit atau dipindah.
Itu dunia mereka.
Apa pintunya sudah dikunci?
Bagus.
Ini... ini duniamu.
Tak ada narapidana di sini.
Di sebelah kananmu, penyimpanan senjata.
Ingat, saat patroli, satu-satunya senjatamu adalah radio.
Jangan ragu untuk menggunakannya.
Kemari, ini pusat keamanan dan pengawasan kita...
... yang mencakup seluruk blok.
Jadi jika kalian berhadapan dengan narapidana yang tidak kooperatif,
ingat bahwa kalian sedang diawasi.
Satu lagi, aula mess.
Sama dengan tempat lain, ceker ayam adalah makanan yang paling enak di sini.
Sulit untuk melewatkannya.
Dan jangan bilang bahwa cokenya tidak enak karena aku sudah tahu.
Echo 1, kobra 1, Charlie Bronson. Akan kukatakan lagi.
Tunggu... ada yang bikin onar. Ganti.
Mengerti, echo 1.
Charlie Bronson, echo 1.
Oscar Mike, ganti.
"Charlie Bronson's" adalah kode untuk Irf, penangkapan inisial kita.
Tim yang terdiri dari 4 orang bertindak saat ada kejadian yang tak diinginkan.
Apa ada yang pernah melakukannya?
Dengar. Yang harus kau perhatikan adalah tangan kanannya, ok?
Setiap orang tangkap 1.
Kaki, kaki, tangan, kepala.
Jangan perhatikan yang lainnya.
Perhatikan tangan kanan mereka, maka kau bisa mengendalikannya, mengerti?
Mengerti.
Dan berdiri di belakangku.
Biarkan kami yang menanganinya.
Tunggu. Tunggu.
Tak boleh ada nama. / Ya.
Ok? / Ya.
Kau boleh bicara dengan mereka, tapi jangan biarkan mereka tahu tentangmu.
Jangan sampai mereka mempengaruhimu. Mengerti?
Ya.
Baiklah, ambil pelindung kita. Ayo.
Spyglass, pop 1-9.
Tetap bersama.
Tetap bersama, mengerti? / Biar kami tangani.
Narapidana, mundur!
Mundur, narapidana!
Mundur!
Amankan dia. Cepat.
Ayo!
Cepat. Berikan borgolnya!
Sial!
Tiarap!
Ohh!
Dasar keparat!
Pegangi tangannya!
Amankan dia... Diam, dasar keparat!
Ambil tangan yang satunya.
Cepat.
Keluarkan dia dari sini.
Bagus, tiarap.
Baik, kencangkan ikatannya. Kalian harus mengamankannya.
Ikat sekencang mungkin. Periksa sikunya.
Periksa pinggangnya juga.
Kita tak boleh lengah terhadap orang ini.
Keluarkan dia.
Selamat datang di Gitmo.
Oh, Jackson, apa kau menyalin DVD itu untukku?
Kenapa aku mau melakukannya?
Ada atasan yang mengawasiku setiap hari.
Apa-apaan?
Johnson mau itu dikembalikan nanti.
Salinkan itu untukku.
Tunggu. Bukankah kau punya anak? Kenapa kau tidak...
Ya. / Dasar bodoh.
Jadi aku tak boleh nonton bokep?
Apa kau mau bilang bahwa ayahmu tak punya majalah porno?
Dia punya sesuatu untuk menutupi wajah ibumu.
Oh!
Oh, kau sangat...
Dingin sekali. Sedingin es.
Kau tak apa?
Ya. Aku tak apa. Terimakasih.
Yo, seperti apa Irf itu?
Sulit.
Sial.
Kau pikir aku tak bisa menanganinya?
Tidak, aku tak bermaksud seperti itu.
Aku tak mengira kau mau melakukannya.
Dari semua rekan yang berada di sini,
aku belum pernah menemui ada yang dipukul di hari pertamanya.
Untung saja itu bukan kotoran.
Apanya yang kotoran?
Menurutmu apa, Rico?
Hey, Cole, ada apa?
Kami sedang menangani seseorang, aku berada di tempat yang salah.
Itu salahku, dan aku...
Pop! Dia kena pukul di bibirnya... pelindung kepalanya terlepas.
Ohh, sakit tidak?
Ya, sakit sekali.
Kelihatannya lumayan parah. Apa sudah diperiksa tim medis?
Tak apa.
Kau tahu kau terlihat seperti apa?
Kau terlihat seperti penderita cacar.
Hey, jangan begitu.
Oh, sial! Benar sekali.
Kalian ini. / Tidak.
Sekarang kau tak bisa pergi ke luar pulau, Cole.
Persetan, lagipula aku sudah memukulnya.
Bagaimana menurutmu, Cole?
Baiklah, sepertinya aku memang terkena cacar. / Ohh!
Terimakasih!
Dia mendapatkanmu...
Oh, sial. Whoo!
Ibu? / Oh!
Sayang, apa kabar?
Baik, semuanya baik-baik saja.
Markasnya bagus sekali.
Ada jalur bawah tanah.
Jalur bawah tanah?
Restoran bawah tanah, bu.
Oh!
Ya. Apa itu kamarmu?
Ya. / Boleh kulihat?
Bagaimana dengan keluarga di rumah?
Oh. Di sini biasa-biasa saja...
... tak seperti yang kau lakukan sekarang, aku yakin.
Tetap sama. Entahlah, aku...
Sayang, kau tak bisa membuatnya menunggu di sini...
... saat kau pulang nanti.
Aku tak membuatnya menunggu, dan sudah kubilang kalau aku takkan pulang.
Aku mendapat tugas lagi, ingat?
Baiklah.
Jadi, bagaimana dengan markasmu?
Kau naksir seseorang?
Tolong hentikan, bu.
Aku tak mengencani tentara, dan tujuanku ke sini bukan untuk mencari suami.
Oh, ya.
Oh!
Dengar siapa yang mau bilang halo.
Katakan halo, Scribbles.
Lihat siapa itu!
Katakan hai, Scribbles.
Cuaca hari ini... terang dan terik.
Suhu 85 derajat fahrenheit...
Kemungkinan akan ada hujan besok...
Terimakasih, prajurit.
Minggu terakhir...
Kemari.
Pastikan kau...
Uh...
Kau mau buku?
Kau mau buku?
Hey, tenang.
Tenang. Mundur.
Mundur 1 langkah dari cermin.
Aku mengerti apa yang... / Yo, Haji!
Hentikan.
Kuambil buku itu, tapi serahkan itu padaku. / Baik. Tenang.
Biar kutangani.
Apa aku membuat kesalahan?
Tidak. Mereka tak suka perempuan.
Itu benda Arab.
Kau mau aku yang mengambil alih?
Tidak. Tak apa. Aku bisa menanganinya.
Baik. Terserahmu saja.
Kau tahu buku-buku itu?
Bagaimana?
Kau suka?
No comments yet. Be the first to leave one.