Die ersten 167 Zeilen.
Guru Kakashi, siapa yang ada di punggunggmu itu?
Salah satu rekan setim Sasuke.
Tidak lagi.
Aku punya banyak pertanyaan untuknya, jadi aku membawanya ke desa.
Begitu ya. Jadi kita kembali ke Desa Konoha.
Naruto, bukan ke arah sana.
Apa yang kau bicarakan, Guru Kakashi?
Konoha itu ke arah sini.
Kita melupakan sesuatu di Negara Besi.
Benar kan, Sakura?
Sesuatu…
Oh!
Kita harus kembali dan membangunkannya, kan?
Ya.
Hmm? Apa ini?
Aku merasa hebat!
Apa yang kau lakukan di sini?
Harusnya kau kembali ke desa bersamaku.
Bahkan kau membuat lubang di lantai penginapan kita!
Naruto… Ayo segera pergi.
Naruto…
Sialan!
Bagaimana bisa?
Rupanya itu hanya bayangan!
M-Maafkan aku!
Aku harus mengejarmu, dan barulah aku bisa meminta maaf ke pemilik penginapan!
Naruto datang di saat yang tepat, tapi sepertinya bukan kau yang menyuruhnya.
Tentu saja tidak! Kau sendiri yang menyuruhku membawa Naruto kembali ke desa.
Lebih tepatnya, Naruto meninggalkanmu.
Tidak, sebenarnya…
Tak masalah, Yamato.
Kalau Naruto tak datang, mungkin Sakura sudah mati sekarang.
Bahkan mungkin juga aku.
Chakra Sasuke berbeda dengan sebelumnya.
Sangat gelap dan dingin.
Tapi…
Sasuke tetaplah Sasuke.
Kau benar.
Sasuke tetaplah Sasuke.
Yeah.
Begitulah yang terjadi, Yamato.
Jadi tolong maafkan Naruto.
Aku mengerti.
Kai!
Ok. Pergilah duluan.
Bagaimana denganmu?
Aku akan kembali ke penginapan untuk memperbaiki lubang yang dibuat Naruto.
Maaf ya, Kapten Yamato.
Ya sudahlah…
Ayo kita juga pergi.
Sasuke meninggalkanku.
Dan sekarang, aku menjadi tawanan perang Konoha.
Bagaimana keadaan Suigetsu dan Juugo sekarang ya.
Aku sudah tak peduli lagi.
Penyusup
Danzou harusnya sudah kembali beberapa saat yang lalu.
Bagaimana kau bisa menjelaskan apa yang terjadi dalam pertemuan Lima Kage itu?
Bolehkan aku masuk?
Ada apa, Shikaku?
Ada hal aneh yang terjadi dengan anggota Root.
Keanehan? Dalam Root?
Mereka terlihat gelisah. Tapi aku tak tahu apa alasannya.
Homura-sama, Koharu-sama…
Bicaralah.
Bagaimana keadaan Danzou-sama?
Tidak ada.
Kami juga sedang menunggunya kembali.
Mereka juga gelisah sepertinya.
Atasan juga belum tahu apapun.
Kalau begitu Sai! Dia juga sedang ada di Negara Besi.
Carilah Sai. Suruh dia melaporkan apa saja yang terjadi.
Kami sudah sampai!
– Bee-sama! – Bee-sama!
Yo! Lama tak jumpa, Omoi, Karui!
Apa kalian sedang gembira? Riang?
Tentu saja tidak!
Tidak setelah kau tiba-tiba menghilang dari desa.
Apa kau tahu betapa khawatirnya kami?!
Sudah,sudah! Dia sudah aman sekarang, jadi tak masalah!
Raikage-sama, selamat datang.
Aku tahu ini tiba-tiba, tapi kami ingin menghelat konferensi mengenai apa yang terjadi saat Pertemuan Lima Kage.
Apa? Tak istirahat lagi?
Kita tak boleh meremehkan hal ini.
Semuanya menjadi terasa lebih panas.
Memangnya kenapa?
Perang Dunia Ninja Keempat.
Huh?
Aliansi Shinobi telah terbentuk.
Beritahu detailnya saat rapat nanti.
Selain itu, kami juga perlu bertemu dengan Daimyo.
Aku sudah meminta untuk bertemu dengannya.
Huh?
Apa itu?
Hanya hadiah kecil dari pertarunganku dengan salah satu 7 Shinobi Pedang.
Sepertinya dia menyukaiku. Dia bahkan tak mau meninggalkanku.
Wow, jadi ini pedang dari salah satu 7 Shinobi Pedang?
Luar biasa! Sesuai dugaan, Bee-sama!
Sesuai dugaan, eh?
Bahkan "sesuai dugaan" untukku salah satu rasa kasihan juga.
Bagaimana? Apa kau merekam pertarungannya?
Yeah.
Bagaimana dengan Samehada?
Hachibi yang mengambilnya.
Begitu ya. Kalau begitu…
Yeah.
Semuanya berjalan sempurna.
Kau harus memberikannya pada Kisame.
Aku akan menyatakan Perang Dunia Ninja Keempat dalam Pertemuan Lima Kage.
Jadi sekaranglah waktunya.
Setelah aku menyatakan perang ini, aku merasa bahwa Hachibi akan dikekang dan dikurung.
Jadi kau akan bisa memburunya sesukamu.
Aku siap setiap saat, tapi…
Pertama, kita akan menyusup.
Kita akan menyelinap ke tempat mereka dan mendapat informasi.
Jadi ini adalah misi penyusupan?
Gunakan saja Zetsu Putih.
Saat dia melakukan kontak, dia bisa menyalin chakra seseorang dan membuat bayangannya.
Serahkan padaku.
Tapi, tetap saja dia lemah.
Kau tak bisa menggunakannya dalam pertarungan, namun bisa sebagai pengecoh.
Jika pertarungan dengan Hachibi terlalu menarik, aku mungkin akan membunuhnya, tapi aku terima tugas itu!
Baiklah.
Aku akan menyerahkan Hachibi ke tanganmu.
Serahkan saja padaku.
Aku sudah mencarimu ke mana-mana, Hachibi.
Pedangku Samehada menyukai chakra yang kuat.
Dan sepertinya dia mencium bau dari chakra yang enak.
Maafkan aku, tapi kau akan menjadi santapan dari Samehada.
Jangan khawatir, aku takkan membunuhmu.
Sekarang, semuanya mulai terasa sulit.
Bagus juga kalau Samehada mulai menyukai Hachibi.
Aku tak pernah membayangkan akan berbagi chakra dengannya.
Meskipun ini sudah sesuai rencanaku.
Ninja sensor mereka belum mengetahuinya.
Itu sama sekali tak mengejutkan.
Sejak Samehada mengambil chakra Kisame dan menggunakannya sebagai energi, mereka punya chakra yang sama.
Musuh kita belum tahu sejauh itu.
Aku bisa menjalankan misi penyusupan tersebut.
Kau itu lemah.
Selain itu, kita akan menangkap Hachibi.
Kisame-lah satu-satunya yang cocok.
Tapi kau menunjukkan pertunjukkan yang bagus juga.
Tak mudah bertukar dengan Kisame di dalam air.
Harusnya aku tak melakukannya.
Tidakkah kau pikir itu berlebihan?
Itu hal yang benar untuk Hachibi.
Kupikir sekarang adalah giliranku.
Aku serahkan padamu.
Suiton, Daikoudan—
Suiton, Daikoudan : Elemen air, Tembakan Hiu Raksasa
– Double Lariat! – Double Lariat!
Aku bisa melepas Jutsu Pengganti Tubuh sekarang, kan?
Yeah.
Hampir waktunya makan. Ayo bergabung.
Apa ini yang kau lupakan?
Bagaimana mereka bisa tidur saat kau ada dalam kesulitan, Sakura-chan?
Sakura!
Mereka iut sudah menolongmu.
Minta maaflah setelah kau membangunkan mereka.
Baiklah.
Kau akan membangunkan mereka?
Sialan.
Naruto…
Mereka tidur itu karena salahku.
Jadi pelan-pelan saja saat kau membangunkan mereka.
Aku merasa sakit.
Kau akan tidur juga rupanya?
No comments yet. Be the first to leave one.